KEMBALINYA SANG LEGENDA

KEMBALINYA SANG LEGENDA
27. Pertandingan Pertama di Babak Ketiga: Serangan Terlalu Mematikan


__ADS_3

Benua Bawah, Kekaisaran Bawah, Kerajaan Atas, Kota Zong, di bawah Arena Pertarungan Kerajaan Atas.


Saat ini peserta yang lolos untuk ke babak selanjutnya adalah Kelompok 3, mereka diantaranya yaitu Qin Liang, Shen Long dan Xiao Na.


Mereka di beri waktu 30 menit untuk istirahat dan memulihkan tenaga mereka, karena di babak selanjutnya nanti mungkin akan menjadi pertandingan 1 vs 1.


Sudah 15 menit sejak mereka beristirahat, Kelompok 2 juga sudah sadar dan sedang memulihkan diri agar lebih stabil.


Ketika mereka sudah stabil, Hong Fang sang Juri Utama memberi izin untuk para Wakil dari Sekte, Clan dan Perguruan buat memilih dari ketiga kelompok 2 ini.


Yu Kong yang memiliki Elemen Api memilih untuk masuk ke Sekte Awan Suci, termasuk Sekte Aliran Netral sama seperti Su Jin. Xu Yui memilih untuk masuk ke Sekte Teratai Emas yang termasuk Sekte Besar Aliran Netral, Hu Rong juga masuk ke dalam Sekte itu. Kin Xin yang memiliki banyak pilihan memilih untuk masuk ke Perguruan Berawan, dia ingin belajar lebih banyak lagi tentang Elemen lain selain Petir.


Setelah mereka bertiga memilih, mereka di persilakan untuk pergi ke Sekte dan Perguruan yang mereka pilih, Hong Fang juga pergi ke tempatnya.


Beberapa saat kemudian.


"Waktu terbilang cepat, sudah 30 menit saja berlalu. Baiklah, waktu sudah habis. Sekarang saat nya Babak Ketiga atau Babak Penyisihan di mulai, saya akan memberitahu aturannya"


"Berikut adalah aturan di Babak kali ini :



Berbeda dengan babak sebelumnya yang di izinkan untuk saling membunuh, di sini tak di izinkan untuk saling membunuh karena itu sudah kebijakan kami.


Peserta akan bertanding dengan peserta lain yang akan kami pilih nanti.


Senjata apa pun boleh di gunakan, namun tidak di izinkan untuk membunuh.


Jika ada peserta yang membunuh, akan didiskualifikasi dan tak di izinkan masuk ke dalam Sekte, Clan dan Perguruan, itu artinya kalian tak akan bisa mengikuti Turnamen Pemerintah Dunia.


Di sini hanya juara 3 bersama, jadi nanti langsung final sehabis babak ini selesai.


Kerahkan kemampuan kalian semua, dan menangkan pertandingan ini."



"Itu saja aturannya, baiklah pertandingan pertama di babak ketiga akan langsung di mulai"


"Pertama yang akan bertanding adalah Yu Zuan vs Xiao Na, di harap kedua peserta untuk memasuki Arena Pertarungan!!".


Hong Fang mulai mengumumkan semua aturan dan pertandingan pertama, di pertandingan kali ini akan sangat seru karena peserta yang bertahan adalah yang terkuat dari peserta awal, mereka sudah melalui banyak pertandingan hingga memasuki babak ini.


Saat ini Yu Zuan dan Xiao Na telah nampak di atas Arena Pertarungan, mereka saling berhadapan siap untuk bertarung.


"Baiklah, karena kedua peserta sudah menaiki Arena Pertarungan, Pertandingan Pertama Babak Ketiga, DIMULAI!!". Dengan di umumkan nya itu, akhirnya pertandingan kali ini di mulai.

__ADS_1


Para penonton bersorak dengan sangat keras, hampir semua nya mendukung Yu Zuan karena mereka tahu dengan informasi tentang Yu Zuan yang datang dari Benua Tengah ke Kerajaan Atas di Benua Bawah, itu informasi yang sudah banyak orang tahu sejak kehadiran Yu Zuan dan sepak terjang nya.


Di Atas Arena Pertarungan.


