Apocalypse Regression

Apocalypse Regression
Lebih Dari Yang Diharapkan


__ADS_3

Ark merasa sedang melayang di kehampaan. Tubuhnya jatuh dengan lembut di kubangan lumpur hitam. Pemuda itu terbaring di sana dalam diam.


'Kenapa aku harus melakukan ini? Mengulangi semua penderitaan ini?'


Melihat langit gelap dimana banyak mata dengan berbagai bentuk dan ukuran sedang menatapnya, pemuda itu hanya memasang ekspresi hampa. Benar-benar sudah mati rasa.


Saat itu, banyak tangan hitam muncul dari kubangan lumpur. Meraih seluruh bagian tubuhnya. Menariknya ke bawah, mencoba menenggelamkannya.


'Sejujurnya aku sudah lelah. Aku tidak lagi ingin melakukan hal-hal semacam ini. Bukankah lebih baik mengakhiri semuanya segera jika memiliki akhir sama?'


Memikirkan hal tersebut, Ark perlahan memejamkan matanya. Namun, sebelum mata terpejam sepenuhnya, pemuda itu meraung.


"YANG BENAR SAJA!!!"


"ALASAN AKU KEMBALI ADALAH UNTUK MENANGGUNG BEBAN DAN MEMBERI ORANG-ORANG HARAPAN!"


"UNTUK MENCEGAH ORANG-ORANG YANG LAYAK HIDUP MATI!"


"UNTUK MENJADI PENDOSA YANG MENGADILI PENDOSA LAINNYA!"


"UNTUK BERTAHAN, BERGELANTUNGAN TANPA JATUH KE DASAR RANTAI MAKANAN!"


"UNTUK MENEBUS SEGALA DOSA YANG PERNAH AKU LAKUKAN!"


"HIDUP! TERUS HIDUP! TERUS BERJUANG!"


"AKU PERNAH BERJANJI BAHWA ..."


"AKU—"


***


Di bawah tirai malam.


Tubuh hitam penuh dengan retakan sedikit bergetar. Retakan demi retakan kembali menutup. Warna hitam merayap menuju ke jantung. Tubuh putih bersih kembali seperti sedia kala.


Warna putih berubah menjadi merah layaknya logam yang dipanaskan. Tetesan demi tetesan air yang jatuh ke atasnya langsung menguap, menjadi kepulan asap.


Menampilkan pemandangan aneh, sebuah kepulan asap tebal dalam hujan lebat.


Crack! Crack! Crack!


Suara retakan terdengar. Sosok itu akhirnya memaksakan diri untuk bangkit. Kulitnya mulai retak dan berdarah, tetapi segera menutup. Retak, tertutup, retak, tertutup. Terus mengulangi hal yang sama.


"ARK!!!"


Jay yang tiba di lokasi terlambat tertegun di tempatnya. Karena dia dan Ark menuju ke arah berlawanan untuk mencari di area Lisa berpatroli, keduanya terpisah jauh.


Jay nyaris tidak bisa melihat sosok humanoid yang berdiri karena kepulan asap menyelimutinya. Namun sepasang mata berwarna biru yang menyala dan tampak tenang sudah membuat pria tersebut yakin kalau orang itu adalah sahabatnya.


Melirik ke arah tubuh tak bernyawa Abyssal Shadow Lynx, Jay akhirnya paham.


Sahabatnya sekarang sedang dalam proses menyerap Miracle Root!


Meski mengetahui apa yang terjadi, kepulan asap dan suara retakan yang terus terdengar membuat Jay merasa tidak nyaman. Namun, dia sama sekali tidak berani mengganggu karena takut berakibat fatal. Pada akhirnya, pria itu mengawasi area sekitar.

__ADS_1


Memastikan kalau tidak ada yang mengganggu proses penyerapan Miracle Root yang dilakukan Ark!


Beberapa jam berlalu begitu saja. Hujan deras menjadi rintik-rintik. Pemuda yang sedari tadi diam akhirnya membuat gerakan.


"Huuh ..."


Membuka mulutnya, asap panas diembuskan dari mulutnya. Ark melangkah ke depan, membuat suara tulang gemeretak. Setelah melemaskan anggota tubuhnya dengan gerakan ringan, pemuda itu diam dengan eskpresi penuh kejutan.


'Apakah ini yang disebut berkah dalam kemalangan?


Tidak! Aku harus memastikan semuanya benar-benar nyata. Segera kembali untuk melakukan uji coba!'


Pada saat Ark memiliki banyak pikiran dalam otaknya, suara Jay menyadarkannya.


"Apakah itu benar-benar kamu, Ark?"


Mendengar pertanyaan itu, Ark memiringkan kepalanya.


"Jika bukan?"


"Huh! Syukurlah! Meski penampilan berbeda, itu masih kamu."


Jay menghela napas panjang. Dia melihat ke arah Ark dengan ekspresi heran.


Sebenarnya penampilan Ark masih agak sama. Hanya saja, pemuda itu menjadi lebih tinggi. Rambutnya agak panjang. Kulitnya menjadi putih pucat, tetapi masih kokoh dan kencang seperti sebelumnya. Kuku-kuku pemuda itu berwarna hitam dengan kilau keunguan. Warna matanya juga sama.


Melihat ekspresi heran di wajah Jay, Ark mengulurkan tangan kanannya. Saat itu, kelima kukunya berubah menjadi lima cakar melengkung berwarna hitam. Tampak sangat kokoh dan tajam!


"Bukankah ini terlihat keren?" ucap Ark saat mengembalikan kuku dalam bentuk seperti semula.


Ekspresi keheranan di wajah Jay tiba-tiba berubah menjadi kegembiraan. Dia menatap ke arah sahabatnya lalu berkata.


