KEMBALINYA SANG LEGENDA

KEMBALINYA SANG LEGENDA
HUBUNGAN MONICA DAN MING DAO


__ADS_3

Pagi itu di sebuah Villa yang sangat mewah yang di kelilingi oleh taman bunga berwarna-warni di sekelilingnya.


Terlihat seorang gadis cantik berdiri di balkon kamarnya, bermandikan cahaya mentari pagi,


Gadis itu hanya mengenakan baju tidur berbahan sutra yang tipis dan lembut membalut tubuhnya yang aduhai.


Wajah nya yang cantik dan bentuk tubuhnya yang aduhai saat tertimpa cahaya matahari pagi.


Membuat nya terlihat sangat mempesona, sayang di wajah gadis itu tidak terlihat bahagia sama sekali.


Wajahnya terlihat sedih dan muram, berkali-kali dia terus menghela nafas panjang.


Seakan-akan dengan menghela nafas panjang itu bisa mengurangi beban pikiran dan beban dihatinya yang menyesakkan dada.


Tiba-tiba dari belakang nya muncul seorang pria bertubuh tinggi besar bertelanjang dada hanya mengenakan sebuah celana pendek tipis.


Pria itu muncul dari dalam kamar yang terletak persis di belakang balkon gadis cantik itu berdiri.


Pria itu maju memeluk pinggang gadis itu yang ramping dari belakang sambil melingkarkan kedua tangannya yang besar dan kekar di sana.


Tubuhnya dia rapatkan pada tubuh gadis itu, seakan-akan ingin menyatukan tubuh mereka berdua menjadi satu.


Dia juga menempelkan pipinya di pipi gadis itu sambil berbisik,


"Sayang kenapa pagi-pagi kamu sudah berdiri di sini seorang diri, ?"


"apa yang mengganggu pikiran mu ?"


"Ceritakan lah pada ku agar tidak jadi beban bagi pikiran mu "


Gadis itu berusaha tersenyum dan berkata,


"Aku tidak apa-apa, ayo kita masuk..."


"Udara di sini sangat dingin kamu tidak berpakaian nanti masuk angin.."


ucap gadis itu lembut.


Lalu dia membalikkan badannya, melingkarkan tangannya di belakang leher pria itu dengan lembut.


Sambil sedikit berjinjit, dia memberikan sebuah ciuman lembut dan mesra di bibir pria itu sambil memejamkan matanya.


Beberapa saat kemudian gadis itu menggandeng pria bertubuh tinggi besar dan kekar itu masuk kedalam kamar.


Ketika pria itu membalikkan badannya mengikuti gadis itu masuk kedalam kamar, bagian punggungnya yang tertimpa sinar matahari.


Terlihat gambar seekor harimau hitam yang sedang memamerkan taringnya.


Gambar itu terlihat sangat hidup, seolah-olah harimau hitam itu ingin keluar dari punggung pria berbadan besar itu.

__ADS_1


"Liong Ke ke, ayo ku temani tidur lagi sebentar.."


ucap gadis itu lembut sambil menarik pria tinggi besar itu mengikutinya berbaring di kasur.


Gadis itu menyusupkan tubuhnya yang kecil di dalam pelukan pria tinggi besar itu.


Gadis itu terlihat dengan manja membelai dada pria tinggi besar itu dengan jari-jarinya yang lentik dan lembut.


Pria itu sesaat memejamkan matanya menikmati belaian lembut gadis itu.


Sambil memejamkan matanya pria itu berkata,


"Sayang kamu belum jawab pertanyaan ku tadi, kalau ada beban pikiran cerita lah.."


"Kita sekarang adalah suami istri, ada suka kita nikmati bersama ada duka tentu akan kita hadapi bersama.."


"Kamu jangan alihkan perhatian ku lagi, ceritakanlah sayang.."


ucap pria itu kembali membuka matanya sedikit menunduk menatap istrinya.


Gadis itu menghela napas panjang Kemudian memutar tubuhnya terlentang menatap langit-langit.


Kepalanya masih berbaring berbantalkan lengan suaminya yang kekar.


"Beberapa hari yang lalu aku pergi menjenguk ibu ku di rumah sakit, kini orang terdekat dalam hidup ku tinggal kamu dan ibu."


