
Lu Sun mengeluarkan sebuah flashdisk kecil dari Ying Ying.
Dia mencolokkannya ke laptop Michael Chu dan memindahkan semua data-data yang menurut Lu Sun penting dan bermanfaat buatnya.
Setelah itu Lu Sun sambil menunggu pemindahan data, dia melihat-lihat laci meja kerja Michael Chu.
Di sana ada sepucuk pistol, Lu Sun mengambilnya dan menyimpannya kedalam gelang.
Lu Sun mengeluarkan beberapa buku rekening memotretnya kemudian dia kirim ke Viktor untuk dibuat palsunya.
Kemudian mengembalikan buku-buku itu kembali ketempat semula dengan urutan penyusunan buku yang sama persis.
Bahkan pensi ataupun pulpen di dalam laci di kembalikan ke posisi semula.
baru mengembalikan posisi laci yang tidak tertutup rapat ke posisi yang sama persis.
Lu Sun melihat download sudah completed, dia keluar dari laptop baru mencabut flashdisk nya, dan mematikan laptopnya.
Setelah semua disimpan kedalam gelangnya Lu Sun kembali berubah menjadi seekor lalat terbang meninggalkan kamar tersebut.
Lu Sun terbang keluar dari rumah Michael Chu Kemudian berpindah ke rumah Samuel Chu.
Sampai di sana sungguh kebetulan Samuel Chu tidak berada di rumah.
Di kamar Samuel Chu hanya ada istrinya Amanda Sun yang mengenakan pakaian tidur yang tipis sedang tidur dengan tubuh miring memunggungi Lu Sun.
Lu Sun menotoknya dari jarak jauh, sehingga dia tertidur pulas.
Lu Sun sambil tertawa nakal melepaskan semua pakaian gadis itu dan menutupnya dengan selimut.
Lalu dia bergegas terbang ke arah rumah Vicky, Vicky yang sedang stress terlihat asyik minum seorang diri didepan balkon kamarnya sambil termenung.
Lu Sun dari tempat persembunyian nya yang jaraknya cukup jauh, diam-diam menjentikkan sebutir obat perangsang, yang dia dapatkan dari kamar Giok Lan dulu.
Vicky yang tidak menyadarinya, dia terus minum dengan asyik, segelas demi segelas.
Tiba-tiba dia merasa pandangannya menjadi gelap.
Lu Sun sudah menotok syaraf tidurnya, kemudian membawanya ke kamar Samuel Chu.
Lu Sun membaringkan tubuh Vicky Chu di sebelah Amanda Sun, yang sedang tertidur pulas dengan tubuh tanpa busana hanya tertutup selimut.
Lu Sun melepaskan seluruh pakaian Vicky Chu, kemudian memposisikan nya memeluk dan menindih Amanda Sun yang sedang tidur miring.
__ADS_1
Lu Sun menekan mulut Amanda Sun sedikit terbuka kemudian memasukkan sebutir pil yang sudah dihancurkan menjadi bubuk kemulut nya.
Lu Sun meletakkan pistol milik Vicky d i meja nakas di sampingnya.
Dan meletakkan pistol Michael Chu di atas lemari sepatu dekat pintu kamar.
Setelah itu Lu Sun mengambil HP Ananda Sun menelepon Samuel Chu menggunakan load speaker.
Sambil membebaskan totokan pada Vicky dan Amanda.
Setelah itu Lu Sun kembali berubah menjadi seekor serangga kecil menunggu pertunjukan seru.
Samuel Chu yang mendengar panggilan telpon dari Istrinya dia sambil nyetir segera mengangkatnya.
Tapi setelah diangkat hanya terdengar bunyi erangan aneh dari istrinya.
Samuel Chu yang memanggil-manggil beberapa kali tidak ada sahutan, dia merasa ada yang gak beres, dia segera memacu mobilnya secepat mungkin kembali kerumah.
Hari ini Samuel Chu terpaksa kerja lembur, karena semua kerjaan Vicky di limpahkan ke dia.
Vicky sejak pulang makan siang tidak terlihat kembali lagi ke kantor, jadi semua kerjaan Vicky setelah jam istirahat, diantar keruang Samuel.
Samuel Chu yang tadinya ingin pulang cepat membicarakan dengan ayahnya mengenai pemisahan usaha.
