
Setelah pelayan itu pergi Lu Sun baru menatap David dan berkata,
"Vid sebelum aku membantumu mengembalikan Viona ke kamu, aku ingin tahu seberapa banyak kamu mengenal Viona ?"
"Apa dia benar mencintaimu ? mengikuti mereka karena terpaksa ? atau mengikuti mu karena tidak punya pilihan ?"
"Maaf vid bisa jadi kamu hanya di jadikan tempat pelarian, tempat berlindung sementara.?"
"Apakah kamu siap menerima kenyataan bahwa kamu cuma jadi pelarian ?"
"Bila kamu tahu kenyataan itu, kira-kira apa yang ingin kamu lakukan kepada mereka..?"
"Sewaktu di pesta kulihat dia mengikuti Vicky dengan ekspresi biasa saja, tidak terlihat tertekan ataupun terlihat sedih karena terpaksa."
David sedikit tercengang di berondong pertanyaan sebanyak itu secara tiba-tiba oleh Lu Sun.
Selama ini dia hanya tahu menyalahkan dirinya sendiri yang tidak bisa melindungi orang yang di sayangnya.
Dia tidak pernah berpikir apa yang Lu Sun tanyakan barusan.
"Terus terang aku juga kurang tahu Boss, tapi selama kami bersama aku merasa kami saling mengerti rukun dan hidup kami cukup bahagia."
"Sebelum kedua kakak beradik itu muncul dan merebutnya dari ku.."
ucap David terus terang dan apa adanya.
Lu Sun mengangguk dan bertanya kembali,
"Coba kamu ceritakan bagaimana cara mereka merebutnya dari mu ?"
David termenung sebentar kemudian mulai menceritakannya,
"Hari itu ada pelanggan besar kami dari Bei Jing yang datang berkunjung ke Nan Jing."
"Aku di minta atasan ku untuk menjemput dan memberikan pelayanan sales after servis, sambil menawarkan beberapa kontrak baru ke pelanggan tersebut."
"Semua berjalan lancar hingga ada satu kontrak ku yang tertinggal dirumah, untuk menghemat waktu aku meminta Viona tolong bantu antarkan berkas itu untuk ku."
"Ketika Viona datang mengantar berkas itulah, dia bertemu dengan pelanggan ku, yang ternyata adalah Vicky Chu."
"Pria yang telah memperkosa dan menghamili Viona yang merupakan ayah biologis dari Evan anak kami sekarang.."
"Begitu mereka bertemu Viona langsung ketakutan, tanpa berkata apa-apa dia menyerahkan berkas kemudian langsung pulang."
"Saat itu aku hanya merasa aneh dengan sikap Viona, tanpa menyadari bahwa yang duduk di depan ku inilah, biang masalah kehidupan Viona sebelum bertemu dengan ku."
Lu Sun memotong cerita David dan berkata,
"Kenapa kamu bisa tidak tahu pelanggan mu bernama Vicky Chu.?"
__ADS_1
David menghela nafas panjang dan berkata,
"Aku tidak kenal dengan pelanggan ini, dia biasanya di handle atasan ku sendiri."
"Aku hanya tahu dia bernama Richard, aku tidak tahu ternyata nama lengkapnya Richard Vicky Chu.."
David kemudian melanjutkan ceritanya,
"Setelah Viona pulang kami melanjutkan pembicaraan bisnis kami seperti biasa dan berjalan lancar."
"Malamnya Ketika pulang kerumah, Viona baru bercerita pada ku bahwa pelanggan ku tadi adalah Vicky Chu."
"Aku tentu sangat terkejut mendengarnya, tapi aku sebisa mungkin menenangkan Viona agar tidak usah mengingat masa lalu itu lagi."
"Keesokan pagi ketika tiba di kantor, aku langsung di panggil atasan ku yang menugaskan aku berangkat ke Hongkong selama seminggu"
"Aku tidak bisa menolaknya, maka berangkatlah aku ke Malaysia."
"Sepulang dari Malaysia, aku tidak menemukan Viona dan Evan."
"Viona hanya meninggalkan sepucuk surat, yang intinya mengucapkan terimakasih kepada ku yang telah menjaga dan menyayangi mereka berdua."
"Viona meminta ku hidup dengan baik dan melupakannya.."
