
Charlie tertawa senang melihat John yang kehabisan nafas dan semakin melemah gerakan nya.
Charlie yang ingin membalas menyiksa John dan Nicole, dia belum ingin John mati.
Charlie melempar John kearah Kevin, John terengah-engah memegangi tenggorokannya dan batuk-batuk.
Kevin menendang perut John dengan keras, sehingga John meringkuk seperti udang kering, menahan mules dengan wajah merah padam.
Kevin menggunakan kakinya membalikkan tubuh John hingga tengkurap, kemudian menginjak punggung John hingga tidak berkutik lagi.
Sebaliknya Charlie langsung menerkam Nicole seperti hewan ganas.
Nicole berusaha meronta tapi dia kalah tenaga, sehingga hanya bisa menjerit-jerit sambil meronta sekuat tenaga.
Jeritan Nicole yang memanggil nama John untuk menolongnya, menimbulkan kekuatan baru bagi John dia meronta sekuat tenaga.
kemudian melepaskan diri dari injakan kaki Kevin, menerjang kearah Charlie.
Tapi gerakan nya terhenti saat kerah bajunya ditarik oleh tangan Kevin yang panjang besar dan kuat.
Sebuah tinju Kevin yang besar bersarang di perut John, membuat nya kembali terjatuh meringkuk seperti udang kering.
Tiba-tiba Kevin menunjuk dengan wajah ketakutan kearah Charlie yang sedang menindih Nicole.
Charlie yang sedang bernafsu tidak menyadari kehadiran mahluk hijau kuning merah yang bersayap dan bermuka seperti kadal berdiri tepat dibelakang Charlie.
John yang sedang meringkuk kesakitan, berusaha melihat kearah yang ditunjuk Kevin, dan John pun sesaat terpaku ketakutan.
Inilah mahluk mengerikan yang pernah dia lihat tempo hari.
Kevin dengan sekuat tenaga berteriak,
Charlie...! belakang mu...!"
Charlie menoleh dan dia terbelalak terkejut melihat mahluk aneh yang sedang menyeringai kearahnya, dengan air liur menetes-netes.
Nicole juga kini ikut terbelalak ketakutan kemudian menjerit histeris..
Mahluk itu dengan gerakan yang sangat cepat mencengkram bahu Charlie agar menghadap kearahnya.
Kemudian dia menyedot hawa kehidupan Charlie, Charlie terus meronta dengan mata terbelalak ketakutan, mulutnya terbuka tapi tidak ada suara yang keluar.
John mengumpulkan seluruh tenaganya, memanfaatkan situasi, dimana Kevin sedang terpaku ketakutan.
Dia sekuat tenaga berlari kearah Nicole menarik Nicole bangun, lalu menyeret Nicole melarikan diri meninggalkan tempat itu.
Nicole hanya bisa berlari mengikuti arah tarikan tangan John, dia tidak bisa berpikir, dia masih terlalu syok dengan apa yang dia lihat barusan.
__ADS_1
John tidak perduli diri nya kadang jatuh bergulingan menuruni tebing terjal.
Dia tetap memeluk Nicole dengan erat menggunakan tubuh nya untuk melindungi Nicole sebisa mungkin.
Sementara itu monster itu dengan sangat puas setelah menghisap habis hawa kehidupan Jack.
Dia beralih menangkap Kevin dan menghisap nya, seperti dia menghisap hawa kehidupan Charlie tadi.
Tubuh Charlie yang tinggi besar kini hanya menjadi sebuah tengkorak berbalut kulit dengan mata terbelalak dan mulut terbuka lebar.
Begitu pula dengan nasib Kevin dan Anna, mereka mengalami nasib yang sama dengan Charlie.
Setelah menghisap habis hawa kehidupan Ketiga orang itu, mahluk itu mengepak-ngepakan sayapnya yang menimbulkan angin menderu-deru.
Kemudian dia meninggalkan tempat tersebut, bergerak memutar-mutar di udara sambil mengeluarkan geraman, yang menggetarkan seluruh wilayah pegunungan Rocky mountain.
Bahkan para wisatawan yang sedang berkunjung di lokasi wisata, dekat kaki gunung pun bisa mendengar geraman menggetarkan tersebut.
Para penduduk yang tinggal di sekitar Rocky mountain bersembunyi ketakutan di dalam rumah.