"Namamu Xiao Na, kan?". Tanya Yu Zuan tiba tiba.


"Iya, kenapa kau bertanya namaku?". Jawab Xiao Na di sertai dengan pertanyaan lain.


"Sebaiknya kau menyerah saja, aku tak ingin melukai seorang wanita yang cantik". Jawab Yu Zuan.


Di lihat dengan mata telanjang memang Xiao Na memiliki wajah yang cantik, seorang gadis yang kecil dan kulitnya putih bersih, akan sayang jika wajah dan tubuhnya tergores atau terluka.


"Majulah, aku tak berpikiran bahwa aku akan kalah". Jawab Xiao Na dengan tenang.


"Baiklah, jika itu mau mu". Jawab Yu Zuan bersiap untuk menyerang.


Yu Zuan mengeluarkan Petir Biru Gelap nya yang menyelimuti seluruh tubuhnya, dia akan menyerang tanpa ampun.


Di sisi lain Xiao Na membuat perisai dari angin, dia adalah pengguna Elemen Angin.


"Elemen Petir: 10 Tusukan Maut!". Yu Zuan maju dalam kecepatan tinggi ke arah Xiao Na, dia menggunakan Jurus yang mematikan.


"Elemen Angin: Pelindung Angin!!". Xiao Na membuat pelindung dari Elemen Angin nya, terlihat bulatan yang menutupi seluruh tubuhnya.


Karena Elemen Angin dari Xiao Na cukup keras, jadi Yu Zuan berniat menambah kecepatan berlarinya, saat ini yang di lihat para penonton adalah percikan petir berwarna biru gelap.


Serangan pertama, kedua hingga kedelapan di kerahkan namun perisai itu cukup tebal, tapi pada serangan kesembilan perisai itu pecah, dan serangan kesepuluh berhasil mengenai organ tubuh dari Xiao Na.


Xiao Na terkena tusukan dari Elemen Petir milik Yu Zuan yang tertuju pada bahu kiri nya, sekarang terlihat lubang pada bahu kiri Xiao Na.


Xiao Na yang tertusuk itu segera mundur sejauh mungkin, dia juga mengeluarkan banyak darah dari mulut dan bahunya, karena perisai sekuat itu di buat dengan Tenaga Dalamnya yang banyak, itu penyebab terjadinya luka dalam yang di hasilkan dari pecahnya perisai tersebut.


Di sisi lain Yu Zuan hanya berdiam diri saat ini, dia melihat Xiao Na dengan tatapan tanpa ampun, menurutnya entah itu pria atau wanita itu sama saja.


Yu Zuan terkenal dengan sifatnya yang keras kepala, dia selalu tak memandang ampun pada wanita dan bahkan anak kecil, jika mereka memang musuhnya.


Xiao Na tak ingin berdiam diri lagi, dia ingin menunjukkan kemampuan yang sebenarnya, karena di babak kedua dia belum mengeluarkan keahliannya.


"Elemen Angin: Tornado Hitam!!". Sambil menahan lukanya, Xiao Na memaksa untuk mengeluarkan jurus andalannya.


Xiao Na memiliki tingkat kultivasi di Tahapan Awal Tingkat Emas Bintang 3 selangkah menuju Bintang 4, namun di sisi lain Yu Zuan memiliki tingkat kultivasi di Tahapan awal Tingkat Emas Bintang 9 selangkah menuju Tingkat Kristal.


Karena perbedaan yang sangat jauh, jurus andalan dari Xiao Na hanya di hilangkan dalam sekali serang.


"Elemen Petir: Petir Penghancur!!". Yu Zuan hanya menatap Tornado Hitam itu dan dalam sekejap petir biru gelap muncul dari mata Yu Zuan, itu langsung membungkus Tornado Hitam milik Xiao Na dan Tornado Hitam yang besar itu langsung lenyap tak tersisa.

__ADS_1


"Apa? Bagaimana bisa??". Xiao Na terkejut dengan apa yang di lihatnya saat ini, jurus andalannya di hilangkan dalam sekejap mata saja.


"Usia kita mungkin sama, namun tingkat kultivasi kita berbeda, masih tak ingin menyerah??". Kata Yu Zuan.


