KEMBALINYA SANG LEGENDA

KEMBALINYA SANG LEGENDA
DEWI CINTA SUNGAI THAMES


__ADS_3

Nanti saat sampai dirumah aku akan bikinkan untuk mu, sabar ya.."


Lu San mengangguk senang lalu berkata,


"Sayang tapi aku tidak bisa lama, paling 3 hari lagi aku harus berangkat ke Jepang.."


"Aku sudah tertunda sebulan lebih di sini.."


ucap Lu San berat.


Deborah menatap Lu San dengan wajah sedih dan tatapan cemas.


"San ke ke kamu baru saja lolos dari maut, dan kembali ke sisi ku, secepat itukah kamu sudah harus pergi menempuh bahaya..?"


Lu San memegang wajah kekasihnya dengan kedua tangannya, dengan tatapan lembut dia berkata,


"Inti persoalan ada di sana, aku harus segera kesana membereskannya."


"Lagi pula entah bagaimana nasib ayah ibu di Amerika aku juga belum tahu..?"


"Aku harus secepatnya membereskan masalah di Jepang, lalu berkumpul dengan mereka. Sebelum mereka sempat bergerak menyerang pulau misterius itu."


"Selama inti permasalahannya belum selesai, kita tidak bakal bisa hidup tenang,. mereka akan selalu mencari cara untuk mengganggu kita.."


Deborah mengangguk dan berkata


"Baiklah San ke ke, tapi berjanjilah, kamu harus kembali menemui ku, aku akan menunggumu.."


Lu San tersenyum pahit dan berkata,


"Dulu kamu juga bilang akan menunggu ku, Sekarang juga sama, selain ragu apa bisa kembali pulang, aku juga ragu apakah saat kembali kamu masih adalah kekasih ku..?"


"Aku tidak berani janji bisa kembali dengan selamat, tapi satu hal yang pasti aku janji sampai kapan pun kamu akan selalu ada di hati ku.."


"San ke ke masih belum bisa maafkan Debby ya, ? Debby tahu yang lalu adalah kesalahan Debby, San ke ke katakan saja mau Debby bagaimana ? agar San ke ke bisa memaafkan dan mempercayai Debby lagi.."


ucap Debby sambil menatap Lu San dengan sedih .


Lu San tersenyum dan berkata,


"Aku mau kamu hidup dengan baik, dan selalu berbahagia, itu saja sudah cukup.."


"Aku hanya ragu, tapi bukan berarti menyalahkan mu, hal kemarin bukan salah mu."

__ADS_1


"Itu semua adalah kesalahan yang ditimbulkan oleh kesepian, kesepian lah yang mendatangkan masalah.."


"Ayo naiklah ke punggung ku, kita nikmati saja kebersamaan kita saat ini, tidak perlu berpikir terlalu jauh."


"Bila ada jodoh biar pun terpisah ribuan mil, tetap akan bisa bersama, bila tidak berjodoh tiap hari bersama sekalipun akan terasa asing."


Deborah mengangguk setelah di pikirkan ucapan Lu San memang sangat tepat.


Setelah naik keatas punggung Lu San, Deborah pun bertanya dengan heran.


"San ke ke kamu dulu tidak pernah bicara seperti kakek kakek begini,? kenapa sekarang jadi terasa berbeda ya..?"


Lu San tersenyum dan berkata,


"Pengalaman sayang, sebagian pengalaman yang kamu berikan, sebagian lagi pengalaman yang di berikan oleh Dewi Cinta sungai Thames."


"Hah..siapa itu..? siapa Dewi Cinta sungai Thames, ?"


ucap Deborah dari balik punggung Lu San dengan di penuhi rasa ingin tahu.


"Semua berawal dari saat aku terjatuh kedalam sungai, aku tenggelam kedalam palung yang sunyi dan gelap."


"Saat aku hampir kehilangan kesadaran ku, tiba tiba muncul suatu titik cahaya yang semakin lama semakin besar."


"Setelah cahaya itu ada di depan mata ku, ternyata cahaya itu berasal dari seorang wanita yang sangat cantik dengan rambut merah."


