KEMBALINYA SANG LEGENDA

KEMBALINYA SANG LEGENDA
26. Pertandingan Kedua di Babak Kedua: Serangan Mematikan Lain (Berakhir)


__ADS_3

Benua Bawah, Kekaisaran Bawah, Kerajaan Atas, Kota Zong, di bawah Arena Pertarungan Kerajaan Atas.


"30 menit telah berlalu, saat nya untuk Pertandingan Kedua di Babak Kedua di mulai. Kelompok 2 dan Kelompok 3 di harap untuk memasuki Arena Pertarungan, pertandingan akan di lanjutkan sekarang". Setelah 30 menit berlalu, akhirnya pertandingan di lanjutkan kembali.


Terlihat jika Arena Pertarungan sudah di perbaiki sedemikian rupa, walaupun masih ada lubang yang terlihat tapi itu ukurannya tidak besar.


Kelompok 1 yang tadi bertanding juga sudah mulai stabil kondisinya, memang Petugas Medis yang menangani mereka sudah sangat ahli dalam hal mengobati.


Setelah mereka agak mendingan, Su Jin, Kin Shin dan Hu Rong kembali sadar dan harus memilih Sekte, Clan dan Perguruan yang memilihnya.


15 menit yang lalu Kelompok 1 yang sudah sadarkan diri memilih untuk pergi ke Sekte yang berbeda, di banding dengan Clan dan Perguruan di dalam Sekte juga terdapat Perguruan nya sendiri, kalau Clan itu hanya barisan Keluarga saja jadi termasuk tidak efektif jika masuk ke dalam sebuah Clan kecuali Clan Besar.


Seperti pada novel novel lainnya, Sekte di bagi menjadi 3 golongan yaitu Sekte Aliran Putih, Hitam dan Netral.


Tentu saja yang ada di Arena Pertarungan ini semuanya adalah Sekte Aliran Putih dan Netral, walaupun Pemerintah Dunia atau Pemerintah Pusat yang memberi aturan agar diskriminasi di hilangkan, namun Dunia ini luas jadi pasti akan ada diskriminasi lain ketika diskriminasi di tempat itu sudah hilang.


Walau begitu, Pemerintah Pusat masih memberi peluang bagi Sekte Aliran Hitam untuk mengikuti Turnamen Pemerintah Dunia, hal ini sudah terjadi sejak Turnamen ini di buat saat pertama kali.


Pemerintah Dunia memang bermusuhan dengan Sekte Aliran Hitam karena mereka cikal bakal dari Iblis di Dunia ini, namun alasan dari itu semua adalah karena Sekte Aliran Hitam hanya menjadi bahan latihan bagi Sekte Aliran Putih dan Netral jika peperangan terjadi antar Aliran Hitam dan Putih.


*Kembali ke Cerit**a*.


Su Jin memutuskan untuk pergi ke Sekte Awan Suci, yaitu Sekte Aliran Netral. Kin Shin sendiri masuk ke dalam Sekte Harimau Putih, termasuk Sekte Besar Aliran Putih di Kerajaan Atas. Sementara Hu Rong, memutuskan untuk pergi ke Sekte Teratai Emas yang termasuk salah satu Sekte Besar Aliran Netral yang ada di Kerajaan Atas.


Mereka sudah di pilih oleh banyak Sekte, Clan dan Perguruan. Namun mereka memutuskan untuk pergi ke Sekte yang mereka pilih, karena itu yang mereka mau.


Sekte yang mereka pilih juga membuka pintu masuk untuk mereka, karena otomatis mereka akan belajar dan berkultivasi di dalam Sekte mereka, ketiga Sekte tersebut yakin bahwa nanti di Turnamen Pemerintah Dunia pilihan mereka saat ini sudah sangat tepat.


Kelompok 1 pun membubarkan diri, dengan perintah dari Hong Fang sang Juri Utama akhirnya Kelompok 1 di izinkan untuk pergi menuju Sekte yang mereka pilih, Hong Fang merasa senang karena Kelompok 1 masih ada yang memperhatikan walaupun mereka kalah dalam 1 jurus namun kekuatan mereka sebelumnya masih bisa di kembangkan jika mereka ada di dalam Sekte yang bagus.


Kembali ke Waktu Saat ini.


