
Fei Lung menyerang Lu San dari 10 arah, setiap bayangan menyerang 10 titik vital di tubuh Lu San dengan gerakan berbeda-beda.
Lu San seperti menghadapi 10 orang yang sedang mengeroyoknya.
Setiap bayangan itu tidak bisa di abaikan karena serangan mereka semua tercipta dari Chi pedang yang bisa melukai target sasaran.
Tapi Lu San menghadapi nya dengan tenang dia merubah pedangnya menjadi tarian badai matahari yang melapisi seluruh tubuhnya.
Sehingga kemanapun serangan tersebut datang serangan tersebut pasti akan membentur pedang Lu San yang berputaran disekitar tubuhnya.
Semakin kuat serangan lawan semakin cepat putaran pedang cahaya Lu San, berputar-putar mengelilingi tubuhnya.
Kedua orang itu dalam sekejap lenyap dalam dua gulungan sinar keemasan yang saling berbelit.
Dan menghanguskan apapun yang di lewati oleh pedang mereka yang yang memancarkan hawa panas yang sangat ekstrim.
Sambil bertempur dengan Fei Lung, Lu San diam diam terus memperhatikan kearah gerbang rumah dan pesawat helikopter canggih itu.
Sesuai dugaan Lu San, tidak lama kemudian terlihat sekelompok orang bertato.
Mengawal dua orang pria bertubuh pendek, yang satu adalah Hitoshi sedangkan yang lainnya, Lu San yakin itu pasti si Takeshi.
Lu San sengaja membiarkan pesawat mereka mengudara, saat tiba di posisi yang cukup tinggi Lu San baru mengalihkan serangan Fei Lung.
Dia gunakan untuk menyerang ekor dan baling baling diatasi pesawat helikopter itu.
Begitu terkena serangan tersebut pesawat helikopter itu langsung oleng kehilangan kendali meluncur ke bawah tanpa terkendali.
Tapi dua orang itu dengan cerdik melompat dari pesawat helikopter yang oleng.
Sebelum helikopter tersebut jatuh keatas tanah dan meledak.
Kemudian mereka berdua mencoba mendarat kebawah dengan selamat menggunakan parasut.
Tapi parasut mereka di robek oleh Lu San dengan Wu Xiang Cien Chi.
Sehingga tubuh mereka berdua berputaran meluncur deras keatas tanah.
Hitoshi langsung tewas dengan kepala pecah, tapi Takeshi yang menerima sedikit bimbingan ilmu beladiri dari Wu Sin.
Dia masih berhasil mendarat dengan selamat, sambil membuang tubuhnya bergulingan diatas tanah.
__ADS_1
Dia hanya mengalami sedikit keseleo di lengannya saja.
Akibat mengincar parasut kedua orang itu, Lu San harus membayarnya dengan dua luka Tebasan di dada dan punggungnya.
Tapi hanya baju Lu San saja yang robek tubuhnya tetap utuh, karena tubuhnya di lindungi Cing Kang Pu Huai Ce Sen.
Fei Lung cukup terkejut, saat melihat tebasan nya sewaktu membentur tubuh Lu San menimbulkan percikan bunga api.
Tadinya dia berpikir Lu San menggunakan baju zirah khusus didalam pakaiannya.
Tapi ternyata tidak, Lu San ternyata tidak mengenakan baju perisai apapun di tubuhnya.
Hali ini membuat Fei Lung semakin terkejut dan berhati-hati dalam melancarkan serangannya.
Takeshi yang selamat langsung di tolong oleh para pengawalnya yang membawanya menjauhi arena pertempuran Lu San dan Fei Lung.
Baik Lu San maupun Fei Lung, mereka sama-sama saling serang sambil melayang di udara.
Fei Lung mencoba menggunakan ilmu ilusi mempengaruhi pikiran Lu San, lewat dirinya yang bercampur dengan bayangan nya sendiri saat sedang menyerang.
Tapi Lu San yang mengaktifkan mata langit miliknya, dia dengan sangat jelas, bisa melihat di mana tubuh sejati Fei Lung berada.
