KEMBALINYA SANG LEGENDA

KEMBALINYA SANG LEGENDA
SUASANA LELANG


__ADS_3

Harga ini pun harga dari orang-orang yang duduk di lantai satu, bukan mereka yang duduk di lantai dua.


Yang duduk di lantai dua belum buka suara sama sekali, mereka masih menunggu dan melihat situasi.


"Sun ke ke bagaimana kalau aku membuka harga memancing orang di lantai dua bergerak..?"


tanya Xue Xue sambil menatap suaminya.


Lu Sun mengangguk setuju sambil tersenyum.


"20.000....!!"


teriak Xue Xue.


Semua orang di lantai bawah langsung menoleh keatas.


"25.000.."


teriak pemuda berdaster itu sambil tersenyum dan mengangguk kan Kepalanya kearah Xue Xue.


Xue Yen mempelototinya pura-pura kesal dan marah.


Dia lalu kembali berteriak,


"30.000...!"


Pria itu kembali mengimbanginya berteriak,


"35.000...!"


Sambil tersenyum seolah olah ingin mempermainkan nya.


Kejadian ini terus berlangsung hingga harga 50.000 USD.


Saat Xue Xue ingin berteriak lagi, Lu Sun memberinya kode dengan gelengan kepala.


Xue Xue pura-pura mendengus kesal membanting kakinya lalu duduk ke kursinya dengan bibir di cemberut kan.


Karena tidak ada lagi yang menawar, akhirnya batu safir merah itu jatuh ke tangan pangeran Ahmed itu.


Sebenarnya pangeran tersebut hanya ingin bermain-main saja, tidak ada niatan sama sekali membeli batu seperti itu.


Tapi tidak di sangka batu itu malah benar-benar jatuh ke tangannya dengan harga yang terlalu tinggi.


Sambil tersenyum masam pangeran tersebut terpaksa menerima batu safir merah itu menjadi haknya.


Setelah barang pertama laku, maka pihak panitia kini mengeluarkan jenis kedua berupa satu set poci minum teh lengkap dengan cawan nya yang berukir naga.


Pihak panitia menenangkan suara para penonton dengan mengangkat tangannya keatas, baru dia berkata.

__ADS_1


"Wahai para tamu terhormat sekalian, harap di ketahui poci teh dan cawan ini adalah barang antik peninggalan dinasti Han akhir..!"


"Hari ini akan dibuka dengan harga 50,000 USD, kalau ada yang tertarik silahkan buka harga.!"


Begitu lelang kembali di buka, para tamu lantai dasar kembali mulai sibuk melontarkan tawaran mereka.


Kali ini tawaran harga berjalan lebih menarik, orang+orang di lantai dua mulai sibuk ikut melontarkan penawaran.


Melihat hal ini Lu Sun dan kedua Istrinya hanya saling pandang sambil tersenyum, mereka tidak lagi ikut campur menawar hingga barang tersebut laku terjual.


Xue Xue yang tersenyum paling lebar dia ingat dengan jelas, barang tersebut adalah perkakas dirumah mereka dulu yang dia beli dari Chang An dengan harga 2 keping perunggu.


Karena kenakalan Lu Fan salah satu dari 3 cawan minum teh itu pecah, sehingga Lu Sun menyimpannya kedalam gelang.


Mereka hidup bertiga, jadi bila kurang satu Lu Sun tidak ingin menggunakan nya lagi, tapi mau di buang sayang karena barang tersebut masih baru dan bagus.


Lu Sun menyimpannya kedalam gelang, tidak di sangka hari ini, barang tersebut malah di minati oleh para kolektor benda bersejarah.


Akhirnya barang tersebut laku terjual dengan harga 500.000 USD.


Ajaibnya pemenangnya datang dari seorang kakek kacamata yang duduk di lantai satu.


Setelah barang kedua laku terjual, pihak panitia kembali membuka lelang barang ketiga, yang berupa sebuah patung Giok hijau berbentuk seekor kodok.


Harga pembukaan nya adalah 500.000 USD, meskipun barang yang ditawarkan cukup indah dan bagus, tapi dengan harga segitu para pengunjung yang duduk di lantai satu kebanyakan terdiam.


