KEMBALINYA SANG LEGENDA

KEMBALINYA SANG LEGENDA
Mr RT


__ADS_3

Sangat berbanding terbalik dengan jari keponakannya Jennifer.


Lu Sun yang kembali fokus mengerahkan kekuatan sejatinya untuk bertahan dengan sekuat tenaga.


Membuat Sentakan terakhir Coolenn yang di keluarkan dengan segenap tenaganya, terhenti.


Tangan Lu Sun tidak bergeming sama sekali, perlahan-lahan mulai naik kembali, ke posisi asal.


Kemudian terus bergerak menarik tangan Coolenn bergerak ke bawah tanpa dapat Coolenn hentikan, karena Coollenn sendiri mulai kehabisan nafas dan tenaganya.


Dalam satu tekanan terakhir Coolenn pun tidak dapat lagi mempertahankan tangannya yang ditekan hingga menindih bantal.


Wasit langsung memberikan isyarat pertandingan selesai.


Kemudian mengumumkan pemenangnya adalah Lu Sun.


Maka kini Lu Sun tinggal menghadapi satu pertandingan lagi melawan Si orang Korea Utara yang bernama Kim Ji Un.


Lu Sun yang bosan menunggu langsung bertanya kepada wasit.


"Pak boleh tidak langsung di lanjutkan pertandingan nya jangan menunggu-nunggu lagi."


Wasit tersenyum dan berkata,


"Aku akan tanyakan dulu kepada pihak lawan mu bila dia setuju, kita boleh langsung."


Lu Sun mengangguk senang, sambil menunggu wasit pergi tanya dia menyalurkan Ih Kin Cin Keng memulihkan kekuatan otot darah dan nadi nya.


Sebelum wasit Kembali kondisi lengannya sudah pulih kembali.


Tak lama kemudian wasit diikuti oleh Kim Ji Un kembali lagi ke podium di mana Lu Sun sedang menantinya.


Lu Sun tersenyum lebar, melihat Kim Ji Un ikut datang berarti dia menyetujui untuk langsung bertanding babak terakhir.


Tapi saat berada di hadapan Lu Sun wasit mengatakan sesuatu yang membuat Lu Sun kaget mendengarnya.


Rupanya wasit menyampaikan kepada Lu Sun , pertandingan tidak perlu di lanjutkan lagi.


Karena Pihak Kim Ji Un sudah menyatakan dirinya menyerah kalah.


Sehingga Lu Sun kini adalah juara pertama, yang dipersalahkan kembali ketempat duduknya.


Menunggu hasil pertandingan berikutnya, antara Kim Ji Un melawan Coollenn memperebutkan juara kedua dan ketiga.


Lagi lagi harus menunggu membuat Lu Sun sangat kesal, dan berjalan kembali ketempat duduknya dengan kecewa.


Jennifer dan Hogan sangat heran melihat Lu Sun yang berhasil jadi juara 1 tapi terlihat tidak senang.

__ADS_1


Jennifer segera bertanya begitu Lu Sun kembali duduk,


"Kamu kenapa,? bukannya kamu pemenangnya kok malah terlihat lesu."


Lu Sun menghela nafas panjang dan berkata,


"Aku bosan.. aku ingin cepat-cepat menyelesaikan pertandingan yang membosankan ini, "


"Agar bisa segera ke bandara menemui istri ku yang mungkin sedang menunggu ku di sana."


Mendengar jawaban Lu Sun Jennifer dan Pamannya saling pandang.


Jennifer pun bertanya kepada pamannya,


"Paman Lu Sun benar daripada menunggu bagaimana bila paman kasih tahu ke panitia sekarang."


"Agar pertandingan dengan juara bertahan di langsung kan sekarang saja."


Paman Hogan mengangguk dan berkata,


"Baiklah aku akan mencobanya.."


Lalu Paman Hogan berjalan menuju kearah meja panitia, setelah berbicara beberapa saat disana.


Paman Hogan menoleh kearah Jennifer dan Lu Sun memberi mereka kode dengan tanda jempol sambil tersenyum.


Tak lama kemudian terlihat panitia memanggil wasit berembuk, lalu wasit terlihat bergerak kembali ke podium.


Wasit kemudian memanggil Lu Sun kembali ke atas podium.


Setelah itu dia Baru memanggil nama juara bertahan adu Panco yang berasal dari Turki dan bernama Recep Tayyip.


