KEMBALINYA SANG LEGENDA

KEMBALINYA SANG LEGENDA
BERDISKUSI DI CAFETARIA


__ADS_3

Kedua gadis itu berpelukan, Nicole langsung menangis dalam pelukan Giok Lan melepaskan semua perasaan tertekan nya selama ini.


Giok Lan berusaha menghiburnya, setelah kondisi Nicole sudah agak tenang.


Dia pun memperhatikan kedua orang yang datang bersama Giok Lan.


dia pun bertanya dan menatap kakak sepupunya dengan heran,


"Mereka berdua ini...?"


"Sambil tersenyum Giok Lan menarik tangan Xue Yen dan Lu Sun berdiri di sisinya dan berkata,


"Kenalkan ini sepupu ku Nicole.."


Kemudian Giok Lan menatap Nicole dan berkata,


"Ini calon suami ku Lu Sun dan ini Xue Yen juga calon istrinya, Sun ke ke."


Nicole menatap Lu Sun dengan terkejut, harus dia akui pria di depannya ini sangat menarik dan tampan, tubuhnya juga mengingatkan Nicole akan pacarnya dulu Charlie.


Tapi Nicole sedikit Ill Feel dengan pria bertubuh tinggi besar, yang mengingatkan dia akan Charlie yang jahat dan brutal.


Apalagi Giok Lan memperkenalkan Lu Sun yang bakal menikahi dua istri, pandangannya menjadi semakin negatif.


Lu Sun dapat merasakan sikap Nicole yang kurang menyukainya, tapi Lu Sun tidak menyalahkan pandangan Nicole.


Wanita mana yang tidak akan memandang negatif kepada pria yang punya banyak istri.


Bahkan dia sendiri juga merasa dia kelewat rakus dalam memiliki pasangan.


Sebagai kesopanan Lu Sun tetap mengulurkan tangannya menyalami Nicole, meski hanya di balas dengan anggukan kecil.


Dan lebih memilih menyalami Xue Yen.


Seolah-olah tidak menganggap kehadiran Lu Sun.


Lu Sun tersenyum canggung menarik kembali tangannya, pura-pura tidak terjadi apa-apa.


Giok Lan menggandeng tangan Lu Sun dan merasa sedikit tidak enak.


Berbeda dengan Lu Sun, Xue Yen yang melihat perlakuan Nicole terhadap Lu Sun, menjadi kurang senang.


Dia menarik kembali tangannya tidak bersedia bersalaman dengan Nicole mengeluarkan tatapan dingin dan sinisnya.


Tentu saja Nicole menjadi keki dan kesal, dia menarik tangan Giok Lan kakak sepupunya, dan berpesan kepada bodyguard nya agar mengusir Lu Sun dan Xue Yen.


Giok Lan menjadi merasa tidak enak, Xue Yen yang mengerti bahasa Inggris langsung menggandeng Lu Sun meninggalkan tempat itu.


Meski Lu Sun tidak mengerti bahasa mereka, tapi melihat suasana dan gerak-gerik orang yang ada di sana.


Dia pun paham kedatangannya tidak di terima,

__ADS_1


dengan sedikit canggung dan tidak enak Lu Sun berkata,


"Lan Mei tidak apa-apa biar kami tunggu di atas saja."


Giok Lan sebenarnya ingin ikut dengan Lu Sun, tapi dia menangkap kode dari Lu Sun agar tetap di sana.


Sehingga akhirnya dia dengan tidak berdaya mengikuti tarikan tangan sepupunya.


Sedangkan Lu Sun dan Xue Yen kembali masuk kedalam lift kembali ke atas.


"Sun ke ke maaf aku membuat suasana jadi rusak."


ucap Xue Yen merasa tidak enak.


Lu Sun memeluknya dan berkata,


"Tidak apa-apa, dalam hal ini memang aku yang salah, membuat kalian berada dalam situasi canggung."


"Tapi ini urusan kita.. dia tidak berhak..."


ucapan Xue Yen terpotong dengan jari Lu Sun yang menutup bibirnya dan berkata,


"Sudahlah tidak perlu di bahas lagi, hal-hal yang hanya akan merusak suasana hati kita."


"Daripada nunggu di atas lebih baik kita cari kantin atau restoran di bawah yuk..?"


ucap Lu Sun .


