KEMBALINYA SANG LEGENDA

KEMBALINYA SANG LEGENDA
CERITA XUE YEN


__ADS_3

Lu Sun menutup semua ceritanya dengan menyentuh wajah Xue Yen dan berkata,


"Karena semua yang sudah dia korban kan untuk ku itulah, aku tidak bisa lagi menolak cinta dan perasaan nya."


"Kini aku hanya berharap pengertian dari mu sayang, agar kita berempat bisa hidup rukun bersama."


"Aku tidak bisa memilih siapapun di antara kalian, aku hanya bisa berjanji akan setia dan mencintai kalian bertiga selama-lamanya."


"Bahkan di kehidupan berikutnya, bila kalian masih Sudi hidup bersama dengan ku, aku tetap akan melanjutkan cinta ku kepada kalian."


ucap Lu Sun tulus dan serius.


Xue Yen mengangguk dan terus menganggukkan kepalanya dengan airmata bercucuran berkata,


"Aku lah penyebab semua nya, aku hampir saja membuat mu celaka, untungnya ada dia yang menyelamatkan nyawa mu."


"Bagaimana aku punya hak untuk menolaknya, Sun ke ke ?"


ucap Xue Yen dengan air mata bercucuran.


Lu Sun menggelengkan kepalanya dan berkata,


"Tidak itu bukan kamu, itu cuma tipuan licik dari Jack, yang menggunakan manusia robot untuk memperdaya ku."


"Dia tahu dengan persis sumber kelemahan ku, aku harus akui itu memang kelemahan ku."


"Tapi Xue Yen percayalah kamu selamanya punya hak yang sama dengan yang lain nya."


Ohh ya Xue Yen, Ying Ying adalah reinkarnasi Siau Ching, Lu Sun menjelaskan ulang kepada Xue Yen.


Xue Yen tersenyum senang dan berkata,


"Aku turut bahagia Sun ke ke akhir nya kita semua bisa berkumpul kembali."


Lu Sun mengangguk kemudian merangkul Xue Yen kedalam pelukannya dan berkata,


"Sayang ayo kita pulang kerumah sekarang, ayah pasti senang bila melihat mu sudah bisa pulang."


Xue Yen menggelengkan kepalanya dan berkata,


"Sebentar lagi setelah aku menceritakan tentang pengalaman ku setelah kita berpisah di Nan Jing baru kita pulang."


"Kamu yakin, tidak akan stress dan sedih mengingat pengalaman buruk itu.?"


tanya Lu Sun khawatir.


Dia baru berhasil memenangkan Xue Yen dan mulai bisa melihat senyum bahagia nya.


Sekarang Xue Yen mau bercerita kenangan buruknya.


Lu Sun takut Xue Yen akan kembali terpuruk larut dalam kesedihan dan ketakutan.

__ADS_1


Xue Yen menggeleng kuat dan berkata dengan yakin,


"Ada kamu di sisi ku, aku yakin akan baik-baik saja."


Xue Yen pun memulai ceritanya,


"Sun ke ke ketahuilah, sebelum aku memilih meninggalkan mu, aku mendapatkan surat ancaman dari Ming Dao."


"Dia mengingatkan ku, untuk meninggalkan mu."


"Bila tidak dia akan ambil tindakan mencelakai Ying Ying dan kamu, selain itu dia juga mengatakan punya bukti rekaman mall praktek ayah kepada pasien, bila aku tidak menurutinya, dia akan serahkan bukti itu kepada polisi."


"Aku waktu itu sangat takut dia akan benar melaksanakan ancamannya."


"Aku tahu dengan jelas waktu itu, kamu sedang tidak berdaya, dan Ying Ying dalam keadaan hamil besar."


"Bila terjadi sesuatu aku akan sangat-sangat menyesal."


"Selain itu aku juga khawatir ayah di masukkan ke penjara oleh dia."


"Akhirnya untuk menenangkan Ming Dao agar tidak melaksanakan ancamannya, aku membujuk ayah mengundurkan diri, dan menyerahkan semua asset kami padanya."


"Ayah awalnya kurang setuju, dia ingin melawan Ming Dao, tapi setelah karena mempertimbangkan perasaan ku dan resiko yang bisa ku alami bila melawan."


