Apocalypse Regression

Apocalypse Regression
Tidak Ada Hubungannya


__ADS_3

Sementara tiga orang tampak ragu, Tyler langsung maju sambil bertanya dengan ekspresi serius.


“Jika aku bekerja di bawahmu, apakah aku bisa sekuat gadis itu?”


Tyler melirik ke arah Lisa ketika mengatakan hal tersebut. Gadis itu hendak menjawab, tetapi Ark langsung menyela.


“Semuanya tergantung dirimu. Jika bekerja keras dan beruntung, segala sesuatu yang mustahil bisa saja terjadi.”


Ark berkata dengan nada tenang. Dia jelas menyiratkan kalau hal semacam itu sulit dicapai, tetapi bukan tidak mungkin. Meski begitu, banyak anggota Sword of Sufferings menggelengkan kepala dalam hati.


Mereka saja yang berlatih mati-matian dan menjalankan banyak tugas tidak bisa mencapai hal semacam itu, belum lagi orang luar. Bahkan jika cukup beruntung menemukan 10 jenis ramuang sangat langka, jelas tidak cukup untuk mencapai tingkat Lisa karena memerlukan banyak akumulasi.


“Apakah itu mustahil?” gumam Tyler dengan ekspresi kecewa.


“Hampir mustahil, tetapi masih ada kemungkinan. Namun, kamu bertanya seperti itu karena belum melihat kekuatan Lisa yang sebenarnya. Lagipula, meski sembrono, Lisa masih salah satu jenderal dari kelompok Sword of Sufferings.


Jika yang kamu maksud kemampuan bertarung melawan zombie biasa dan bertahan hidup. Hal semacam itu jelas bisa dicapai jika kamu mau berusaha. Apakah kamu mau melihat contohnya? Kebetulan aku bisa menunjukkan padamu seperti apa yang aku maksud.”


Mengatakan itu, tatapan Ark langsung beralih ke arah beberapa zombie muncul di kejauhan. Pemuda itu kemudian menunjuk ke arah prajurit acak dan berkata.


“Bereskan.”


“Dimengerti.”


Orang itu bangkit lalu menghunus pedangnya. Melihat empat zombie level 1, dia bahkan tidak bersemangat. Orang itu langsung bergegas ke arah mereka. Berbekal kekuatan level 2 dan keterampilan pedang yang cukup baik, empat kepala zombie dipenggal dengan mudah.


Saat itu, suara Ark kembali terdengar.


“Melawan zombie level 1, melarikan diri dari makhluk lebih kuat, dan memiliki beberapa trik kecil adalah syarat dasar untuk hidup di dunia yang kacau ini. Jika kalian tidak memilikinya, kalian hampir tidak layak untuk hidup.


Jika kalian ingin-“


“Aku akan bekerja untukmu, Tuan Hades!”


Tyler langsung berkata dengan tegas. Selama satu setengah tahun lebih, mereka terus melarikan diri, bahkan tidak bisa melawan zombie level 1 sepele. Dia ingin memiliki kekuatan lebih. Bahkan jika tidak bisa berjalan santai seperti Lisa atau Ark, pemuda itu setidaknya ingin hidup lebih layak!


“Sungguh bersemangat. Kalau begitu selamat bergabung, pemetik herbal nomor 01.” Ark berkata dengan nada santai. “Bagaimana dengan kalian?”

__ADS_1


Melihat putranya penuh dengan tekad, Russell memilih mengangguk. Melihat ayah dan saudaranya ikut, Hannah juga ikut dengan mereka. Lexie sama sekali tidak memiliki pilihan, jadi akhirnya juga bergabung.


“Lisa, beri mereka air. Setelah itu, bawa mereka jalan-jalan untuk mencari beberapa tanaman yang bisa dibawa kembali. Karena kamu yang membawa mereka, kamu bertanggung jawab untuk mengajari mereka.”


“Baik, Ketua!” ucap Lisa sambil memberi hormat.


“Pergi.”


Setelah mengatakan itu, Ark melihat Lisa membawa beberapa orang pergi. Menyadari kalau kota ini adalah jenis kota yang hampir jatuh, pemuda itu merasa lebih santai. Belum lagi, dia berhasil merekrut 4 orang di hari pertama. Itu berarti, sisanya akan lebih mudah ditangani.


“Awal yang cukup baik.”


Ark bergumam dengan ekspresi kosong di wajahnya. Meski semua berjalan dengan lancar. Entah kenapa, dia tidak lagi merasakan pencapaian. Rasanya benar-benar agak hambar.


***


Keesokan paginya.


