
Ucapan Ark jelas mengejutkan semua orang dalam ruangan. Mereka sama sekali tidak memiliki masalah soal pembukaan pertanian besar, pembangunan infrastruktur, dan pembuatan berbagai kerajinan. Namun, perihal keluar dari kota ...
Mereka jelas belum siap!
Menurut informasi yang mereka kumpulkan, sangat banyak tentara yang terbunuh sebelumnya karena keluar dari kota untuk mencari pasokan makanan. Meski Sword of Sufferings kuat, mereka belum berani berkata bahwa mereka bisa menentang dunia.
"Sementara para pekerja akan diarahkan untuk menjadi petani, pengrajin, dan tukang. Aku sekali lagi akan membongkar kelompok militer lama dan membuat resimen baru.
Scarlet Sword dan Violet Sword akan dibubarkan. Sebagai gantinya, aku akan membentuk tiga resimen baru yaitu Scarlet Knight, Violet Guardian, dan Shadow Hunter.
Jika sebelumnya dua kelompok dibedakan berdasarkan gender mereka, sekarang hal semacam itu tidak diperlukan. Saat ini, kita akan membaginya menurut tugas mereka."
Melihat orang-orang yang masih linglung, Ark tersenyum.
"Scarlet Knight akan bertugas untuk melakukan misi eksplorasi. Mereka akan di kirim ke berbagai tempat untuk mengumpulkan informasi tentang daerah yang belum dijelajahi atau pergi untuk mengambil sesuatu.
Violet Guardian, seperti namanya, tugas mereka adalah menjaga markas. Bukan hanya markas, tetapi juga seluruh wilayah kekuasaan Sword of Sufferings. Mencari orang atau makhluk lain yang mencoba menyusup ke wilayah kita lalu membasminya.
Sedangkan Shadow Hunter, resimen kecil itu akan berisi beberapa elit yang aku pilih secara pribadi. Tugas mereka tidak akan ada hubungannya dengan departemen lain. Tugas mereka juga lebih kompleks.
Apakah ada pertanyaan?"
Mendengar ucapan Ark, Lisa mengangkat tangannya. Dengan ekspresi serius di wajahnya, gadis itu berkata.
"Aku ... termasuk dalam Shadow Hunter, kan?"
"..."
Pertanyaan Lisa langsung membuat Ark tertegun. Melihat ekspresi serius gadis kecil itu, tanpa sadar sudut bibirnya berkedut.
Bukan hanya Ark, bahkan anggota lain juga tercengang. Bahkan jika mereka tidak begitu mengerti keseluruhan rencana Ark, setidaknya mereka bisa sedikit memahami penjelasannya.
Sudah dipastikan, Shadow Hunter akan berisi orang-orang yang harus bisa melakukan hal-hal kejam. Bukan hanya menjalankan misi biasa, tetapi mereka akan berhubungan dengan darah orang lain. Sama sekali bukan suatu permainan anak kecil.
"Tidak, Lisa. Kamu sama sekali tidak akan bergabung dengan Shadow Hunter."
"Tapi aku adalah seorang elit!" ucap Lisa bangga sambil menepuk dadanya yang datar seperti bandara.
"Tidak. Aku tidak akan memasukkan kamu ke Shadow Hunter karena kamu memiliki posisi penting."
"Hah? Posisi penting?!" Lisa tercengang.
"Lisa, kamu akan menjadi wakil komandan resimen Scarlet Knight. Sedangkan Jay ... kamu akan menjadi komandan resimen Scarlet Knight."
__ADS_1
"Eh???"
Lisa dan Jay langsung terkejut. Keduanya kemudian menggebrak meja lalu berdiri sambil berteriak.
"Wakil komandan, kah? Seperti yang diharapkan dari nona ini!" Lisa menggosok hidungnya dengan ekspresi bangga.
"Yosh! Bagus! Setelah terkurung begitu lama, sudah waktunya aku melakukan debut! Dunia luas ... Aku, Jay akan datang menentangmu!" Jay tampak bahagia.
Melihat mereka berdua, para petinggi Sword of Sufferings lain langsung berkeringat dingin. Melihat betapa tidak bisa diandalkannya komandan dan wakil komandan itu, mereka tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi.
"Apakah ini baik-baik saja, Ark?" tanya Old Franky dengan ekspresi khawatir.
"Tenang saja. Semua akan baik-baik saja." Ark menoleh. "Omong-omong, kamu akan diberhentikan dari tugasmu, Old Franky. Mulai sekarang, kamu akan menjadi ketua peneliti. Ya, meski sekarang anggotanya hanya kamu, Stein, dan Eva."
"HAHAHAHA! Akhirnya ... Akhirnya aku akan keluar dari bengkel menyebalkan itu! Ruang penelitian, aku datang!" Old Franky benar-benar langsung melupakan topik yang sebelumnya dibicarakan.
"..."
Melihat Old Franky, Ark hanya bisa terdiam. Dia kemudian menatap anggota lain.
