
Benua Bawah, Kekaisaran Bawah, Kerajaan Atas, Kota Zong, di dalam Arena Pertarungan Kerajaan Atas, Ruang VIP para Perwakilan.
Banyak dari wakil Sekte, Clan dan Perguruan yang mengunci akan mengambil Yu Zuan untuk di jadikan sekutu, termasuk juga Perguruan Berbintang.
Pria Bertopeng itu tidak ingin ketinggalan kesempatan untuk mendapatkan murid yang kuat, namun di sisi lain dia juga tidak mengharap karena masih banyak sekali perwakilan di sini yang lebih berkuasa dari Perguruan nya.
Namun bukan hanya Yu Zuan saja yang di perhatikan tingkah lakunya, di sini Shen Long dan Qin Liang sudah di atas Arena Pertarungan siap untuk bertukar serangan.
Para perwakilan juga memerhatikan gerak gerik dari kedua peserta tersebut, jika Yu Zuan tidak mereka dapatkan maka antara Shen Long dan Qin Liang harus mereka dapatkan.
Para perwakilan dari Sekte, Clan dan Perguruan tak menyadari bahwa Shen Long sudah bergabung dengan Perguruan Berbintang sebelum Babak Kedua di mulai, jadi otomatis Shen Long nanti akan memilih Perguruan Berbintang.
Qin Liang sendiri belum memilih Sekte, Clan dan Perguruan karena identitas aslinya adalah Keluarga Kerajaan, jadi dia tak akan memilih satupun Perwakilan yang ada di sini nantinya.
Di atas Arena Pertarungan.
"Baiklah, Pertandingan Kedua di Babak Ketiga di MULAI!!". Dengan seruan dari Hong Fang, akhirnya pertandingan di mulai.
Saat ini Shen Long dan Qin Liang saling berhadapan tanpa ada yang memulai duluan, mereka berusaha mencari celah dari bagian masing masing lawannya.
Qin Liang melihat Shen Long sebagai rivalnya sekarang, dia ingin menunjukan kekuatan nya yang sebenarnya.
Shen Long sendiri hanya terdiam tanpa kata, menurutnya semua peserta yang ada di sini hanyalah musuh baginya, memang sekarang ini sulit bagi Wu Shen untuk percaya dengan orang lain.
Walaupun Tingkat Kultivasi mereka sangat jauh berbeda, namun Qin Liang yang memiliki Tingkat Kultivasi lebih tinggi dari Shen Long tidak pernah meremehkan lawan bertarungnya.
Tingkat Kultivasi Qin Liang berada di Tahapan Awal Tingkat Emas Bintang 7, sedangkan Shen Long ada di Tahapan Awal Tingkat Perak Bintang 7, namun yang baru orang lain sadari saat ini adalah ketika Shen Long serius dia akan secara otomatis naik ke Tahapan Awal Tingkat Emas Bintang 1, itu yang di sadari banyak orang sekarang.
"Shen Long, tunjukkan seluruh kemampuanmu. Aku tak ingin melawan orang yang tak menggunakan kemampuan aslinya, kalau tidak sebaiknya kau menyerah saja!!". Kata Qin Liang dia berpendapat.
"Kau belum tentu bisa menerima beberapa serangan dariku, jadi bagaimana aku bisa mengeluarkan semua?". Tanya Shen Long seraya menghina.
"Kau.... Dasar tak tau malu! Harusnya kau menyadari Tingkat Kultivasi kita sangat jauh berbeda, kau lah yang tak akan bisa melukaiku!!". Bantah Qin Liang.
"Ingin mencoba? Majulah...". Remeh Shen Long dengan memanas manasi Qin Liang.
"Dasar kau....". Qin Liang maju dengan menarik pedang nya, dia menyerang Shen Long dengan sangat cepat walaupun dia tak menguasai Elemen Petir.
Seseorang yang menguasai Elemen Tanah setidaknya gerakannya lambat karena harus menerima beban dari Elemen Alaminya, namun Qin Liang berbeda dia dari kecil hingga sekarang selalu belajar bersama Ayahnya yang sebagai Tangan Kanan dari Raja Kerajaan Atas, jadi dari segi manapun Qin Liang tetap bisa.