"Tidak, aku tak ingin menyerah!!". Dengan masih memegangi bahu kirinya yang bolong, Xiao Na bertekad tak ingin menyerah begitu saja.


"Tekad mu sungguh tinggi, aku salut padamu. Tapi setelah ini, seberapa besar tekad mu akan bertahan??". Puji Yu Zuan pada Xiao Na.


"Elemen Petir: Bencana Halilintar, Kirin!!". Teriak Yu Zuan.


Saat ini kondisi cuaca alam sekitar menjadi hitam pekat, awan mulai mendung dan kerlipan petir biru gelap di atas awan terlihat serta bunyi petir yang nyaring terdengar.


Kondisi ini menjadi sangat parah karena angin di sekitar bertambah kencang dan hujan mulai turun, petir biru gelap mulai muncul gemerlap di cuaca siang hari ini, perubahan cuaca menghambat cerahnya siang hari ini dan matahari di tutupi dengan awan hitam pekat saat ini.


Cuaca ini sangat menakutkan dan berlebihan, hingga para juri mengambil keputusan dengan seberat beratnya untuk menyudahi pertandingan ini.


"Oke baiklah, cukup sampai di sini saja. Peserta Nomor urut 100, Yu Zuan kau melaju ke babak final. Kau pemenang nya!!". Dengan tiba tiba, Hong Fang ke tengah Arena Pertarungan dengan cepat.


"Tapi juri, aku belum menyerah!!". Xiao Na masih mengucapkan kata itu, walau tadi dia sangat merinding parah ketika cuaca menjadi hitam pekat.


"Alasan kenapa para juri menghentikan pertandingan bukan hanya kau yang akan terkena dampaknya nanti, tapi di studion penonton dan Arena Pertarungan akan kena dampaknya juga, kau mungkin tak akan selamat nanti jadi aku hentikan pertandingan ini". Jawab singkat alasan Hong Fang menghentikan serangan dari Yu Zuan.


Di sisi lain, Yu Zuan juga sudah menetralisir tenaga dalamnya. Dia membatalkan jurusnya, hingga sekarang cuaca kembali seperti sebelumnya dan alam sekitar juga kembali seperti sebelumnya.


"Baiklah, aku mengerti alasannya. Terima kasih Juri sudah menyelamatkanku". Dengan membungkuk hormat Xiao Na menerima kekalahannya.


"Pergilah ke Petugas Medis, agar mereka sembuhkan luka mu itu". Kata Hong Fang mengarahkan Xiao Na.


Dengan anggukan, Xiao Na pergi turun ke Petugas Medis. Yu Zuan saat ini masih di atas Arena Pertarungan, menunggu hasil dari Hong Fang.


"Karena sesuatu yang tak terkendali, Yu Zuan memenangkan babak ini dan melaju ke Babak Final. Sekarang kita akan melanjutkan pertandingan berikutnya, untuk Qin Liang dan Shen Long di harap naik ke Arena Pertarungan". Hong Fang mengumumkan kemenangan Yu Zuan.


"Yu Zuan, jangan gunakan jurus yang mematikan itu lagi. Kau tak hanya akan melukai peserta lain, namun juga para penonton. Aku tau jurus itu meliputi area sekitar, karena dampak yang sebesar itu jadi aku menghentikan pertandingan tadi"


"Apa kau mengerti dengan yang ku maksud, Yu Zuan??". Hong Fang bicara empat mata dengan Yu Zuan, dia tak ingin semua penonton mengetahui jika jurus dari Yu Zuan akan berdampak sangat besar.


"Baik, aku mengerti juri... Aku tak akan menggunakan jurus itu lagi, di pertandingan selanjutnya". Jawab Yu Zuan dengan tenang, dia mengetahui bahwa serangannya akan meliputi Area Sekitar.


"Baiklah, kau boleh turun. Isi tenaga mu dengan sebaik baiknya, karena kau akan bertanding di babak final nanti". Kata Hong Fang menyemangati Yu Zuan.


Yu Zuan hanya mengangguk pelan lalu turun ke bawah, dia ingin mengisi tenaga dalamnya agar penuh.


~


Sampai di sini dulu ya, lanjut ke Chapter selanjutnya...

__ADS_1


__ADS_2