"Natasha, kamu akan menjadi komandan resimen Violet Guardian. Beritahukan kepada Roxanne akan menjadi wakil komandan resimen Violet Sword. Suruh dia mengikuti rapat berikutnya karena sekarang sudah menjadi inti dari Sword of Sufferings.
Abigail, kamu akan bertanggung jawab atas pertanian. Ini pekerjaan yang sulit, tetapi aku harap kamu bisa melakukannya. Biarkan Nami membantu sebagai wakilmu."
"Baik, Ketua!" jawab mereka berdua bersamaan.
"Darin, sebenarnya aku ingin memintamu untuk menjadi wakil komandan resimen Scarlet Knight. Hanya saja, aku memiliki tugas yang lebih cocok untukmu.
Darin, kamu akan menjadi instruktur para pendatang baru. Yonas akan menjadi wakilmu. Kalian akan menjadi guru anak-anak baru. Meski bukan pangkat tinggi, tetapi itu adalah pekerjaan paling mulia.
Tentu saja, mulai musim semi kalian tidak perlu lagi pergi ke tempat dimana biasanya kita berdagang karena posisi markas Sword of Sufferings telah menyebar di seluruh kota. Kita akan bertahan di sini. Apa yang kamu lakukan adalah bekerja sebagai guru lalu pulang ke rumah di malam hari.
Omong-omong, katakan kepada Shani kalau dia sekarang akan bertanggung jawab atas para pengrajin. Para wanita bisa membuat kerajinan yang tidak begitu memerlukan kekuatan. Old Franky telah mendidik banyak orang, jadi urusan untuk membuat sepatu kulit, sarung tangan kulit, dan beberapa alat akan diserahkan pada mereka. Kamu tidak perlu khawatir beban kerja Shani."
"Terima kasih, Ketua!" ucap Darin tulus.
Melihat betapa bahagianya mereka, Ark tersenyum lembut. Meski memiliki sisi kejam, tetapi dia juga masih bisa memperlakukan orang-orang dengan baik.
"Kalau begitu semua orang bubar!"
"YA!!!"
Setelah mereka semua pergi, Ark kemudian memanggil beberapa orang untuk berkumpul di atap bangunan yang dijadikan gunakan sebagai gudang sementara, tempat penetasan, dan tempat penjinakan.
__ADS_1
"Cari tempat untuk duduk."
Ark berkata santai. Di depannya, ada 13 orang. Mereka adalah Kurona, Shirona, Stacy, Saito, Draco, Leon, Vadim dan enam wanita mantan kelompok Golden Rose. Selain Roxanne dan Mona yang ikut dengan Violet Guardian, sisanya Ark panggil.
Ya. Mereka semua adalah anggota Shadow Hunter termasuk dirinya.
"Ini benar-benar kombinasi yang sangat buruk, Ketua."
Saito yang bersandar pada dinding sambil memejamkan mata berkata dengan senyum di wajahnya.
"Bukankah ini cocok dengan pekerjaan yang akan kita lakukan?" Ark berkata dengan santai.
Selain Stacy dan Vadim yang berubah dari orang normal, sisanya bukanlah orang baik. Saito sendiri dulunya juga sering membuat masalah. Sedangkan sisa anggota lain ...
Tiga pembunuh terbaik, enam pembunuh profesional, dan dua gangster kuat.
Ditambah dengan ahli pedang (Saito), agen (Vadim), dan wanita agak gila dengan sisi psikopat (Stacy) ...
Ini memang kombinasi kelompok yang sangat buruk.
"Ya ... Kamu ada benarnya, Ketua."
Saito menggelengkan ringan. Tampaknya tidak berniat untuk berdebat dengan mereka.
"Aku akan membagi kalian sebagai tim kecil dan memberi tugas berbeda secara rahasia. Bahkan di antara tim kecil lain di kelompok yang sama, kalian tidak boleh membocorkan tugas.
Tugas adalah tugas tim pribadi dan tidak ada hubungannya dengan Shadow Hunter itu sendiri. Apakah kalian mengerti?"
"Kami mengerti!" jawab mereka serempak.
"Kurona jelas berpasangan dengan Shirona. Saito akan berpasangan dengan Vadim. Draco akan berpasangan dengan Leon. Sedangkan Stacy, kamu akan memimpin 6 wanita lainnya.
Apakah ada pertanyaan?"
"Tidak, Ketua!" balas mereka serempak.
"Kalau begitu kalian bisa bubar. Aku akan menghubungi kalian jika ada misi yang harus kalian lakukan."
Melihat mereka semua bubar, Ark menghela napas panjang. Pemuda itu bersandar sambil menatap langit biru dengan ekspresi kosong. Sama sekali tidak ada yang tahu dia sedang memikirkan apa.
Tanpa terasa, beberapa hari kembali berlalu.
Malam terakhir di tahun ini tiba. Hampir satu tahun semenjak apocalypse terjadi telah mereka lewati.
__ADS_1
Setelah malam ini, babak baru kehidupan mereka dalam apocalypse akan dimulai.
>> Bersambung.