Serangan demi serangan yang di berikan sangat tajam dan mematikan, Shen Long di sisi lain bisa dengan lihai menghindari serangan tersebut, karena dia memiliki Elemen Petir yang pada dasarnya Elemen Alaminya sangat cepat jika di gunakan untuk fisik.
Serangan dari Qin Liang walaupun sangat tajam dan mematikan, namun jika tak kena lawan akan sangat percuma karena tidak memberikan dampak apapun.
Shen Long tak cuma menghindar saja, saat dia mundur agak jauh ke belakang, dia mengeluarkan Tongkat Tanahnya.
"Elemen Tanah: Tongkat Tanah!!".
"Elemen Petir: Lapisan Petir!!".
Shen Long tak hanya membuat Tongkat dari Elemen Tanah saja, namun dia juga melapisi Tongkat Tanah tersebut dengan Petir warna Kuning Keemasannya, dia sudah serius sekarang Tingkat Kultivasinya saat ini berada di Tahapan Awal Tingkat Emas Bintang 1.
"Seperti itu dong, sekarang aku juga akan mulai serius sedikit". Kata Qin Liang sambil bergerak maju dengan pedangnya.
Shen Long yang sudah memegang Tongkat Tanah berlapis Petir tersebut juga maju dalam kecepatan penuh, dia sengaja bergerak dalam sunyi untuk mengalahkan Qin Liang yang memiliki Elemen Tanah.
__ADS_1
Pergerakan Shen Long saat ini sangat cepat hingga tak terlihat di pandangan para penonton, Qin Liang sendiri masih meraba raba arah angin yang akan datang.
Karena posisinya sebagai Keluarga Kerajaan, jadi Qin Liang sudah pernah berlatih dengan seseorang yang secepat ini, dia di ajari untuk merasakan arah mata angin karena itulah saat lawan yang menggunakan Elemen Petir akan datang atau melintas.
Qin Liang bisa di pastikan tidak akan mempan dengan serangan seperti ini, saat ini dia sedang menutup matanya berusaha untuk merasakan datangnya arah mata angin.
Saat Shen Long berhenti bergerak dan tiba tiba sudah ada di belakang Qin Liang siap menusukkan Tongkat Tanah berlapis Petir tersebut ke jantung lawan, Qin Liang bergerak menghindar dengan melompat ke atas dan menyerang balik Shen Long dengan pedangnya.
Mereka berdua pun beradu serangan, Qin Liang dengan Pedang nya dan Shen Long dengan Tongkat Tanah berlapis Petirnya, serangan tersebut sangat bertenaga karena mereka berdua melapisi senjatanya dengan Tenaga Dalam masing masing.
Getaran, percikan, dentuman dan masih banyak lagi yang terdengar dari serangan mereka berdua, tak ada yang mau melepaskan serangan dari keduanya karena jika itu di lakukan salah satu dari mereka akan terluka parah.
Para penonton terbengong di buatnya, pasalnya pertandingan kali ini sangat menarik dan seru, tidak langsung menggunakan jurus andalannya namun masih dengan pemanasan terlebih dahulu, sebenarnya inilah yang mereka inginkan yaitu sebuah pertandingan yang seru dan lama.
Beberapa menit kemudian, serangan dari kedua peserta tak ada yang mau lepas. Namun seiring bertambahnya waktu, Qin Liang mulai unggul dalam serangan kali ini karena bagaimanapun Shen Long hanya mengeluarkan sedikit dari kemampuan aslinya.
'Sial, aku mulai tersudut!!'. Shen Long berdecak kesal karena Qin Liang mulai menyudutkannya.
"Sudah kubilang, tunjukkan kemampuanmu yang sebenarnya!!". Sambil menyerang, Qin Liang memberi saran pada Shen Long.
"Sudah kubilang juga, kau takkan mampu menang dalam 2 jurus melawan ku jika itu terjadi!!". Remeh Shen Long.
"Dasar, kau sungguh sombong!!". Kata Qin Liang dengan geram, dia menambah kecepatan dan tenaga di dalam serangannya, Shen Long yang merasa bahwa serangannya tak berarti bergerak cepat untuk mundur ke belakang.
Cukup jauh juga Shen Long mundur, dia tak ingin terkena serangan beruntun dari Qin Liang, posisi nya saat ini tertekan karena tenaga yang Qin Liang keluarkan sangat menguras tenaga nya.
