
"Tapi ibu tidak perlu khawatir, suatu hari bila tiba waktunya Lan Lan pasti akan kembali lagi kemari."
ucap Lu Sun menggunakan pesan suara ke Wang Mu Niang Niang.
Wang Mu Niang Niang menatap kearah Lu Sun dengan terkejut, dan langsung membalas dengan pesan suara kembali ke Lu Sun.
"Apa maksud mu Sun er,..?"
Lu Sun tersenyum dan berkata,
"Bila sudah tiba waktunya, semua akan jelas."
"Tidak ada pertemuan tanpa perpisahan, tidak ada pesta yang tidak usai, ini adalah kewajaran di dunia fana sana.."
"Pada akhirnya semua akan kembali ke asalnya, bila hari itu tiba, Lan Lan akan mengerti, Niang Niang tidak perlu khawatir."
ucap Lu Sun kembali mengirimkan pesan suara.
Wang Mu Niang Niang menatap Lu Sun, lalu menganggukkan kepalanya sambil tersenyum lembut penuh pengertian.
Wang Mu Niang Niang melepaskan pelukannya dari Giok Lan dan berkata,
"Kamu berhati-hati lah anak ku, dan Sun er kamu tolong jaga putri ku baik baik ya.."
Lalu Wang Mu Niang Niang menyerahkan sebuah keranjang berisi buah persik Dewa dan berkata,
"Ini sedikit oleh oleh dari ibu, kalian bawalah buat di makan dalam perjalanan.."
Giok Lan mengangguk dan menerima nya.
Lu Sun mengangguk kecil dan berkata,
"terimakasih ibu.."
Giok Lan setelah memberi hormat kepada ayah dan ibunya, dia pun mengikuti Lu Sun meninggalkan kebun buah persik.
Saat mereka berdua tiba di hadapan Ying Ying pun berkata, dengan heran.
"Bukankah buah itu sama dengan buah di taman rahasia kita ya..?"
"Ssst..!"
__ADS_1
"Yang di kebun kita itu ilegal punya, hasil karya guru Sun, tidak boleh ketahuan oleh Wang Mu Niang Niang."
ucap Lu Sun pelan.
Giok Lan dan Ying Ying tertawa sambil menutupi mulut mereka, menanggapi sikap Lu Sun yang seperti pencuri takut ketahuan.
"Ayo kita pulang sekarang.."
ucap Lu Sun sambil menggandeng tangan kedua istrinya.
Lalu mereka pun melesat menggunakan Jin Tou Yun, untuk kembali ke kediaman mereka.
Setelah pulang dari istana langit dan tiba kembali di rumah, Lu Sun kembali mengurung diri di kamar rahasia mendalami ilmu tenaga sakti Wu Ming dan Ilmu Golok Wu Ming.
Ternyata setelah mengikuti petunjuk dari terjemahan Yu Se Thian Cun, ilmu dari guru Wu Ming memiliki kekuatan tak terbatas yang sulit di ukur kekuatan nya.
Lu Sun tidak berani bayangkan, bila dulu ilmu ini di kuasai dengan sempurna oleh Tan Sim Houw.
Bahkan ilmu pedang Siluman Naga Semesta sekalipun, tidak akan sanggup berhadapan dengan ilmu golok ini.
Di samping gembira, di saat bersamaan Lu Sun juga cemas, bila ilmu ciptaan guru Wu Ming begitu dahsyat.
Tentu kemampuan Wu Sin,.adik seperguruannya si.kecapi iblis tidak bisa di buat main main.
Lu Sun akhirnya berhasil menguasainya dengan sempurna, seiring dengan berhasil di kuasainya Wu Ming Sen Kung dengan sempurna.
Kini jurus ke 14 dan ke 15 Ilmu Golok Wu Ming, muncul sendiri tayangan permainan jurus nya yang dilakukan oleh bayangan Wu Ming Lau Jen sendiri di hadapan Lu Sun.
Lu Sun menghabiskan waktu tambahan satu bulan, untuk menguasai dan mendalami inti sari dari kedua jurus tersebut.