Kedua kelompok sudah saling berhadapan di atas Arena Pertarungan, Hong Fang sang Juri Utama juga sudah berdiri siap untuk mengumumkan akan di mulainya Pertarungan Kedua di Babak Kedua ini.


"Kalian sudah tau aturannya kan? Tak perlu aku jelaskan kembali, maka dari itu... Pertarungan Kedua Babak Kedua, DIMULAI!!". Dengan tegas, Hong Fang menyerukan suara lantang atas di mulainya pertarungan ini.


Para penonton mulai bergemuruh untuk menyaksikan pertarungan kali ini, mereka yakin akan terjadi hal yang menarik daripada pertarungan sebelumnya.


"Si Cepat, aku mendukungmu...".


"Yu Kong, tunjukan Naga Api mu itu...".


"Kin Xin, aku menunggu Petir Kirin mu..".


Dukungan demi dukungan di berikan para penonton untuk jagoan nya masing masing, saat ini para penonton memfokuskan perhatian mereka pada Kin Xin, Shen Long dan Qin Liang, karena mereka Kuda Hitam saat ini.


Sebelumnya yang mereka jagokan adalah Su Jin dan Yu Kong saja karena itu yang para penonton ketahui, namun saat ini keadaan berbeda para peserta di babak pertama sebelumnya sudah menunjukkan kebolehannya masing masing, jadi paling tidak para penonton sudah mengetahui siapa yang kuat dan yang lebih lemah.


Di Arena Pertarungan.


"Sesuai rencana awal kan?". Tanya Xiao Na pada kedua kelompoknya.

__ADS_1


"Baiklah, namun nanti ketika ada kesempatan aku dan Qin Liang punya rencana yang berbeda". Jawab Shen Long.


"Apa yang kalian rencanakan? Kalian tak memberitahuku". Kata Xiao Na dengan curiga.


"Kau tak perlu tau dan ikut campur nanti, Xiao Na". Jawab Qin Liang bersiap untuk memanggil para golemnya.


"Elemen Tanah: Golem Tanah!!". Qin Liang membuat Golem nya dari Elemen Tanah dalam beberapa detik, sekitar 3 golem tanah di buatnya dengan tinggi sekitar 3 meter an, setelah dia membuat golem itu dia langsung bergerak maju ke arah lawannya dengan ketiga golemnya, Shen Long juga bergerak maju dalam kecepatan nya di Petir Merah.


"Hei kalian, jawab dulu pertanyaanku!! Apa yang kalian rencanakan tanpa sepengetahuanku?!". Teriak Xiao Na, yang tak di jawab oleh kedua kelompoknya.


Di arah yang berlawanan, Kelompok 2 sudah siap untuk mengalahkan Kelompok 3. Namun Tenaga Dalam mereka masih belum pulih sepenuhnya, Yu Kong hanya memulihkan 80% kekuatannya, Xu Yui memulihkan sekitar 75% kekuatannya dan Kin Xin masih 65% dari kekuatan penuhnya.


"Kalian siap?? Maju...". Kin Xin melihat ketiga golem milik Qin Liang hampir sampai di zona nyaman kelompok 2, dia memerintahkan kelompoknya untuk maju menyerang.


"Elemen Api: Nafas Naga Api!!". Xu Yui mulai menyemburkan Api dari mulutnya.


"Elemen Api: Tinju Naga Api!!". Yu Kong melapisi tangannya dengan api yang membentuk kepala naga.


"Elemen Petir: Harimau Petir!!". Kin Xin menggabungkan kedua tangannya yang di percikki oleh Petir hingga keluar sosok berbentuk Harimau dengan Petir Biru Gelapnya.


Ketiga serangan ini di arahkan ke 3 golem yang hampir mencapai posisi mereka, "Duarr.....". Dengan bunyi ledakan yang keras, ketiga jurus itu berhasil menghancurkan ketiga golem yang ada di hadapan mereka.


Namun kejadian tak terduga datang dari belakang mereka, "Elemen Petir: Ular Maut!!". Tiba tiba dari arah belakang mereka, Ular Petir berwarna Merah menjalar dengan cepat ke arah mereka.


"Sial! Menghindar!!". Panik Kin Xin.


"Aaarrgh....". Karena reflek yang sedikit telat, Yu Kong tak bisa menghindari serangan tersebut. Sedangkan Kin Xin dan Xu Yui besik nya memiliki Elemen Petir jadi mereka sangat lincah, mereka berhasil menghindar dari serangan tersebut.