Xue Yen mengangguk dan berkata,


Mereka berdua pun dengan santai, turun kelantai bawah menuju sebuah cafetaria.


Mencari posisi duduk yang nyaman, memesan dua gelas kopi duduk santai menunggu Giok Lan.


Lu Sun mengirim chat ke Giok Lan, mengabarinya, dia dan Xue Yen menunggunya di cafetaria lantai dua.


Tanpa sengaja Lu Sun melihat siaran TV di mana sedang di berita kan, militer Canada dibantu militer Amerika.


Mulai bergerak menuju Rocky mountain, dan wilayah sekitar Rocky mountain kini telah diisolasi.


Wilayah sekitar Rocky mountain telah ditutup dan di jaga ketat oleh pihak militer.


Lu Sun yang melihat berita tersebut memberi kode agar Xue Yen ikut melihatnya.


Mereka berdua duduk santai minum kopi sambil mendengarkan berita perkembangan perburuan monster tersebut.


Sementara itu Giok Lan yang ikut bersama Nicole di bawa menemui John, di sana juga terlihat paman Giok Lan George Clooney hadir diantara mereka.


Mereka ngobrol santai secara kekeluargaan sambil mendengarkan cerita Nicole dan John soal kemunculan monster tersebut.


Setelah mengumpulkan informasi, dan ngobrol berbasa-basi sebentar, Giok Lan pun meninggalkan tempat tersebut pergi mencari Lu Sun dan Xue Yen.

__ADS_1


Giok Lan akhirnya menemukan kedua orang yang di carinya, ternyata mereka berdua sedang asyik menonton siaran berita di TV.


Giok Lan kemudian ikut duduk menonton di sebelah mereka.


Melihat kedatangan Giok Lan, Lu Sun menghentikan nonton nya dan bertanya,


"Bagaimana sayang informasi apa yang kamu dapatkan dari sepupu mu .?"


Giok Lan sambil tersenyum canggung berkata,


"Sun ke ke, Xue Yen cie cie maafkan sikap adik sepupuku Nicole yang ke kanak-kanakan tadi."


Lu Sun tersenyum dan berkata sambil tertawa,


"Sudahlah lupakan saja, dia gak salah ini murni salah ku yang terlalu play boy.."


"Lagipula budaya saat ini, terutama di daerah barat ini para wanitanya sangat sensitif dan kurang respek dengan pria beristri banyak."


ucap Lu Sun santai.


Xue Yen juga tersenyum dan berkata,


"Santai saja Lan Mei, kita tidak bisa merubah pola pikir orang, yang penting kita nyaman menjalaninya."


"Perduli apa dengan pandangan orang lain.."


Giok Lan mengangguk sambil tersenyum kemudian mulai menceritakan semua, apa yang dilihat dan di ceritakan oleh Nicole dan John kepadanya.


Dari cerita itu Lu Sun menangkap informasi mahluk itu sekarang sedang berusaha menyerap hawa kehidupan orang.


Mungkin dia saat ini sedang berusaha menyembuhkan luka yang dia dapatkan dari Lu Sun.


Lu Sun menyimpulkan dia harus sesegera mungkin membereskan mahluk ini, Sebelum dia menjadi semakin kuat dan sulit ditahlukan.


Lu Sun menatap Giok Lan dan berkata,


"Kini daerah keberadaan mahluk itu di kepung militer, tanpa mendapatkan ijin akses masuk."


"Aku kesulitan untuk mendekati memburu dan menghabisi mahluk itu."


Giok Lan mengangguk kemudian berkata,


"Ayah dulu pernah mengajak ku menghadiri jamuan makan malam di kediaman perdana Mentri Canada."


"Aku sempat berkenalan dan hubungan ku dengan istrinya Sophie cukup baik."


"Bagaimana bila kamu ikut dengan ku menemuinya, siapa tahu lewat perkenalan ini kamu bisa mendapatkan akses bebas keluar masuk daerah isolasi tersebut."


Lu Sun mengangguk dan berkata,


"Kelihatannya memang hanya bisa mencoba menempuh jalan itu."

__ADS_1


"Bila tidak berhasil terpaksa aku akan mencoba dengan cara ku sendiri yang jauh dari legal."


ucap Lu Sun sambil tersenyum.


__ADS_2