KEMBALINYA SANG LEGENDA

KEMBALINYA SANG LEGENDA
AKHIR PERTARUNGAN LU SUN DAN JACK


__ADS_3

Perisai pelindung Lu Sun retak-retak, hantaman tersebut terlalu kuat, akhirnya perisai itu pecah berantakan tidak kuat menerima hantaman energi super dahsyat itu.


Tubuh Lu Sun terpental ke dasar jurang saat menerima hantaman dahsyat secara curang oleh Jack.


Di pinggir sana orang-orang sibuk mengelilingi pilot kru kamera dan reporter cantik dari salah satu stasiun TV.


Yang berhasil selamat dari insiden berbahaya tersebut.


Reporter cantik yang sangat profesional setelah sadar dari kagetnya, langsung melakukan siaran langsung, memanfaatkan situasi dan momen dimana banyak orang yang ingin tahu.


Tentang kejadian yang terjadi di atas air terjun yang sangat terkenal di seluruh dunia.


Berbeda dengan orang lain, Giok Lan dan Xue Yen mereka berdua hanya fokus melihat keadaan dan situasi Lu Sun dan Jack.


Saat melihat Lu Sun terjatuh kesasar kurung, terlihat Xue Yen menjerit ngeri.


Sedangkan Giok Lan hampir saja melompat menyusul kedalam jurang, tapi dia membatalkan nya.


Saat secara samar-samar sesosok tubuh sedang melayang naik dari dasar jurang.


Giok Lan mengurut-urut dadanya yang seperti mau copot jantungnya.


Saat melihat tubuh Lu Sun terhempas ke dalam jurang oleh serangan licik yang di lakukan Jack.


Kini Giok Lan mengutuk kelicikan Jack yang melakukan serangan curang kearah Lu Sun.


Keanehan terjadi, saat Giok Lan mengutuk Jack, langit seperti mendengarkan kutukan nya.


langsung menjawabnya dengan. sebuah Sambaran petir kearah Jack.


Giok Lan sendiri sampai meleletkan lidahnya, tak percaya dengan apa yang barusan terjadi.


Sementara itu Jack yang sedang tertawa senang sangat terkejut, saat sebuah petir tiba-tiba menyambar dirinya.


Seluruh pakaiannya menjadi hangus, tapi dirinya sendiri tidak apa-apa, karena dia berhasil menetralisir energi tersebut dan menyerap nya menjadi kekuatan tambahan.


Tapi dia terpaksa menghentikan tertawanya karena Sambaran petir tersebut.


Dan dia semakin tidak bisa tertawa, saat melihat Lu Sun melayang keluar dari dalam jurang. sambil tersenyum dingin menatapnya.


Lu Sun kembali menembakkan seberkas cahaya putih dari ujung jarinya kearah Jack saat mereka berhadapan.


Jack yang tahu serangannya tidak berarti apa-apa bagi Lu Sun.


Dia segera membuat pertahanan dengan seluruh kekuatan nya untuk menahan kekuatan serangan Lu Sun.


Sebuah kubah berwarna merah biru menyelimuti tubuh nya ditambah dengan perisai lautan pedang yang terbentuk dari air terjun di bawahnya.


Kemudian sebuah Pat Kwa raksasa muncul membayangi tubuhnya.


Yang pertama berbenturan dengan cahaya putih yang di Lesatkan dari jari telunjuk Lu Sun adalah perisai lautan pedang.

__ADS_1


Perisai tersebut berlubang saat ditembusi oleh serangan Lu Sun, yang terus melaju membentur kubah pelindung berwarna merah biru.


Kubah pelindung juga tidak sanggup menahan kilatan cahaya putih serangan Lu Sun.


Terakhir membentur Pat Kwa raksasa, kedua energi saling mendorong sejenak.


Jack mengulurkan kedua tangannya kedepan mendorong sekuat tenaga Pat Kwa raksasa untuk menolak serangan Lu Sun.


Dahinya terlihat di penuhi oleh keringat dingin,sebesar biji jagung.


Bajunya juga basah bagian punggungnya oleh keringat.


Lu Sun sendiri hanya menanggapinya dengan senyum sinis, saat teringat kata-kata Jack yang melecehkan Xue Yen.


Darah diseluruh tubuh Lu Sun kembali bergolak, tatapan matanya menjadi tajam menyimpan kebencian mendalam terhadap Jack.


Lu Sun menambah kekuatan jarinya dan mendorong jarinya kedepan.


