
Benua Bawah, Kekaisaran Bawah, Kerajaan Atas, Kota Zong, di atas Arena Pertarungan Kerajaan Atas.
Pertandingan Pertama Babak Kedua akhirnya di mulai, di pertandingan kali ini yang bertanding terlebih dahulu adalah Kelompok 1 melawan Kelompok 2.
Kelompok 1 :
Nomor urut 23, Su Jin.
Nomor urut 1, Hu Rong.
Nomor urut 54, Kin Shin.
VS
Kelompok 2 :
Nomor urut 71, Yu Kong.
Nomor urut 76, Xu Yui.
Nomor urut 55, Kin Xin.
Hong Fang si Juri Utama telah mengumumkan semua aturannya, sekarang para petarung akan memulai pertandingannya.
Seluruh penonton merasa tegang karena jagoan mereka akan bertanding, di kursi peserta telah duduk Yu Zuan dan Kelompok 3, mereka juga menonton pertandingan yang seru ini, sementara Hong Fang kembali ke tempat nya setelah selesai mengumumkan di mulainya pertandingan.
Di Arena Pertarungan.
"Yu Kong, ayo kita selesaikan urusan kita sebelumnya". Seperti pada rencananya, keputusan Su Jin sudah bulat, dia akan melawan Yu Kong 1 vs 1.
"Baiklah, mari kita berduel". Jawab Yu Kong singkat.
"Hei, jangan lupa rencana awal kita!". Bisik Kin Xin pada Yu Kong serta Xu Yui, yang di balas dengan anggukan keduanya.
"Majulah, Su Jin!!". Yu Kong berteriak sambil mengambil langkah cepat ke arah Su Jin, di arah yang berlawanan Su Jin juga melakukan hal yang sama.
Sementara kedua rival yang baru bertemu itu bertarung, kedua kelompoknya juga menyesuaikan arah pertarungannya.
"Kakak, sudah lama aku tak bertanding melawan mu. Walaupun aku selalu kalah telak, tapi aku selalu berusaha sebisa mungkin untuk berjuang dan terus berjuang sekuat tenaga, demi hari ini". Kin Shin berjalan menuju arah Kin Xin.
"Majulah Shin, aku tahu kau berencana akan melawanku saat ini". Seolah sudah mengerti dengan keadaan, Kin Xin juga sebenarnya ingin bertanding 1 vs 1 melawan adiknya.
"Bersiaplah, kakak!!". Kin Shin mempercepat langkah nya, ini akan menjadi pertandingan yang menarik antara kakak dan adik.
Di sisi lain, Hu Rong dan Xu Yui juga akan bertarung satu sama lain.
__ADS_1
"Tidak ku sangka, kita akan berduel untuk yang pertama kalinya, Sahabat...". Kata Hu Rong dengan wajah tulusnya.
"Iya benar, sahabat. Mari kita berduel dengan adil!!". Xu Yui berlari menuju arah Hu Rong dengan kecepatannya, dia menggunakan Langkah Petir nya.
Hu Rong sudah mengetahui Tingkat Kultivasi dan kekuatan milik Xu Yui, begitu juga sebaliknya.
Xu Yui memiliki tingkat kultivasi di Tahapan Awal Tingkat Emas Bintang 3, kekuatannya adalah Elemen Api dan Petir.
Hu Rong sendiri memiliki tingkat kultivasi yang sama yaitu di Tahapan Awal Tingkat Emas Bintang 3, kekuatannya sendiri adalah Elemen Air dan Tanah, itu kebalikan dari kekuatan Xu Yui namun mereka masih bersahabat dengan baik di hari hari biasa.
"Kemarilah, sahabat!!!". Dengan lantang, Hu Rong juga maju ke arah Xu Yui yang sedang menggunakan Langkah Petir.
Xu Yui menggenggam tangannya dengan erat, dia akan memukul Hu Rong dengan Tinju Apinya.
"Elemen Api: Tinju Naga Api!!!". Dari tangan kanannya keluar Api yang sangat membara, api tersebut berubah menjadi kepala naga yang menghiasi tangan tersebut.
Di sertai dengan Langkah Petir, Xu Yui yang berlari secepat kilat itu mendapat dorongan dari Langkah Petir tersebut, alhasil serangannya nanti akan menyebabkan kerusakan yang sangat parah.
Di sisi lain Hu Rong yang berlari ke arah Xu Yui melihat sahabatnya mengeluarkan jurus andalannya, secara tiba tiba Hu Rong berhenti di tempat, saat Xu Yui sudah di depan mata bersiap untuk menyerang.
Sebuah pukulan di lancarkan oleh Xu Yui, dengan cekatan Hu Rong membuat perlindungan untuk dirinya sendiri, walaupun lebih lemah dari serangan Xu Yui namun kerusakan yang timbul dari serangan tersebut mungkin akan sedikit.
