
Orang ke tujuh kemudian menghilang dari tempatnya, bergerak mengikuti Lu Sun.
Tidak menyerangnya,tapi selalu muncul menangkis serangan Lu Sun ke saudara-saudaranya.
Dia seperti bayangan bagi Lu Sun yang terus mengikuti dirinya, kemanapun dia pergi.
Lu Sun yang selalu gagal serangannya, mulai bergerak sambil berpikir, orang ke 7 ini bila tidak di lumpuhkan dia akan sulit keluar dari formasi ini.
Dengan Wu Xiang Sen Kung, Lu Sun yang tadinya sedang menerjang ke orang pertama yang memegang pedang.
Tiba-tiba menoleh kebelakang, kepalanya berputar 180° kebelakang, begitu pula kedua kaki tangannya juga bergerak kebelakang seperti tidak punya sambungannya.
Lu Sun menangkap kedua pergelangan tangan orang ketujuh yang memegang belati.
menendang kedua lututnya secara tiba-tiba, kemudian Lu Sun membenturkan dahinya ke wajah orang ke 7 yang tertutup topeng.
Topengnya hancur wajahnya melesak kedalam.
Orang ke 7 sangat terkejut dengan gerakan Lu Sun yang datang tiba-tiba dan sangat cepat.
Apalagi dia menyerang dari tempat dan posisi mustahil tanpa membalikkan badannya.
Hal ini membuat orang ke 7 tidak siap dia terpental bagai layang-layang putus menghantam sebuah pohon di belakangnya hingga tumbang.
Gerakan nya baru terhenti saat membentur pohon ketiga.
Sedangkan Lu Sun berdiri terbelalak melihat wajah di balik topeng itu.
Wajah itu ternyata adalah sebuah wajah yang datar tidak punya hidung dan mulut.
Hanya ada dua lubang di mata, dua lubang di hidung dan satu lubang di mulut.
Mahluk apa ini, pikir Lu Sun di dalam hati dengan sangat terkejut
Keterkejutan Lu Sun di manfaatkan oleh ke 6 orang sisanya untuk menyerang Lu Sun dari berbagai arah.
Meski Lu Sun diam tidak bergerak, tenaga Im Yang Sen Kung, bergerak otomatis membentuk kubah pelindung melindunginya dari berbagai serangan.
Keenam orang itu terlempar kembali ke posisi awal mereka.
Akibat tenaga pantulan membalik dari tenaga serangan mereka sendiri.
Kini ke 7 orang kembali ke posisi mereka masing-masing.
Mereka memperbaiki posisi masing-masing sebelum bergerak maju melakukan serangkaian serangan susul menyusul.
__ADS_1
Lu Sun juga sudah pulih dari keterkejutannya, dia bersiap-siap menghadapi serangan berikutnya dari ke 7 orang itu.
Orang ke 7 sudah mengeluarkan sebuah topeng lain dan kembali menutup wajahnya.
Ke tujuh orang itu mulai kembali bergerak mengepung dan menyerang Lu Sun.
Lu Sun kembali bergerak menghilang kesana-kemari sambil memberikan serangan balasan dengan enam nadi pedang sakti, jari matahari dan energi Pedang tanpa Wujud.
Ke 7 orang itu mengantisipasi satu persatu serangan ilmu Lu Sun yang mematikan dengan bekerja sama menyerap kekuatan serangan Lu Sun kemudian mengalihkan nya ke area sekitar.
Sehingga serangan Lu Sun yang mengandung kekuatan dahsyat bisa dialihkan sebagian.
Di dalam hati Lu Sun sangat kagum dengan cara mereka bertujuh .meredam kekuatan lawan yang berada di atas mereka.
Gebrakan berlangsung berulang-ulang, sebentar menyatu kemudian berpisah, mengatur posisi.
Kemudian kembali lagi menyatu saling serang dan menangkis.
Lu Sun mulai mengeluarkan tenaga sakti api dan es miliknya.
Dalam waktu beberapa detik saja , area pertempuran menjadi sangat dingin, seperti ingin membekukan semua orang yang hadir di sekitar sana.
