KEMBALINYA SANG LEGENDA

KEMBALINYA SANG LEGENDA
33. Latih Tanding 1: Pertandingan Kelompok 2 vs 2


__ADS_3

Benua Bawah, Kekaisaran Bawah, Kerajaan Atas, Kota Zong, dekat Wilayah Hutan Kematian, Di Kediaman Li Guan, Ruang Pelatihan.


"Baiklah, selagi Guru Li pergi. Sebaiknya kita berlatih tanding terlebih dahulu, untuk menguji kemampuan kita masing masing". Kata Chu Ning setelah Guru Li pergi menyerahkan berkas Pendaftaran di Aula Kerajaan Atas.


"Boleh, mari kita bertarung. Bagaimana aturannya?". Balas Shen Long.


"Aturannya adalah tidak di perbolehkan untuk menggunakan Tenaga Dalam entah itu jenis serangan, pertahanan, senjata dan sebagainya"


"Kalian di perbolehkan hanya menggunakan kekuatan Fisik kalian, kami ingin menguji Fisik kalian karena kami sudah melihat kemampuan kalian kemarin"


"Di samping itu, ini juga untuk memperkuat mental kalian agar tidak lemah, senjata yang boleh di gunakan adalah yang ada di sini"


"Silahkan kalian berdua untuk memilih senjata terlebih dahulu, setelah itu mari kita bertarung 2 vs 2 di Ring Pertarungan".


Chu Ning menjelaskan aturan yang berlaku, dia juga menunjuk Ring Pertarungan yang ada di Ruang Pelatihan, Ring Pertarungan tersebut terbilang agak luas dengan sekitar 7x7 meter.an.


Bentuk dari Ring Pertarungan sendiri seperti Arena Pertarungan kemarin, namun itu versi mini. Meski tidak memiliki pembatas, tapi itu memang seperti Arena Pertarungan kemarin, yaitu terpampang sebuah persegi berukuran panjang dan lebar sekitar 7 meter dan itu terbuat dari batu.


"Baik, aku mengerti aturannya, bagaimana jika kalah? Apa hanya segitu saja aturannya?". Jawab Shen Long dengan sedikit bermain main.


"Aturan lainnya adalah karena ini pertandingan antar tim yaitu 2 vs 2, jadi jika salah satu di antara kalian ada yang jatuh ke tanah atau menyerah, itu akan menjadi kemenangan untuk kami, begitu juga sebaliknya"


"Jika kami kalah, kami akan mentraktir kalian di restoran yang mahal, bagaimana dengan kalian??".


Chu Ning berkata aturan lainnya dan menjawab tantangan dari Shen Long.


"Jika kami kalah, aku akan memberikan ke 3 Kitab yang kemarin jadi hadiah buatku untuk kalian berdua, bagaimana menurutmu Yu Zuan?". Dengan santainya Shen Long berbicara ingin menyerahkan Kitab nya yang dia dapatkan kemarin sebagai hadiah pemenang Final.


"Aku masih butuh 2 buku ku itu, tapi jika kau yang mengatakannya, aku tidak masalah". Jawab Yu Zuan dengan tenang.


"Terserah kau jika itu memberatkan, jika kau tak ingin menyerahkan Kitab mu, biar aku saja... Dan itu tak masalah buatku, karena aku sudah berwawasan tentang Kitab". Balas Shen Long yang memang benar dia memiliki banyak wawasan soal Kitab, pasalnya dia mendapat banyak pengetahuan dari Kitab yang di berikan oleh Dewa Kematian dan Kehidupan sebelumnya.


"Baiklah, jika itu mau mu". Jawab Yu Zuan lega.


"Oke, sudah diskusinya? Sekarang pilih senjata yang akan kalian gunakan untuk pertarungan Fisik ini, kami juga akan memilihnya". Kata Chu Ning yang beranjak dari tempatnya untuk memilih senjata, begitu juga dengan Xuan Hu.


Chu Ning menjadi Kakak Pertama karena dia yang di temukan terlebih dahulu oleh Guru Li, setelah itu Xuan Hu di temukan beberapa menit setelah Guru Li bertemu dengan Chu Ning.