"Kau...". Terlihat darah segar dari sudut bibirnya mengalir, Yu Kong merasa geram karena di serang dari belakang.


"Hei kau, jangan bertindak seperti pengecut!!". Kin Xin merasa marah, karena serangan tak terduga ini.


"Fokuskan dirimu ke musuhmu, kawan!". Serangan tiba tiba juga terjadi saat ini, dari arah belakang dari Kin Xin, Qin Liang muncul secara langsung sambil menusukan pedangnya ke jantung Kin Xin, namun karena reflek yang cepat jadi Kin Xin bisa menghindarinya dengan mudah.


"Sial, kalian memang ******** tak tau malu! Beraninya menyerang dari belakang!!". Kin Xin merasa sangat kesal saat ini.


"Apa kau tak ingat dengan aturannya? Ini adalah pertarungan hidup dan mati, jadi kau terluka, hidup atau mati pun tidak masalah di sini". Jawab Shen Long dengan dingin.


"Jika ini adalah perang, maka kau akan langsung tewas dalam 1 serangan, jadi pahamilah posisi mu sekarang". Kata Qin Liang, dia sering ikut dalam pelatihan di Istana Kerajaan Atas bersama ayahnya yang termasuk Tangan Kanan dari Raja Kerajaan Atas.


"Cih! Yu Kong, lebih baik kau menyerah saja dulu biar sisanya kami yang urus!!". Kin Xin berdecak kesal, dia menyuruh Yu Kong untuk menyerah agar tak menghambat nya saat bertarung.


Yu Kong akhirnya menyerah saat itu juga, Hong Fang menghentikan pertarungan untuk sementara waktu agar Petugas Medis bisa membawa Yu Kong yang terluka keluar dari Arena Pertarungan, pertandingan di lanjutkan saat Yu Kong keluar dari Arena.


"Baiklah, mungkin sekarang saatnya Shen Long!!". Kata Qin Liang.


"Yah, ini saat nya!!". Jawab Shen Long dengan Nafsu Membunuhnya.


"Hei kalian berdua, sudahlah hentikan rahasia ini!! Aku belum menyerang dari tadi, aku ingin bertarung!!". Xiao Na tak mengerti rahasia antara kedua kelompoknya itu, dia merasa frustasi karena belum sempat menyerang seakan dia tak di anggap.


"Xiao Na, kau sangat berisik! Diamlah!". Tegas Shen Long, dia menatap Xiao Na dengan mata seorang pembunuh, itu adalah tatapan Nafsu Membunuh.

__ADS_1


Xiao Na tersentak kaget atas tindakan Shen Long yang tiba tiba menggertak nya, Xiao Na langsung diam saat ini juga dia tak akan mengganggu rencana rahasia Shen Long dan Qin Liang.


"Baiklah, aku mulai"


"Elemen Tanah: Golem Tanah Absolut!!". Berbeda dengan golem tanah yang tadi, saat ini Golem tanah yang muncul hanya 1 dengan tinggi sekitar 5 meter, namun yang lebih mengejutkan lagi adalah Golem itu di lapisi dan di isi dengan Tenaga Dalam dari Qin Liang, itu menambah keras dan tahan nya golem tanah tersebut.


Setelah golem tanah itu jadi 100%, dia langsung di perintahkan untuk menyerang kedua musuh yang tersisa.


Guncangan tanah dan bunyi "Dem.. dem.. dem..". Menambah kesan bahwa Golem tersebut sangat berat dan keras, golem itu sudah menyerang dua musuh di hadapannya sekarang.


Di sisi lain Kin Xin dan Xu Yui berusaha untuk menghindari serangan dari Golem tersebut, namun saat keduanya masih berurusan dengan golem itu, awan tiba tiba menunjukan warna hitam pekat.


"Apa yang terjadi?". Tanya Xu Yui.


"Ini kan...". Kin Xin terkejut dengan perubahan alam yang terjadi saat ini, ketika dia melihat Shen Long rasa terkejutnya menambah.


"Sial!! Hindari golem itu dan kita berpencar ke lain sisi, jika ada serangan berusahalah untuk menghindarinya!!". Pesan Kin Xin saat dia berhasil menghindar dari serangan golem itu dan langsung melarikan diri ke sudut Arena Pertarungan, begitu juga dengan Xu Yui.