Setelah berkeliling semalaman, Lisa dan empat orang lain kembali. Mereka tidak berjalan terlalu jauh, tetapi berkeliling di area sekitar gedung untuk mencari. Meski hanya mendapatkan beberapa tanaman yang kurang berguna dan tidak ada hubungannya dengan bahan utama untuk membuat ramuan evolusi, keempat orang itu memang telah cukup banyak belajar.


Saat kembali, keempat orang itu terkejut ketika melihat asap di tempat Ark dan rekan-rekannya tinggal. Saat itu juga, mereka mengendus aroma makanan yang dimasak.


Mendengar ucapan asal-asalan Lisa, keempat orang itu semakin terkejut. Mereka sama sekali tidak menyangka kalau apa yang Sword of Sufferings makan adalah makanan hangat.


“Makan secukupnya.” Ark berkata dengan nada datar. Dia kemudian melirik ke arah empat orang itu. “Bukan tanaman yang terlalu berharga, tetapi sudah cukup untuk perjalanan pertama. Datang untuk makan.”


“Eh? Kami ... kami juga boleh makan, Tuan Hades?” tanya Russell dengan ekspresi terkejut.


“Tentu saja. Namun semua sesuai dengan harganya.”


Mendengar itu, Russell, Hannah, dan Lexie tampak bersemangat. Mereka tidak menyangka akan bisa makan hanya dengan mengambil ‘rumput’ yang mereka bahkan tidak tahu apa gunanya. Sedangkan Tyler menjadi lebih serius. Tampaknya ingin menjadi lebih kuat agar bisa makan lebih puas.


Baru saja berjalan ke depan, keempat orang itu tertegun di tempat mereka. Tubuh mereka kaku dan keringat langsung membasahi seluruh tubuh mereka. Saat itu, mereka melihat sosok makhluk besar. Serigala raksasa dengan bulu seputih salju, jelas lebih kuat daripada semua makhluk yang pernah mereka temui selama ini.


‘Mati.’


Itu adalah pikiran mereka ketika melihat makhluk itu. Saat mereka berpikir semuanya telah berakhir, suara Lisa memecahkan keheningan.

__ADS_1


“Apakah kamu juga baru saja kembali, Finn? Hey, bulumu sangat lebat dan tampak lembut. Biarkan aku menyentuhnya! Aduh!”


Lisa berlari menuju ke arah Finn, tetapi berakhir dihindari dan ditampar dengan kaki depan makhluk itu. Melihat pemandangan semacam itu, keempat orang langsung merasa bodoh.


“I-Ini ...”


“Oh! Kalian semua pasti tidak melihatnya semalam karena dia pergi berburu sendiri! Namanya adalah Finn! Hewan peliharaan paling cantik kesayangan Ketua.”


Lisa berkata dengan ceria sambil bermain kejar-kejaran dengan Finn. Melihat makhluk besar dan tampak ganas itu ternyata peliharaan Hades, mereka menghirup napas dingin.


“Berhenti main-main dan pergi sarapan. Juga, Finn ... kamu segera beristirahat karena sudah bermain semalaman.”


Lisa dan Finn langsung berhenti. Lisa berjalan ke tempat orang-orang sedang memasak, sedangkan Finn langsung mencari tempat luas dan teduh untuk berbaring.


“Kalian juga pergi sarapan.”


“B-Baik, Tuan Hades!” jawab mereka berempat serempak.


Setelah itu, keempat orang tadi akhirnya mendapatkan bubur encer untuk sarapan. Meski tidak ada ekstra toping atau semacamnya, mereka merasa sangat senang, bahkan hampir menangis karena sudah sangat lama tidak makanan sesuatu yang hangat.


Selesai sarapan, mereka berempat ingin beristirahat karena sudah lama tidak tidur pulas. Dengan keberadaan kelompok kuat seperti Sword of Sufferings, mereka merasa syaraf yang awalnya sangat tegang menjadi lebih rileks. Hanya saja, ekspresi mereka berubah ketika melihat enam orang yang muncul di kejauhan.


“Mereka ...” gumam Tyler sambil menggertakkan gigi.


“Siapa?” tanya Ark yang duduk santai di bawah naungan pohon.


“Mereka adalah kelompok pengganggu yang suka membuat masalah dan merampok hasil orang-orang. Mereka terkenal di daerah ini, Tuan Hades.”


“Suruh mereka datang ke sini.”


“Tapi, Tuan-“


“Biarkan mereka datang.”


Ark berkata dengan nada tak acuh. Ekspresi keempat orang itu langsung berubah jelek ketika mendengar ucapan lain dari mulut pemuda itu.


“Apakah penjahat, pahlawan, jahat, atau baik ...”

__ADS_1


“Semuanya tidak ada hubungannya denganku.”


>> Bersambung.


__ADS_2