Apocalypse Regression

Apocalypse Regression
Kemarahan Publik


__ADS_3

Chapter sebelumnya telah ditambah karena terlalu pendek. Silahkan baca ulang sebelum melanjutkan.


---


"Jika kamu tidak menginginkannya, berikan saja padaku."


Berjalan di hutan, suara Stacy yang begitu tenang terdengar. Lisa yang berada di sampingnya langsung menjauh.


"Siapa bilang aku tidak menginginkannya!"


"Aku juga berpikir kamu tidak menginginkannya. Lagipula, sedari tadi kamu mengeluh."


Darin menambahkan minyak ke api, langsung membuat Lisa lebih marah.


"Aku tidak bilang kalau aku tidak suka! Maksudku, ketua agak keterlaluan.


Bukankah memberi mata serangga kepada seorang gadis itu berlebihan? Sangat tidak sopan?"


"Kalau begitu kamu bisa mengembalikannya." Ark berkata datar.


"Tidak!" ucap Lisa dengan nada tegas.


Gadis itu langsung memelototi orang-orang di sekitarnya. Bertingkah seperti kucing yang ekornya diinjak. Sebenarnya marah, tapi tidak terlihat menakutkan di mata rekan-rekannya.


"Omong-omong, aku merasa alam itu menakjubkan. Maksudku, siapa sangka mata lipan raksasa itu benar-benar menjadi benda indah yang mirip kristal."


Darin menghela napas panjang. Meski dunia ini gila dan kejam, tetapi dia tidak menyangkal bahwa dunia ini juga memiliki keindahannya sendiri.


Anggota lain mengangguk dalam diam. Sementara itu, Ark masih memasang ekspresi datar di wajahnya.


Dalam kehidupan sebelumnya, selain evolusi, banyak orang mementingkan peralatan. Seperti dalam game fantasi dan adventure, mereka mengumpulkan berbagai bahan dan membuatnya menjadi berbagai senjata dan armor.


Bedanya, di apocalypse, mereka harus terus tumbuh sambil bertahan hidup. Tidak hanya itu, tetapi tidak semua bahan cocok dijadikan sebagai senjata atau armor. Belum lagi, tidak ada tombol restart. Jika mereka gagal, itu berarti game over.


Mati tanpa ada jalan kembali.


Pada saat memikirkan semua itu, Ark merasa bingung karena dirinya benar-benar bisa kembali. Dia tidak tahu alasannya karena dirinya juga tidak mati dengan cara spesial. Pemuda itu sama sekali tidak mengerti, jadi akhirnya menggelengkan kepalanya. Tidak lagi berusaha mencarinya.


Apa yang perlu dia lakukan hanyalah terus bertahan dan melakukan apa yang telah direncanakan. Pemuda itu tidak berniat untuk menyia-nyiakan kesempatan ini dengan memikirkan hal tidak penting.


Membuang-buang waktu untuk sesuatu yang tidak pasti!

__ADS_1


"Omong-omong, apakah kita benar-benar akan kembali, Ketua?"


Mendengar ucapan Lisa, Ark mengangkat sudut bibirnya. Menoleh ke arah kelima rekannya, pemuda itu membalas santai.


"Coba tebak."


***


Beberapa jam kemudian, di area berkumpul semua kelompok sebelumnya.


Di sana, tampak banyak orang yang telah kembali. Tentu saja, ekspresi mereka tidak terlihat begitu percaya diri seperti saat mereka pertama kali tiba. Kebanyakan dari mereka tampak pucat dan ketakutan.


Bukan hanya ketakutan, tetapi banyak orang yang terluka. Goresan, luka tusuk, bekas gigitan besar, bahkan kehilangan salah satu anggota tubuh.


"Ini semua salah Imperial Tiger!"


Salah satu orang berkata dengan ekspresi kesal di wajahnya. Penampilannya berantakan, bahkan tampak hampir kehilangan kewarasannya.


Mendengar ucapan pria itu, banyak orang menatap ke arah tertentu.


Di sana, tampak Zander dan pasukan dari Imperial Tiger. Dibandingkan 250 orang yang datang di awal, jumlah mereka sekarang kurang-lebih 60 orang.


Kehilangan 190 orang, nyaris 200 orang. Hal tersebut jelas merupakan sebuah kerugian besar. Bahkan jika sebagian besar adalah orang biasa, tetapi tentara atau polisi yang meninggal dalam misi ini sekitar 90 orang.


Sebuah luka yang menyakitkan bagi organisasi Imperial Tiger!


Tentu saja, bukan hanya Imperial Tiger yang mendapatkan luka fatal bagi kelompok mereka. Namun hampir semua organisasi besar yang ikut menderita kerugian besar. Bahkan, banyak kelompok kecil dan menengah lenyap karena misi penaklukan taman kota ini.


