KEMBALINYA SANG LEGENDA

KEMBALINYA SANG LEGENDA
LU SUN VS TAN SIM HOUW 7


__ADS_3

Energi jari penembus semesta mengeluarkan cahaya keemasan yang menyilaukan.


Terus melesat kearah Tan Sim Houw tanpa terbendung.


4 Cahaya golok biru yang bertemu dengannya semuanya hancur lenyap tak berbekas.


Tan Sim Houw tertawa terbahak bahak,


"Ha...ha...ha...ha...!"


Dia lalu melepaskan jurus simpanan nya,


"Golok maut penghisap nyawa."


teriak Tan Sim Houw.


Sebuah golok raksasa berwarna hitam putih dimana di Bayangi oleh kedua roh iblis hitam putih ikut melesat kearah cahaya emas.


Benturan dahsyat diudara terjadi, cahaya emas seperti terhisap oleh kekuatan Golok Maut yang di bantu oleh kedua roh iblis.


Golok dan Roh iblis itu kini terlihat bersinar keemasan.


Mereka terus menerjang maju menghisap cahaya emas energi penembus semesta sampai habis.


Lu Sun seperti sudah dapat memprediksi kemungkinan hasil yang akan terjadi dengan jurus ke tiga jari penembus semesta.


Kini di tangannya memegang sebatang pedang yang mengeluarkan hawa yang sangat menyeramkan.


Awan gelap di langit semakin tebal, hingga akhirnya sinar matahari tertutup sama sekali.


keadaan berubah menjadi gelap gulita.


Hanya cahaya emas dari golok dan kedua roh iblis yang menerangi tempat tersebut.


Mereka terus melesat kearah Lu Sun.


Lu Sun sendiri sedang bersilat diudara memainkan jurus pertama sampai ke 9 energi apapun yang mendekat akan tersedot habis olehnya.


Termasuk serangan pembuka Tan Sim Houw juga tidak terkecuali.


Golok hitam putih setelah mendekat langsung terserap kedalam tubuh Lu Sun.


Kedua roh iblis yang merasakan bahaya besar didepan mereka, mereka segera menghilang dan kembali menyatu kedalam golok maut.


Tan Sim Houw terbelalak menatap takjub ilmu yang sedang di mainkan oleh Lu Sun di udara.


"Ternyata pedang Naga Siluman Semesta keluarga Hua ada ditangan mu.."

__ADS_1


"Sungguh sulit di percaya."


"Teman hari ini kita bertemu kawan lama lagi, ayo kita hadapi sama-sama.."


"Jurus kedua Golok Maut penghisap 3 Alam.."


teriak Tan Sim Houw.


Kemudian melepaskan Sebuah cahaya golok hitam putih yang lebih besar lagi.


Kini bayangan roh iblis hitam putih bersatu padu memegang gangang golok menebaskan Golok yang tercipta dari cahaya energi.


Melesat menyambut seekor Naga Siluman berwarna hijau yang meliuk-liuk menerjang kearah mereka.


Kedua energi raksasa dahsyat bertemu di udara, dan terus saling menekan, menimbulkan ledakan dahsyat yang mengguncang bumi dan langit.


Di mana bumi dan langit mulai retak-retak dan merekah, di bagian bawah mulai terlihat cairan lava inti bumi yang bergolak golak.


Sedangkan di bagian atas terlihat atmosfer pelindung bumi mulai merekah, sehingga terlihat kegelapan luar angkasa yang hampa.


Naga Siluman Semesta terus meraung dahsyat dan terus merangsek maju dengan mulutnya yang terbuka menghisap apapun yang ada di hadapannya.


Golok maut yang tertancap di rongga mulut naga semesta berusaha membelah mulut Naga Siluman Semesta yang terpenting lebar.


Kedua Roh iblis hitam putih bersatu padu mengerahkan kekuatan mereka, membantu golok maut menekan Naga Siluman Semesta yang terlihat sangat garang dan kuat.


Lu Sun sebagai pengendali Naga Siluman Semesta menambah kekuatannya untuk menekan Golok yang tertahan di mulut Naga Siluman Semesta.


Tan Sim Houw tidak terlihat terkejut, dia tersenyum tenang.


Naga Siluman Semesta setelah menelan cahaya golok maut dan kedua roh iblis, dia berputaran diudara, sebelum kembali melesat kearah Tan Sim Houw.