__ADS_1


Awalnya Guru Li hanya ingin mengadopsi saja, namun setelah lama hidup dengan kedua anak tersebut, Guru Li sadar bahwa kedua anak itu memiliki Fisik yang tebal dan kuat, karena mereka berdua anak jalanan jadi secara Fisik itu sudah matang.


Tak hanya Fisiknya saja yang kuat, Tenaga Dalam mereka juga terbilang banyak, karena itu mereka di jadikan murid Pertama dan Kedua oleh Guru Li.


Kembali ke Cerita.


Setelah 5 menit berlalu keempat remaja tersebut memilih senjata, akhirnya mereka selesai untuk memilih senjatanya masing masing.


Chu Ning menggunakan senjata berupa Pedang dengan panjang sekitar 2 meter, tentu saja karena ini hanya latih tanding jadi dia menggunakan Pedang yang dari kayu.


Xuan Hu memilih untuk menggunakan Tombak karena dia memang suka senjata Tombak, dengan panjang kayu sekitar 1,5 meter dan 30 cm panjang mata Tombaknya, Xuan Hu siap untuk melawan musuhnya, dan tentunya itu terbuat dari kayu.


Shen Long masih dengan pendiriannya yaitu dengan menggunakan Tongkat kayu yang ada di Ruang Pelatihan itu, dia memang hampir menguasai Teknik Tongkat nya.


Yu Zuan memiliki tubuh yang cukup ramping seperti Shen Long pada wujud Wu Shen, karena dia spesialis jarak dekat dan gerakan Fisiknya yang cukup cepat, jadi dia memilih untuk menggunakan Pedang Kecil atau kita sebut saja Pisau, Pisau tersebut berukuran sekitar 30 cm dan tentunya itu terbuat dari kayu.


Di dalam Ruang Pelatihan itu, terdapat banyak senjata. Ada senjata jarak jauh, jarak dekat dan sebagainya. Senjata tersebut ada yang terbuat dari kayu, adapun yang asli memang untuk berburu atau bertanding, karena ini latih tanding jadi mereka berempat hanya menggunakan Senjata yang terbuat dari Kayu saja.


Setelah mereka sudah selesai memilih senjata, mereka akhirnya naik ke atas Ring Pertarungan, mereka akan bertanding 2 vs 2.


"Kalian sudah siap??". Karena tak ada juri di sini, jadi Chu Ning yang memberi aba aba.


"Baik, mulai!". Latih tanding pun di mulai, karena mereka menggunakan Fisik saja jadi tak bisa menggunakan Tenaga Dalam.


Di dalam Pertarungan.


Chu Ning dan Xuan Hu bergerak secara bersamaan menuju lawannya, mereka ingin melakukan serangan terlebih dahulu.


Di sisi lain Shen Long hanya berdiam diri dengan Tongkat kayunya, sedangkan Yu Zuan berlari dengan kencang ke arah Chu Ning dan Xuan Hu.


"Traak....". Pedang kayu milik Chu Ning dan Pisau kayu milik Yu Zuan bertemu, dengan kekuatan Fisik yang sama sama kuat mereka saling menekan satu sama lain.


Xuan Hu saat ini masih menuju ke arah Shen Long dan meninggalkan Chu Ning yang melawan Yu Zuan sendirian, Xuan Hu juga ingin melawan lawannya sendirian.


"Traaak...". Tombak kayu dan Tongkat kayu akhirnya bertemu satu sama lain sebagai pembukaan latih tanding, dengan tenaga Fisik yang kuat mereka berdua pun tak ada yang saling mengalah.


Di pertarungan ini, akan menjadi pertarungan Jarak Dekat dan Jarak Tak Tertentu.

__ADS_1


Jarak Dekat itu seperti Pedang atau Pisau dan sejenisnya, mereka yang menggunakan Senjata ini, siap untuk melawan musuhnya dari jarak yang cukup atau sangat dekat.


Jarak Tak Tertentu adalah Posisi jarak di mana si pengguna senjata ada di posisi tertentu dari jarak lawan, artinya si pengguna memposisikan senjatanya yang bisa menjadi dekat dan bisa juga jadi jauh, senjata ini seperti Tongkat atau Tombak dan sejenisnya.


