Apocalypse Regression

Apocalypse Regression
Yang Lama dan Yang Baru


__ADS_3

Pada saat semua sibuk melakukan pekerjaan mereka, waktu mengalir. Satu bulan berlalu begitu saja.


"Apakah kalian sudah mempersiapkan barang bawaan kalian?"


Turun melewati tangga, Ark melihat beberapa orang yang berkumpul untuk sarapan bersama.


"Aku telah mempersiapkannya, Ketua."


Darin membalas santai sambil mengangguk ke arah Ark.


"Kami juga sudah," ucap Kurona dan Shirona bersamaan.


"Tentu saja saya juga sudah mempersiapkannya, Tuan."


Stacy berkata kepada Ark dengan senyum menawan di wajahnya.


Hanya saja, Ark tidak begitu memperhatikan mereka. Sebaliknya, dia menatap ke arah gadis pendek yang tampaknya masih mengantuk. Saat itu juga, orang-orang di ruang makan mengarahkan pandangan mereka ke gadis tersebut.


Menggosok matanya, Lisa sedikit terkejut ketika melihat orang-orang menatap ke arahnya dengan wajah serius.


"Apa? Kenapa kalian menatapku dengan cara seperti itu? Aku sudah melakukannya. Menyiapkan semua yang dibutuhkan sebelum berangkat.


Jadi tolong berhenti melihatku seolah sedang melihat pembuat masalah."


Semua orang terdiam. Namun mereka semua juga memiliki pemikiran yang sama. Ya. Di mata mereka, Lisa adalah iblis kecil yang suka membuat masalah!


"Jadi, kapan kita akan berangkat, Ketua?" tanya Lisa.


"Setelah sarapan segera ganti pakaian lalu berangkat."


"Dimengerti!" jawab mereka serempak.


Sementara itu, anggota inti lainnya hanya bisa merasa iri karena kelima orang itu akan ikut pergi bersama dengan Ark.


"Hmmm ... Dark Caravan yang asli," ucap Lisa.


Seperti yang Lisa katakan. Meski beberapa bulan berlalu sejak pertama kali Dark Caravan dimulai, tetapi anggota awal yang memulai memang empat orang yaitu Ark, Darin, Stacy, dan Lisa. Dua orang (Kurona dan Shirona) ditambahkan kemudian.


Hanya saja, tim itu tidak berjalan begitu lama karena setiap anggota harus melakukan pekerjaan berbeda-beda. Jadi susunan tim Dark Caravan terkadang berganti. Namun bagi Lisa, Dark Caravan yang original terdiri dari enam orang tersebut.


Mengabaikan pemikiran rumit gadis itu, Ark segera duduk di kursi utama lalu mulai sarapan diikuti rekan-rekannya.

__ADS_1


Selesai sarapan, Ark dan rekan-rekannya bersiap. Dalam waktu singkat, mereka semua keluar dari markas dengan penampilan baru.


Kurona dan Shirona mengenakan jubah bertudung berwarna abu-abu gelap dengan corak hitam yang terbuat dari bulu hyena tingkat dua. Di sebelah kiri pinggang yang tertutup jubah, menggantung sebuah pedang indah. Pedang itu sedikit melengkung dengan satu sisi tajam untuk menebas, dan sisi belakang berhias duri. Masing-masing dari mereka juga membawa belati yang terbuat dari taring atas hyena tingkat dua. Keduanya memakai topeng hitam polos.


Stacy dan Lisa memakai jubah bertudung warna cokelat gelap dengan corak hitam yang terbuat dari kulit dan bulu hyena tingkat pertama. Mereka membawa dua pedang pendek yang terbuat dari bahan berbeda. Milik Stacy dari tanduk lipan raksasa, dan milik Lisa terbuat dari kaki laba-laba raksasa. Keduanya juga memakai topeng hitam polos.


Darin mengenakan jubah bertudung warna hijau gelap dan suram, terbuat dari bulu Rotten Hound langka tingkat pertama yang kebetulan dia buru beberapa waktu yang lalu. Selain belati tersembunyi, dia membawa tombak yang terbuat dari dua kaki laba-laba raksasa. Dia juga memakai topeng hitam polos.


Sedangkan penampilan Ark sendiri tidak begitu berubah. Mungkin ada sedikit upgrade. Pada bagian tudung dan bawah jubah hitamnya, tampak bulu gagak yang dijahit dengan rapi. Senjatanya masih sama, yaitu pedang dari sabit Rotten Ghost Mantis dan dua belati dari taring Abyssal Shadow Lynx. Bedanya, sekarang dia juga membawa tombak. Topengnya juga berwarna hitam, tetapi memiliki dua tanduk kecil di atasnya yang membuat sedikit berbeda dibandingkan dengan anggota lainnya.


