Apocalypse Regression

Apocalypse Regression
Akhir Pertemuan


__ADS_3

Mendengar ucapan Ark, ekspresi orang-orang langsung berubah. Mereka takut dengan ide gila pemuda itu, tetapi mereka juga bersemangat.


"Apa yang kamu maksud, Hades?!"


Zander berbicara dengan tubuh gemetar. Dia merasa marah karena ditantang. Namun entah kenapa, ada sebuah api kecil yang menyala dalam hatinya.


"Bukankah kamu tidak menghargai para orang tua, Mr Hades?" Joseph mengangkat alisnya.


Melirik ke arah mereka berdua, Ark dengan santai berkata.


"Aku menghormati atau tidak tergantung kepada tindakan mereka.


Seperti ketua Black Panther sekarang, aku menghormatinya karena beliau adalah pria yang mendedikasikan dirinya kepada militer. Membantu kita dalam melindungi negeri ketika dalam bahaya. Ya ... Orang-orang semacam itu pantas dihormati dan dihargai.


Bahkan, ada seorang pria tua dalam kelompokku dan aku sangat menghormatinya. Dia bijaksana dan dapat diandalkan."


Mendengar ucapan Ark, banyak orang terkejut. Mereka pikir Hades adalah pria yang sama sekali tidak memandang senioritas atau semacamnya. Mereka juga tidak menyangka ada anggota Dark Caravan yang ternyata sudah tua.


Jika saja Old Franky berada di tempat ini, dia pasti sudah mengutuk Ark karena tidak tahu diri.


'Apanya yang menghormati orang tua?! Kamu hanya b-jingan kecil yang suka memanfaatkan dan memaksa orang tua bekerja bagai kuda!'


Mungkin Old Franky akan meneriakinya dengan cara seperti itu.


"Tidak ada baik atau jahat, hanya yang kuat dan lemah ... yang berguna dan tidak berguna.


Bukankah itu situasi menarik?


Kita bisa saja melengserkan barang-barang tua itu dan berdiri di puncak. Apakah kalian tidak menginginkannya?


Lima tetua? Enam belas jenderal besar


Menguasai wilayah masing-masing dan menyesuaikan aturan mereka sendiri. Bukankah itu aliansi yang luar biasa?"


Ucapan Ark membuat orang-orang menjadi semakin gugup. Otak mereka berjalan cepat. Keinginan terdalam mereka juga mulai muncul ke permukaan. Namun saat itu juga, Ark langsung menyiram kobaran api semangat dengan air dingin.


"Tentu saja, aku yakin kalian tidak ingin melakukan hal semacam itu~


Jadi mari lupakan saja.


Sebagai gantinya, karena tidak bisa bersatu, tidak berarti kita semua tidak bisa bekerjasama, bukan? Kita bisa saja melakukan pertemuan bulanan untuk bertukar informasi. Selain itu, Dark Caravan juga bisa membantu kalian.


Menjual barang-barang dengan harga murah per bulan."


Meski kecewa, kalimat terakhir Ark membuat banyak ketua organisasi menengah merasa senang. Mereka sangat iri dengan kerjasama antara Dark Caravan dengan Silver Cross dan Black Panther. Namun siapa sangka, ternyata pria yang dipanggil Hades itu memberi mereka kesempatan.


Cara mereka memandang Ark menjadi lebih baik daripada sebelumnya.


Walau bukan kesepakatan mingguan, kesepakatan bulanan juga membantu mereka dalam memecahkan cukup banyak masalah. Belum lagi dengan bertambah banyaknya zombie kuat dan agresif, membuat mereka menjadi lebih berhati-hati.


Melihat kalau penyatuan tidak mungkin dilakukan, Zander menghela napas panjang. Dia sudah tahu hal semacam ini terjadi. Lagi pula, orang-orang tidak mungkin mudah dibodohi.


Pada akhirnya, semua orang setuju untuk melakukan pertemuan bulanan.


"Selain ini, apakah ada sesuatu yang ingin kalian bahas?" tanya Zander.


Mendengar pertanyaan Zander, Draco mengangkat tangannya.

__ADS_1


"Ada sesuatu yang membuat aku penasaran."


"Katakan," ucap Zander.


"Jika boleh bertanya kepada Mr Hades ..." Draco melirik ke arah Ark. "Apakah ada cara untuk menaklukkan binatang mutan?"


Pertanyaan Draco membuat orang-orang terkejut. Mereka semua sebenarnya juga penasaran, tetapi tidak berani bertanya karena itu menyangkut salah satu misteri dari Dark Caravan.


Ark mengangguk ringan sebelum berkata.


"Mungkin kalian bertanya-tanya alasan kenapa Dark Caravan bisa menaklukkan binatang buas. Lalu aku akan mengatakannya. Jawabannya adalah ...


Tidak ada trik!


Mungkin kalian tidak percaya, tetapi pada kenyataannya, aku sendiri juga terkejut. Debby adalah hewan peliharaan Tamer dan uniknya tidak menggila ketika bermutasi.


Jadi kami sama sekali tidak memiliki trik."


"Bagaimana dengan serigala putih itu, Mr Hades?" salah satu orang mengangkat tangan lalu bertanya.


"Finn?" Ark mengelus dagu. "Aku tidak tahu bagaimana menjelaskannya. Bisa dibilang, itu takdir. Aku menjemputnya ketika masih kecil."


