KEMBALINYA SANG LEGENDA

KEMBALINYA SANG LEGENDA
MENDENGARKAN CERITA GURU CIU


__ADS_3

Guru Ken adalah master beladiri, meski bukan tandingan Lu Sun refleknya masih cukup bagus.


Dengan melakukan gerakan Tiger sprong, dia berhasil menghindarkan dirinya mencium lantai, pada gebrakan pertama mereka.


Para murid latihan Tai Chi bertepuk tangan, saat melihat Lu Sun dengan pergerakan Tai Chi yang mereka pelajari, berhasil membuat Guru Ken tunggang langgang pada gebrakan pertama.


Sedangkan para murid guru Ken kini, terlihat tidak sesangar sebelumnya lagi,


Mereka masih trauma dengan ilmu Lu Sun yang tanpa melakukan apapun.


Bisa membuat mereka semua sulit bernafas, tanpa sempat melakukan perlawan.


"Anak anak perhatikan baik-baik, aku akan menggunakan jurus Tai Chi yang ku ajarkan pada kalian untuk menghadapi nya.!"


Baru saja ucapan Lu Sun selesai, Guru Ken sudang datang dari arah belakang Lu Sun menyerang nya secara diam-diam.


Para murid wanita termasuk guru Ciu dan guru guru wanita lain pada menjerit kecil, melihat Lu Sun di serang tiba-tiba dari arah belakang.


Tapi serangan guru Ken hanya menemui tempat kosong, Lu Sun dengan gerakan Tai Chi, sudah merendahkan tubuhnya.


Lalu dia menangkap pergelangan tangan guru Ken, menyeretnya berputaran setengah lingkaran mengikuti aliran tenaga serangan guru Ken sendiri.


Kemudian dengan sebuah hantaman miring, punggung telapak ya, mendarat tepat di bawah guru Ken.


Membuat guru Ken jatuh terjengkang ke belakang tanpa ampun.


Para murid Lu Sun memandang dengan kagum, Lu Sun yang terlihat seperti sedang melakukan senam Tai Chi, tapi justru berhasil mengalahkan Guru Ken dengan sangat mudah.


Setelah guru Ken terjengkang kebelakang dengan kepala mendarat di atas lantai.


Lu Sun sengaja bergerak mundur, tidak mengejar dan menghabisi nya dengan serangan bertubi-tubi.


Bila Lu Sun ingin, dia tidak perlu repot-repot menggunakan jurus Tai Chi, dia bisa saja gunakan 18 tapak naga yang kuat dan mematikan.


Mungkin cukup 1 jurus Ken pun sudah tewas,


Tapi bukan itu yang Lu Sun mau.


Lu Sun ingin menggunakan kesempatan ini, mengajarkan dan membuktikan pada muridnya.


Dengan kelembutan juga bisa menahlukkan kekerasan.


Sekalian dengan cara ini bisa menyiksa dan mempermalukan Ken, tanpa perlu menghilangkan nyawanya.


Guru Ken sendiri sesaat pandangannya sedikit gelap, karena kepalanya dengan keras membentur lantai.


Tapi sesaat kemudian dia sudah kembali bangun sambil mengelus kepala belakang nya yang benjol sebesar telur puyuh.


Lu Sun sambil tersenyum, memberi kode agar guru Ken untuk maju menyerangnya.

__ADS_1


Lu Sun memasang kuda-kuda jurus senam Tai Chi sambil menanti kedatangan serangan guru Ken.


Guru Ken mulai melompat lompat kecil bergerak menghampiri Lu Sun, Setelah jarak mereka sudah dekat.


Dia langsung berteriak,


"Hyaa..! hyaaa...hyaa.. huss...huss...hus...!"


Sambil menyarangkan beberapa pukulan gaya karate ke dada perut dan ulu hati Lu Sun.


Lalu menutupnya dengan beberapa kali pukulan cepat kearah wajah Lu Sun.


Tapi sebelum serangannya berhasil, kedua pergelangan tangan nya kembali tertangkap oleh Lu Sun.


Lu Sun menariknya kedepan memanfaatkan tenaga serangan guru Ken sendiri.


Lalu dia menggunakan pundaknya untuk menghantam dada guru Ken yang terbuka.


Tubuh guru Ken terpental mundur kebelakang, tapi Lu Sun kembali menahan pergelangan tangan guru Ken dan menyentak tubuhnya guru ken kedepan.