Mereka sudah beberapa kali secara tidak sengaja melihat mahluk itu, terbang berputar-putar di sekitar wilayah pegunungan tersebut.
Mereka juga sering mendengar suara geraman mahluk tersebut, bahkan ada beberapa penduduk yang hilang tak pernah kembali kerumah.
Sejak munculnya Monster terbang tersebut di wilayah sekitar Rocky mountain.
Untuk mendapatkan bantuan dari militer pusat, karena mereka tidak sanggup menanganinya sendiri.
Mahluk itu secara acak mulai mengincar siapapun yang dia temui di pegunungan tersebut.
Karena untuk menyembuhkan luka nya yang dia terima dari Lu Sun, dia memerlukan hawa kehidupan dalam jumlah besar.
John dengan susah payah, akhirnya berhasil mencapai lokasi di mana mobil Kevin Charlie dan Nicole terparkir di sana.
Nicole tidak sanggup berjalan lagi, sehingga John menggendongnya di punggung.
Setelah sampai di lapangan parkir John pun ambruk kehabisan tenaga, Nicole langsung berlari mengambil mobilnya.
Kemudian membantu John masuk kedalam mobilnya.
Mobil Maybach Nicole pun terlihat melaju kencang meninggalkan lokasi pegunungan yang menimbulkan kesan mengerikan di dalam benak mereka.
Setelah memasuki jalan raya dan jauh meninggalkan Wilayah tersebut, Nicole sambil menyetir mobil, dia menggunakan tangan nya yang lain membelai wajah John kekasihnya.
Nicole tersenyum mesra menatap John dan berkata,
"Terimakasih sayang, aku sangat bangga pada mu, bila tidak ada kamu entah bagaimana jadinya nasib ku."
__ADS_1
John hendak menjawab tapi tidak ada suara yang keluar, dia berusaha tersenyum dengan bibirnya yang kering dan pucat sedikit bergetar.
Nicole baru menyadari keanehan pada kekasihnya, meski kecapekan juga tidak akan terlihat sampai seperti ini.
Nicole meminggirkan mobilnya, dan memeriksa keadaan kekasihnya yang terlihat lemas.
Nicole menutup mulutnya dengan kaget, airmata mulai jatuh membasahi wajahnya.
Ternyata di perut John yang dia tutup dengan tangannya, sebatang kayu tertancap di sana, sampai menembus punggungnya.
"Bertahan lah sayang...kamu harus bertahan...kamu tidak boleh pergi... meninggalkan ku...ingat janji mu...di gua kemaren..."
ucap Nicole terputus-putus menahan sedu sedan nya.
Nicole memacu kendaraan nya secepat mungkin menuju rumah sakit terdekat sesuai petunjuk GPRS di mobilnya
Sepanjang perjalanan Nicole yang berlinang airmata selalu melirik kearah kekasihnya dan terus memanggil nama kekasihnya.
memintanya untuk bertahan.
Untungnya mobil Nicole adalah mobil mewah yang memiliki kekuatan dan kecepatan tinggi, juga memiliki kestabilan.
Sehingga dalam waktu singkat, mobil mereka pun sudah tiba dirumah sakit.
John langsung mendapatkan perawatan terbaik dari pihak rumah sakit.
Setelah mendapatkan perawatan intensif di unit gawat darurat, akhirnya nyawa John terselamatkan.
Nicole saat mendapat kabar dari team dokter, sambil bercucuran air mata dia menyalami seluruh team dokter, sambil mengucapkan terima kasih.
Setelah itu dia bergegas masuk kedalam kamar menjumpai John yang masih tertidur pulas karena pengaruh bius.
Saat kondisi John sudah lebih stabil, dia pun, dipindahkan oleh perawat keruangan rawat inap.
Nicole terus duduk menjaganya, sampai akhirnya gadis cantik itu, tertidur berbantalkan lengannya, di tepi kasur John.
John akhirnya siuman, saat bangun, dia pun tersenyum bahagia melihat Nicole yang tertidur pulas ditepi kasurnya.
Dengan lembut John membelai rambut Nicole yang halus.
Nicole terbangun, saat merasa, ada yang membelai rambut nya, saat menyadari yang membelai rambutnya adalah John.
Nicole pun tersenyum bahagia, kemudian dengan manja dia naik keatas kasur, berbaring di sebelah John.
Dan berkata,
"Kapan kamu mau menemui ayah ku ?"
__ADS_1