KEMBALINYA SANG LEGENDA

KEMBALINYA SANG LEGENDA
HARI PEMBALASAN


__ADS_3

"Siap bos .."


jawab Viktor cepat.


Peter, kakek Huang kalian sudah siap..? mari kita berangkat sekarang.."


"Baik Bos.."


Siap tuan muda.."


Jawab Peter dan kakek Huang cepat sambil berdiri dari kursi sofa.


"Mari kita berangkat sekarang."


ucap Lu Sun sambil memimpin berjalan didepan.


Peter Ho dan kakek Huang mengikutinya di belakang.


Seperti nenek Lu, kakek Huang kini terlihat jauh lebih muda dari usianya yang sebenarnya.


Dia juga terlihat sangat sehat bugar dan lincah, seperti kembali muda lagi.


Setelah masuk kedalam mobil Wrangler Lu Sun mengeluarkan 3 set pakaian pasukan Naga Hitam dari dalam gelangnya.


"Ini kalian pakai, baju zirah ini bisa membantu menahan senjata tajam, jadi kalian tidak perlu khawatir dengan senjata tajam lawan.."


"Hanya saja peluru kalian tetap harus hati-hati Ilmu 9 matahari kalian belum nembus level 15."


"Kalian belum sanggup menahan peluru, ini buat kalian untuk jaga diri."


ucap Lu Sun menyerahkan 2 pucuk pistol beserta 5 set peluru isi ulang dan 5 buah granat tangan ke Peter Ho dan kakek Huang.


"Wah senjata ini keren benar, bos dapat darimana..?"


Lu Sun tersenyum dan berkata,


"Aku mengambilnya di rumah Lan Lan, saat kami mampir kerumahnya di Amerika sana ."


Lu Sun sendiri juga mulai sibuk mengenakan pakaian kebesarannya sebagai Sang Jendral Naga Hitam yang sudah sangat lama tidak dia gunakan.


Setelah mereka bertiga berpakaian lengkap, sambil tertawa Peter Ho berkata,


"Bos kita seperti mau pergi shooting film saja.."


Lu Sun tersenyum dan berkata,


"Memang sekarang terlihat aneh dan lucu, tapi saat bertempur nanti kamu baru tahu manfaatnya pakaian ini.."


"Ini nanti saat akan beraksi tolong di kenakan, jangan pernah melepas nya, sebelum kita pulang."

__ADS_1


ucap Lu Sun sambil memberikan dua topeng besi berwajah iblis.


Lu Sun sendiri juga ada satu, di samping tempat duduknya.


Setelah melihat Peter dan kakek Huang sudah siap.


Lu Sun pun menjalankan mobilnya meninggalkan kediaman keluarga Lu.


Mobil Lu Sun meluncur dengan kecepatan tinggi ke jalan bebas hambatan.


Saat melihat sebuah papan berwarna hijau bertulisan putih Gunung Qi Xia.


Lu Sun langsung membelok kearah plang tersebut mengambil jalan menuju gunung Qi Xia.


Tidak lama setelah keluar dari jalan bebas hambatan mobil Lu Sun terus meluncur menuju jalan Gunung Qi Xia yang semakin lama jalannya semakin sempit, berkelok-kelok dan terus menanjak keatas.


Setelah sampai di bagian puncak, Lu Sun membelokkan mobilnya memasuki sebuah jalan kecil menuju hutan di pegunungan itu.


Dengan menyusuri jalan tersebut akhirnya Lu Sun menghentikan mobilnya, karena jalan semakin sempit hanya bisa di tempuh seorang pejalan kaki saja.


Lu Sun memarkir mobilnya di dalam hutan rindang, Setelah mengenakan topeng iblis.


Dengan di bantu Peter Ho dan Kakek Huang mereka bertiga menutupi mobil mereka dengan ranting dan dahan-dahan pepohonan.


Setelah selesai mereka bertiga mulai bergerak menuju jalan setapak yang membawa mereka tiba di depan sebuah tebing.


Lu Sun mengikuti cara Ming Dao untuk membuka jalan rahasia agar bisa masuk kedalam laboratorium Ming Dao.


Lu Sun berjalan di depan menjadi pembimbing untuk masuk ketempat rahasia laboratorium Ming Dao yang terletak di dalam gua tersebut.


