
Tiga hari kemudian, di taman atap yang sekarang telah diubah menjadi rumah kaca.
"Apakah semuanya akan baik-baik saja, Ark?"
Jay menatap ke arah Ark yang sedang memilah beberapa Silverstar Grass. Mengambil beberapa yang bisa digunakan dan menanam ulang bibit kecil di sekitar. Berbeda dengan Jay yang agak panik, Ark sendiri tampak lebih tenang.
"Maksudmu Black Panther?" tanya Ark santai.
"Benar. Bukan hanya Silver Cross, kita juga mendapat niat baik dari Black Panther. Jika kita menolak hubungan lebih dalam kedua kelompok tersebut, mungkinkah mereka akan memusuhi kita?"
"..."
Ark diam sejenak. Setelah memikirkan beberapa hal, dia bertanya, "Apakah kamu takut, Jay?"
"Tentu saja tidak! Kenapa aku harus takut dengan mereka?"
"Lalu?" tanya Ark.
"Daripada membuat banyak musuh, bukankah lebih baik membuat banyak teman, Ark?
Maksudku, bahkan jika kita selamat sampai akhir, rasanya agak tidak nyaman jika membayangkan hanya beberapa orang yang selamat. Rasanya ... dunia ini terlalu kosong? Lagipula, niat awal kita adalah menyelamatkan dan membuat umat manusia tidak tertinggal dengan binatang buas atau zombie, kan?"
"Kamu sedikit salah, Jay."
"Apa maksudmu, Ark?"
"Aku memang ingin membuat umat manusia bertahan. Namun, aku tidak bilang ingin menyelamatkan jutaan atau ratusan ribu nyawa. Bahkan jika kurang seratus orang yang selamat di akhir ...
Aku sama sekali tidak peduli."
"Ark ... Kamu ..."
Jay menatap ke arah Ark dengan ekspresi rumit. Dia merasa kalau apa yang dilakukan sahabatnya cukup kejam. Namun pria itu juga tahu betapa kacaunya orang-orang di dunia saat ini. Situasinya sama sekali tidak optimis.
"Omong-omong, apakah Old Franky telah menyelesaikan renovasi gudang cadangan?"
"Belum. Dia bilang paling cepat satu minggu." Jay menggeleng ringan. "Aku sadar kalau kamu memiliki ambisi besar, Ark. Namun, apakah kita benar-benar perlu merubah lantai dua dan tiga sebagai tempat penetasan dan penjinakan?"
Setelah kembali dari markas Silver Cross, Ark benar-benar langsung memulai rencana merombak gudang cadangan untuk dijadikan sebagai tempat penangkaran. Suatu hal yang membuat semua anggota Sword of Sufferings terkejut sekaligus bingung.
__ADS_1
Setelah mereka mendapatkan cerita lengkap dari Lisa, orang-orang mengerti kalau Ark berniat untuk menaklukkan lebih banyak binatang untuk dijadikan rekan. Hal tersebut membuat mereka cukup bersemangat, tetapi juga agak takut.
Lantai pertama rumah tersebut masih digunakan sebagai tempat memuat dan membongkar barang Dark Caravan. Ruang bawah tanah digunakan untuk menyimpan persediaan dengan kualitas biasa yang akan dijual. Lantai tiga dibuat menjadi tempat penjinakan, lebih mirip sel penjara. Sedangkan lantai tiga akan digunakan sebagai tempat penetasan!
Peran Old Franky sangat besar dalam mengubah berbagai rongsokan menjadi jeruji besi. Banyak anggota Scarlet Sword membantu dalam renovasi rumah tersebut. Namun karena banyaknya syarat dari Ark, proses renovasi berjalan cukup lama. Mereka ingin membuat tempat yang aman dan kokoh untuk mengurung para binatang buas!
"Telur macam apa yang ingin kamu tetaskan, Ark?"
"Setelah selesai renovasi, kita akan mencari telur burung. Serangga dan reptil ditolak!"
"Eh? Reptil juga ditolak?" tanya Jay.
"Ya. Jadi buang pikiranmu untuk menunggangi naga atau semacamnya! Bahkan jika makhluk semacam itu ada, sangat tidak masuk akal jika dijadikan sebagai tunggangan.
Buang pikiran semacam itu jauh-jauh!"
"..."
Jay menatap ke arah Ark dengan ekspresi tidak percaya. Benar-benar terkejut ketika sahabatnya menebak apa yang dia pikirkan. Merasa tidak tertahankan!
"Selain itu, ketika kamu keluar untuk menjual barang ke Silver Cross dan Black Panther, suruh pemimpin mereka untuk datang di minggu berikutnya. Aku perlu bertemu dengan mereka untuk membahas sesuatu."