Terpaksa membatalkan rencananya, dan mengundurnya menjadi besok pagi.
Didepan kamar dia sudah mendengar suara aneh dari dalam kamar nya, begitu pintu dibuka dan lampu kamar di nyalakan.
Samuel berdiri mematung dengan emosi yang memuncak sampai ke atas ubun-ubun.
Melihat di atas rak sepatu ada pistol dia segera menyambar nya dan mengarahkan kearah ranjang.
di mana terlihat Vicky sedang menunggangi Amanda istrinya.
Baik Vicky maupun Amanda sangat terkejut saat menyadari keadaan mereka berdua, dan yang lebih mengejutkan lagi adalah Samuel kini berdiri di pintu melihat semuanya.
Dan kini sedang mengarahkan pistol kearah mereka dengan muka geram.
Terdengar suara tembakan bertubi-tubi di lepaskan
"Dorr...! dorrr...! dorrr..! dorrr.! .dorr...! dorr...! dorr...!"
Vicky secara reflek melompat menghindar mengambil pistolnya yang tergeletak di meja nakas, kemudian membalas menembak kearah Samuel.
__ADS_1
Doorr..! Doorrr...! Doorrr...!"
Samuel terpental mundur menabrak pintu di belakangnya, kemudian jatuh terlentang dengan bagian dada dan perut berlubang mengeluarkan asap.
Sedangkan dari lukanya mengalir keluar darah merah kehitaman membasahi pakaiannya.
Sepasang mata Samuel mendelik keatas penuh dengan kebencian dan dendam.
Vicky dengan terkejut melempar pistol ditangannya keatas lantai.
Lalu dia melihat kearah ranjang di mana ranjang telah penuh dengan noda darah yang berasal dari tubuh Amanda yang telah kehilangan nyawa dengan mata mendelik ketakutan.
Vicky buru-buru menarik selimut menutupi tubuhnya kemudian buru-buru melarikan diri dari rumah tersebut.
Sewaktu turun kelantai dasar Vicky karena sedang terburu-buru.dia tanpa sengaja menabrak pembantu dirumah Samuel Chu.
Tanpa basa-basi, Vicky langsung melarikan diri dengan panik meninggalkan pembantu yang di tabraknya.
Tak lama kemudian dari arah rumah Samuel Chu terdengar teriakan histeris ketakutan dari para pembantu.
Sementara itu Vicky sesampai di rumahnya, dia buru-buru masuk ke kamar mandi membersihkan tubuhnya yang sedikit terkena percikan darah dari Amanda.
Selesai mandi, dan berganti pakaian dengan rapi, memakai kacamata hitam, jaket lengkap dengan topi.
Dia buru-buru mengambil semua barang penting dan pakaian dimasukkan ke tas yang biasa dia gunakan untuk berangkat-berangkat.
Setelah itu terlihat Vicky dengan buru-buru meninggalkan kediaman nya, menuju bandara.
Sementara itu di kediaman Samuel Chu tak lama kemudian, di halaman rumahnya yang luas, terlihat ada sebuah mobil hitam dan beberapa mobil patroli polisi .parkir di sana.
Juga ada sebuah mobil ambulance dan beberapa petugas rumah sakit, melakukan evakuasi terhadap dua sosok mayat yang di masukkan ke dalam kantong mayat.
Dan di dorong keluar dari rumah dengan kereta roda untuk di masukkan kedalam mobil ambulance.
Rumah tersebut disegel, di pasangi Police Line, Michael Chu dan Istrinya terlihat berdiri di luar Police Line.
Michael Chu menatap dengan tatapan kosong sambil memeluk istrinya yang menangis sedih dalam pelukannya.
Saat di beritahu oleh pembantunya, dia sangat terkejut, dan segera membangunkan istrinya.
Kemudian dengan panik mereka berdua datang ke lokasi melihat apa yang terjadi.
Isterinya sempat histeris ingin memeluk tubuh anaknya yang terkapar bersimbah darah.
__ADS_1
Tapi di cegah oleh Michael Chu yang meminta pembantunya segera melapor polisi.
Tak lama kemudian polisi beserta mobil ambulance pun datang, polisi melakukan olah TKP sedangkan ambulance menjemput mayat Samuel Chu dan Amanda Sun.