Selama Lu Sun mengurung diri di taman selama 4 bulan ini, di luar sana juga terjadi banyak perubahan dan kejadian kejadian tak terduga.
Lu San berumah banyak sekarang sikapnya, selain dia lebih serius belajar di sekolah, setiap pulang sekolah, dia pun ikut mengurung diri di taman.
Seperti saat ini Lu San terlihat bolak-balik berlatih ilmu 9 matahari yang mentok di.level 10, tidak bisa melangkah maju ke level berikutnya.
Di karena kan bakatnya yang terbatas, Lu San tidak mampu untuk melakukan terobosan ke level berikutnya.
Tapi anak itu pantang menyerah, dia secara diam-diam juga mempelajari ilmu 9 bulan yang saling bertentangan dengan ilmu 9 matahari.
Sehingga kini ada dua tenaga liar yang saling bertentangan di dalam tubuhnya.
__ADS_1
Lu San terlihat sangat tersiksa, wajahnya sebentar merah sebentar biru.
Keringat sebesar jagung, membasahi wajahnya, dia beberapa kali meringis kesakitan.
Darah segar mulai merembes dari ujung bibir nya.
Lu San memilih tempat berlatih yang jauh dari nenek Lu dan Lu Sun, agar tidak ada yang mencegah maupun menganggu dirinya saat berlatih.
Sehingga saat terjadi kejadian seperti ini, di mana dia hampir tersesat dalam latihan, baik Lu Sun maupun Nenek Lu tidak ada yang menyadarinya.
Lu San dengan tangan gemetar, menelan 3 buah Bodhi darah sekaligus.
Dia berpikir kalau gagal lebih baik mati, dia tidak Sudi hidup di bawah bayang-bayang Afei adik angkatnya.
Setelah menelan sebuah buah Bodhi darah, sebenarnya tubuh' San er sudah bergolak hebat kedua kekuatan panas dingin di dalam tubuhnya bergerak semakin liar tak terkendali.
Tapi dia kembali menyusulnya dengan buah kedua dan ketiga, setelah itu dia baru mencoba menggunakan ilmu Im Yang Sen Kung yang belum berhasil dia kuasai dengan baik
Mencoba dan berusaha mengendalikan kedua tenaga yang terus bergolak hebat di dalam tubuhnya.
Beberapa kali, dia terguling diatas tanah karena tidak kuat menahan kedua kekuatan dahsyat di dalam tubuhnya.
Tapi dengan tekadnya yang keras dan kuat, meski dengan susah payah akhirnya dia bisa kembali duduk bersila.
Tapi saat tiba di puncak untuk menembus level 10, Lu San sudah tidak kuat lagi bertahan, setelah menyembuhkan darah segar dari mulutnya.
Sepasang matanya pun mendelik keatas dan langsung kehilangan kesadarannya.
Tapi anehnya saat dia pingsan, sebuah aura berwarna kehijauan memancar dari tubuhnya.
Kekuatan yang tak kasat mata itu perlahan-lahan menyelimuti seluruh tubuh Lu San, mengobati semua luka dalamnya.
Juga membuka beberapa aliran darah yang terkunci, untuk meningkatkan bakat San er
Hingga akhirnya San er berhasil menembus ke level 12, aura itu pun kembali masuk kedalam tubuh Lu San.
Saat Lu San sadar dari pingsannya, dia sangat terkejut dan tidak pernah menyangka, dirinya kini berhasil menguasai Im Yang Sen Kung hingga level 12, secara otomatis ilmu 9 bulan dan 9. matahari nya ikut menyusul naik menjadi level 12.
Dengan gembira Lu San melanjutkan mengkonsumsi buah Bodhi darah dan meneruskan latihannya menuju ke level berikutnya.
Setelah berhasil melewati kunci di level 10, kini San er, bisa bergerak dengan cepat melewati satu level demi satu level hingga level 25.
__ADS_1
Sampai di sini latihan San er kembali terhenti, tidak bisa di lanjutkan lagi.