Bagaimanapun juga, Shen Long memiliki Tenaga Dalam yang minim akibat dia mengunci Dantiannya yang tak hingga, alasannya agar tak ada orang yang curiga terhadapnya, namun akibatnya adalah yang terjadi saat ini.
Shen Long lemah akan stamina nya yang terus berkurang karena selalu menggunakan Tenaga Dalam nya, di sisi lain karena ketahanan yang cukup kuat Qin Liang tidak mempermasalahkan tentang Tenaga Dalamnya walaupun tidak banyak namun fisiknya sudah terlatih.
"Inikah saatnya? Kau ternyata sangat lemah, Shen Long". Ejek Qin Liang.
"Elemen Tanah: Zirah Tanah!!". Qin Liang membuat zirah dari tanah yang menutupi seluruh badan dan kepalanya, zirah tersebut seperti ksatria yang sangat mengintimidasi lawannya, itu juga cukup keras.
Shen Long yang melihat pemandangan di depannya hanya terdiam, dia berusaha mengeluarkan sedikit demi sedikit Tenaga Dalamnya dari Dantian yang dia kunci, mungkin hanya sedikit saja yang akan dia ambil namun efeknya sangat luar biasa.
Di Ruang VIP, tempat Perguruan Berbintang.
"Apa yang dia lakukan? Kenapa diam saja??". Tanya Chu Ning pada dirinya sendiri.
"Dia mungkin akan segera menyerah, melihat lawannya yang sangat kuat dan kemampuannya jauh di atasnya, aku yakin begitu". Jawab Xuan Hu dengan yakin.
"Kalian berdua salah memikirkan hal seperti itu, dia mencoba untuk menggunakan sesuatu yang ada di dalam dirinya". Kata Pria Bertopeng dengan melihat gerak gerik Shen Long.
"Mencoba menggunakan sesuatu? Maksud guru??". Tanya Chu Ning penasaran.
"Rasakan lah Tingkat Kultivasinya sekarang, kau mungkin akan mengetahuinya". Jawab Pria Bertopeng dengan tenang.
"Dia... Ini tidak mungkin!!". Chu Ning dan Xuan Hu sangat terkejut dengan yang mereka rasakan.
Di atas Arena Pertarungan.
"Apa yang kau lakukan? Kau ingin menyerah??". Kata Qin Liang yang melihat Shen Long hanya terdiam diri saja.
"Menyerah? Tak ada di dalam kamus hidupku yang mengatakan bahwa aku akan menyerah, seharusnya aku yang bertanya, apa kau akan menyerah??". Balas Shen Long dengan mengejek balik Qin Liang.
__ADS_1
"Kau memang sangat menjengkelkan, rasakan ini!!". Ejekan dari Shen Long membuat Qin Liang murka, memang sejatinya Wu Shen sangat ahli dalam hal seperti itu.
'Baiklah, sini lah maju aku akan membuatmu bertekuk lutut dalam sekejap'. Batin Shen Long.
Golem Absolut milik Qin Liang sudah maju menyerang Shen Long, namun seluruh serangan yang di berikan sangat lambat di mata Shen Long.
Qin Liang juga ikut menyerang bersamaan dengan Golem Absolutnya secara bergantian, namun balik lagi karena Elemen Alaminya adalah Tanah jadi secara Alami juga pergerakan sebenarnya sangat lambat di hadapan Shen Long, bahkan jika serangan tersebut memang sangat kuat namun sayangnya tidak bisa mengenai musuh itu memang sangat percuma.
Saat Qin Liang masih menyerang dengan membabi buta karena ejekan dari Shen Long, tanpa di sadarinya Shen Long sebenarnya sudah selesai membuat sesuatu.
Qin Liang berhenti menyerang saat dia menyadari ada sesuatu yang salah pada Alam di sekitar, "Kenapa cuaca di sini selalu berganti?". Gumam Qin Liang.
"Apa kau tak menyadari sesuatu yang beda dari Alam ini?". Tanya Shen Long.
"Apa maksudmu?". Tanya balik Qin Liang, dia tak mengerti yang di maksud dengan perkataan Shen Long.
"Lihatlah ke atas langit!!". Kata Shen Long dengan tegas.