Mereka berenam pergi ke kereta dimana Debby sudah bersiap di sana. Bedanya, di sebelah Debby tampak sosok Finn dengan pelana di punggungnya. Kali ini ikut pergi bersama dengan tuannya!


Dengan begitu, perwakilan Dark Caravan pun berangkat!


***


Setelah melalui perjalanan cukup panjang, Ark dan rekan-rekannya sampai di lokasi pertemuan sekitar jam 8 malam.


Lokasi pertemuan kali ini adalah sebuah kantor polisi tidak begitu jauh dari pusat kota. Sebenarnya Imperial Tiger berniat mengundang semua perwakilan ke markas mereka. Namun karena hubungan berbagai kelompok yang rumit, mereka memilih lokasi ini. Salah satu tempat yang mereka kuasai, tetapi tidak begitu dipentingkan lagi.


Pada akhirnya, mereka menyulap tempat ini sebagai lokasi pertemuan antar kelompok mulai sekarang. Untuk saat ini dan waktu mendatang.


Kereta tersebut pergi ke tempat kosong, di bawah sebuah pohon besar yang belum ditempati oleh kelompok lain. Sampai di sana, kereta pun berhenti.


Sesaat kemudian, beberapa sosok turun dari kereta. Dimulai dari Lisa, Stacy, Shirona, Kurona, dan terakhir ... Ark.


"Karena acara pertemuan kelompok dilakukan besok, tampaknya kita datang terlalu awal, Ketua."


Lisa berkata dengan santai. Benar-benar mengabaikan tatapan banyak orang yang diarahkan kepada mereka.


"Kamu kurang tepat, Tamer. Aku rasa, kecuali beberapa kelompok, sisanya telah datang lebih awal dari kita."


Ark berkata dengan nada datar. Sambil memegang tombak seperti memegang tongkat, dia melirik ke arah tertentu dimana beberapa orang berjalan ke arah mereka. Melihat sosok tak asing yang bisa disebut sebagai teman atau sekadar rekan dagang, pemuda itu tersenyum di balik topengnya.


"Sudah lama tidak bertemu denganmu, Mr Hades."


"Kurang dari dua minggu yang lalu. Itu sama sekali tidak lama, Mr Joseph."


Mendengar jawaban Ark, Joseph tersenyum sambil menggelengkan kepalanya.


"Untuk orang yang berjuang di antara hidup dan mati setiap hari, dua minggu adalah waktu yang lama."

__ADS_1


"Tampaknya para zombie menjadi lebih aktif belakangan ini."


Ark mengangkat bahu sambil berkata dengan nada tak acuh.


"Begitulah," balas Joseph sebelum menghela napas panjang.


"Apakah kalian membahas kekacauan akhir-akhir ini?"


Suara tenang, tetapi membawa rasa hangat dan nyaman terdengar. Menoleh ke sumber suara, Ark dan Joseph melihat sosok Julian yang berjalan dengan rekan-rekannya.


Melihat sosok Berto di belakang Julian, Ark tersenyum.


"Tampaknya kamu masih belum perlu mengganti wakilmu, Julian."


"Itu adalah ucapan kasar, Mr Hades."


Berto berkata dengan ekspresi tanpa daya. Merasa cukup tertekan karena setiap bertemu dengan Ark, orang itu akan bersikap seolah-olah terkejut melihatnya masih hidup.


"Ya ... senang kamu baik-baik saja, Berto."


"Saya juga senang melihat anda sehat, Mr Hades."


Saat itu. Julian melihat sekeliling. Beberapa saat kemudian, dia membuka mulutnya.


"Tampaknya ada beberapa wajah baru."


"Benarkah?" ucap Ark dengan datar, tampak tidak peduli.


"Beberapa jatuh, beberapa bangkit. Hal yang biasa dalam dunia kacau ini."


Joseph berkata sebelum menghela napas panjang. Dari ekspresinya, tampaknya pria paruh baya itu sedang mengalami beberapa masalah. Melirik ke arah Ark, pria tersebut mengingatkan.


"Hati-hati, Mr Hades. Tampaknya ada beberapa kelompok yang tertarik padamu."


"..."


Ark tidak menjawab, tetapi dia sendiri tidak takut. Bahkan jika semua orang dalam acara pertemuan ini mencoba menyerang Dark Caravan, dia tetap tidak takut. Lagipula, selain Finn yang telah berada di puncaki tingkat pertama, anggota lain berada di tingkat dua. Bahkan dia sendiri ...


Sekarang telah mencapai tingkat tiga!


>> Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2