
Xue Yen yang sedang duduk sendirian, mendengar suara langkah kaki mendekat dari belakang.
Dia pun menoleh kebelakang, Xue Yen terkejut melihat Lu Sun datang sambil menggandeng tangan seorang gadis cantik, yang tidak dia kenal.
Lu Sun terlihat tersenyum bahagia dan sedang menatapnya, sedangkan gadis di sebelahnya meski tersenyum kepada nya, tapi dia terlihat agak canggung dan takut-takut.
Apa yang terjadi pikir Xue Yen, yang mulai sedikit terbakar cemburu, melihat situasi didepan nya.
Xue Yen berusaha bersikap setenang mungkin, dia tersenyum dingin melihat kemesraan Lu Sun dan Giok Lan.
Lu Sun dengan santai menghampiri Xue Yen dan berkata,
"Sayang kenalkan ini Sandra.."
Xue Yen cuma mengangguk kecil sambil mengulurkan tangannya menyambut uluran tangan Giok Lan Kearah nya.
"Bagaimana kondisi mu sekarang kakak' Xue Yen ?"
tanya Giok Lan lembut penuh perhatian.
Xue Yen merasa sedikit tidak enak hati, dia pun menjawab singkat.
"Cukup baik.."
Lu Sun yang melihat suasana canggung dia segera maju menengahi dan berkata,
"Sandra kamu tolong bantu aku ya, beres-beres barang dan tolong uruskan administrasi rumah sakit."
Giok Lan mengerti dia mengangguk cepat dan berkata,
"Baik Sun ke ke, kakak Xue Yen aku pergi dulu ya.."
ucap Giok Lan sambil berusaha tersenyum ramah, menanggapi sikap Xue Yen yang dingin.
Xue Yen menanggapinya dengan anggukan kecil.
Lu Sun tersenyum canggung kearah Giok Lan.
Giok Lan mengangguk Kearah mereka berdua, lalu bergegas berlalu dari tempat tersebut.
Lu Sun duduk di sebelah Xue Yen, kemudian memeluk bahunya, agar Xue Yen bersandar di dadanya.
Xue Yen membiarkan Lu Sun memeluknya, dan menyandarkan kepalanya di dada Lu Sun dia berkata dengan suara lirih.
"Dia sangat cantik, aku..aku.. sekarang sangat jelek.."
Lu Sun dapat merasakan kesedihan dan ketakutan dalam suara Xue Yen.
Lu Sun dengan lembut mencium kepala Xue Yen dan berkata,
"Kamu bicara apa, bagi ku kalian bertiga sama tidak lebih tidak kurang, aku menyayangi juga mencintai kalian bertiga seutuhnya, tanpa membeda-bedakan."
Xue Yen mengangkat wajahnya menatap Lu Sun dan berkata,
"Bila dia meminta mu meninggalkan ku, apakah Sun ke ke akan pergi meninggalkan ku.?"
"Tidak ada yang pergi meninggalkan siapapun, siapapun yang meminta ku meninggalkan siapa pun diantara salah satu dari kalian bertiga."
__ADS_1
"Aku hanya punya dua pilihan,
Satu kita berempat hidup bersama sampai tua dan mati.
Dua aku terpaksa meninggalkan kalian semua, tidak memilih siapapun."
"Sampai kalian semua meninggal, aku pun akan menyusul bereinkarnasi kembali."
"Tapi..aku..aku.."
Xue Yen tidak melanjutkan kata-katanya dia tertunduk sedih, airmata mulai jatuh membasahi telapak tangan nya.
Lu Sun mengangkat wajah Xue Yen menatap kearahnya, kemudian menyesap airmata Xue Yen dengan lembut menggunakan bibirnya.
Baru Lu Sun berkata,
"Sayang tolong jangan nangis lagi, apa kamu merasa airmata mu yang mengalir masih belum cukup asin kah ?"
"Percayalah padaku, kita sudah pernah hidup bersama bertiga begitu lama."
"Harus nya kamu yang paling mengerti, bagaimana sikap ku dulu, baik kepada mu ataupun kepada Siau Ching."
Xue Yen menatap Lu Sun dengan tatapan penuh permohonan dan berkata,
"Sun ke ke berjanjilah..kamu jangan meninggalkan ku."
"Bila Sun ke ke ingin meninggalkan ku, lebih baik bunuh saja aku sekarang, atau kembalikan aku ke penjara kemaren biarkan aku mati di sana saja."
