Apocalypse Regression

Apocalypse Regression
Dampak Perubahan


__ADS_3

Melihat jumlah tikus mutan yang tidak ada habisnya, Ark mulai curiga.


Bukan hanya curiga, tetapi dia juga mulai memiliki dugaan kuat. Memikirkan berbagai alasan, sebab dan akibat ... ekspresi Ark berubah menjadi buruk.


'Ini ... adalah salahku?'


Pertanyaan itu langsung muncul dalam benak Ark.


Jika dipikir-pikir kembali, alasannya sebenarnya adalah pembantaian zombie secara besar-besaran di area sekitar.


Memang benar, menghabisi zombie membuat zombie berkurang dan musuh di masa depan yang berupa munculnya zombie spesial atau zombie yang berevolusi berkurang. Namun sebaliknya, membunuh zombie dan membuang mayatnya jelas memiliki dampak lain, yaitu memberi makan para tikus.


Ya! Tikus mutan memiliki kemampuan beradaptasi yang sangat baik. Mereka bisa makan hampir segalanya. Terlebih lagi, semakin banyak makan, semakin banyak energi yang dimiliki untuk terus bereproduksi. Yang berarti ...


Jumlah tikus langsung meningkat banyak di awal. Lebih banyak daripada dalam kehidupan Ark sebelumnya!


'Tsk! Jadi inilah alasan kenapa aku merasa aneh setelah membunuh banyak zombie sebelumnya.


Ini dianggap kerugian besar! Menghilangkan sedikit zombie untuk ditukar dengan tikus mutan dengan jumlah besar! Benar-benar ceroboh!'


Ark merasa tertekan. Pencegahan yang coba dia lakukan sebenarnya malah membawa dampak lain. Bahkan jika tidak mematikan, tetapi masih sangat merepotkan. Sama sekali tidak menguntungkan dirinya.


Pada saat itu, teriakan Natasha terdengar.


"Stacy terkena gigitan!!!"


Mendengar itu, ekspresi Ark langsung berubah menjadi suram. Membunuh beberapa tikus, dia langsung mendekati Stacy dan Natasha. Tanpa sedikitpun keraguan, dia langsung mengambil belati lalu memotong luka bekas gigitan dengan kejam.


Ark langsung memeras darah keluar dari tangan Stacy, membuat gadis itu gemetar ketika menggertakkan gigi sambil menahan rasa sakitnya.


Ark kemudian merobek pakaiannya sendiri lalu melilit luka Stacy. Belum sempat lega, bau darah manusia langsung membuat para tikus mutan mengalihkan pandangan mereka ke arah Stacy.


Melihat para tikus mutan yang berlari menuju dia dan Stacy, Ark berdiri. Dia menjatuhkan tombak lalu menarik dua katana. Menarik napas dalam-dalam, ekspresinya berangsur-angsur menjadi lebih tenang daripada biasanya.


Melihat para tikus yang bergegas dari segala arah, katana di kedua tangan Ark menari. Ya ... dibandingkan dengan gerakan kasar. Gerakan Ark yang lembut dan mengalir malah mirip sebuah tarian. Namun ...


Swoosh! Swoosh! Swoosh!


Setiap ayunan yang tampak lembut itu membawa kekuatan fisik yang luar biasa. Langsung memotong-motong para tikus dengan tekniknya ... tanpa perlu kemampuan khusus untuk bertarung. Terus menyerang dan bertahan dengan tenang sambil melindungi Stacy.


Melihat ke arah anggota lain yang mulai bersusah payah, Ark langsung berkata kepada Jay.


"Tidak perlu lagi menahan diri ... Jay."


Mendengar ucapan Ark, sudut bibir Jay terangkat. Menyeringai puas, pria itu berkata.


"DIMENGERTI ..."

__ADS_1


Kabut tipis muncul mengelilingi sosok Jay. Tubuhnya menjadi sedikit lebih tinggi, otot-ototnya juga lebih menonjol. Aura mengerikan muncul dari sosok pria itu.


Kekuatan, kecepatan, dan pertahanan yang meningkat dua kali lipat.


Merasakan perbedaan itu, Jay langsung meraung. Dia kemudian langsung bergegas ke arah para tikus mutan. Satu ayunan pedang langsung memotong beberapa tikus sampai mati.


Dibandingkan dengan serangan manusia normal yang memerlukan beberapa kali serangan untuk menembus tubuh tikus lalu membunuhnya, Jay bisa langsung membunuh tikus dengan mudah.


Menggunakan kekuatan murni!


Perubahan Jay jelas mengejutkan tiga anggota lain. Dalam keadaan normal saja, mereka sudah dibuat kagum dan terkesan dengan kekuatan Ark serta Jay.


Belum lagi ketika Jay dalam kondisi seperti sekarang. Hal tersebut jelas langsung membuat mereka bertiga ketakutan!


Jelas, sejak perubahan Jay, pertarungan yang awalnya imbang langsung menjadi berat sebelah. Ya ... kelompok yang dipimpin Ark dengan mudah mulai menekan dan menghabisi para tikus.


Ketika matahari terbit, pertarungan akhirnya selesai. Kecuali dua atau tiga tikus yang sempat meloloskan diri, semua tikus telah dihabisi.