Tan Sim Houw menggerakkan tangannya yang memegang golok menebas kesana kemari.


Lalu melakukan gerakan mengebor, dimana golok di tangannya berputar-putar seperti mesin bor.


Sebelum Naga Siluman Semesta berhasil mendekati dirinya.


Dari arah perut Naga Siluman Semesta melesat keluar seberkas cahaya semakin lama semakin lebar.


Naga siluman raksasa itu meraung kesakitan, dan berputar-putar di udara sebelum akhirnya meledak.


Seberkas cahaya berkilauan melesat keluar dari tubuh Naga Siluman Semesta yang meledak.


Lalu cahaya tersebut bergerak kearah Lu Sun.


Tan Sim Houw kembali berteriak,

__ADS_1


"Jurus ketiga Golok maut penghisap semesta..!"


Kini Golok maut membesar 3 kali lipat dari ukuran sebelumnya, tubuh Tan Sim Houw juga melesat ke udara menyatu dengan cahaya energi golok maut.


Tan Sim Houw menyatukan seluruh kekuatannya bergabung dengan roh iblis hitam putih.


Lu Sun mengeluarkan jurus ke sebelas hasil terobosan nya dalam meditasi.


Saat pedang Lu Sun di acungkan kedepan, seekor naga siluman yang berukuran dua kali lipat dari sebelumnya melesat menyambut serangan jurus ke 3 Tan Sim Houw.


Kedua Roh iblis hitam putih kembali muncul, dengan ukuran tubuh membesar mengimbangi Naga Siluman Semesta.


Mereka menahan rahang atas dan bawah rahang Siluman Semesta, sedangkan Tan Sim Houw yang berubah menyatu dengan Golok Maut melesat menghilang kedalam perut Naga Siluman Semesta.


Kemudian meledakkannya dari dalam, sehingga Energi yang membentuk Naga Siluman Semesta pun meledak hancur tak berbekas.


Dengan ganasnya Tan Sim Houw terus meluncur bersama cahaya Golok mautnya kearah Lu Sun.


Kedua Roh iblis kembali menyatu kedalam Golok Maut, untuk memperkuat daya rusak serangan golok maut.


Lu Sun kini terlihat pasrah dia hanya melintangkan pedangnya di depan dada, menunggu kedatangan serangan Tan Sim Houw.


Saat serangan Tan Sim Houw tiba, Lu Sun mengangkat pedang Naga Siluman Semesta menangkis untuk menahan serangan Tan Sim Houw dengan mengerahkan seluruh puncak Kekuatan nya.


Darah langsung menyembur dari mulut Lu Sun membasahi pedang Naga Siluman, begitu pedang membentur cahaya yang terpancar dari Golok Maut.


Tiba-tiba pedang Naga Siluman Semesta yang menyerap darah Lu Sun bergetar hebat di tangan tangan Lu Sun.


Pedang itu mengalirkan energi kegelapan tak terbatas kedalam tubuh Lu Sun untuk melakukan tekanan balik menghadapi serangan Tan Sim Houw.


Pedang Naga Siluman meraung dahsyat, sebelum melepaskan energi kegelapan semesta yang sangat dahsyat melakukan perlawanan.


Lu Sun yang terluka parah, hanya pasrah membiarkan Pedang tersebut mengontrol dirinya.


Dia mengikuti pergerakan pedang tersebut di luar kesadarannya.


Lu Sun bergerak sendiri merapalkan jurus ke 12 seperti yang pernah dia saksikan, ketika Lu Fan kesurupan dulu.


Lu Sun bersilat dengan sangat liar dan ganas, diluar kontrol diri nya.


Pergerakan pedang Naga Siluman Semesta menjadi liar tak terkendali.


Dari tubuh pedang naga siluman semesta, melesat keluar kepala naga raksasa dengan mulut terpentang lebar mengigit Golok Maut di hadapannya.


Tan Sim Houw terkejut melihat perubahan drastis tiba-tiba dari lawannya, yang tadinya terlihat pasrah dan kehilangan tenaga.


"Ha...ha...ha...ha...!!"

__ADS_1


"Kalian bocah sialan tidak tahu diri berani mengganggu tidur panjang ku.."


"Kalian pikir kalian siapa ?"


__ADS_2