"Aku sempat menyusul ke Beijing mencarinya, dan aku memang melihat Viona kini kembali bersama Vicky Chu."
"Baiklah Vid kamu tenang saja, aku pasti akan membantumu mengurus hal ini dengan baik."
"Syarat ku cuma dua pertama kamu harus bangkit dan urus departemen pemasaran dengan baik."
"Mengenai produk kita kamu bisa hubungi Jason dan Jasmine, mereka sekarang ku tempatkan mengawasi pabrik."
"Hal kedua apapun pilihan Viona kamu harus terima dengan lapang dada, sekalipun dia memilih meninggalkan mu ku harus ikhlas kan dia."
David mengangguk dan berkata,
"Ya Boss saya akan berusaha.."
Tepat mereka selesai bercerita petugas kebersihan telah kembali untuk mengembalikan kunci ke David.
"Berapa biayanya ?"
tanya David.
"Ooh itu tidak perlu pak, semua sudah di bayar langsung ke kantor.."
ucap petugas tersebut kemudian pamit dari sana.
David melihat kearah Victor, Victor mengangkat tangannya tanda dia tidak tahu.
__ADS_1
Sambil memberi kode dengan bibir matanya yang menunjuk Lu Sun.
David segera melihat ke Lu Sun dan berkata,
"Makasih banyak Boss, jadi merepotkan Boss."
Lu Sun tersenyum dan berkata,
"Santai saja, sekarang giliran mu bereskan nota minum kita, ok ?"
David sambil tertawa mengangguk dia segera memanggil pelayan dan membayarnya lalu mereka kembali ke apartemen David.
Di dalam apartemen David Lu Sun baru menyampaikan rincian tugas buat Victor dan David.
Menjelang sore Lu Sun dan Victor pun meninggalkan apartemen David.
Lu Sun menghabiskan waktu hampir satu bulan mengumpulkan informasi tentang keluarga Chu, baik lewat internet, lewat relasi bisnis sahabat-sahabat nya, maupun detektif yang di sewanya
Tapi data yang di peroleh tidak cukup banyak, karena keluarga ini lebih banyak beroperasi di Bei Jing dan sangat tertutup.
Dari data yang berhasil Lu Sun kumpulkan, dia hanya mengetahui, bisnis terbesar mereka ada di bidang konstruksi bangunan, barang antik, persenjataan militer, kasino dan hotel.
Bagaimana mereka menjalankan bisnisnya, seberapa besar kekuatan mereka Lu Sun tidak berhasil mencari tahu.
Untuk itu Lu Sun memutuskan harus berangkat sendiri ke Bei Jing menyelidikinya.
Untuk mengawasi bisnis nya yang baru di mulai, Lu Sun di bantu oleh Xue Yen yang kini diperbantukan ke perusahaan groups Lu.
Xue Yen ditunjuk oleh Lu Sun sebagai wakil dirinya.
Kebangkitan groups Lu, tentu membuat ke 4 pesaing utamanya merasa terancam.
Tapi mereka tidak berdaya dan tidak berani bertindak gegabah terhadap groups tersebut, karena kini Lu Sun telah kembali memegang perusahaan tersebut.
Lu Sun juga diam-diam sudah menjadi pemegang saham dominan di RS Zhong Da milik Prof Billy Teng mertuanya.
Lu Sun sudah mengembalikan jabatan direktur utama RS Zhong Da ke prof Billy mertuanya.
Lewat Xue Xue Lu Sun sudah mengundang kembali ayah mertuanya itu, untuk mewakili dirinya mengurus RS Zhong Da.
Prof Billy di beri Wewenang penuh untuk mengangkat dan memberhentikan semua orang yang bekerja di RS tersebut.
Bahkan Prof Billy sekarang memiliki wewenang yang jauh lebih besar ketimbang dahulu.
Karena Lu Sun selaku pemegang saham terbesar memberikan dukungan sepenuhnya kepada prof Billy mertuanya itu.
Setelah menstabilkan kondisi perusahaannya yang baru bangkit dan mengambil alih RS Zhong Da.
Lu Sun pun berangkat seorang diri, menggunakan pesawat pribadi Giok Lan yang selalu standby di bandara Nanjing.
__ADS_1