
Kalau begitu buatlah janji secepatnya, agar kita bisa bertemu dan berbincang-bincang dengan mereka.
ucap Lu Sun sambil menatap Giok Lan.
Giok Lan mengangguk dan berkata,
"Baiklah aku akan mencoba menghubungi Sophie istrinya dulu."
"Tunggu, tapi bukannya kamu lusa sudah harus pulang ke Amerika ?"
tanya Lu Sun bingung.
Giok Lan tersenyum dan berkata,
"Kamu tenang saja, aku bisa memperpanjang masa liburan ku.."
"Tapi bagaimana bila nanti timbul masalah ?"
tanya Lu Sun khawatir.
Giok Lan tertawa dan berkata,
"Kamu terlihat jauh lebih khawatir dari ku, tenang saja kalau pun nanti ada masalah kan ada kamu yang bisa membantu ku..."
Lu Sun tak bisa berkata-kata lagi, melihat sikap cuek Giok Lan terhadap usaha yang di tinggalkan oleh ayahnya.
Sedangkan Xue Yen hanya diam saja menikmati kopinya.
Giok Lan mengeluarkan HP nya, menelpon istri perdana menteri, setelah mereka mengobrol berbasa-basi.
Kemudian Giok Lan menceritakan maksud keinginan nya bertemu suami Sophie.
Akhirnya Sophie menyanggupi akan mengaturnya.
Nanti bila sudah ada jadwal pasti, Sophie berjanji akan hubungi Giok Lan.
Lu Sun yang melihat Giok Lan begitu percaya diri, Lu Sun yakin pasti ada sesuatu yang diinginkan Sophie dari Giok Lan.
Maka nya Giok Lan sangat yakin Sophie akan mengatur pertemuan mereka dengan suaminya.
Tak lama kemudian mereka bertiga meninggalkan rumah sakit menggunakan helikopter Giok Lan.
Giok Lan sambil membawa helikopternya bertanya kepada Lu Sun dan Xue Yen,
"kalian ada rencana mau kemana tidak?"
Lu Sun dan Xue Yen menggelengkan kepalanya, Giok Lan tiba-tiba memberi usul.
"Bagaimana bila kita bertiga berwisata ketaman nasional Bannf.? di sana ada danau cantik seperti louise, dan Moraine gimana kalian tertarik ?"
"kalau ok, kita main dan nginap di sana, sambil menunggu kabar dari Sophie."
"Sekarang sedang musim panas, ini cuaca paling cocok untuk wisata di sana."
__ADS_1
Lu Sun memandang Xue Yen menunggu persetujuan nya, karena bila Xue Yen tidak bersedia.
Lu Sun tidak akan bersedia pergi kesana,
Dia akan berusaha sebisa mungkin menyenangkan Xue Yen agar cepat pulih.
Saat ini Lu Sun cuma punya dua tujuan satu membantu Xue Yen pulih .
Dua secepatnya melenyapkan monster itu, yang selalu membuatnya tidak bisa tenang.
Lu Sun sangat khawatir semakin lama monster itu berkeliaran menyerap hawa kehidupan, dia akan semakin kuat dan sulit di musnahkan.
Xue Yen tersenyum dan mengangguk, dia berpikir selama di Canada dia tidak punya banyak waktu jalan-jalan.
Kini mumpung ada waktu dan di temani oleh Lu Sun, kenapa tidak menerima usulan Giok Lan yang menyenangkan.
Mendapatkan anggukan Xue Yen Lu Sun pun ikut mengangguk setuju.
Adalah Giok Lan yang bersorak kegirangan seperti anak kecil memenangkan lotere.
Lu Sun dan Xue Yen hanya tersenyum menanggapi gaya Giok Lan yang lucu.
Giok Lan sambil menyetir memberikan HP nya ke Lu Sun dan berkata,
"Sayang tolong kamu booking Chateau lake Louise Resort, biar kita bertiga nginap di sana saja."
"Cari kamar yang besar bisa muat bertiga, jadi tidak usah pisah-pisah gimana lebih asyik kan ?"
Xue Yen tersenyum dan berkata,
"Atur saja Lan Mei, aku ikut saja."
Lu Sun segera mencari dan membooking kamar, "mau berapa malam ?" tanya Lu Sun sebelum membooking.
