KEMBALINYA SANG LEGENDA

KEMBALINYA SANG LEGENDA
MELAWAN WU CHING.


__ADS_3

Suara dengung dahsyat keluar dari sepuluh gelang yang melingkar di sepasang tangan Giok Lan..


Setiap pukulannya pasti membuat pengepungnya terpental jauh dengan tubuh melesak kedalam.


Giok Lan bergerak lincah kesana kemari menghindari serangan para pengepungnya juga semua nya mampu melepaskan energi tinju biru merah kearahnya.


Setiap tempat yang terkena hantaman pukulan mereka akan memunculkan sebuah lubang.


Hal ini menunjukkan kekuatan para pengepung ini sebenarnya tidak lemah.


Pedang Xuan Yuan yang membelah diri, menjadi ratusan energi pedang bergerak bebas membantu giok Lan menyerang para pengepungnya.


Sementara Giok Lan sedang sibuk mengatasi para pengepung yang terus berdatangan tiada habisnya.


Lu Sun dan Ying Ying yang sedang bergerak ketengah pulau di hadang oleh seorang kakek berambut hijau bermata hijau mencorong seperti mata naga.


Kakek itu di punggungnya menggendong sepasang pedang, sambil melipat kedua tangannya di depan dada kakek itu berkata,


"Akhirnya kalian datang juga, aku sudah lama menunggu kedatangan kalian.."


Lu Sun tersenyum dan berkata,


"Kamu siapa apa hubungannya dengan Wu Sin..?"


"Kalau tidak punya hubungan sebaiknya cepat tinggalkan pulau ini ."


Si kakek Tersenyum mengejek dan berkata,


"Kamu pasti Lu Sun yang di jaman dulu terkenal sebagai Jendral Cacing hitam itu bukan ?"


"Kamu ingin tahu siapa aku, aku akan beritahukan pada mu,.aku lah si pembasmi cacing hitam Wu Ching.Ha..ha...ha...ha..ha..!!"


ucapnya sambil tertawa congkak.


Wu Ching suara tawanya mengeluarkan gelombang kekuatan yang bisa melumpuhkan orang yang tenaga dalam nya kurang kuat.


Ying Ying yang sedikit terganggu oleh suara tawa tersebut, akhirnya mencabut pedang Naga Siluman Semesta dari sarung pedang nya.


Begitu pedang tercabut dari sarungnya, langsung terdengar suara raungan dahsyat yang menggetarkan seluruh pulau dan lautan.


Sehingga suara tertawa Wu Ching pun tertelan oleh suara raungan tersebut.


Dari pedang di tangan Ying Ying yang mengeluarkan sinar kehijauan merembes keluar aura mematikan yang sangat mematikan.


Wu Ching sendiri sedikit tercekat melihat pedang di tangan Ying Ying.


"Bagus...bagus...! pedang luar biasa, cocok...cocok sekali untuk di cobakan dengan sepasang pedang inti bulan matahari ku.."

__ADS_1


ucap Wu Ching.


Tidak terlihat Wu Ching bergerak mencabut pedangnya, tahu tahu di tangannya kini telah muncul sepasang pedang biru dan merah.


Kedua pedang itu juga mengeluarkan hawa pembunuh dan intimidasi tinggi, tidak kalah dengan pedang Naga siluman semesta.


Pedang biru terus mengeluarkan aura dingin mencekam sedangkan pedang merah mengeluarkan aura panas membakar.


"Sun ke ke biarkan aku menjajal tua Bangka sombong itu.."


ucap Ying Ying tenang.


Lu Sun mengangguk dan berkata,


"Kamu harus extra hati hati, dia bukan sombong tapi memang memiliki kemampuan untuk itu.."


"Dia dan Wu Sin pasti memiliki hubungan dekat..'


ucap Lu Sun mengingatkan tapi dia tidak melarang.


Dia akan membiarkan Ying Ying memuaskan rasa penasarannya, ini adalah kali kedua Ying Ying menghadapi musuh di jaman ini.


Lu Sun akan bersiaga menjaganya, bila ada bahaya, dia baru akan maju.


Ying Ying berkelebat hilang dari tempatnya langsung memainkan jurus ke 3 ilmu pedang naga siluman semesta.


Setiap pedang mereka bertemu Ying Ying selalu terpental dan merasa telapak tangannya mulai nyeri setelah beberapa kali pertemuan.


