Apocalypse Regression

Apocalypse Regression
Membuat Kesepakatan?


__ADS_3

Black Panther, sebuah kelompok yang terdiri dari para tentara dan polisi. Mereka adalah orang-orang yang tidak suka dengan peraturan yang dibuat oleh pemerintahan, bahkan menolak dengan keras.


Jika dilihat-lihat, mereka mirip Ark. Mereka ingin orang-orang yang tidak pantas lengser dari jabatannya.


Bahkan tujuan akhir mereka pun sama. Menghancurkan lama lama dan membuat aturan baru. Cukup cocok dengan gaya Ark. Namun ...


Ada alasan kenapa Black Panther menjadi salah satu dari tiga kelompok yang Ark benci di kota ini.


Mereka tidak murni!


Ark tidak menyangkal kalau sebagian anggota Black Panther memiliki jiwa heroik. Mereka memiliki keinginan untuk membangun dunia yang lebih baik. Namun, orang-orang semacam itu hanya sebagian.


Bahkan, hanya sebagian kecil.


Kebanyakan anggota kelompok tersebut diisi oleh orang yang tidak mendapatkan apa yang mereka inginkan di Imperial Tiger. Mereka merasa tidak puas dengan apa yang mereka dapat, jadi mereka ingin mengambil lebih ... dan lebih banyak lagi.


Mirip dengan orang-orang yang berada di jajaran atas Imperial Tiger!


Tentu saja, ada alasan kenapa Ark yakin dengan hal tersebut. Lagipula, pemuda yang sekarang dikenal sebagai Hades itu dulu adalah salah satu tokoh petinggi di Black Panther di kehidupan sebelumnya!


Menempel pada Imperial Tiger, kecewa lalu pergi. Berpikir bahwa Black Panther adalah orang-orang dengan tujuan baik, ikut bergabung dan membantu pemberontakan. Namun hasilnya sama saja.


Tidak jauh lebih bersih daripada yang sebelumnya!


Itulah kenapa dia tidak lagi berpikir untuk bergabung dengan suatu kelompok. Terus berjalan di jalannya sendiri. Bertemu dan berpisah dengan orang-orang hebat.


Ikut membela umat manusia dalam banyak pertempuran sebagai Ark, bukan anggota kelompok A, B, atau C.


Orang yang membuat banyak kelompok tidak nyaman karena dia "bisa" berdiri, bahkan melangkah lebih jauh dengan kedua kakinya sendiri.


Saat Ark tenggelam dalam serpihan-serpihan kenangan tidak menyenangkan, suara Joseph kembali terdengar.


"Jadi ... apakah kita bisa bicara sebentar, Mr Hades?"


Mendengar pertanyaan itu, Ark menatap ke arah Joseph. Dia tidak langsung menjawab, tetapi hanya menatap ke arah pria paruh banyak yang memiliki penampilan layaknya penjahat itu.


'Joseph, kah? Tipikal pria yang disebut-sebut sebagai seorang yang mendukung umat manusia dari dalam bayangan.'


Ark sendiri sebenarnya tidak begitu mengenal Joseph. Lagipula, ketika dia sempat tergabung dalam kelompok Black Panther, pria itu telah meninggal dunia. Namun, menurut cerita, banyak orang yang bilang kalau Joseph adalah pria dengan wajah dingin dan sikap kasar, tetapi memiliki hati lembut.


Belum lagi, alasan dulu Ark mencaritahu informasi tentang Joseph adalah ...


"Apakah ada pria yang bernama Siegfried dalam pasukanmu, Mr Joseph?"


Mendengar Ark malah balik bertanya, Joseph terkejut. Dia agak tidak puas dengan sikap sosok bertopeng di depannya, tetapi masih mengingat beberapa sosok dalam benaknya.


Saat itu, Joseph teringat sosok pemuda baik hati, naif, dan bodoh. Entah bagaimana pemuda tersebut dulu bisa menjadi tentara. Namun Joseph beberapa kali membantu pemuda itu karena tidak tega orang memiliki hati bersih seperti itu harus tercemar dengan kekotoran dunia.


"Apakah bocah itu membuat masalah dengan anda, Mr Hades?


Siegfried hanya pemuda naif dan selalu berbicara apa adanya. Itulah penyebab dia tidak memiliki teman. Sebagai pemimpinnya, aku minta maaf kalau bocah itu membuat masalah dengan anda.

__ADS_1


Omong-omong, bisakah kita bicara sebentar?"


"..."


Melihat ke arah Joseph, Ark menghela napas. Seperti dugaannya, Siegfried memiliki masa lalu yang seperti ini.


'Bocah naif dan jujur, kah? Bagiku ... dia hanya lelaki gila yang hidup dengan cara mengayunkan pedangnya untuk membunuh dan terus membunuh.


Dia beberapa kali hampir memenggal kepalaku. Sungguh lelaki gila dan merepotkan.'


Siegfried, The Dragon Slayer. Salah satu pria yang beberapa kali bertarung dengannya di kehidupan sebelumnya. Orang yang bisa bertarung dengan imbang dengan Ark. Jenis petarung yang tidak ingin dia lawan karena sangat merepotkan.