'Sial kenapa dia bisa menggunakan jurusku yang barusan? Naga Halilintar, Kirin. Itu adalah jurus turun temurun dari keluargaku, jarang ada orang yang meniru jurus itu. Namun dia....'. Saat ini Kin Xin berfokus hanya pada Shen Long, sekarang dia mewaspadai Shen Long.


"Elemen Petir: Hujan Halilintar, Kirin!!". Shen Long menatap sinis pada Kin Xin saat dia mengucapkan jurus yang berbeda dari yang di pikirkan oleh Kin Xin, itu membuat Kin Xin merasa frustasi dan tak bisa berkata kata.


"Sialan, aku tertipu!! Xu Yui, berhati hatilah!!". Teriak Kin Xin.


Saat ini dari arah awan yang hitam pekat itu, tiba tiba berwarna Kuning Keemasan, itu adalah Petir dari Ketua Long.


Awan tersebut menjadi mendung dan hujan pun turun, berbarengan dengan itu kilatan demi kilatan juga menghantam ke Arena Pertarungan, Petugas lagi lagi sampai membuat pelindung untuk melindungi para penonton.


Di selingi hujan dan kilatan petir, sosok Naga Kuning Keemasan muncul di balik awan tersebut, naga itu ukurannya lebih kecil dari jurus milik Kin Xin sebelumnya, namun yang berbeda adalah Naga Kuning Keemasan tersebut berjumlah 10 ekor.


"Turunlah!!". Dengan ayunan tangan Shen Long, ke 10 Naga tersebut turun dalam kecepatan yang menakutkan, walaupun Kin Xin dan Xu Yui berhasil menghindari beberapa naga, namun mereka pada akhirnya terkena kilatan kecil petir itu dan akhirnya mereka tersambar oleh Naga Kuning Keemasan tersebut.


"Dzzzt....", "Duwaar......". 10 Lubang dalam ukuran kecil namun sangat dalam terlihat saat ini, di antara ke 10 lubang tersebut ada 2 lubang yang terisi dengan 2 manusia yang sudah gosong, namun mereka berdua masih bernafas.


"Yap, selesai sudah pertarungan kali ini!! Pemenangnya adalah Kelompok 3!!". Hong Fang yang melihat parahnya kerusakan pada Arena Pertarungan menghentikan pertandingan kali ini, dia tak ingin Arena Pertarungan rusak lebih parah lagi.


Para penonton masih terkejut dengan apa yang di lihatnya saat ini, mereka tak percaya Kelompok 3 bisa mengalahkan Kelompok 2 hanya dalam waktu 20 menit saja.


Di sisi lain, kemampuan yang di perlihatkan oleh Shen Long menjadi daya tarik banyak Wakil dari Sekte, Clan dan Perguruan, mereka memerhatikan Shen Long saat ini.


Di Ruang VIP milik Perguruan Berbintang sendiri Pria Bertopeng yang merekrut Shen Long tersenyum sinis, dia tak habis pikir jika anak didik yang baru masuk di Perguruan nya adalah orang yang berbakat dan kuat.


"Baiklah, Petugas Medis harap beri pertolongan pada kedua peserta yang kalah saat ini! Petugas lain perbaiki Arena Pertarungan!!"


"Dan untuk kalian bertiga, kalian bisa menunggu sambil beristirahat selama 30 menit lagi untuk babak selanjutnya, kami akan memperbaiki Arena Pertarungan dengan cepat". Kata Hong Fang sang Juri Utama, dia memerintahkan Petugas yang bertugas untuk menjalani tugasnya, dia juga memberi pengumuman untuk beristirahat 30 menit lagi.


Qin Liang, Shen Long dan Xiao Na akhirnya turun dari atas Arena Pertarungan untuk beristirahat, saat mereka turun dari tangga sorakan dan tepuk tangan dari para penonton mulai terdengar.


"Hebat sekali, Hujan Petir mu Si Cepat...".


"Si Cepat, kau sangat tangguh...".

__ADS_1


Pujian demi pujian di lontarkan para penonton untuk Shen Long, mereka melihat pertarungan yang sangat menarik barusan, Shen Long hanya melambaikan tangannya sebagai ucapan rasa terima kasih atas dukungannya.


__ADS_2