"Apakah serigala putih itu peliharaan anda sebelum apocalypse, Mr Hades?"


"Tidak."


"Lalu bagaimana anda menaklukkannya?"


"Daripada menaklukkan, lebih tepat jika disebut menggerakkan hati dengan ketulusan."


"Ya."


Ark mengangguk. Melihat banyak orang tidak percaya, dia menggelengkan kepala.


"Coba pikirkan baik-baik ...


Jika memang Dark Caravan memiliki teknik mengendalikan atau menaklukkan binatang buas, kenapa kami tidak membuat pasukan kavaleri?


Jika memiliki pasukan binatang buas, untuk apa kamu berdagang dengan kalian? Lebih baik membuat pasukan penunggang lalu menyebar tim ke seluruh titik kota dan mulai menjarah. Tidak perlu kebingungan untuk mengumpulkan berbagai tanaman aneh yang tersebar."


Orang-orang mengangguk. Mereka percaya dengan ucapan Ark. Namun hal tersebut juga membuat mereka semakin iri dengan keberuntungan lelaki itu.


"Terima kasih telah menjawab pertanyaan saya, Mr Hades."


Draco mengangguk ke arah Ark dengan sopan.


"Sama-sama." Ark mengangguk. Melirik ke arah Zander, dia bertanya. "Apakah ada yang ingin kamu tanyakan, Mr Zander?"


Zander terkejut ketika mendengar pertanyaan Ark. Namun setelah beberapa saat, dia akhirnya tetap bertanya.


"Untuk apa organisasi kalian mengumpulkan tumbuhan bermutasi, Hades?"


"Tentu saja untuk mencari mana buah yang bisa dimakan, mana yang tidak. Selain itu, aku juga bisa disebut sebagai setengah ilmuwan."


Setelah mengatakan itu, Ark mengambil sesuatu dari balik jubahnya lalu meletakkan tiga botol kecil cairan dengan warna berbeda. Hijau muda, hijau tua, dan ungu gelap.


"Ramuan pemulihan, ramuan penawar racun, dan racun kuat."

__ADS_1


Ark berkata dengan nada santai, tetapi jelas membuat banyak orang terkejut. Sementara itu, l Julian tampak serius karena dia tahu ... Ark juga telah menemukan ramuan evolusi.


Tentu saja, dia tidak akan membicarakannya.


Sementara itu, Joseph tampak cukup bersemangat karena dia pikir transaksi Ark dan Julian perihal ketiga ramuan ini. Dia cukup senang karena kelompoknya mungkin bisa memulai transaksi pembelian ramuan dengan Dark Caravan.


"Apakah mungkin resepnya bisa—"


"Tolong jangan bercanda."


Ark langsung menyela Zander.


"Jika ingin membeli, kami akan menjual dengan jumlah terbatas. Harganya juga mahal karena terbuat dari tumbuhan langka.


Jika kalian ingin berbicara tentang masa depan manusia, maka seperti yang aku bilang, semua orang di sini memiliki keegoisan masing-masing. Jadi tidak perlu membujuk aku.


Aku tidak akan menyebut kelompok lain, tetapi aku yakin dua kelompok besar Imperial Tiger dan Black Panther juga memiliki tim peneliti. Aku ingin tahu apakah kalian bisa memberi aku dokumen eksperimen kalian? Aku rasa tidak, bukan?"


Saat itu, Ark tiba-tiba membuat gerakan menutup mulut seolah-olah sedang terkejut.


"UPS! Aku lupa, tim peneliti Imperial Tiger sangat rahasia. Maaf, aku benar-benar tidak sengaja. Lagipula ..."


Ark pura-pura gugup.


"Para pengungsi dan kelompok lain tidak boleh tahu soal soal percobaan manusia~"


"HADES!!!"


Zander berteriak marah, bangkit dari kursinya sambil menggebrak meja. Wajahnya merah padam karena marah.


Menopang dagunya, Ark berkata dengan nada santai.


"Kamu yang memulainya, Pak Tua.


Aku tahu kalau dua kelompok mulai meneliti dan memutuskan untuk mencari informasi. Cara Black Panther membujuk warga sipil untuk menangkap binatang buas, mati demi kehormatan dan semacamnya ... aku masih bisa mentolerir karena tidak semua orang bisa menggunakan cara murni untuk menangkap binatang buas.


Akan tetapi, percobaan terhadap manusia itu sudah berlebihan.


Imperial Tiger bisa bilang kalau itu hanya berita yang dibuat-buat oleh Dark Caravan. Namun kalian harus ingat ..."


Mata Ark berkilat dingin.


"Sebaik-baiknya kalian menyimpan bangkai, cepat atau lambat baunya akan tercium juga."


Setelah mengatakan itu, Ark berdiri dari tempat duduknya.


"Aku rasa tidak ada yang perlu dibicarakan lagi, bukan?


Omong-omong, aku akan tetap ikut pertemuan bulanan dan menyumbangkan informasi. Aku juga akan menjual berbagai jenis kebutuhan dari makanan, obat, atau hal lain. Sama sekali tidak berpikir untuk tidak bergabung hanya karena perdebatan kecil ini."


Ark mengangguk kepada semua orang. Dia kemudian berjalan pergi sambil memegang tombak layaknya tongkat.


"Kalau begitu, sampai jumpa di lain kesempatan."


Suara Ark menggema beberapa saat sebelum sosoknya benar-benar pergi meninggalkan ruangan.


>> Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2