KEMBALINYA SANG LEGENDA

KEMBALINYA SANG LEGENDA
ASAL USUL PEDANG CAHAYA TANPA BATAS


__ADS_3

Lu Fan yang hidup tenang di Xiao Pei sebagai tabib sekaligus pemilik toko obat juga merasa terganggu dengan kemunculan 3 matahari itu.


Karena daun daun obatnya yang tumbuh di hutan banyak yang mati dan hangus terbakar oleh sinar matahari yang sangat panas dan tidak kira kira itu


Istrinya Lin Lin yang sedang hamil besar juga sering mengeluh gerah dan kepanasan, puncaknya saat sumur mulai kering.


Lu Fan tidak bisa menahan sabar lagi, dia segera terbang menuju istana Dewa Matahari meminta penjelasan.


Dewa matahari pun memberi penjelasan pada Lu Fan bahwa, ada dua anggota keluarganya yang berkhianat.


Mencuri dua buah pusaka miliknya, yang satu adalah mutiara Cahaya Tanpa Batas, yang satu lagi adalah Tongkat Cahaya Tanpa Batas.


Dengan kedua pusaka yang memiliki inti kekuatan tenaga Surya, kedua pembelot yang masih terhitung saudara sepupunya.


Membentuk kekuasaan dan istana sendiri, sehingga kini muncullah 3 buah matahari yang menyinari bumi.


Satu berasal dari dewa matahari sendiri, dua lagi berasal dari kedua saudara sepupunya yang membelot.


Dewa matahari sudah sempat membujuk secara halus, bahkan hingga terlibat pertempuran dengan mereka.


Tapi karena mereka memiliki pusaka itu, dewa matahari sendiri tidak berdaya melawannya.


Setelah mendengar penjelasan Dewa Matahari, Lu Fan segera terbang menuju pegunungan Himalaya, di mana Kakak iparnya Wu Song mengasingkan diri.


Saat tiba di sana, setelah berbincang sejenak Lu Fan menceritakan kesulitannya, dan maksud kedatangannya ingin meminjam pedang Naga Siluman Semesta dari Wu Song.


Wu Song meminjamkannya ke Lu Fan dan berkata,


"Pedang sih masih ada tapi kekuatannya sudah di segel oleh dewa Agung dari India."


"Bisa tidak nya kamu menggunakan nya tergantung pada jodoh mu dengan pedang ini."


Tapi setelah pedang itu berada di tangan Lu Fan, dan di keluarkan dari sarungnya, pedang itu kembali mengeluarkan kekuatan nya.


Gabungan dua kekuatan dahsyat akhirnya menghancurkan segel Dewa kuno India.


Setelah berhasil memulihkan kekuatan pedang Naga Siluman, Lu Fan pun pamit dengan Wu Song dan langsung terbang menuju matahari yang menjadi saudara sepupu Dewa matahari.


Setelah terjadi pertempuran dahsyat antar Lu Fan melawan Jit Lao Er, Lu Fan perlahan-lahan berhasil mendesaknya.

__ADS_1


Di saat terdesak Jit Lao Er mengeluarkan pusaka mutiara Cahaya Tanpa Batas menyinari Lu Fan.


Lu Fan pun harus akui keunggulan pusaka tersebut, Lu Fan segera mengeluarkan pedang naga siluman semesta mengimbanginya


Saat Lu Fan memainkan jurus ke 10 dia berhasil menyudutkan Jit Lao Er.


Tapi di saat Lu Fan ingin menghabisi Jit Lao Er, muncul saudara sepupu Dewa matahari yang lainnya yang bernama Jit Lao San.


Dia datang membawa pusaka curian tongkat cahaya tanpa batas untuk memberikan pertolongan kepada Jit Lao Er.


Dengan gabungan kekuatan mereka berdua, mereka berhasil mengimbangi permainan pedang Naga Siluman Semesta milik Lu Fan.


Mulai dari mengimbangi hingga akhirnya mendesak dan memaksa Lu Fan harus mundur melarikan diri untuk menyusun strategi baru.


Setelah mengamati gerak gerik kedua orang itu selama sebulan, dengan merubah dirinya menjadi seekor lalat buah.


Lu Fan akhirnya berhasil mencuri kedua pusaka mereka dan menukarnya dengan pusaka imitasi , lalu Lu Fan kembali muncul menantang kedua orang tersebut.


