KEMBALINYA SANG LEGENDA

KEMBALINYA SANG LEGENDA
ACARA PEMAKAMAN..


__ADS_3

"Ihh sayang jangan lihat pra penggali makam pada ngelihatin kita."


"Kita lagi dalam suasana berkabung bukan piknik.."


ucap Xue Yen sambil mendorong Lu Sun dengan pelan.


Lu Sun tersenyum lembut menanggapi ucapan Xue Yen kemudian berkata,


"Benar kita memang dalam suasana berkabung, justru dalam situasi begini lah kita harus saling menghibur."


"Yang pergi telah pergi, tapi yang hidup masih terus berlanjut, jadi menghibur orang di sekitar kita, yang masih bersama kita itu yang terpenting."


Lalu Lu Sun kembali meraih kedua istrinya kedalam pelukannya sambil memberi mereka ciuman mesra di pipi seorang sekali.


Meski mulut menolak tapi baik hati Giok Lan maupun Xue Yen sangat bahagia mendapatkan perhatian dari Lu Sun.


Lu Sun sebenarnya hanya tampak luarnya saja, seperti sudah tidak apa-apa, dia hanya tidak ingin menambah ke khawatiran Xue Yen dan Giok Lan.


Dia berusaha sebisa mungkin terlihat baik-baik saja di depan mereka.


Dia ingin memenuhi permintaan terakhir Ying Ying, berusaha hidup bahagia.


Dengan cara memberikan perhatian dan membahagiakan orang di sekitarnya.


Saat ini hanya tersisa hal itu dalam tujuan hidupnya sekarang.


Lu Sun menoleh ke belakang saat mendengar suara langkah kaki dua orang datang menghampirinya dari arah belakang.


Melihat kedatangan kedua orang itu Lu Sun pun tersenyum lebar dan bangun dari duduknya.


"Selamat datang David Viona, apa kabar kalian berdua ?"


tanya Lu Sun sambil maju membentangkan kedua tangannya memeluk David.


"Bos maaf aku baru datang sekarang.."


"Kabar kami berdua baik-baik saja, adalah bos sendiri jangan terlalu bersedih bos.."


"Belajar merelakan kepergian nya , jaga kesehatan itu yang terpenting.."


ucap David sambil membalas memeluk Lu Sun.


Lu Sun mengangguk sambil menepuk-nepuk punggung David dan berkata,


"Kamu benar vid terimakasih sudah jauh-jauh datang kemari."


Lu Sun melepaskan pelukannya dari David, kemudian menatap Viona, mengulurkan tangannya menyalami Viona dan berkata,


"Terimakasih Vi sudah datang, mana Evan kenapa tidak terlihat ?"


Lu Sun sedikit melihat ke kiri dan ke kanan "mana ibu mu ? apakah dia sehat..?"


Viona tersenyum melihat sikap Lu Sun, kemudian dia berkata,

__ADS_1


"Kak Sun jangan khawatir, kami cuma datang berdua,. Evan dan neneknya tidak ikut, mereka baik-baik saja disana.."


Lu Sun pun bernafas lega, Lu Sun menatap kearah David dan Viona kemudian bertanya,


"Rencana berapa lama di sini..?"


David tersenyum lebar dan berkata,


"Bos kami berdua tidak akan kembali lagi ke Miami, kami berdua sudah sepakat akan kembali ke group Lu.."


Lu Sun menatap mereka berdua dan berkata,


"Kalian berdua serius..? bagaimana dengan Hotel dan Restoran di sana ?"


Giok Lan berjalan kesamping Lu Sun memeluk lengan suaminya dan berkata,


"Aku sudah mengirim orang lain kesana menggantikan mereka, aku sudah memecat istrinya.."


"Jadi mereka tidak ada alasan lagi untuk terus bersembunyi di sana.."


Lu Sun mengerutkan alisnya dan berkata,


"Sayang kenapa kamu lakukan itu,? kita tidak boleh sembarangan memaksa orang untuk bekerja dengan kita.."


Viona yang takut Lu Sun memarahi mantan bosnya segera berkata,


"Kakak Sun jangan salah paham, kakak Giok tidak memaksa kami .."