Di kehidupan Ark sebelumnya, taman kota coba ditaklukkan setelah bangsa manusia sedikit berkembang lebih maju. Sama sekali tidak terburu-buru. Bahkan setelah melakukan banyak persiapan, korbannya juga masih sangat banyak. Lebih dari 50% orang yang ikut serta dalam misi tidak lagi bisa kembali.


Sedangkan sekarang, karena keinginan Imperial Tiger agar tidak diungguli oleh kelompok lain, mereka melakukan gerakan terburu-buru.


Memang benar, jika semuanya dimulai lebih cepat, manusia juga bisa berkembang lebih cepat. Hanya saja, tanpa persiapan cukup, hal tersebut tidak lebih dari misi bunuh diri.


Mereka terlalu meremehkan alam dan dunia yang gila ini!


Tentu saja, ini juga ada hubungannya dengan Ark yang kembali. Bisa dibilang, ini adalah efek kupu-kupu. Bukan hanya membawa efek positif, tetapi juga membawa efek negatif.


Ark sendiri sudah menduga kalau misi ini akan gagal dan banyak orang yang akan terbunuh. Namun pemuda itu sama sekali tidak berniat untuk menghentikan semuanya karena dia juga tidak memiliki alasan cukup untuk menghentikan mereka.


Biarkan orang-orang itu merasakan kekejaman, lalu belajar dari kesalahan lebih awal.

__ADS_1


Pada saat orang-orang mulai membicarakan dan menyudutkan Imperial Tiger, suara langkah kaki terdengar.


Dari kejauhan, tampak Jimmy yang mendukung Julian berjalan. Mereka diikuti oleh anggota Silver Cross lainnya.


Banyak kelompok lain yang menatap ke arah mereka dengan ekspresi percaya. Karena dalam sekilas, Silver Cross tampaknya tidak kehilangan anggotanya. Namun mereka diam ketika melihat hampir semua anggota Silver Cross membawa kepala makhluk aneh. Belum lagi, penampilan mereka juga tampak berantakan.


Tentu saja, Silver Cross sendiri sebenarnya kehilangan empat orang karena kesalahan mereka disaat serangan Twin Horned Blood Centipede. Jika tidak, mereka pasti akan kembali dengan anggota utuh. Bahkan penampilan lebih baik dan sedikit luka ringan. Tidak seperti sekarang dimana banyak yang terluka cukup parah.


Zander dan pasukannya, serta beberapa kelompok besar lain menatap ke arah orang-orang di Silver Cross dengan ekspresi tidak percaya.


"Bagaimana kalian bisa selamat? Apakah kalian tidak pergi jauh ke dalam?


Tidak! Dari penampilan kalian dan kepala serangga itu, seharusnya kalian juga masuk ke dalam. Lalu kenapa kalian semua bisa selamat? Bukankah seharusnya banyak orang yang mati?"


Zander berkata dengan ekspresi tidak percaya. Dia merasa terkejut sekaligus rumit. Tidak menyangka kalau kelompok yang pergi dengan anggota paling sedikit kembali dengan anggota paling banyak.


Padahal jumlah mereka ditambah Dark Caravan hanya sekitar 60 orang.


"Tunggu! Dark Caravan ... dimana orang-orang dari Dark Caravan?"


Zander melihat ke arah Julian dan anggota kelompoknya dengan ekspresi terkejut. Otaknya berjalan lebih cepat. Berbagai kemungkinan seperti pengkhianatan atau tindakan heroik menahan musuh muncul dalam benaknya. Hanya saja, semua itu sirna ketika suara tawa wanita terdengar.


"Hahahaha! Aku sudah menebaknya! Ternyata aku benar!


Seharusnya aku bertindak lebih berani. Seharusnya aku membuat penawaran yang membuat orang itu tertarik. Penyesalan memang datang di akhir. Hahahaha!"


Semua orang menatap ke arah Roxanne yang tampaknya telah kehilangan sebagian besar kewarasannya. Penampilannya tidak secantik sebelumnya. Belum lagi apa yang dia lakukan, tampaknya lebih buruk dari orang yang keluar dari Rumah Sakit Jiwa.


Pada saat itu, suara langkah kaki lain terdengar.


Saat itu, semua orang melihat enam orang berjubah dan bertopeng berjalan ke arah mereka. Lima orang jubah abu-abu dan satu jubah hitam.


Mereka semua membawa berbagai benda seperti kepala serangga mirip yang dibawa kelompok Silver Cross, tanaman aneh, dan beberapa bungkusan daun.


Melihat orang-orang yang terpana, Ark berkata dengan nada monoton.


"Bisakah kalian berhenti menatap dengan mata seperti itu?


Benar-benar membuat tidak nyaman."


>> Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2