3 malam aja, nanti klo ada perubahan mendadak tinggal batalkan saja.
Lu Sun pun menuruti permintaan Giok Lan melakukan pemesanan.
Tak lama kemudian mereka pun sampai di resort tersebut.
Ternyata cuaca di tempat itu sangat dingin, Lu Sun mengeluarkan dua buah jubah kulit harimau raksasa yang pernah di bunuh nya,
Dia sudah jadikan 3 buah jubah buat Ketiga istrinya ini, di dalam gelang masih ada satu jubah lagi buat Ying Ying.
Baik Xue Yen maupun Giok Lan menerimanya dengan senang.
Setelah mengenakan jubah tersebut tubuh mereka menjadi lebih hangat.
Kedatangan mereka yang menggunakan helikopter sempat mengundang perhatian beberapa pengunjung di resort tersebut.
Ditambah dengan jubah kulit harimau asli yang mereka kenakan membuat Xue Yen dan Giok Lan semakin menarik perhatian.
Mereka adalah orang-orang high' class tentu mereka mengenali yang di kenakan Xue Yen dan Giok Lan adalah kulit harimau asli.
__ADS_1
Yang menjadi pertanyaan mereka seberapa besar harimau tersebut, sehingga kulit nya bisa di jadikan jubah tanpa sambungan seperti itu.
Mereka akan lebih kaget bila tahu 3 jubah berasal dari seekor harimau, apalagi sebagian sudah digunakan oleh Jane dan Mei Mei.
Jubah Xue Yen sedikit kedodoran karena kondisi nya saat ini yang masih kurus.
Lu Sun berjalan memasuki resort sambil merangkul pinggang kedua gadis cantik itu.
Orang lain akan menganggap Lu Sun buaya darat yang sedang pamer, padahal Lu Sun sebenarnya sedang menyalurkan energi 9 matahari, untuk menghangatkan tubuh kedua istrinya agar lebih hangat.
Xue Yen yang selalu bersikap dingin dia tidak perduli dengan tatapan orang lain.
Sedangkan Giok Lan dia terlalu menikmati kemesraan yang Lu Sun tunjukkan, sehingga dia tidak terlalu perduli dengan sekitarnya.
Setelah melakukan Cek in, mereka bertiga pun berjalan menuju kamar bookingan mereka yang diantar oleh bell boy Resort.
Masuk kedalam kamar Giok Lan segera menyalakan pemanas suhu ruangan, sedangkan Lu Sun menyalakan api ditungku penghangat diruang tengah.
Untuk mempercepat proses penghangatan suhu ruangan yang masih terasa dingin.
Sambil menunggu suhu ruangan menghangat Lu Sun merangkul kedua istrinya yang meringkuk dalam pelukannya.
Sambil menonton siaran TV yang menayangkan lokasi wisata di sekitar tempat mereka menginap.
Juga menjelaskan semua fasilitas yang di tawarkan oleh Resort tersebut.
Saat suhu ruangan mulai terasa lebih hangat, Lu Sun membawa sisa bakpao isi daging, buatan Xue Yen menghangatkan nya dengan microwave yang tersedia.
Setelah siap dia menyajikan nya untuk kedua istrinya, sedang kan dia sendiri mengalah memakan roti selai kacang buatan nya sendiri tadi pagi.
"Sayang kita makan ke restoran hotel aja yuk ?"
ucap Giok Lan sambil menatap Lu Sun.
Lu Sun mengangguk dan berkata,
"Boleh tapi kita makan ini dulu buat ganjal perut, siapa tahu di restoran rame."
"Dan masakan nya lama , nanti kita bisa kelaparan."
"Kamu kali yang selalu kelaparan.."
ucap Xue Yen sambil tertawa.
Lu Sun hanya menanggapinya dengan tersenyum canggung.
Giok Lan juga ikut tertawa menanggapi godaan Xue Yen.
Xue Yen kemudian berkata dengan serius,
"Aku melihat peralatan masak cukup lengkap, bagaimana bila selesai makan kita lihat-lihat departemen Store nya ?"
"Kita beli beberapa bahan, aku akan memasaknya untuk makan siang kita, jamin Sun ke ke lebih puas makan nya."
__ADS_1