"Elemen Tanah: Dinding Tanah!!". Sebuah dinding tanah terpampang dengan kokoh di hadapan Hu Rong, dinding tersebut muncul dari bawah tanah itu terbuat dari tanah biasa dan berbentuk persegi panjang dari atas ke bawah, serta memiliki lebar yang cukup untuk melindungi Hu Rong dari serangan cepat Xu Yui.
"Boom..". Serangan milik Xu Yui menembus dinding tanah dari Hu Rong, namun yang terjadi selanjutnya adalah Xu Yui terkena jebakan oleh Hu Rong.
"Elemen Air: Tali Pengikat!!". Setelah menghancurkan dinding tanah, Hu Rong menjaga jarak sejauh mungkin, saat Xu Yui menembus dindingnya dia mengikat tangan kanan Xu Yui dengan Tali Air miliknya.
"Elemen Api: Kobaran Api!!". Baru sedikit tali pengikat milik Hu Rong yang mengikat tubuh Xu Yui, Xu Yui mengeluarkan jurus nya yang lain.
'Tak ku sangka, dia berhasil menyempurnakan Teknik Kobaran Api Level 2, sepertinya aku harus menggunakan jurus itu'. Pikir Hu Rong.
"Elemen Tanah: Bulan Perangkap!!". Hu Rong membuat sebuah jebakan dari tanah, itu berbentuk bulat seperti bulan yang menyelimuti seluruh tubuh Xu Yui, saat ini Xu Yui terperangkap di dalam jurus milik Hu Rong.
"Elemen Air: Isi Penuh". Tanpa basa basi, Hu Rong mengisi bulatan tanah tersebut dengan Elemen Air miliknya, dia ingin membunuh sahabatnya sendiri.
Di dalam bulatan tanah tersebut, Xu Yui masih dengan kobaran api nya. Dia terkejut dengan jurus milik Hu Rong ini, pasalnya dia belum mengetahui Hu Rong memiliki jurus yang menyebalkan ini.
Dari bawah tanah bulatan tersebut muncul air yang sedikit demi sedikit naik ke badan dan akan menuju hingga puncak bulatan itu, Xu Yui yang ada di dalam nya masih sangat tenang dengan kobaran apinya.
"Elemen Petir: Tusukan Seribu Petir!!". Xu Yui mengeluarkan jurus yang memungkinkan seluruh area di sekitarnya hancur beribu kali dengan Petir miliknya.
Dengan jurus tersebut Xu Yui berhasil menghancurkan Jurus milik Hu Rong, saat ini Xu Yui di lapisi dengan Kobaran Api yang memunculkan beberapa percikan petir berwarna Emas, itu adalah Petir dengan peringkat ketiga.
"Sudah ku duga, kau akan lolos dengan mudah". Saat Xu Yui keluar dari jebakan itu, di luar Hu Rong sudah membuat Naga dari Air dan sebuah pedang dari tanah yang sudah di genggamnya.
"Sepertinya aku harus serius sekarang, jika tidak aku akan kalah di sini, dan rencana itu akan gagal nanti". Gumam Xu Yui.
Tanpa pilihan lain, Xu Yui juga membuat Naga dari Elemen Api nya dan sebuah Pedang dengan Elemen Petir nya, sungguh kedua sahabat ini memiliki kemampuan yang sangat bertolak belakang.
"Serang!!!". Teriak Hu Rong, dia memerintahkan Naga Airnya untuk menyerang Xu Yui.
"Majulah". Dengan pembawaan yang santai dan tenang, Xu Yui juga memerintahkan Naga Apinya untuk menghalang serangan Naga Air milik Hu Rong.
__ADS_1
Pertarungan antar kedua naga yang memiliki kemampuan berbeda tersebut, telah merebut perhatian para penonton dari keempat peserta lainnya, mereka merasa takjub dengan kemampuan yang di keluarkan oleh Hu Rong dan Xu Yui.
Sorakan demi sorakan di keluarkan, para penonton menikmati pertempuran itu.
Dengan luwes, Naga Air milik Hu Rong menyemburkan Air yang sangat deras dari mulutnya, di sisi lain Naga Api milik Xu Yui juga menyemburkan Api yang sangat berkobar dari mulutnya.
Saat Hu Rong memerhatikan Naga Airnya, dia mengerutkan dahinya, "Apa? Naga Api itu terlihat semakin kecil". Semakin banyak Api yang di keluarkan oleh Naga Api tersebut, semakin menyusut pula tubuhnya.
"Apa yang terjadi ini? Hei, Xu Yu....". Belum sempat Hu Rong meneruskan perkataanya, dari depan dalam sekejap muncullah Xu Yui dengan pedang petir berwarna emas itu yang sudah menancap di perut Hu Rong.