"Traaak... Traak... Traak...". Xuan Hu mengayunkan senjatanya dengan sangat ganas, dia tipe orang yang akan menghabisi musuhnya tanpa ampun.


Di sisi lain, Shen Long masih bisa memutarkan Tongkat kayunya dan menggerakannya dengan sangat lihai dan lincah, Shen Long masih santai di sini dan tak ingin buru buru.


Pertarungan Fisik tak akan berpengaruh pada Tenaga Dalam, karena yang di keluarkan hanya Fisiknya saja jadi Tenaga Dalam tak ada artinya di sini.


Ada orang yang bertipe kuat di Fisiknya, namun sedikit sekali Tenaga Dalam nya, begitu juga sebaliknya.


Di sini Shen Long dan Xuan Hu antara Fisik dan Tenaga Dalam itu sangat sejajar, bisa di katakan 50% Tenaga Dalam dan 50% Fisik, artinya 50% ini adalah 100% dari Fisiknya begitu juga dengan Tenaga Dalam nya.


"Traaak trakk trakk trakk". Semakin lama, semakin cepat pula pergerakan antara Xuan Hu dan Shen Long, mereka berdua hampir tak memiliki celah sedikitpun saat ini.


Meskipun Shen Long hanya ada di Tahapan Awal Tingkat Emas Bintang 5, dia memiliki Fisik yang cukup untuk bertahan melawan Xuan Hu saat ini.


Namun itu hanya sementara, semakin lama pertarungan, semakin tak berimbang nyatanya.


Shen Long berhasil di tekan oleh Xuan Hu dalam 50 gerakan, tapi Shen Long masih berusaha dengan sangat keras untuk membalikkan keadaan.


Semakin cepat pergerakan dari Xuan Hu saat ini, Shen Long hanya menggunakan beberapa Teknik dari Jurus Tongkatnya, dia masih bertahan untuk tidak terus bergerak mundur, karena jika dia mundur terus nanti akan jatuh ke tanah dan Tim nya akan kalah, itulah yang di rencanakan Xuan Hu, mengirim Shen Long ke pojok Ring Pertarungan dan menjatuhkannya.


"Kakak Kedua, rencana mu sungguh licik". Kata Shen Long tiba tiba.


"Kenapa, Adik Ketiga? Apa kau terpojok?". Jawab Xuan Hu dengan sedikit sombong, karena sebentar lagi Shen Long akan segera sampai di ujung Arena Pertarungan.


Seperti kata Guru Li, dia yang di terima lebih dulu, dia lah yang akan menjadi Kakak Perguruan, karena Yu Zuan di terima di akhir Turnamen kemarin, jadi Shen Long lah yang menjadi Murid Ketiga Guru Li dan Yu Zuan menjadi Murid Keempatnya.


"Sungguh Kakak Perguruan yang tidak bisa mendidik, apa kau tak berbelas kasih pada Adik Perguruan mu yang baru ini?". Balas Shen Long dengan muka polosnya, mereka berbicara dengan masih dalam pertarungan cepat mereka.


"Adik, biar Kakak ini ajarkan sedikit pembelajaran. Di Pertarungan Sungguhan, tak ada yang namanya berbelas kasih!!". Xuan Hu mengatakan dengan benar, di barengi setelah dia mengatakan itu, kecepatan memainkan Tombak kayunya semakin menjadi.


"Baiklah, jika itu yang di katakan Kakak Kedua. Adik ini akan sedikit serius sedikit, haaah....!!". Serangan dari Shen Long tiba tiba menjadi sangat membebani, setiap gerakan nya sangat cepat namun terarah, serangan tersebut di arahkan ke Organ Tubuh yang Penting dari Xuan Hu.


Di sisi lain, Xuan Hu yang gantian merasa tertekan karena serangannya masih kalah cepat dengan Shen Long, dia tak tau jika tadi Shen Long hanya bermain main saja.

__ADS_1


~


Sampai di sini dahulu ya, lanjut di Chapter selanjutnya... :)


__ADS_2