Lu Sun langsung menarik Xue Yen kedalam pelukannya dan berkata,
"Tidak akan pernah, gadis bodoh itu tidak mungkin terjadi."
"Kamu harus percaya kepada ku.."
"Baiklah biar aku bersumpah pada mu, bila aku meninggalkan atau bersikap tidak adil kepada mu, biar aku mati dengan jasad tidak utuh."
"Jangnnn...!!"
teriak Xue Yen panik dan berkata,
"Aku percaya..aku percaya .. tariklah kembali sumpah mu itu..aku tidak mau..aku tidak mau hal itu terjadi padamu'.."
Lu Sun tersenyum dan kembali mencium pipi Xue Yen yang basah, kemudian berkata.
"Sudah terlambat tidak bisa di tarik kembali."
"Tapi tenang saja, itu tidak akan pernah terjadi, karena aku tidak mungkin bisa melanggarnya."
"Xue Yen sekarang dengarkan aku, aku akan ceritakan semua kepada mu."
"Mengapa Sandra bisa hadir diantara kita bertiga.?"
Xue Yen menatap Lu Sun dengan rasa ingin tahu dan menganggukkan kepalanya.
"Xue Yen Ketika kamu masih di tahan, aku tidak tahu apa yang mereka lakukan pada mu."
"Yang jelas saat aku menghubungi mu, kamu muncul menemui ku, dan berjanjian menemui ku di high' Park Toronto."
__ADS_1
"Di sana kamu bilang kamu sudah menjadi milik Jack dan sedang mengandung anaknya,
kamu meminta ku agar melupakan dirimu."
"Kamu juga menceritakan semua penderitaan mu, setelah pindah ke Kanada."
Lu Sun menceritakan semua yang pernah dia dengar dan alami di taman itu.
Xue Yen hanya terus menggelengkan kepalanya seolah membantah semua cerita tersebut.
Ketika Lu Sun menutup ceritanya dengan cerita bagaimana terpukulnya dan sedihnya hatinya saat itu.
Hingga dia mengalami luka dalam, dan Jack memanfaat situasi tersebut menyerang nya.
Xue Yen langsung menubruk kedalam pelukan Lu Sun dan berteriak,
"Tidak..tidak..tidak...itu bukan aku..!"
"Aku tidak mungkin melakukan semua itu."
"Aku tidak mungkin tega melihat mu terluka, apalagi cedera dan luka dalam."
"Itu jelas bukan aku..kamu harus mempercayai ku..Sun ke ke itu bukan aku...kamu harus percaya.."
ucap Xue Yen cemas dan panik.
Lu Sun memeluknya dengan erat dan berkata,
"Tentu..sayang..tentu aku mempercayai mu, bahkan bila itu kamu sekalipun aku juga tidak akan pernah menyalahkan mu."
"Aku hanya bisa menyalahkan ketidakbecusan ku menjaga mu, dan takdir ku yang kejam."
ucap Lu Sun lembut.
Xue Yen menggelengkan kepalanya dengan kuat dan berkata,
"Tidak ..aku lebih baik mati saja.. daripada memilih hidup seperti wanita yang menggantikan aku menemui mu itu."
"Lalu apa yang terjadi selanjutnya ?"
tanya Xue Yen setelah perasaannya lebih tenang.
Lu Sun pun melanjutkan ceritanya, hingga dia tewas ditangan Xue Yen tertusuk pedang Xuan Yuan yang merupakan pusaka langit.
Xue Yen terbelalak tak percaya menatap Lu Sun dengan mulut terbuka.
Lu Sun juga menceritakan kepada Xue Yen, di mana dia bertemu Sandra pertama kali.
Siapa Sandra sebenarnya, bagaimana Sandra mengejar dan mengutarakan perasaannya.
Tapi Lu Sun sudah menolak dan meyakinkan nya, akhirnya dia bisa menerima semuanya.
Lalu dengan tulus dia membantu Lu Sun menemui Xue Yen di taman, saat Lu Sun tewas.
Giok Lan lah yang menghidupkan nya kembali, dengan mengorbankan kesuciannya.
Sehingga dia kini kehilangan semua kekuatan dan keabadiannya, sebagai putri kaisar langit.
__ADS_1
Dari seorang Dewi kahyangan kini dia hanya menjadi manusia biasa.