Ying Ying mulai bergerak cepat mengandalkan kecepatan mengelilingi dan mencari peluang menyerang lawannya.


Tapi Wu Ching adalah pemain sepasang pedang, gerakannya juga sangat cepat dan handal.


Meski tubuhnya tidak terlalu banyak bergerak, tapi kemana pun Ying Ying menyerang dia selalu berhasil menangkisnya.


Akhirnya Ying Ying memilih mundur menjauh untuk mengeluarkan ilmu puncak dari Penguasa Naga Siluman Semesta.


Tubuh Ying Ying terbang melayang ke udara,.dan mulai menyerap kekuatan alam semesta.


Langit tiba-tiba berubah gelap, laut yang tadinya tenang kini mulai bergolak hebat.


Angin kencang menderu-deru seperti akan ada badai besar, tubuh Ying Ying terus menyedot kekuatan alam ini adalah jurus ke sembilan dari ilmu pedang Naga siluman semesta.


Wu Ching tersenyum gembira sambil mengangguk anggukan kepalanya.


Wu Ching sendiri juga tubuhnya berputar-putar ke atas dengan sepasang pedang di rentang kan kekiri kanan


Sekilas dia milik baling baling pesawat yang sedang terbang keatas.energi panas bumi dan dingin nya langit masuk memenuhi seluruh tubuhnya.

__ADS_1


Sinar merah dan biru semakin terang mengelilingi seluruh tubuhnya yang sedang membentuk suatu pusaran biru merah bercampur aduk.


Ying Ying mulai bergerak bersilat dari jurus ke 9 hingga kesatu, setiap bayangan dia bersilat akan kembali menyatu dengan dirinya


Setelah menyelesaikan 9 jurus, Ying Ying baru bergerak melepaskan tebasan pedang naga siluman semesta kearah Wu Ching..


Seekor naga siluman semesta berukuran sangat besar melesat kearah Wu Ching sambil meraung ganas dan membentangkan mulutnya lebar lebar.


Di saat Ying Ying melepaskan serangannya, di saat bersamaan, Wu Ching juga melepaskan tebasan mirip lintasan elektron mengelilingi seluruh tubuhnya.


Tubuhnya yang menjadi pusat kekuatan seperti sebuah inti atom yang menampung kekuatan negatif positif menjadi satu wadah.


Setiap saat bila terusik oleh kekuatan luar bisa menimbulkan ledakan energi yang sangat kuat.


Seluruh bagian tengah yang melindungi tubuh Wu Ching mengeluarkan cahaya merah biru.


Pusaran energi terus berputar-putar di sekeliling lintasan elektron yang dia ciptakan.


Saat Naga Siluman Semesta tiba membentur lintasan tersebut kemudian masuk ke bagian inti.


Terjadi ledakan dahsyat yang sangat kuat, Naga Siluman Semesta terpotong-potong oleh lintasan elektron yang di ciptakan oleh Wu Ching.


Tubuh Wu Ching melesat cepat bagaikan meteor menerjang kearah Ying Ying yang baru saja melepaskan seluruh kekuatannya menyerang Wu Ching.


Ying Ying udah kehabisan tenaga dia hanya bisa sekedar mengangkat pedang nya untuk menghalangi serangan Sepasang pedang Wu Ching yang melakukan Tebasan energi es dan api kearah dirinya.


Melihat hal ini Lu Sun segera melesat kehadapan Ying Ying sambil mengeluarkan Golok Wu Ming di depan dada.


Dia siap menyambut serangan pedang Wu Ching yang terlihat sangat kuat dan berbahaya.


Tapi mendadak terdengar suara dari langit,


"Ibu saya datang jangan khawatir...!!"


"Serahkan saja kodok ijo ini pada ku..!"


Lalu sesosok tubuh yang mengeluarkan sinar keemasan muncul menyambut tebasan sepasang pedang Wu Ching.


Posisi kemunculannya persis ada di depan Lu Sun.


Sebuah sinar keemasan yang sangat panas, muncul memberikan tangkisan dan mentalkan sepasang pedang merah biru Wu Ching.


Terjadi ledakan sangat dahsyat di udara, dengan efek tenaga kejut yang sangat kuat.


Membias kesekeliling Area pertempuran di udara.


Untungnya Lu Sun muncul tepat waktu, sehingga berhasil menahan efek dari tenaga bias yang setajam pedang.

__ADS_1


__ADS_2