"Apa?? Ini kan...". Qin Liang melihat Awan Hitam Pekat sekali lagi, dia juga menyadari bahwa ada kilatan Merah dan Kuning Keemasan di balik Awan tersebut.
Qin Liang juga sadar akan perubahan yang Shen Long alami, "Bukannya tadi kau ada di Tingkat Emas Bintang 1? Kenapa sekarang kau ada di Tingkat Emas Bintang 5??". Tanya Qin Liang dengan suara yang gemetar.
Walaupun terpaut 2 Bintang di bawahnya, tapi Qin Liang sadar dengan jurus yang akan Shen Long gunakan saat ini.
"Elemen Petir: Bencana Halilintar, Tornado Petir!!". Seru lantang Shen Long.
Berbeda dengan Yu Zuan yang menggunakan Bencana Halilintar, Kirin. Shen Long menggunakan gabungan dari Bencana Halilintar dari Yu Zuan dan Tornado Hitam milik Xiao Na, setiap kali Shen Long melihat hal yang baru dia akan menggunakan hal baru tersebut sebagai percobaannya.
"Sial!! Aku tertipu!!". Qin Liang yang sudah di tengah Arena Pertarungan segera menyadari kesalahannya.
Saat ini angin sangat kencang, Petir Merah dan Kuning Keemasan satu persatu membentur Arena Pertarungan yang melubangi area tersebut, pusaran angin mulai terbentuk namun itu hanya untuk di isi oleh Petir Merah dan Kuning Keemasan dari Shen Long.
Tornado yang sangat besar dengan pusaran angin di sertai petir terlihat dan sangat mengagumkan, para juri dengan cepat membuat pelindung untuk melindungi para penonton.
"Maju!!". Kata Shen Long dengan sinis.
Terlihat Petir Merah dan Kuning Keemasan menghantar ke arah Qin Liang berdiri beserta Golem Tanahnya, pusaran angin dan petir yang di buatnya juga mengarah ke Qin Liang berdiri.
"Siaalan....!! Elemen Tanah: Pelindung Tanah Absolut!!". Dengan cekatan Qin Liang menggunakan jurus untuk melindungi dirinya sendiri, Golem Absolutnya menghadang arah laju dari Tornado Petir tersebut.
"Duaaar....". Suara ledakan dari Tornado Petir dan Bencana Halilintar terdengar, Golem Absolut yang terkena Tornado Petir menjadi hancur berantakan namun masih bisa melindungi Qin Liang.
Di sisi lain Bencana Halilintar yang mengenai Qin Liang hanya melubangi area atas dari Pelindung Tanah milik Qin Liang, hal itu membuat Qin Liang lega namun serangan tak terhenti di situ.
"Elemen Petir: Naga Halilintar, Kirin!!". Sama seperti Kin Xin yang menggunakan jurus ini, Naga yang terbuat dari petir dan berwarna Kuning Keemasan tiba tiba muncul di atas Awan dan melaju dengan kecepatan penuh ke arah Qin Liang.
Dengan kecepatannya yang dahsyat, Qin Liang tak sempat untuk menghindar dari serangan tersebut, dia juga tak sempat membuat pelindung lagi, alhasil Qin Liang terkena serangan itu.
"Jeeduarr.....". Jurus yang sangat mematikan terlihat kembali saat ini, lubang dalam dan luas pun terlihat saat ini.
Walaupun Shen Long menggunakan Petir Kuning Keemasan, namun demage area yang di hasilkan sangat jauh lebih besar dari Kin Xin.
"Baiklah, sudah cukup sampai di situ. Peserta nomor urut 99, Shen Long kau pemenangnya. Kau akan langsung melaju ke Babak Final, ada waktu 30 menit untuk kau mengisi Tenaga mu kembali. Silahkan turun untuk beristirahat sebentar, biar di sini pihak kami yang urus"
"Petugas Medis, cepat periksa keadaannya!!"
__ADS_1
"Petugas lainnya, cepat perbaiki Arena Pertarungan!!".
Dengan di umumkannya hal tersebut, Shen Long langsung saja turun dari Arena Pertarungan dan mengisi tenaga nya, disisi lain Hong Fang juga memerintah Para Petugasnya untuk memeriksa keadaan Qin Liang dan memperbaiki Arena Pertarungan, serta 30 menit lagi pertandingan Babak Final akan segera di mulai.