"Akhirnya ayah menyetujui permintaan ku, karena ayah memiliki beberapa teman kuliah di Kanada dulu."


"Ayah kemudian menghubungi mereka, mereka setuju dan siap membantu ayah bila kesana."


"Ayah pun mengajak ku untuk pindah kesana, dan meluluskan semua permintaan ku."


"Supaya kamu bisa tenang, aku terpaksa membohongi mu ingin menjaga dan merawat ayah ku di Kanada."


"Ayah sebenarnya hanya mengalami stroke ringan saja, setelah di rawat oleh rekan-rekan nya selama seminggu dia pun sudah pulih."


"Sedangkan masalah rumah sakit, sudah di selesaikan semua dengan baik oleh David."


"Melalui mediasi dan ganti rugi, semua masalah sudah terselesaikan."


"Begitu pula dengan kerugian rumah sakit David sudah mengganti full."


"Jadi sebenarnya baik rumah sakit maupun ayah, semua sudah dalam kondisi baik-baik saja."


"Di saat keberangkatan ku, David datang menemui ku di airport."


"Dia membawa sejumlah uang dan memberikan kepada ku, sambil berkata ini dari Lu Sun untuk pengobatan ayah mu yang sehat-sehat saja."


"Anggap saja ini hadiah pernikahan mu di sana dari si ..."


"Setelah menyampaikan itu David langsung pergi."


"Sebentar tadi kalimat mu belum selesai, apa yang di katakan David anggap saja hadiah perkawinan dari si....? apa yang dia sebut pada ku waktu itu ?"

__ADS_1


potong Lu Sun sambil tersenyum ingin tahu.


Xue Yen sambil tersenyum jengah berkata dengan suara lirih,


"Si dungu..."


Lu Sun langsung tertawa terbahak-bahak mendengar nya.


Xue Yen sedikit cemberut dan berkata,


"Kamu ini aneh dia memaki mu, kamu malah tertawa."


Lu Sun sambil tersenyum berkata,


"Ucapan David benar, aku memang dungu, dungu karena cinta, dungu karena aku terlalu mencintaimu."


Xue Yen sangat terharu mendengar ucapan Lu Sun, dia tidak dapat menahan diri lagi.


Dia kembali masuk kedalam pelukan Lu Sun menangis sedih dan meminta maaf.


Lu Sun membelai rambut Xue Yen dan berkata,


"Tidak ada yang perlu di maafkan, kita melakukan semuanya karena kita terlalu mencintai pasangan kita."


Lu Sun kemudian menceritakan kepada Xue Yen, saat dia pergi David begitu marah dan mencaci maki Xue Yen habis-habisan dan meminta Lu Sun melupakan Xue Yen.


Bahkan karena Lu Sun tetap membela Xue Yen, dan tidak mau mendengar ucapan David.


David sampai bertengkar dengan nya dan memilih pergi meninggalkan nya.


Xue Yen berkata,


"David memang berhak marah, setelah dia mewakili mu memberikan bantuan begitu banyak kepada rumah sakit dan aku."


"Aku malah pergi begitu saja meninggalkan mu, wajar bila dia marah."


"Sayang kamu sangat beruntung punya teman seperti David"


ucap Xue Yen tulus.


Lu Sun mengangguk dan berkata,


"Saat pulang nanti kita harus jelaskan semua dan minta maaf padanya."


Xue Yen mengangguk setuju, kemudian dia melanjutkan ceritanya,


"Berkat bantuan uang dari David kami hidup tanpa kesulitan."


"Ayah bekerja sama dengan teman-teman nya melakukan suatu penelitian, membuat manusia robot."


"Yang paling hebat dari temuan mereka, adalah mereka bisa mengkloning pikiran dan perasaan seseorang dan memasukkan nya kedalam pikiran robot itu."

__ADS_1


"Sehingga robot itu bisa bergerak menuruti pikiran emosi dan perasaan yang dia rasakan sama seperti manusia biasa."


"Hanya saja otaknya yang berupa sebuah chip sudah dipenuhi dengan doktrin yang sudah di setting sesuai keinginan pembuatnya."


__ADS_2