Biasanya lebih sering di panggil Mr RT.


Tak lama kemudian dari tempat duduk bangku penonton kehormatan, terlihat seorang pria bertubuh tinggi besar brewokan dengan hidung besar dan bengkok seperti paruh burung beo.


Dia berdiri dari posisi duduknya, melepaskan jas dan kemeja nya, menyisakan kaos singlet berwarna hitam.


Mirip kaos yang di gunakan oleh orang-orang yang berlatih ditempat fitnes.


Lalu dia berlari turun dari tempat bangku tamu kehormatan, berlari kecil menuju podium sambil mengangkat kedua tangannya keatas.


Suara tepuk tangan dan sorak Sorai dari para penonton memenuhi tempat tersebut.


Lu Sun hanya tersenyum dingin menanggapi, sambutan yang di berikan oleh penonton kepada Mr RT.


Lu Sun membatin, kalian jangan bersenang terlalu cepat, sekali ini juara bertahan kalian akan ku kirim pulang ke negara asalnya.

__ADS_1


Lu Sun berdiri santai sambil tersenyum mengejek, menanggapi lawannya yang terlihat menatap nya dengan garang.


Lu Sun sebelum bertanding dengan Mr RT ini dia sudah melihat di HP Jennifer, bagaimana garangnya si RT ini, yang selalu mencederai lawan-lawannya dengan parah.


Kini mereka sudah berdiri berhadap-hadapan, rupanya Mr RT masih lebih tinggi setengah meter dari Lu Sun.


Telapak tangan dan lengannya pun jauh lebih besar dari tangan Lu Sun.


Saat kedua tangan mereka bergenggaman, terlihat tangan Lu Sun seperti tangan anak kecil melawan tangan orang dewasa.


Begitu wasit meniupkan peluit tanda pertandingan di mulai, Lu Sun yang mencoba menggunakan tenaga luar.


Merasa tarikan dari Mr RT sangat kuat dan luar biasa sekali tenaganya.


Lu Sun sudah mencoba mengerahkan semua kekuatan miliknya, tapi tangannya tetap terseret turun kebawah.


Terlihat senyum mengejek dan sadis dari RT, tiba-tiba dia menarik tenaganya, sehingga tangan Lu Sun naik keatas dengan cepat.


Sambil tersenyum jahat Mr RT hendak menghempaskan tangan Lu Sun dengan sekuat tenaga agar tangan Lu Sun patah.


Tapi tindakan sadisnya terhenti diudara wajahnya menjadi pucat, keringat sebesar kacang kedelai menghiasi wajah.


Dia terlihat menyeringgai menahan sakit, akhirnya karena tidak tahan lagi dia meraung kesakitan.


Dan berusaha menarik tangannya kembali, tapi tangannya seakan-akan berakar menyatu dengan tangan Lu Sun tidak bisa di lepaskan.


Lu Sun tersenyum dingin menatap Mr RT, terdengar bunyi bergemeretak mulai dari telapak tangan sampai ke bahunya.


Sekali lagi RT menjerit dan meraung hingga sepasang matanya yang bagian putih terlihat urat-urat merahnya.


Lu Sun dengan santai menghempaskan tangan RT yang telah lunglai seperti kulit berbalut daging saja, keatas bantal baru melepaskan pegangannya.


Mr RT langsung jatuh terduduk di lantai memegang tangan nya yang lunglai tak bertulang sambil meraung-raung kesakitan akhirnya jatuh pingsan.


Oleh team dan kawan-kawannya dia langsung di gotong turun dari podium, secara beramai-ramai, karena tubuhnya terlalu besar dan berat.


Lu Sun memang sengaja menggunakan Cengkraman peremuk tulang ilmu rahasia pulau es milik Xue Yen istrinya.


Untuk membuat Mr RT merasakan pelajaran karma, gimana rasanya bila dia yang mengalami cedera, di celakai oleh orang lain.


Tidak tanggung-tanggung Lu Sun langsung meremukkan seluruh tulangnya menjadi bubuk tepung.


Mulai dari ujung jari sampai ujung bahunya, bila dia nanti di bawa kerumah sakit untuk di ronsen.


Hanya akan terlihat gumpalan daging rusak yang terlapis kulit yang tidak ada tanda-tanda kerusakan atau pun cedera.


Tapi sebenarnya sudah tidak ada tulangnya lagi didalam kulit dan dagingnya.

__ADS_1


__ADS_2