Terlihat kedua alis tebalnya bertaut menjadi satu.


Jack berteriak terkejut, saat merasakan energi tak terbatas, meluncur dahsyat menghancurkan Pat Kwa dan menembus dadanya.


Dia terpental jatuh kebawah air terjun, dengan mengeluarkan teriakan menyayat hati, yang tertutup oleh gemuruh air terjun.


Lu Sun memunculkan senjata Dewa Legendaris nya, kemudian menyusul menerjang kebawah jurang memastikan keberadaan Jack.


Lu Sun ingin menghabisinya sampai tuntas,sekali ini dia tidak akan mengampuni bedebah yang telah menipu dan mempermainkan perasaan Xue Yen istrinya.


Tanpa memperdulikan masa lalu kelam yang menimpanya.


Bagaimana pun yang di alami Xue Yen semuanya adalah kesalahan dirinya yang tidak mampu melindungi orang yang dikasihinya.


Jadi dia tidak akan membiarkan Xue Yen menanggung beban penderitaan ini seorang diri.


Dia akan menerima Xue Yen apa adanya dan tetap mencintai nya setulus hati, begitu pula dengan buah hati Xue Yen.


Lu Sun akan menyayangi dan menganggapnya sebagai anak sendiri.


Lu Sun yang melesat kebawah mengejar Jack,


tidak menyadari ditempat lain.


Ada dua orang gadis yang diam-diam juga melesat menyusulnya kebawah.


Kedua gadis itu adalah Xue Yen dan Giok Lan, mereka sama-sama melesat kebawah tapi berbeda tujuan.


Xue Yen melesat kebawah karena mencemaskan keadaan suaminya Jack.


Sedangkan Giok Lan melesat kebawah Dey tujuan ingin melindungi Lu Sun secara diam-diam bila berasa dalam bahaya.


Tubuh Jack jatuh kedalam kolam berarus deras, terseret menuju sebuah pinggiran sungai.

__ADS_1


Yang di kelilingi hutan liar yang sangat lebat, Jack terbaring lemas diatas bebatuan sungai berair jernih dan sangat dingin.


Jack masih sadar, dia hanya mengalami luka dalam dibagian dada dan kehabisan tenaga.


Lu Sun yang menyusul kebawah, menggunakan ketajaman matanya seperti seekor elang mencari mangsa.


Akhirnya dia menemukan posisi Jack yang sedang terbaring lemah.


Lu Sun melesat terbang kearah tersebut, Lu Sun akhirnya melayang di hadapan Jack dengan tombak Senjata Dewa Legendaris di tangannya.


Lu Sun menatap Jack dengan dingin dan berkata,


"Hari ini aku akan mewakili langit membereskan manusia bangsat seperti mu."


"Terimalah kematian mu...!"


ucap Lu Sun sambil mengangkat tombaknya hendak menusukkan tombaknya ke jantung Jack.


tapi tiba-tiba terdengar teriakan dari belakang nya,


"Sun ke ke jangan...!"


"Aku mohon ampuni dia..."


Lu Sun menoleh kebelakang melihat kearah asal suara, dengan hati dan perasaan hancur.


Lu Sun berkata,


"Xue Yen dia tidak layak untuk mu, kelak hiduplah bersama ku."


"Aku berjanji akan memberikan kebahagiaan dan kehidupan terbaik buat mu."


ucap Lu Sun dengan nada sedih, dua air bening mulai menghiasi sudut matanya.


"Tidak Sun ke ke kamu tahu itu tidak mungkin terjadi, aku saat ini adalah istri yang sedang mengandung anaknya."


ucap Xue Yen menggelengkan kepalanya dengan sedih dan berlinang air mata.


Kehadiran Xue Yen ditempat ini, adalah yang paling tidak diinginkan oleh Lu Sun.


Karena Lu Sun tidak ingin Xue Yen mengetahui kenyataan pahit.


Di mana Jack cuma mempermainkan dan menipunya.


Lu Sun tidak sanggup membayangkan kesedihan Xue Yen bila dia mengetahui kebenaran nya.


Lu Sun mengeraskan hati nya, dia membalikkan badannya lalu melanjutkan serangannya.


Menikam tombaknya dengan deras menghujam ke jantung Jack.


Tapi tombak Lu Sun terhenti di udara tempat beberapa centi jaraknya dari jantung Jack.

__ADS_1


__ADS_2