Sehingga Lu San selalu bisa melakukan serangan terbaik untuk menghentikan pengembangan ilmu pedang Fei Lung dalam melakukan serangan tersembunyi.
Dia sendiri selagi Lu San sedang sibuk, dia diam diam mengoleskan racun bunga 5 warna pada belati pendek nya..
Fei Lung menyiapkan belati itu khusus untuk melukai Lu San bila ada kesempatan.
Fei Lung mengimbangi pedangnya, dia bergerak menyerang Lu San dengan semua ilmu pukulan jarak dekat yang mengeluarkan sinar hijau yang bisa meledak kan targetnya bila terkena pukulan tersebut.
Lu San memadukkan Im Yang Sen Kung, langkah ajaib dan Qian Kun Ta Lo Ih Sin Fa.
Untuk meladeni tekanan yang di lakukan oleh Fei Lung, sesekali Lu San akan melepaskan pukulan Tapak Naga Siluman Semesta.
Menyambut keras lawan pukulan Cahaya hijau Fei Lung.
Setiap Tapak dan tinju mereka berdua berbenturan baik Fei Lung maupun Lu San akan sama sama terpental mundur.
Ini menunjukkan bahwa kekuatan mereka berdua cukup berimbang.
Setelah melakukan pertempuran jarak dekat Fei Lung menjadi lebih terdesak.
__ADS_1
Karena Lu Fan memiliki variasi ilmu yang sangat banyak dan aneh-aneh seperti Xi Xing Ta Fa, Wu Xiang Sen Kung, juga ilmu serangan kaki di atas tangan di bawah.
Semua ini membuat Fei Lung sedikit bingung dan perlu waktu untuk menyesuaikan diri.
Untungnya Fei Lung memiliki ilmu kabut asap dan totokkan yang mampu mendeteksi dan melumpuhkan daya sedot Xi Xing Ta Fa milik Lu San.
Berkat beberapa ilmu unik yang dia miliki Fei Lung masih bisa meloloskan diri dan melayani serangan Lu San dengan cukup baik.
Tai bila di teruskan dalam jangka waktu panjang Fei Lung pasti akan kalah.
Karena Fei Lung di paksa oleh Lu San hanya bisa bertahan tidak mampu membalas menyerang.
Setelah beberapa waktu berlalu, Fei Lung tiba tiba bentuk tubuhnya mengalami perubahan.
Tangannya menjadi 6 kepalanya menjadi 3, sedikit mirip dengan ilmu perubahan bentuk Pa Sha.
Tapi yang Fei Lung jelas jauh lebih dahsyat dan berbahaya,.dia bisa bergerak lincah menempel pada Lu San memberikan serangan balasan dari enam arah.
Bahkan 3 kepalanya bisa memanjangkan lehernya untuk melakukan serangan menggigit leher lawan secara tiba-tiba.
Dua tangan melawan 6 tangan kini berbalik Lu San yang terdesak hebat oleh Fei Lung.
Tubuh Lu San beberapa kali terkena pukulan cahaya hijau, tai berkat kekebalannya.
Lu San hanya terdorong mundur saja, tanpa mengalami luka apapun.
Lu San berulang kali mencari akal mengambil jarak, untuk melanjutkan dengan pertempuran jarak jauh.
Tapi Fei Lung tidak mengijinkannya, dia terus menempel dan mencecar Lu San kemanapun dia pergi.
Saat salah satu tangan itu mulai memainkan belati beracun bunga lima warna.
Belati tersebut beberapa kali berhasil melukai tubuh Lu San, dan sekali ini kekebalan tubuh Lu San lenyap.
Goresan itu menimbulkan luka cukup mendalam dan sulit merapat kembali.
Darah mulai mengucur dari luka luka di sekujur tubuh Lu San yang terkena goresan belati.
Pertahanan Lu San mulai kacau dan keteteran menghadapi serangan 6 tangan Fei Lung.
Di saat kritis, Lu San kembali mendapatkan pencerahan dari Lu Fan.
__ADS_1
Lu San mengumpankan tubuhnya jadi sasaran serangan Fei Lung, hingga kesempatan tiba.
Lu San tiba tiba melepaskan tebasan pedang cahaya secara mendadak.