"Sangat penting, bahkan menyangkut nyawa banyak orang dan hubungan kita dengan kelompok lain ke depannya."
Melihat ekspresi serius di wajah Ark, Jay mengangguk.
"Dimengerti."
***
Empat hari kembali berlalu.
"Ini agak buruk daripada yang aku bayangkan, Old Franky."
Melihat banyak ruang yang diubah menjadi kurungan di lantai dua bekas gudang cadangan, Ark menggeleng ringan.
"Apa yang kamu inginkan? Kita sama sekali tidak memiliki las atau semacamnya. Kamu telah menyuruh lelaki tua ini bermain api untuk membersihkan karat dan mengubah banyak tongkat besi menjadi kurungan! Seminggu penuh!
Setidaknya kamu harus menghargai usaha lelaki tua ini, Nak!"
__ADS_1
Old Franky mendengus dingin. Merubah seluruh lantai dua menjadi penjara khas abad pertengahan yang kokoh tetapi juga suram memerlukan banyak usaha! Bahkan jika dia dan para anggota Scarlet Sword itu memiliki kekuatan manusia super, mereka masih kelelahan. Jadi ucapan Ark benar-benar membuatnya marah.
"Ya ... ini sudah sangat baik. Hanya saja, ruang penetasan belum selesai? Kamu bilang satu minggu?" Ark memiringkan kepalanya.
"Bocah ini ..." Old Franky menggertakkan gigi. "Satu minggu per lantai! Kamu pikir aku jin dalam lampu ajaib yang bisa mengubah tanah kosong menjadi istana dalam satu jentikkan jari?!"
Old Franky benar-benar marah. Jika hanya beberapa kamar, dia tidak akan peduli jika Ark protes. Namun apa yang lelaki itu rumah adalah seluruh lantai. Dua lantai di rumah besar! Sama sekali tidak ada rumah kecil di perumahan elit ini!
Old Franky yang awalnya adalah sarjana lembut dengan tubuh kurus sekarang menjadi lelaki tua dengan tubuh penuh otot, tampak sangat garang. Mirip dengan Gandalf versi close combat mage! (Penyihir jarak dekat)
Lelaki tua itu benar-benar telah kehilangan tempramen ilmuwan elegan, malah mirip pria tua yang suka mabuk dan mengutuk orang di bar!
"Tenanglah, Old Franky. Aku hanya bercanda. Aku juga telah menyiapkan balasan yang sesuai atas kontribusimu. Selain itu, apakah kamu benar-benar tidak berniat untuk menyerap Miracle Root dari makhluk dengan tipe kekuatan ketika telah mencapai tingkat dua?"
"Sudah aku bilang, aku lebih suka yang cepat!"
"Siapa sangka lelaki tua berotot seperti itu benar-benar lebih suka berlarian dan menjauhi musuh daripada adu jotos. Padahal aku pikir kamu memiliki selera yang mirip dengan cucumu.
Banteng kecil dan banteng tua."
Sudut bibir Old Franky berkedut. Dia benar-benar bingung dengan pilihan cucunya.
Jelas Lisa adalah gadis manis dan cantik ketika diam. Gadis tersebut juga memilih teknik yang berbasis kecepatan dan banyak teknik. Namun siapa sangka, dia benar-benar penggemar pertarungan brutal. Sangat menyukai tipe kekuatan yang kasar dan ganas! Sama sekali tidak cocok dengan tubuh kecilnya!
"Huh ..." Old Franky menghela napas panjang. "Aku dengar kamu ingin bertemu dengan ketua Silver Cross dan perwakilan Black Panther. Apa yang coba lakukan kepada mereka, Nak? Mereka adalah orang baik-baik, kan? Jangan terlalu berlebihan."
"Tentu saja aku sama sekali tidak memiliki niat buruk terhadap mereka. Sebaliknya, aku ingin membantu mereka meringankan beban."
Ark tersenyum. Old Franky yang melihat senyumannya membelalakkan mata dengan ekspresi tidak percaya.
"Ark, jangan bilang kalau kamu-"
Tidak menunggu Old Franky menyelesaikan ucapannya, lelaki itu sudah berjalan pergi karena tidak ada lagi yang ingin dibicarakan lelaki tua itu.
Melambaikan tangannya sambil memunggungi Old Franky, Ark berkata.
"Tenang saja. Semua akan baik-baik saja."
Mendengar ucapan pemuda tersebut, Old Franky menghela napas panjang. Dia hanya bisa melihat punggung Ark yang berjalan menjauh sambil menggelengkan kepalanya.
__ADS_1
>> Bersambung.