Kedua orang tersebut menertawakan kebodohan Lu Fan yang nekad itu, mereka kemudian mengeluarkan senjata pusaka mereka untuk menghadapi Lu Fan.


Tapi kedua orang itu sangat terkejut kedua pusaka andalan mereka tidak bereaksi saat di gunakan.


Dia lalu membawa kedua kepala dan kedua pusaka dewa matahari, untuk di kembalikan ke istana Dewa matahari.


Atas jasanya tersebut, Dewa matahari dengan kekuatan nya, membentuk dan menggabungkan kedua pusaka itu menjadi sebatang pedang yang diberi nama Pedang cahaya tanpa batas.


Pedang itu memiliki kekuatan Inti cahaya matahari, yang saat di tebaskan mampu mengeluarkan tenaga panas hingga 20 juta derajat Celcius, yang bisa memusnahkan apapun yang di lewatinya.


Termasuk berbagai mahluk dan berbagai alam tidak akan ada yang sanggup menahan kekuatan pedang tersebut.


Dewa matahari menghadiahkan pedang tersebut kepada Lu Fan sebagai tanda terima kasih.


Itulah asal mula pedang cahaya tanpa batas itu, kenapa saat ini bisa berada di tangan Lu San.


Setelah Lu Fan menerima pusaka tersebut, dia pun kembali ke Himalaya, untuk mengembalikan pedang Naga Siluman Semesta ketangan Wu Song.


Tapi saat Pedang berpindah tangan, segel Dewa India kuno kembali muncul menyegel pedang naga siluman semesta.


Tapi Wu Song tidak ambil pusing, setelah pedang di simpan kedalam Cincinnya, dia kembali melanjutkan pertapaan nya.

__ADS_1


Sedangkan Lu Fan kembali lagi ke kehidupan sederhana nya, dikota Xiao Pei dengan tentram dan aman bersama Lin Lin istrinya.


Lu San yang sudah bangkit dari Kematian nya, dan sudah mengingat kembali semua masa lalu dirinya, yang tak lain tak bukan adalah Lu Fan yang berenkarnasi.


Tentu saja dia hapal di mana senjata pusaka miliknya di simpan, dia segera mengambilnya menyimpannya kedalam gelang penyimpanan nya.


Lalu dia dengan santai berjalan menghampiri Cherry, tubuhnya yang basah kuyup, dalam sekejap mata langsung kering, begitu dia melepaskan kekuatan inti apinya.


Cherry yang mulai bisa berpikir dengan tenang, saat Lu San masuk kedalam kolam ikan lele putih, mengambil senjata pusaka nya.


Setelah dia melihat mayat Lu San memang sudah tidak ada ditempat nya, bahkan buah terakhir yang dia berikan ke Lu San untuk di makan.


Dan baru di makan sedikit, Lu San sudah keracunan hingga tewas, kini sudah tidak terlihat lagi.


Saat di periksa dia hanya menemukan biji bijinya saja yang berserakan, dia pun semakin yakin bahwa pria itu ada kemungkinan memang Lu San.


Setelah pikirannya tenang dan berusaha mengingat kembali seperti peristiwa, dia akhirnya ingat wajah pria itu yang sangat familiar


Sepertinya dia pernah melihatnya hanya saja tidak tahu di mana, akhir nya dia pun ingat.


"Benar tidak salah lagi, wajah itu adalah wajahnya si ganteng leluhur Lu San."


"Yang bernama Lu Fan dan di juluki dewa sadis."


gumam Cherry seorang diri sambil melamun.


Dia baru sadar, saat Lu San sudah kembali berdiri di hadapannya dan berkata,


"Kak Cherry gimana sudah ingat sekarang ?"


"Kalau masih belum, berpikirlah pelan pelan, aku mau keluar dari sini, pergi mandi dan bertukar pakaian..bersih.."


ucap Lu San sambil sengaja mengubah wajahnya kembali ke wajah Lu San .


Lalu sambil tertawa nakal dia berlalu dari hadapan Cherry.


Cherry sempat di buat melongo seperti orang bodoh.


Tapi saat tersadar, dia segera berteriak, berlari mengejar Lu San

__ADS_1


"Hei adik San tunggu aku...!!"


__ADS_2