Lalu Lu Sun deng kedua telapak tangan terbuka melakukan gerakan seperti sedang mendorong sesuatu kedepan dengan posisi tubuh setengah berjongkok.


Dorongan Lu Sun yang terlihat pelan, membuat tubuh guru Ken yang tinggi besar terpental kebelakang seperti layang layang putus.


Saat jatuh membentur lantai , tubuh guru Ken sampai bergulingan beberapa kali dilantai.


Karena di pakai bergulingan di atas lantai, Guru Ken berteriak marah...


"Hyaaaaaat...!"


Tubuhnya yang besar bergerak menabrak kearah Lu Sun, seperti seekor banteng terluka yang sedang mengamuk.


Lu Sun sambil tersenyum dengan gerakan yang sangat cepat, Lu Sun menggunakan jari matahari menotok kedua pundak Guru Ken yang hendak menggapai nya.


Sehingga kedua tangan Guru Ken terkulai lemas kehilangan tenaga, selanjutnya dengan gerakan cepat, Lu Sun menangkap kepala dan dagu Guru Ken.


Lalu dia memutar mutar kepala guru Ken, mengikuti arah dorongan kedua kaki guru Ken.


Setelah berputar-putar setengah lingkaran Lu Sun kemudian menarik kepalanya kearah depan.


Dengan posisi kedua tangan tidak bisa di gerakkan, kepala pusing karena di putar-putar sehingga pandangan matanya sedikit gelap.


Guru Ken tidak menghindari wajahnya mencium lantai dengan sangat keras. akibat benturan keras tersebut.


Guru Ken pingsan tidak sadarkan diri, dengan hidung dan mulut berlumuran darah.


Sebagian besar gigi depannya rontok, hidungnya patah melesak kedalam.


Para wanita pada menutup wajahnya, mereka merasa ngeri melihat kondisi guru Ken yang mengenaskan itu.

__ADS_1


Lu Sun dengan santai menoleh kearah pak Ma dan berkata,


"Pak Ma,...! maaf merepotkan anda, tolong panggilkan pihak kepolisian kemari, kriminal berbahaya ini harus di kirim kembali ke negera asalnya sendiri.."


Pak Ma mengangguk cepat, kemudian dengan tangan gemetar dia mengeluarkan HP dari saku bajunya dan langsung menelpon ke kantor kepolisian.


Lu Sun menoleh kearah para siswanya, dan berkata,


"Pelajaran hati ini cukup sampai di sini,.kalian boleh bubar kembali ke kelas kalian."


"Baik pak."


ucap murid murid Lu Sun kompak, lalu mereka langsung bubar kembali ke kelas.


Lu Sun kini menoleh kearah murid murid bela diri guru Ken dan berkata,


"Kalian tunggu apalagi di sini...! mau menyusul dia masuk penjara..!?"


Tanpa berani bersuara, para murid itu berlarian kembali ke kelas mereka masing-masing.


Setelah melihat murid murid nakal itu pergi, Lu Sun baru menghampiri Guru Ciu dan berkata,


"Guru Ciu gimana keadaan mu sekarang ? kamu tidak apa-apa kan..?"


Sambil tersenyum malu, guru Ciu berkata,


"Terimakasih guru Lu, aku sudah baikan Sekarang..."


"Sebenarnya apa yang terjadi ? kenapa kamu bisa ada di ruangan guru Ken ?"


tanya Lu Sun sambil duduk di samping guru Ciu.


Guru Ciu dengan kepala tertunduk berkata,


"Aku tadi masuk ke kelas pertama ku, untuk mengajar sambil memperkenalkan diri."


"Tapi saat mau memulai pelajaran, aku melihat beberapa bangku yang ditempati murid wanita kosong."


"Karena heran,.aku pun bertanya kepada murid lain Kana beberapa murid wanita itu.."


"Awalnya mereka tidak mau bicara, tapi setelah ku desak akhirnya mereka menceritakan pada ku."


"Bahwa murid murid wanita itu, di bawa murid guru Ken ke belakang kantin."


"Karena curiga aku meminta seorang murid di kelas, mengantar aku kesana untuk melihatnya."


"Sampai di sana, aku melihat dengan mata kepala ku sendiri, perbuatan yang sangat tidak manusiawi dan cenderung biadab.."


.

__ADS_1


__ADS_2