
Malam harinya, Ark dan rekan-rekannya kembali ke kereta.
Mereka membawa banyak benda, khususnya bagian tubuh laba-laba raksasa dan kalajengking raksasa. Bagian-bagian tubuh makhluk tersebut benar-benar berharga.
"Hey, Ketua Bau~"
Berjalan di sebelah Ark, Lisa memanggil dengan nada lelah.
"Apa?"
"Kenapa kamu selalu memintaku untuk memancing monster-monster jelek itu? Benar-benar melelahkan."
"Karena kamu yang paling cocok."
Mendengar itu, Lisa memiringkan kepalanya.
"Maksudmu, aku terlihat mencolok, imut, dan menarik perhatian?" tanya Lisa dengan mata berbinar.
'Kecil, menyebalkan, suka membuat masalah ... ya, kata-kata mencolok memang cukup cocok.'
Pikir Ark ketika melirik ke arah Lisa.
Sementara itu, Lisa yang melihat Ark diam tersenyum puas. Dia benar-benar merasa lebih percaya diri karena ketuanya telah terjebak dalam "pesona"nya yang luar biasa. Gadis itu bahkan memasang ekspresi sombong di balik topengnya.
Mengabaikan Lisa yang berpuas diri, Ark melirik ke arah tiga orang lainnya.
"Apakah kalian sudah lebih terbiasa?"
Stacy, Natasha, dan Darin bertarung cukup baik. Hanya saja, menurut Ark mereka masih belum bisa memanfaatkan apa yang telah mereka dapatkan. Hal tersebut sebenarnya juga wajar. Lagipula, mereka baru mendapatkan kemampuan tersebut dalam waktu singkat. Kurang dari 24 jam.
Darin menyerap Miracle Root dari kera putih. Dia mendapatkan tiga kemampuan. Pertama, ledakan kekuatan yang meningkatkan kekuatan serangannya sementara waktu. Semakin kuat karena tumpang tindih dengan skill pertama zombie merah. Ke dua, refleks luar biasa. Terakhir, bakat dalam memanjat.
Natasha menyerap Miracle Root dari kalajengking kayu raksasa. Dia juga mendapatkan tiga kemampuan. Pertama, sama dengan Darin, dia mendapatkan skill ledakan kekuatan. Sedangkan dua kemampuan lain mirip dengan skill Jay, exo-skeleton dan natural kamuflase.
Stacy menyerap Miracle Root dari laba-laba raksasa kaki tombak. Dia mendapatkan tiga kemampuan. Pertama, skill regenerasi yang tumpang tindih dengan kemampuan zombie hijau yang dia serap pertama kali. Ke dua, dia memiliki skill refleks luar biasa mirip dengan Darin. Sedangkan terakhir, dia mendapatkan skill anti-venom. Membuatnya kebal dari racun khususnya racun kelas rendah dan beberapa kelas menengah.
Hal tersebut tentu saja membuat Ark senang. Pada awalnya, dia hanya berpikir untuk membuat tim dengan rute evolusi baik. Dimulai dari zombie, lalu binatang buas yang cocok untuk Miracle Root ke-2 dan seterusnya. Hanya saja, dia tidak menyangka akan kesempatannya mengulang kembali membuatnya bisa membuat tim elit. Membuat tim yang menyerap Miracle Root dengan 3 skill sekaligus!
Di kehidupan sebelumnya, banyak orang yang salah rute. Kebanyakan dari mereka menyerap Miracle Root zombie untuk evolusi tahap satu dan dua, bahkan ada yang sampai tahap tiga.
__ADS_1
Setelah rute terbaik ditemukan, kebanyakan dari orang-orang masih menyerap Miracle Root dari makhluk biasa-biasa saja di level dua dan seterusnya. Mereka hanya berpikir, dengan cara seperti itu lebih mudah. Mereka juga bisa mendapatkan 2 skill dengan santai.
Hanya saja, semakin dalam penelitian, pemilihan Miracle Root benar-benar sangat mempengaruhi pertumbuhan masa depan. Jumlah skill, atribut yang cocok untuk dikembangkan, dan sebagainya.
Banyak orang mungkin berpikir lebih baik mengambil berbagai atribut seperti kecepatan, kekuatan, pertahanan, dan regenerasi setiap level. Mengambil satu per level agar seimbang. Hanya saja, hal tersebut kurang baik karena hasil akhirnya terlalu biasa-biasa saja. Sama sekali tidak ada yang ditonjolkan, masih kalah dengan atribut zombie atau monster normal.
Jadi untuk menjadi elit, lebih baik fokus kepada satu atau dua atribut.
Kecuali, orang itu bisa membunuh monster kuat dan langka sehingga mendapatkan banyak skill kuat. Keseluruhan atribut mungkin bisa naik sangat tinggi. Melebihi para zombie dan monster unik itu sendiri!
