
Benua Bawah, Kekaisaran Bawah, Kerajaan Atas, Kota Zong, dekat Wilayah Hutan Kematian, Di Kediaman Li Guan, Ruang Pelatihan, Di Atas Ring Pertarungan.
"Murid Zuan, apa ini pertama kalinya kau melihat Jurus Pasukan Sendiri seperti kemarin? Atau kau pernah melihatnya sebelumnya?". Tanya Guru Li pada Yu Zuan.
"Sebelumnya aku pernah melihatnya sekali, Guru...". Jawab Yu Zuan.
"Oke baiklah, jika kau pernah melihatnya apakah kau pernah mempelajarinya??". Tanya Guru Li lagi.
"Aku pernah melihatnya saat aku masih kecil, jadi aku belum pernah mempelajarinya, maka dari itu aku ingin belajar darimu Guru...". Jawab Yu Zuan dengan jujur.
"Baiklah, sekarang kau lihat alat alat yang ada di hadapanku ini??". Ucap Guru Li dengan menunjuk alat yang ada di hadapannya.
Alat alat tersebut ternyata adalah alat tulis seperti alat untuk melukis, ada easel, palet, cat, kuas dan lainnya yang berhubungan dengan lukisan.
"Yah aku lihat Guru, ini untuk apa? Apakah kita akan melukis sesuatu??". Tanya Yu Zuan penasaran.
"Pertama kau harus bangun pondasi nya lebih dulu agar tidak goyah Pasukan Sendiri mu nanti, kedua kau harus mencocokan dan memperkuat Pasukan Sendiri mu, ketiga bangun Pasukan mu sendiri"
"Itulah metode awal hingga akhir, tak sulit kan?". Jawab Guru Li dengan metode nya.
"Hmm.... Aku tidak maksud Guru, coba jelaskan secara terperinci". Yu Zuan tidak mengerti apa yang di maksud oleh Guru Li tentang metodenya.
"Baiklah, Guru akan menjelaskan latihan pertama ini"
"Pertama kau harus bangun pondasi nya lebih dulu, artinya kau tidak bisa langsung membuat Pasukan Sendiri mu itu, kau harus membentuk awalnya terlebih dulu"
"Seperti contohnya kau bangun rumah, apakah langsung atapnya dulu? Tidak kan? Pasti pondasinya dulu, baru step selanjutnya..."
"Ini seperti itu, caranya kau harus melukis dahulu". Guru Li menjelaskan tentang cara Latihan Pertama membuat Pasukan Sendiri.
"Melukis? Apa hubungannya dengan itu, Guru??". Tanya Yu Zuan penasaran.
"Yah, nanti kau akan tau sendiri. Sekarang, kau lihat Guru mu ini akan melukis sesuatu, ini hanya sebagai contoh saja". Jawab Guru Li.
Yu Zuan hanya mengangguk terdiam, dia tak banyak bicara karena memang tak mengerti apa yang di maksud metode dari Guru Li, dia memperhatikan Guru nya saat ini.
"Pertama, melukis...". Guru Li mulai menggerakkan tangannya untuk mengambil kuas dan cat, lalu dia melukis di papan gambar yang sudah terpampang di hadapannya.
"Lukis lah sesuatu yang berhubungan dengan makhluk hidup, seperti binatang, manusia, monster, atau apapun itu". Guru Li menjelaskan sambil melukis.
Tangan kanan Guru Li sekarang sedang melukis, dia melukis dengan ulet dan cepat.
__ADS_1
"Nah, selesai". Butuh waktu sekitar 10 menit bagi Guru Li selesai melukis.
"Wah, lukisan Guru sangat indah". 2 kuda dengan warna coklat khas kuda terlihat di papan lukis tersebut.
"Sekarang, kau tinggal wujudkan kedua kuda ini dalam bentuk solid". Guru Li melakukan pergerakan selayaknya memanggil sesuatu.
"Jurus Lukisan Hidup: Keluarlah!". Guru Li memegang papan lukis di tengah tengah gambarnya, lalu dia mengucapkan kata tersebut, dan simbol lingkaran di telapak tangannya dengan 6 garis seperti rantai membuka terlihat saat ini.
'Bukankah itu seperti Jurus Pemanggil?'. Shen Long yang melihat Jurus itu terheran, karena menurut ingatan dari Kakek Tian itu adalah Jurus Pemanggil.
'Nama Jurus itu adalah Jurus Lukisan Hidup, simbol nya memang seperti Jurus Pemanggil, namun ada sedikit perbedaan yang tak kau lihat Bocah Shen...'. Ketua Kong menanggapi pernyataan Shen Long.
'Apa yang beda, Ketua??'. Tanya Shen Long penasaran.
'Lihatlah lingkarannya, Jurus Pemanggil memiliki lingkaran yang oval dan tidak bergerigi, namun Jurus Lukisan Hidup yang kau lihat itu memiliki bentuk lingkaran bulat dan bergerigi'
'Lalu di rantai nya, Jurus Pemanggil memiliki 5 rantai dengan warna Emas seluruh simbolnya, namun Jurus Lukisan Hidup itu memiliki 6 rantai dan berwarna seperti besi asli di seluruh simbolnya". Jelas Ketua Kong.
'Iya, benar juga. Aku lupa tentang itu....'. Shen Long menepuk jidatnya sendiri karena dia lupa tentang perbedaan simbolnya.
Kembali ke Latihan.
Tiba tiba saja 2 kuda di dalam lukisan tersebut seperti keluar dari lukisan, dan setelah keluar 2 kuda itu memiliki wujud yang solid seperti kuda asli, karena lukisan yang di buat oleh Guru Li full warna.