Akhirnya mereka tiba di depan sebuah pintu besi tebal, tanpa banyak bicara Lu Sun mengeluarkan Senjata Legendaris nya.


Dengan sekali tebas pintu besi yang berat dan tebal itu langsung jebol kedalam, menimpa beberapa petugas jaga di sana.


Lu Sun mengayunkan beberapa kali tombak ditangan nya sebelum beberapa penjaga di sana sempat berteriak.


Kepala mereka langsung terjatuh menggelinding di atas tanah dengan mata terbelalak tak percaya.


Mendengar keributan di bagian depan, beberapa petugas jaga yang memegang senjata laser berseragam seperti manusia robot.


Berlarian dari bagian dalam laboratorium, mereka langsung mengarahkan senjata mereka ke Lu Sun dan menembaki Lu Sun.


Lu Sun memutar tombaknya dengan tangan kiri sebagai perisai yang menangkis serangan laser itu.


Sedangkan tangan kanannya langsung melepaskan pukulan Wu Xiang Cien Fa kearah para penembak itu.


Sinar laser yang berkelebatan menuju arah Lu Sun semua tertangkis oleh putaran tombak Lu Sun.


Sedangkan beberapa orang petugas jaga yang menggunakan senjata laser, dalam sekejap mata telah terkapar tak bergerak.

__ADS_1


Dengan tubuh hampir putus terbelalah dua di bagian pinggang mereka.


Lu Sun terus bergerak kedepan membunuh siapa pun yang ditemuinya di dalam laboratorium tersebut tanpa ampun.


Peter Ho dan kakek Huang hanya mengikuti dari arah belakang melihat aksi bos mereka, yang terlihat sangat dingin sadis.


Mereka tidak menyangka bos mereka yang biasanya begitu sopan dan ramah kini berubah menjadi begitu sadis.


Seolah-olah yang di bunuhnya hanya sekumpulan nyamuk dan lalat.


Saking kagetnya mereka sampai lupa bergerak menyerang, mereka hanya terus mengikuti langkah Lu Sun.


"Kalian berdua kenapa ? enak ya menjadi penonton..?"


tegur Lu Sun sambil terus bergerak menjadi malaikat pencabut nyawa.


Lu Sun juga menyerang fasilitas manusia yang berada di dalam tabung riset.


Semua kaca dipecahkan, manusia yang di dalam tabung di tikam dengan tombak di tangan Lu Sun.


Para penjaga yang seperti tiada habisnya terus berhamburan keluar dari bagian dalam sambil terus menembaki Lu Sun dengan senjata laser mereka.


Tapi semua serangan mereka selalu tertangkis oleh perisai tombak legendaris yang berputar-putar didepan tubuh Lu Sun sebagai perisai.


Sedangkan mereka satu persatu, jatuh keatas tanah bila bukan pinggang terbelah tentu leher putus kepala menggelinding.


Para dokter laboratorium riset yang ketakutan, berhamburan meninggalkan tempat kerja, mereka, berusaha menyelamatkan diri.


Tapi sayangnya mereka terjebak di sana, karena laboratorium riset itu hanya punya satu jalan keluar.


"Bantai dokter-dokter bajingan itu ! jangan ada yang tersisa bisa berbahaya..!"


teriak Lu Sun memberi perintah sambil terus membantai para penjaga yang terus menyerang kearah mereka.


Peter Ho dan kakek Huang yang tidak terbiasa membunuh orang sedikit ragu.


Tapi mereka sadar Lu Sun tidak akan memberikan perintah sembarangan bila tidak penting


Akhirnya mereka mulai melepaskan tembakan kearah para dokter riset itu.


Tembakan membabi buta meletus di mana-mana.


Karena tidak biasa menembak, apalagi korban yang ketakutan itu berhamburan berlari kesana-kemari.


Ada yang tepat sasaran langsung tewas, tapi banyak juga yang terluka , dan masih berusaha bergerak melarikan diri.


Sebagian lagi lolos dan berusaha kabur menyelamatkan diri ke bagian dalam.


Melihat kekacauan itu Lu Sun kini hanya fokus menebaskan tombak dan tangannya dengan Wu Xiang Cien Fa kearah semua orang.

__ADS_1


Sedangkan tembakan kearah dirinya ditahan oleh Im Yang Sen Kung .


__ADS_2