"Dia hanya menelpon kami, mengabari apa yang terjadi pada kak Ying Ying.."


Lu Sun menatap kearah David dan berkata,


"Benar seperti itu ? katakan dengan jujur."


David mengangguk dan berkata,


"Yang di katakan Viona benar adanya, kepulangan kami tidak ada hubungannya dengan kakak Giok."


"Hanya saja tadinya kami memutuskan aku pulang sendiri, Viona nanti menyusul bila urusan disana beres."


"Tidak tahunya Kakak Giok, yang tidak ingin kami pisah-pisah, langsung memindah tugaskan Viona ikut aku kembali."


"Begitu ceritanya bos.."


ucap David memberi penjelasan.


Lu Sun menghela nafas lega, kemudian dia menatap Giok Lan dan menyentuh ujung hidungnya sambil berkata,


"Aku tahu kamu ingin membantu ku, tapi aku juga tidak ingin bisnis mu disana terganggu karena aku.."


Giok Lan tersenyum dan berkata,


"Sun ke ke tenang saja, itu semua bukan masalah.."

__ADS_1


"Paman Clooney selalu punya stok tenaga profesional muda yang berlimpah, jadi bukan masalah.."


"Bos Pendeta pembaca doa dan para tamu sudah datang semua acara sudah bisa di mulai.."


ucap Jimmy Huang yang datang bersama Peter Ho memberikan laporan ke Lu Sun.


Lu Sun menoleh kearah Jimmy dan berkata,


"Sebentar Jimmy ini ku perkenalkan kalian dulu, ini David mantan direktur marketing group Lu dulu.."


"Vid ini Jimmy Huang wakil presiden direktur Group Lu kini, saat ini semua urusan besar kecil Group Lu ditangani Jimmy Huang."


David dan Jimmy saling berjabat tangan dan memperkenalkan diri mereka.


Kemudian di susul dengan Peter berjabat tangan dengan David dan saling memperkenalkan diri mereka masing-masing.


Lu Sun mengangguk kemudian berkata,


"Vid, besok kamu temui Jimmy Huang di kantor, dia akan memberitahu mu situasi kita sekarang.."


"Kamu pelajari dan kenali dulu situasi perusahaan kita saat ini, setelah sebulan kamu boleh kembali menempati posisi lama mu secara independen.."


"Cukup bertanggungjawab langsung ke aku, kamu tidak di bawah Jimmy, tapi sejajar dan saling bantu."


"Kamu menangani bagian luar, Peter akan membantumu.."


"Sedangkan Jimmy menangani bagian dalam.."


"Soal bisnis Peter kamu harus banyak belajar dari mereka berdua, tapi kalian berdua jangan bangga dulu."


"Kalau soal bel diri, kalian yang harus banyak belajar dari Peter, ilmu bela diri juga penting.


Selain bisa melindungi diri kalian sendiri, juga bisa melindungi orang disekitar kalian.."


ucap Lu Sun sambil menepuk pundak ketiga orang itu dengan akrab.


"Ayo sekarang kita pergi kesana menghadiri acara prosesi pemakaman.."


ucap Lu Sun.


Lalu Lu Sun berjalan kearah tenda prosesi pemakaman sambil menggendong Lu Dan menggandeng Lu San, di iringi oleh Giok Lan dan Xue Yen yang menggendong Lu Fei.


Sedangkan David dan Viona sudah lebih duluan pergi ketempat itu bersama Jimmy Huang dan Peter Ho.


Nenek terlihat sudah hadir duluan ditempat tersebut berbincang-bincang dengan Paman Mao presiden Xi yang juga turut hadir di situ.


Kakak Zhang juga datang bersama anak dan istrinya.


Teman-teman wanita Ying Ying juga terlihat hadir berdiri di belakang Kevin Liu ayah nya Ying Ying.


Maya teman Cindy pun terlihat Hadi di sana sendirian mengenakan dress hitam panjang dan kacamata hitam.


Saat Lu Sun tiba, semua yang hadir di sana, terlihat kaget, melihat perubahan yang terjadi pada Lu Sun.

__ADS_1


Semua orang menatap heran ke rambut Lu Sun yang panjang dan berkilauan seperti benang perak saat tertimpa sinar matahari.


__ADS_2