"Periksa setiap sudut rumah. Pastikan tidak ada tikus yang tertinggal!"


"Baik!" jawab mereka bersamaan.


Kecuali Stacy yang tidak bisa lagi bergerak karena sangat lelah dan lemah, semua orang mulai memeriksa rumah. Bahkan Jay yang masih kelelahan setelah menggunakan kemampuan miliknya.


Satu jam kemudian, mereka kembali berkumpul.


"Beberapa tanaman di halaman belakang rusak. Beberapa Devil's Vines mati dan perlu diganti. Banyak hal yang perlu diperbaiki. Selain itu ..."


Ark menatap ke arah Stacy yang pucat. Natasha duduk di sampingnya dengan ekspresi rumit.


"Seharusnya kamu tidak perlu menolongku."


Natasha berkata dengan nada rumit. Hubungannya dengan Stacy tidak bisa dianggap dekat. Mereka malah sering saling mengejek karena perbedaan pendapat. Stacy jelas sangat mendukung Ark, sementara Natasha terkadang merasa tidak puas dengan keputusan kejam Ark.


"Aku rasa Tuan akan sedih jika kamu digigit sampai mati. Lagipula, aku masih baik-baik saja."


Stacy berkata dengan senyum di wajahnya yang pucat seperti kertas.


"Kamu—"


"Aku baik-baik saja. Lagipula, Tuan pasti akan menolongku."


Ucapan Stacy yang lembut dan penuh percaya diri membuat keraguan di hati Ark sirna.


Ya. Sebelumnya, dia tidak pernah memberi "Cairan Menjijikkan" kepada anggota selain Jay. Dia ingin menahan agar orang-orang yang dibawahnya cukup kuat setelah memakan daging zombie, tetapi tidak cukup kuat untuk berevolusi. Karena mereka bisa saja menentang dirinya.


Akan tetapi, setelah melihat apa yang Stacy lakukan, Ark merasa kalau pemikirannya agak salah. Jadi sekarang, dia memutuskan untuk memilih Stacy karena gadis itu telah lolos ujian.

__ADS_1


"Kamu telah melakukan kerja bagus, Stacy. Tenang saja, kamu akan baik-baik saja. Aku janji."


Ya. Ark berjanji untuk menyembuhkan Stacy. Dia berencana untuk memberikan "Cairan Menjijikkan" kepada Stacy. Tidak seperti dia dan Jay yang meminumnya dua kali sehari, tetapi akan meminumnya sekali sehari sehingga proses evolusi akan tertunda selama sepuluh hari. Bukan lima hari.


Sementara itu, Ark juga telah menuliskan rencana penting lainnya dalam benaknya. Sebuah rencana yang tampaknya harus segera dimajukan.


Ark kemudian menggendong Stacy layaknya seorang putri lalu berjalan menuju ke dalam rumah.


"Aku akan merawat Stacy. Setelah satu jam istirahat, kalian singkirkan semua bangkai tikus. Kubur di luar dinding, di bawah Devil's Vines."


"Hey?! Bukankah itu berlebihan? Kalian beristirahat sementara kami—"


"Aku yakin kamu tidak bisa merawat Stacy, Jay. Karena hanya aku yang biasa, akulah yang melakukannya. Selain itu ... untuk apa kalian protes?


Setelah mengobati Stacy dan beristirahat sebentar, aku akan membantu kalian mengurus bangkai tikus. Jadi aku juga tidak hanya diam sambil melihat kalian kelelahan."


Setelah mengatakan itu, Ark membawa Stacy pergi tanpa menunggu jawaban. Benar-benar membuat ketiga orang itu terdiam.


***


Siang harinya.


Setelah perjuangan keras, Ark dan teman-temannya akhirnya selesai menguburkan semua bangkai tikus. Bahkan Ark juga sudah menanam Devil's Vines baru, menggantikannya yang sudah mati.


Tentu saja, bukan hanya Ark, tetapi Abigail juga membantu. Sementara Nathan dan Nala menjaga Stacy agar tidak pergi memaksakan diri untuk membantu, Abigail membantu Ark dan anggota lain untuk memindahkan bangkai tikus. Dengan begitu, pekerjaan bisa dilakukan lebih cepat.


Jadi, hampir semua masalah telah dibereskan.


Kenapa hampir? Karena belum semua pekerjaan diselesaikan.


Mereka hanya memindah dan mengubur bangkai tikus. Mereka masih perlu memperbaiki gerbang yang peok, membersihkan sisa darah di sekitar markas, dan juga menanam kembali beberapa tanaman yang rusak di halaman belakang.


"Ugh! Tikus-tikus menyebalkan ini benar-benar membuat kita dalam masalah!"


Mendengar keluhan Jay, Ark mengangkat bahu dengan ekspresi datar.


"Setidaknya tidak ada korban."


Mendengar ucapan Ark, semua orang tertegun. Memang benar, mereka bersyukur karena tidak ada korban. Namun tetap saja ...


Tikus-tikus yang merusak pekerjaan mereka masih sangat menyebalkan!


Belum lagi, tidak ada bagian tikus yang cukup bermanfaat bagi mereka. Apa yang mereka lakukan bisa dianggap kerugian atas waktu dan tenaga.


Benar-benar melakukan kerja paksa!


>> Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2