Saat itu, sebuah pemikiran muncul dalam benak Ark.


'Karena si Siegfried kalah start dan belum bisa bertarung benar, bukankah lebih baik membunuhnya sebelum tumbuh?


Lagipula, dia adalah jenis makhluk seperti kecoa ketika sudah tumbuh. Sangat mengganggu dan sulit mati meski dipukul berkali-kali.'


Pada saat Ark berpikir kalau idenya cukup layak, suara Joseph kembali terdengar.


"Haruskah kita pergi ke tempat lain, Mr Hades?"


Mendengar pertanyaan itu, Ark menggelengkan kepalanya.


"Anda bisa mengatakannya di sini, Mr Joseph."


Joseph tertegun. Dia melihat mata di balik topeng yang menatapnya dengan tak acuh. Pada akhirnya, pria paruh baya itu menghela napas dan menjelaskan.


"Kamu bertingkah misterius."


Ark menjawab datar, tidak lagi berkata dengan sopan. Mengangkat bahu, dia melanjutkan.


"Pimpin jalan."


Joseph berpikir kalau pemuda sombong di depannya akan menolak permintaannya. Namun siapa sangka, ternyata masih mau mendengarkan permintaannya.


'Mungkinkah dia memiliki pemikiran yang sama dengan Black Panther sehingga tidak memiliki penolakan?'


Memikirkan itu, Joseph mengangguk dengan puas.


Jika Ark mengetahui apa yang pria itu pikirkan, dia pasti akan berkata kalau Joseph terlalu banyak berpikir.


Mereka berdua kemudian pergi menuju salah satu bangunan dan naik ke tempat yang lebih tinggi.


"Jadi, apa yang ingin kamu tanyakan, Mr Joseph?"


Joseph tersenyum ketika mendengar pertanyaan Ark.


"Seharusnya anda tahu alasan kenapa saya menemui anda, Mr Hades."


"Undangan untuk bergabung dengan Black Panther."

__ADS_1


Ark berkata dengan nada malas. Joseph mengangguk ketika mendengar ucapan Ark.


"Kamu pasti tahu jawabanku, Mr Joseph. Aku menolak.


Seperti yang sering kali aku katakan. Dark Caravan adalah pedagang. Kami bersikap netral. Tidak begitu peduli dengan perseteruan antar kelompok.


Selama kalian ingin berdagang dan mampu membayar, kami akan berdagang dengan kalian tanpa membeda-bedakan. Black Panther, Imperial Tiger, Silver Cross, atau kelompok lain. Kami bisa berdagang dengan mereka semua."


Mendengar jawaban Ark, Joseph mengangguk. Dia sebenarnya tahu jawaban pemuda di depannya. Hanya saja, pria paruh baya itu masih ingin mencoba.


"Itulah kenapa aku menemuimu, Mr Hades. Kami, Black Panther ingin berdagang denganmu."


"Hou ... menarik." Ark mengelus dagu. "Jika kalian ingin berdagang kebutuhan pokok, aku bisa menyiapkan rute yang cocok. Kita bisa berdagang setiap satu minggu sekali. Kalian tahu apa yang kami inginkan, bukan?"


"Tentu saja kami tahu. Selain itu, kamu juga ingin membeli suatu informasi penting darimu."


"Katakan."


Menatap ke arah langit, Ark membalas santai.


"Kami ingin membeli informasi lebih lengkap tentang tempat penyimpanan jagung. Baik itu informasi tentang bangunan, bahkan cara untuk membobol dan mencurinya."


"Kenapa kamu pikir aku akan menjual hal sepenting itu daripada mengambilnya sendiri?"


Ark mengangkat alisnya, berkata dengan nada tak acuh.


"Pertama, Dark Caravan menganggap hal tersebut merepotkan. Tidak sesuai dengan biaya kerja, jadi kalian tidak mengambilnya.


Kedua, Dark Caravan memiliki pasokan yang cukup. Ini bisa dilihat jelas karena kalian menjual pasokan makanan, jadi tumpukan karung berisi jagung itu tidak begitu menarik di mata kalian."


Joseph menatap sosok Ark yang berdiri memunggungi dirinya. Matanya menyempit. Pria paruh baya itu kemudian kembali berkata.


"Selain itu, bukankah kamu sendiri yang bilang ...


Selama harganya cocok, kalian akan melakukan perdagangan. Bahkan jika kalian diminta menyusup dan membunuh para penatua Imperial Tiger.


Jadi katakan saja ... harga apa yang harus kami bayar untuk melakukan perdagangan ini?!"


Mendengar itu, tubuh Ark sedikit gemetar. Dia tiba-tiba mendongak.


"Pfft ... Menarik ... Benar-benar menarik!"


Ark berbalik, menatap ke arah Joseph dengan tatapan dingin. Membuat tanda "uang" dengan jarinya, pemuda itu berkata.


"Tentu saja bisa. Namun harus aku ingatkan ..."


Ark menatap tepat ke mata Joseph.


"Ini akan mahal, loh."


>> Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2