Hanya saja, hal tersebut nyaris mustahil. Bahkan, Ark di kehidupan sebelumnya digadang-gadang sebagai jenius yang muncul dalam seribu tahun hanya mengembangkan dua atribut secara ekstrem. Dia memiliki pertahanan dan kemampuan regenerasi cukup, tetapi sangat menonjolkan kekuatan dan kecepatannya!
Hanya saja, Ark yang telah kembali tidak mungkin melakukannya!
Dia menganggap itu tidak cukup, jadi dia ingin merubahnya. Berbekal pengetahuan tentang berbagai binatang buas bermutasi dan pengalaman menghadapinya, pemuda itu berusaha untuk membuat rute pengembangan ekstrem.
Hal yang dianggap gila oleh orang-orang di kehidupan sebelumnya!
Sampai di kereta dan menata semua barang, Ark kembali mengikat Debby. Dia ingin segera kembali, tetapi karena rekan-rekannya kelelahan secara fisik dan mental, pemuda itu memutuskan untuk beristirahat untuk malam ini.
Duduk di dekat api unggun, Ark menatap ke arah langit malam sambil berkata.
"Setelah kembali, kalian harus menyesuaikan diri lalu berlatih dengan baik."
Lisa sendiri memiringkan kepalanya dan bertanya dengan nada bingung.
"Apakah kamu tidak akan mengajari mereka?"
"Aku akan mengajar sebentar. Namun setelah itu, aku harus pergi.
Omong-omong, kamu akan ikut denganku, Darin."
Mendengar penjelasan Ark, empat orang lain terkejut. Tidak menyangka kalau pemuda itu akan pergi lagi setelah kembali.
"Selama Debby pergi, aku juga ikut!" tegas Lisa.
"Kamu tidak bisa ikut," ucap Ark.
"Kenapa??? Aku ingin ikut!"
__ADS_1
"Aku ingin kamu bersiap untuk naik ke level dua. Stacy dan Natasha akan menjaga markas. Kamu, Abigail, Kurona, dan Shirona akan berlatih dan mempersiapkan diri dalam satu setengah bulan.
Omong-omong, Jay akan tinggal dan memimpin sementara aku pergi."
"Aku ingin ikut." Lisa menggertakkan gigi. Tidak ingin tertinggal dari barisan utama, dia akhirnya menyerah. "Baik! Aku akan tinggal. Jadi, kamu akan pergi berdua dengan Darin, Ketua Bau?"
"Tentu saja tidak. Tim akan terdiri dari 5 anggota. Ada aku, Darin, Yonas, dan Vadim.
Kamu mungkin berpikir hanya empat? Tetapi Debby juga anggota tim. Bahkan anggota wajib ketika melakukan perjalanan jauh."
Lisa tersenyum. Menatap ke arah Ark, dia bertanya.
"Setelah ini, kamu akan pergi ke mana?"
Masih duduk sambil menatap langit, sudut bibir Ark terangkat.
"Pergi untuk menjemput seseorang."
***
Sementara itu, di sebuah gedung lima lantai yang telah disulap menjadi sebuah markas dengan berbagai macam pertahanan
Tempat tersebut adalah markas Jade Scorpion, salah satu tujuh penguasa. Kelompok terbesar di kota ini!
Sosok wanita cantik berusia dua puluhan dengan rambut dan mata hitam serta sosok menggoda sedang berjalan di lorong sambil membawa obor. Dia berjalan menuruni tangga lalu pergi ke lantai pertama bangunan tersebut.
Langkah kaki menggema di ruangan yang sunyi karena kebanyakan orang telah tidur. Terlebih lagi, hanya orang-orang lemah dan dianggap tidak berguna yang berada di lantai pertama. Jadi ketika orang-orang melihat wanita tersebut, mereka tidak berani berbicara.
Lagipula, wanita tersebut adalah adik dari istri wakil ketua kelompok Jade Scorpion!
Berjalan ke sudut tertentu sepi, wanita itu melihat sosok pria yang duduk bersandar dengan wajah tertunduk. Penampilannya tampak kacau. Dia tampak kurus. Rambut hitamnya cukup panjang, tetapi berantakan seperti sarang burung. Hampir menutupi separuh wajahnya.
Wanita itu membungkuk di depan pria tersebut lalu mengeluarkan satu mangkuk kecil yang berisi bubur encer lalu meletakkannya di lantai.
"Kakak iparmu pasti marah jika mengetahuinya."
Suara serak terdengar dari pria itu.
Hal tersebut membuat tubuh wanita itu sedikit gemetar. Dia mengepalkan tangannya erat-erat. Menarik napas dalam-dalam, wanita itu kembali berdiri dan berkata dengan ekspresi tak acuh.
__ADS_1
"Aku akan berjaga. Makan saja bubur itu, Saito."
>> Bersambung.