"Perhatikan langkahmu, sahabat!!". Xu Yui meninggalkan pedang petir tersebut dan berjalan pergi ke arah yang lain, setelah dia melihat Hu Rong sudah terjatuh di tanah dan tak berdaya.
"Apa? Kenapa tak menghilang??". Xu Yui melihat Naga Air milik Hu Rong masih melayang di awan, dia melihat ke arah jatuhnya Hu Rong sekali lagi.
Saat itu juga, tubuh dari Hu Rong mencair.
"Itu... Bayangan Air? Sial, di mana dia sekarang??". Xu Yui langsung bertindak waspada, dia melihat ke kanan dan kiri mencari Hu Rong yang bersembunyi.
"Zreeeeb.....". Dari arah bawah tanah, kaki Xu Yui di tarik ke bawah hingga menyisakan kepalanya yang terlihat saat ini, ternyata Hu Rong selama ini bersembunyi di bawah tanah.
"Kau....". Dengan kesal Xu Yui meronta, karena tubuh nya di bawah tanah dia tak bisa melakukan apa apa.
"Hahaha..... Kau sudah sangat kuat sekarang, Xu Yui. Seperti biasa kau juga jarang mendengarkan orang lain saat bicara, setidaknya dengarkan dulu aku sebelum kau menusukku tadi". Kata Hu Rong sambil bercanda.
"Kau curang! Hei, lepaskan aku!! Kita bertanding secara adil ayo!!!". Xu Yui tak bisa bergerak dengan bebas di bawah tanah, namun dia masih berpikir dan merencanakan sesuatu yang menarik.
"Lepaskan? Aku akan menghukum mu karena sudah berniat ingin membunuhku, Naga Air turunlah dalam kecepatan tinggi!!!". Dengan ayunan tangannya, Hu Rong memerintahkan Naga Air nya untuk turun dalam kecepatan tinggi, dan itu di tujukan pada Xu Yui.
Naga Api sudah menghilang di udara setelah Xu Yui menyerang Hu Rong tadi, namun di luar perkiraannya ternyata yang bertarung dengannya selama ini hanyalah Bayangan saja.
Naga Air merespon perkataan Tuan nya, dia langsung naik ke atas langit dan setelah dia ada di langit tertinggi yang bisa di gapai nya, dia langsung menurunkan dirinya dalam kecepatan yang sangat luar biasa.
Di sisi lain Xu Yui hanya berdiam diri tanpa kata dan yang paling mengejutkan adalah dia memejamkan matanya, 'Apakah dia akan pasrah? Apa aku terlalu kasar padanya??'. Batin Hu Rong, dia memikirkan Xu Yui saat ini namun di sisi lain dia juga ingin memenangkan pertandingan ini.
"Elemen Api: Kobaran Api Dahsyat!!". Saat Naga Air itu sudah setengah jalan menuju arah mendaratnya, Xu Yui mengeluarkan api yang sangat banyak ke bawah sebagai dorongan agar dia bisa keluar dari dalam tanah, jurus itu berhasil membuat Xu Yui keluar dari tanah dan dia secara langsung terbang menuju ke arah Naga Air milik Hu Rong.
"Elemen Api: Bakar Semua". Karena dorongan dari jurus yang sebelumnya, Xu Yui bisa terbang sampai ke Naga Air milik Hu Rong, saat jarak antara Naga Air dan Xu Yui sudah dekat dia mengeluarkan jurus yang memungkinkan Naga Air tersebut terbakar secara utuh.
Pada akhirnya Naga Air itu hancur dengan pecahan air yang menyebar ke area sekitarnya, Xu Yui turun dengan selamat di hadapan Hu Rong yang saat ini melihat Xu Yui dengan takjub.
"Xu Yui, kau memang bertambah kuat sekarang". Kata Hu Rong tanpa basa basi.
"Kau juga sangat cerdas barusan, Hu Rong". Kata Xu Yui dengan tersenyum cerah.
Sebetulnya mereka adalah sahabat sejati, dari kecil hingga sekarang mereka selalu bersama, keluarga mereka juga sangat dekat.
Namun saat ini mereka ada di Arena yang sama sebagai musuh, jadi mereka harus berjuang sekeras mungkin untuk memenangkan pertandingan kali ini.
"Ayo lanjutkan pertarungan kita, Xu Yui!!". Kata Hu Rong dengan berlari ke arah Xu Yui.
"Kemarilah, Hu Rong!!". Hal yang sama di lakukan oleh Xu Yui, dia berlari ke arah Hu Rong.
~
__ADS_1
Kelompok manakah yang akan memenangkan Pertandingan Pertama di Babak Kedua kali ini? Apakah Kelompok 1? Atau kah Kelompok 2?
Mari lanjut ke Chapter berikutnya, enjoy aja baca nya ya hehe... :)