"Jika kamu menyerap harimau gigi pedang menjadi seperti itu, mungkinkah jika gadis—"


"Tidak! Tolong hentikan! Gadis dengan telinga dan ekor seperti kucing ... tidak ada hal semacam itu!"


Ark langsung menyela Jay. Dia mengetahui dengan jelas apa yang sahabatnya pikirkan. Manusia biasanya menyerap Miracle Root dengan skill kuat. Bahkan jika ada perubahan dalam tubuh, biasanya adalah perubahan bagian tubuh yang bisa digunakan sebagai senjata perlindungan diri.


Gadis imut dengan telinga dan ekor kucing? Menjual keimutan? Tidak ada hal semacam itu!


"Ugh!"


Jay memegangi dadanya yang terasa sesak. Harapan yang baru saja mekar benar-benar langsung pupus. Tidak hanya dihancurkan, tetapi langsung diinjak-injak sampai menghilang dalam ketiadaan.


"Harem gadis kucing! Kenapa mimpi pria ini tidak bisa terwujud!"


Jay memegangi kepalanya sambil berteriak dengan nada putus asa.


"Lupakan kerajaan harem atau gadis kucing, bantu aku membawa ini kembali ke markas!"


Ark langsung menyela Jay. Sama sekali tidak memberinya ruang untuk menyesali apa yang tidak perlu disesali.


"Ugh! Baiklah."


Menatap ke arah sahabatnya yang begitu kejam, Jay hanya bisa menghela napas panjang. Membantu membawa tubuh Abyssal Shadow Lynx dengan perasaan pahit di hatinya.

__ADS_1


Sesampainya di markas, keduanya benar-benar dibuat terkejut.


Ada yang berbahagia, tetapi ada juga yang berduka. Mungkin kalimat itu cocok untuk kejadian yang terjadi kali ini.


Sementara Ark berhasil melewati kemalangan dan mencapai sebuah hasil yang tidak terduga, Lisa malah berduka. Gadis itu berhasil diselamatkan. Hanya saja, penawar racun itu tidak begitu berguna melawan racun kuat Abyssal Shadow Lynx.


Seperti Ark yang nyaris mati karena racun tersebut sebelumnya. Lisa yang sedikit terlambat diobati akhirnya kehilangan kedua kakinya. Lebih tepatnya, syaraf-syaraf kakinya tidak bisa digerakkan. Membuatnya lumpuh dan tidak bisa berjalan.


Itu bisa dianggap beruntung karena dia masih hidup. Namun juga dianggap tidak beruntung karena harus lumpuh, tidak lagi bisa berjalan.


"Apakah kamu baik-baik saja, Lisa?" tanya Jay.


"Terima kasih atas bantuan Ketua. Nyawaku benar-benar terselamatkan."


Lisa menjawab dengan ekspresi santai. Sama sekali tidak tampak begitu tertekan.


Melihat wajah sedih rekan-rekannya, Ark menggelengkan kepalanya sebelum berkata.


"Kalian tidak perlu sedih. Khususnya kamu, Lisa. Hal tersebut sama sekali bukan masalah. Semua itu hanya sementara.


Apa yang perlu dilakukan adalah mengganti rute evolusi. Daripada meniru Abigail, apa yang harus kamu lakukan sekarang sama seperti Vadim. Menunggu Miracle Root tipe regenerasi yang cocok.


Dengan begitu, seharusnya kamu bisa berjalan dengan normal. Tidak perlu takut tidak bisa berjalan dalam sisa hidupmu."


Ucapan Ark membuat orang-orang sadar. Mereka tampak lega. Tidak lagi kecewa dan sedih seperti sebelumnya.


Meski dunia ini telah gila, ada juga banyak kesempatan di balik segala kesulitan!


Tidak ada sesuatu yang mutlak!


***


Tiga hari kemudian, dalam kamar Ark.


"Siapa sangka, empat skill dari Abyssal Shadow Lynx dan satu skill tambahan yang muncul karena dipaksa berevolusi sambil menyerap racun."


Duduk di kursinya, Ark yang telah menguji semuanya dalam tiga hari merasa heran. Dia benar-benar mendapatkan empat skill dari Abyssal Shadow Lynx, yang seharusnya hanya tiga.


Pertama, Shadow Mimicry. Ark bisa menyatukan diri dalam kegelapan tanpa terdeteksi. Ini lengkap dengan langkah senyap dari Abyssal Shadow Lynx.


Ke dua, racun alami. Ark bisa mengeluarkan racun kuat dari cakar atau gigi. Tentu saja, ini bisa dikendalikan. Bisa dikombinasikan dengan mode perubahan bentuk kuku menjadi cakar. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mencari kombinasi lain.


Ke tiga, peningkatan semua atribut sementara. Tidak perlu banyak dijelaskan. Skill ini mirip skill pertama milik Jay.


Terakhir, penglihatan malam. Ark bisa melihat dalam gelap dengan lebih jelas. Membuatnya bisa bertarung di malam hari dengan lebih baik. Bukan skill spesial, tetapi jelas sangat berguna.


Selain keempat skill tersebut, racun mematikan Abyssal Shadow Lynx membuat Ark mendapatkan skill lain tanpa disengaja, yaitu kekebalan racun.


Setelah mengujinya, Ark benar-benar kebal dengan racun-racun kelas rendah. Bahkan memiliki ketahanan cukup baik dengan racun kuat seperti racun Abyssal Shadow Lynx. Ya, meski tidak bisa sepenuhnya menahan racun tersebut.


Jadi, bisa dibilang ...


Panen kali ini benar-benar lebih daripada yang diharapkan!


>> Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2