Tak lama kemudian cuaca ekstrem kembali berubah serangan Lu Sun yang tadinya lembut dengan hawa dingin.
Api biru menyambar-nyambar seiring dengan serangan yang Lu Sun lepaskan.
perubahan cuaca dan gaya bersilat Lu Sun yang berubah-ubah tidak tentu arah, sangat mengganggu pergerakan ke 7 orang itu yang teratur dan terarah.
Mereka dipaksa mengikuti ritme Lu Sun yang kacau balau, perlahan-lahan mereka mulai terdesak hebat.
"Aktipkan 7 elemen,!!".
perintah orang ke 7 yang melihat situasi mereka yang semakin lama semakin tertekan.
Ternyata ke 7 orang ini selain memiliki kerjasama berdasarkan rasi bintang Utara.
Celakanya mereka menguasai pengendalian 7 unsur alam yang terdiri dari air api tanah udara kayu logam cahaya.
Kini Lu Sun yang kembali tertekan oleh pergerakan pengendalian elemen mereka yang saling melengkapi baik dalam menyerang dan bertahan.
Saat Lu Sun menyerang dengan hawa dingin, lawan akan menggunakan elemen api dan cahaya untuk meredamnya.
Sebaliknya saat Lu Sun menggunakan hawa panas mereka akan melepaskan elemen air dan tanah untuk meredam nya.
Sisanya elemen lain akan digunakan untuk menyerang Lu Sun.
__ADS_1
Kini baik energi Api abadi dan es abadi sudah kehilangan fungsinya, saat berhadapan dengan ke 7 orang yang menguasai pengendalian 7 macam elemen.
Untungnya Lu Sun pernah menghadapi pengendali elemen ini sebelum memasuki tempat ini.
Jadi Lu Sun meski terdesak tapi dia masih selalu bisa mempertahankan diri.
Lu Sun paham cara menjinakkan setiap elemen itu, tapi dia kesulitan menahlukkan mereka. karena mereka bergabung menjadi satu kesatuan saling melindungi dan menyerang.
Lu Sun seperti sedang menghadapi satu orang yang menguasai 7 elemen.
Bolak balik menimbang dan berpikir Lu Sun tetap belum berhasil memecahkan formasi itu.
Begitu pula ke 7 orang itu, mereka juga kesulitan menahlukkan Lu Sun, karena Lu Sun juga menguasai ke 7 elemen yang mereka miliki.
Semakin lama bertempur Lu Sun bukan menjadi lemah, dia malah semakin kuat.
Seperti sedang di latih mengendalikan 7 elemen di alam semesta ini.
Tanpa terasa 3 hari berlalu begitu saja, Lu Sun tetap terkurung di posisi yang sama menghadapi kepungan 7 orang itu.
Yang terlihat berbeda kini adalah Lu Sun kini semakin mahir memainkan elemen-elemen untuk meloloskan diri dari serangan ke 7 orang itu.
Perbedaan kekuatan dan kecepatan juga mempengaruhi situasi pengepungan tersebut.
Kakek Thian San sesekali membuka matanya memperhatikan pertandingan itu dari tempat duduknya.
Dia hanya tersenyum dan menganggukkan kepalanya.
Tidak ada yang tahu apa yang ada di benaknya.
Meski sudah bertempur selama 3 hari 3 malam Lu Sun masih tidak terlihat letih.
Ini berkat tehnik pengendalian hawa sakti ditubuhnya.
Begitu pula dengan ke 7 orang itu, mereka beristirahat secara berganti-gantian, agar kondisi stamina mereka bisa tetap terjaga.
Hari ini Lu Sun merasa cukup bermain-main nya, dia mulai bisa membaca cara memecahkan formasi yang mereka mainkan.
Lu Sun kini tidak terlihat bergerak menyerang dia lebih banyak bertahan dan memperhatikan pergerakan lawannya.
Hingga satu ketika dimana yang di nanti-nantikan nya selama ini tiba, yaitu saat pergerakan pertukaran posisi rasi bintang.
Pergerakannya sangat cepat dan halus, bila tidak diperhatikan dengan teliti dan seksama.
Tentu tidak akan menyadarinya.
__ADS_1