Mereka kebanyakan menjadi penonton saja, membiarkan tamu lantai dua mulai melontarkan tawaran perang harga.


Ying Ying terus berpura-pura kesal setelah harga cukup tinggi dia pun memilih diam.


Untungnya dari ruangan lain ada yang sangat tertarik dengan patung itu, sehingga patung itu akhirnya di dapatkannya dengan harga.


2000.000 USD.


Setelah barang laku, Lu Sun dan kedua Istrinya kembali saling tersenyum gembira.


Ying Ying sambil tertawa berbicara dengan suara tertahan,


"Ternyata cari uang begitu mudah, satu transaksi ini saja sudah melebihi keuntungan perusahaan ku selama satu tahun.."


Lu Sun tersenyum menanggapi keluhan Ying Ying kemudian berkata,


"Kalau kamu bosan, kamu boleh titipkan ke Giok Lan untuk di pasarkan saham perusahaan mu."


"Sisakan saja 20 atau 30% saham ditangan mu, biar orang lain yang urus untuk mu, kamu tinggal nikmati hasilnya saja.."


"Apa bisa seperti itu ?"


Tanya Ying Ying kurang percaya.

__ADS_1


"Aku tidak bisa jelaskan secara detil, kamu nanti tanya-tanya saja sama Giok Lan bila pulang dari sini."


"Dia lebih tahu soal jual beli saham perusahaan."


ucap Lu Sun santai.


Tapi bila pemilik beralih bagaimana dengan nasib karyawan perusahaan ku ?"


tanya Ying Ying ragu.


Lu Sun tersenyum dan berkata,


"Yang bagus-bagus seperti Jason tentu akan di tarik kembali ke group Lu untuk membantu ku."


"Kamu kan tahu David tangan kanan kiri kini memilih tinggal di Miami."


"Jadi posisinya saat ini lagi kosong, sedangkan yang lain bisa di perbantukan ke Xue Yen."


"Kalau kamu sendiri tertarik dengan barang antik, kamu boleh bekerja menjadi asisten kakek Nan."


"Di dalam gelang ini masih banyak barang yang bisa di lelang, nanti akan ku pindahkan ke cincin mu kalau kamu membutuhkannya."


Ying Ying mengangguk kecil, dan terlihat sedang menimbang-nimbang usulan dari Lu Sun.


Acara lelang terus berjalan tidak terasa sudah sampai ke barang ke 7 yang berupa sebuah Ginseng Merah berukuran besar dan panjang.


Harga pembukaan nya mencapai 10.000.000 USD, Kali ini sejak lelang mulai di buka, para penawar dari lantai dua mulai saling berteriak mengeluarkan penawaran.


Mereka saling memperebutkan ginseng berumur ratusan ribu tahun yang katanya punya khasiat memperpanjang umur orang yang hampir mati.


Pangeran Ahmed yang terlihat sangat antusias dan terus meneriakkan harga menyaingi seorang pria asal Rusia yang ruangannya terletak persis di sebelahnya.


Harga sudah mencapai 30 juta USD tapi belum terlihat ada yang saling mengalah.


Hingga akhirnya harga memasuki angka 50.juta USD, pria Rusia itu dengan kesal duduk kembali ketempatnya.


Tidak sanggup menandingi penawaran yang di lontarkan oleh pangeran Ahmed Husein.


Setelah memenangkan pertandingan tersebut pangeran Ahmed Husein sambil tersenyum menyebalkan kembali mengedikkan kepalanya kearah Xue Yen.


Xue Yen memilih membuang muka, tidak mau melihat orang tersebut.


Barang ke 8 adalah Jamur Ling Ce pelangi yang memiliki khasiat sedikit lebih tinggi dari Ginseng darah.


Si orang Rusia kini tersenyum gembira, dan kembali bersemangat, begitu lelang di buka.


Dia langsung membuka harga 55 juta USD, mengejutkan semua yang hadir.


Tapi dia kembali pucat, saat pangeran Ahmed Husein membuka harga 75 juta USD.

__ADS_1


.


__ADS_2