"Sedangkan ayah ku kamu kan tahu, ayah ku pergi cepat.."


"Demi mempertahankan posisi ku di keluarga Sun, ibu ku sudah menerima sangat banyak celaan dan hinaan di keluarga ini."


"Makanya aku mendaftar masuk ke kepolisian, agar tidak ada yang berani sembarangan meremehkan kami ibu dan anak lagi.."


"Bahkan demi untuk itu, aku harus mengubur cita-cita ku yang ingin menjadi seorang juru foto pemandangan alam di berbagai belahan dunia ini."


"Bagi ku ibu ku adalah salah satu orang terpenting dalam hidup ku, sama seperti mu sayang.."


"Kalian berdua adalah orang terpenting dalam hidup ku.."


Chin liong Black Panther Tersenyum senang dengan nada bercanda dia berkata,


"Monica aku tidak menyangka ternyata aku begitu penting bagi mu.."


Monica mencemberutkan bibirnya lalu dia memiringkan tubuhnya menghadap suaminya dan berkata,


"Dasar tidak punya hati, kalau kamu bukan orang penting di hati ku, akankah aku memberikan semuanya pada mu."


Chin liong tertawa dan mencium bibir Istrinya yang cemberut dan berkata,


"Ya ya aku yang salah maaf, ayo lanjutkan lagi cerita mu.."

__ADS_1


Monica Tersenyum senang dan dia kembali bercerita.


"Kemarin ibu bercerita pada ku bahwa sebelum dia menikah dengan ayah ku dan melahirkan ku."


"Dia dulu sewaktu gadis pernah bekerja sebagai pembantu di keluarga Ching."


"Karena melihat kecantikan ibu ku, tuan muda Ching yang sebenarnya sudah beristri tapi tidak memiliki anak.."


"Dia memaksa ibu melayaninya hingga ibu ku hamil anaknya.."


"Saat mengetahui ibu hamil anaknya Tuan muda Ching sangat senang dan semakin menyayangi ibu ku.."


"Hal ini di ketahui oleh isterinya, tapi dia memilih diam, hingga ibu ku melahirkan seorang anak laki-laki untuk tuan muda Ching."


"Istrinya pun mulai bereaksi merebut anak itu dari ibu ku, kemudian mengusir ibu ku dari kediaman keluarga Ching."


"Di malam ibu ku terusir dan tidak punya tempat tujuan, duduk ditepi jalan menangis seorang diri, di temani hujan yang sangat lebat."


"Di saat itulah ayah ku muncul menolong ibu ku, dan membawa ibu ku masuk ke keluarga Sun."


"Sebentar.."


potong Chin liong.


"Bukan kah tuan muda Ching sangat menyayangi ibu mu, kenapa dia diam saja saat ibu mu di usir..?"


Monica menghela nafas panjang dan berkata,


"Dia tidak berani bersuara karena takut dengan istrinya yang memiliki kekuasaan lebih besar darinya."


"Seluruh usaha dan kekayaan keluarga Ching adalah karena dukungan dari ayah mertuanya."


J"adi tuan muda Ching sangat takut dengan istrinya."


Chin liong mengangguk dan berkata,


"Lalu.. gimana selanjutnya.."


"Setelah masuk ke keluarga Sun, ayah pun menikahi ibu ku, berkat kerja keras ayah di bantu ibu, keluarga Sun pun berhasil naik ke posisi sekarang ini.."


"Tapi karena kerja terlalu keras, ayah ku pun pergi duluan dalam usia muda."


"Sejak itulah semua kekuasaan jatuh ke tangan kakek dan Paman ku.."


"Hal ini pun kamu sudah tahu, Kemaren ibu meminta ku harus mencari dan melindungi kakak tiriku itu."


"Menurut ibu ku kakak tiri ku itulah Ching Ming Dao..tuan muda keluarga Ching Sekarang."


"Aku tidak bisa menolak permintaan ibu ku, karena ibu sudah berkorban sangat banyak demi melindungi dan membesarkan ku.."

__ADS_1


"Tapi permintaan ibu itulah yang menjadi beban pikiran ku saat ini."


.


__ADS_2