"Dewi itu memasukkan aku kedalam gelembungnya, sehingga aku bisa kembali bernafas dengan normal."


"Lalu dia membawa ku ke tempat tinggalnya yang terletak di dasar Palung."


"Dia membawa ku melewati sebuah gua yang panjang dan berwarna warni dindingnya."


Setelah keluar dari dalam gua, kami tiba di alam lain yang sangat indah dan alami, di sana ada sebuah istana besar."


"Di situlah Sang Dewi tinggal,"


Sebentar San ke ke, apa si Dewi ada memperkenalkan namanya pada mu..?"


"Ada namanya Thalia."


jawab Lu San singkat


Lalu dia kembali melanjutkan ceritanya yang terpotong oleh Pertanyaan Deborah.

__ADS_1


"Sang Dewi membawa ku ke istana nya yang besar dan megah. di sanalah panah Giok yang menancap di tubuhku di keluarkan.."


"Dengan menggunakan kesaktiannya dan berbagai tanaman langka, yang ada di alam


dimensi lain itu, akhirnya aku berhasil di sembuhkan."


"Setelah aku sembuh, Dewi berkata pada ku, aku hanya bisa berwujud manusia dan memiliki kesaktian ku kembali. bila aku memilih tetap berada di tempatnya tersebut..."


"Tapi bila aku keluar dari tempat tersebut aku akan kehilangan kemampuan ku dan hanya bisa kembali berwujud seekor ular kecil.."


ucap Lu San bercerita sambil melangkah pelan.


menikmati kebersamaannya dengan Deborah.


"Sebentar,.. jadi ular kecil yang sering bersama ku itu kamu ? bukannya ular kecil itu sudah .?"


ucap Deborah heran dan bingung.


Lu San mengangguk dan berkata,


"Kamu benar Debby, aku adalah ular kecil itu, karena di tubuhku mengalir Darah Siluman Naga Semesta dari ibuku.."


"Bila aku terluka parah atau mati, aku akan kembali ke wujud ular hijau kecil.."


"Harus melewati pertapaan 1000 tahun atau ada bantuan keajaiban, baru bisa kembali kewujud manusia."


"Mengenai aku bisa hidup kembali, Dewi ada pesan pada ku, kecuali saat aku mati ada dalam dekapan orang yang ku cintai dan menerima airmata cinta tulus dari nya."


"Bila tidak dalam waktu setengah jam, aku akan musnah tak berbekas. jadi boleh di bilang kamu lah, yang telah menghidupkan ku kembali."


"Sebentar,..! Sayang kamu sudah tahu resiko bila nekad keluar dari tempat sang Dewi, lalu kenapa kamu tetap nekad keluar dari tempat Dewi .?"


tanya Debby heran


"Kamu lupa, kamu setiap pagi dan sore selalu berteriak dan bernyanyi lagu You are my Sunshine untuk ku..di tepi Danau."


"Setelah mendengarnya aku tidak bisa menahan diri ku, untuk tidak keluar dari sana, aku tidak kuat mendengar semua keluhan dan nyanyian kesepian mu."


"Aku di alam sana, bila sedang duduk di tepi danau sendirian, aku akan mendengar semua percakapan orang' ditepi sungai dengan jelas."


"Di sana pula lah Dewi mendengar dan tahu tentang kisah cinta kita, karena Dewi merasa kasihan dan tersentuh oleh kisah cinta kita, jadi dia muncul menolong ku."


"Sebenarnya saat aku memilih keluar dari sana,. Dewi ada memberi nasehat tentang resiko dan keuntungan yang bisa kudapatkan, bila keluar dari tempat itu atau tetap tinggal di sana."

__ADS_1


"Bila tetap tinggal di sana, aku harus bertapa selama 1000 tahun, baru bisa keluar dari sana, dalam keadaan utuh kembali seperti saat ini.."


"Bila aku memilih keluar dari sana, aku akan berubah menjadi seekor ular hijau kecil, bila sial tewas di makan binatang sungai, maka aku akan sirna selama nya."


__ADS_2