2 kuda tersebut walaupun sudah solid seperti yang ada pada gambar, namun tetap saja warna dan bentuknya lukisan, bahkan corak dari garis bantu nya masih terlihat.
Guru Li tak berhenti sampai di situ, "Metode kedua, kau harus mencocokan dan memperkuat Pasukan Sendiri mu, itu artinya kau harus mencocokan Elemen mu dengan lukisan yang kau buat, lalu perkuat itu". Jelas Guru Li.
"Elemen Petir!". Guru Li melapisi 2 kuda lukisan solid tersebut dengan Elemen Petir nya, dan sekarang terlihat 2 kuda itu seperti di aliri dengan Petir berwarna Biru Gelap, kuda kuda tersebut seperti titisan dari Dewa Petir.
"Wow, Guru bagaimana caramu melakukan nya??". Tanya Yu Zuan dengan semangat.
"Kau tinggal melapisi nya dengan Elemen mu sendiri, itulah kenapa metode kedua sangat susah untuk di praktekan". Jawab Guru Li.
Terlihat juga 2 kuda tersebut masih memiliki warna, corak dan bentuk dari papan lukis sebelumnya, sepenuhnya belum seperti bentuk yang di lihat oleh Yu Zuan dan Shen Long saat menyaksikan pertarungan antara, Pasukan Golem dari Xuan Hu dan Pasukan Api dari Chu Ning.
"Guru, memangnya ini belum bentuk sempurna nya??". Tanya Yu Zuan lagi.
"Yah, kau sangat cerdas. Ini belum bentuk sempurnanya, nah sekarang Metode Ketiga, bangun Pasukan mu sendiri"
"Itu artinya kau bangun sendiri Pasukan mu, sekarang akan Guru tunjukan caranya". Jawab Guru Li sambil menjelaskan tentang metode ketiga.
__ADS_1
Guru Li menghilangkan 2 kuda nya yang sudah di aliri dengan Petir, "Clink... clink...". Kedua kuda itu menghilang.
"Setelah metode kedua kau kuasai, kau panggil Pasukan mu yang ingin kau buat di dalam pikiranmu, seperti ini"
"Elemen Petir: 2 Kuda Petir!". Kata Guru Li sambil memanggil 2 Kuda Petir nya.
Terwujudlah 2 Kuda seperti tadi tapi seluruh badannya adalah Petir, 2 kuda itu seperti terbuat dari Petir Biru Gelap seutuhnya, itu sama persis seperti Pasukan Golem dan Pasukan Api milik Xuan Hu dan Chu Ning.
"Inilah yang di sebut dengan Latihan Pasukan Sendiri, sekarang apa kau mengerti??". Ucap Guru Li dengan tenang.
"Sungguh sangat mengagumkan, Guru latih aku sekarang!!". Yu Zuan tambah bersemangat lagi karena telah melihat metode latihannya, ia ingin berlatih saat ini.
"Baiklah, sekarang lukis lah sesuatu makhluk hidup yang kau pikirkan". Jawab Guru Li sambil menghilangkan kedua Kuda Petir nya.
Yu Zuan hanya menganggukkan kepalanya lalu ia berjalan menuju papan lukis yang sebelumnya terlukis 2 kuda dari Guru Li tadi, namun sekarang sudah kosong bersih tak ada gambarnya sama sekali, karena lukisan 2 kuda tadi beneran hidup dan keluar dari papan lukis.
Yu Zuan mulai melukis sesuatu yang ada di dalam pikirannya, namun lukisan nya sangat berantakan karena ini pertama kalinya Yu Zuan melukis.
"Lukisan mu sungguh jelek, ulang!!". Bentak Guru Li.
Alat tulis yang di pakai Yu Zuan bukan lah kuas dan cat melainkan seperti pensil, tujuannya agar bisa di hapus dengan penghapus yang ada pada zaman itu.
Selagi Yu Zuan melukis, di sisi lain Shen Long sedang membicarakan tentang latihan yang di tunjukkan oleh Guru Li dengan Ketua Kong di otaknya, kita sebut saja seperti 'Komunikasi Batin'.
'Bagaimana menurutmu Ketua Kong?'. Tanya Shen Long dalam batin.
'Yah, itu sama seperti metode yang di gunakan oleh Bocah Tian sebelumnya'. Jawab Ketua Kong.
'Sekarang apa yang harus kulakukan, Ketua??'. Tanya Shen Long lagi.
'Kau tinggal perhatikan saja Bocah Zuan itu, sisanya tergantung pada ingatan mu'. Jawab singkat Ketua Kong.
Shen Long hanya terdiam menanggapi jawaban singkat Ketua Kong, ia menyadari bahwa tak selamanya harus bergantung pada Ketua Kong atau apapun itu.
Saat ini Shen Long sedang memperhatikan pergerakan atau apapun dari Yu Zuan ataupun Guru Li yang sedang mengajar, ia harus mengingat semua pergerakannya dan beberapa pembuatannya.
Yu Zuan lagi lagi tak bisa menggambar dengan sangat rapi dan ulet seperti Guru Li sebelumnya, kata Guru Li gambar yang di hasilkan harus sempurna tanpa ada kekurangan sedikitpun, karena jika ada yang kurang ketika gambar itu di keluarkan dengan Jurus Lukisan Hidup, maka yang terjadi adalah lukisan tersebut malah hancur karena belum sempurna.
Itulah mengapa Yu Zuan harus menyempurnakan teknik melukisnya terlebih dahulu, sebelum masuk ke metode kedua.
~
__ADS_1
Baiklah sampai di sini dulu ya, lanjut ke chapter selanjutnya... :)