Apocalypse Regression

Apocalypse Regression
Kemarahan Crocodile


__ADS_3

Setelah membicarakan Ark, ekspresi rumit tampak di wajah orang tua Jay.


Beberapa saat terlihat ragu, Lara akhirnya bertanya.


“Kamu salah satu petinggi Sword of Sufferings kan, Jay? Mungkinkah ... mungkinkah kamu mengetahui beberapa resep obat atau ramuan? Mungkin saja kita bisa-“


“Tidak mungkin, Mom. Pertama, aku sama sekali tidak tahu resep obat atau ramuan evolusi. Cara pembuatannya juga rumit karena memerlukan banyak proses teliti. Selain itu, bahkan jika aku mengetahui resep dan bisa membuat ramuan evolusi, aku juga tidak akan memberitahu kalian.”


“Kenapa? Bukankah kamu betapa pentingnya-“


“Aku tahu kalau itu sangat penting, Mom. Juustru karena alasan itu aku tidak bisa memberitahumu bahkan jika aku mengetahuinya.


Aku bukan pria egois yang tidak tahu rasa malu dan terima kasih, Mom. Selain itu, dunia ini telah kacau dan berantakan, jadi tolong hentikan sikap egoismu dan selalu ingin menang sendiri seperti itu.


Di dunia yang kejam ini, tidak ada yang peduli apakah kamu perempuan atau bukan, dewasa atau muda, dan berbagai alasan lainnya. Rasa hormat dan semacamnya telah mati. Golden Maple Group, perusahaan besar skala internasional yang dulu telah tiada.


Jadi tolong, berhenti memaksakan kehendakmu seperti dulu karena aku sudah muak dengan itu, Mom.”


Mendengar ucapan Jay, tubuh Lara gemetar menahan amarah. Matanya tampak merah, jelas merasa marah dan sedih karena ucapan putranya. Dia hendak mengatakan sesuatu, tetapi Chris tiba-tiba menepuk pundaknya.


Saat itu Lara tahu. Jika kali ini dia memaksakan kehendaknya seperti dahulu, Jay pasti akan pergi. Bukan hanya pergi untuk sementara, tetapi tidak akan pernah kembali lagi karena tidak mempunyai rasa memiliki pada Golden Maple Group.


Alasan kenapa pemuda itu kembali jelas karena mengkhawatirkan mereka. Jika mereka berdua sampai membuatnya kecewa, kasih sayang keluarga itu mungkin akan hilang begitu saja.


“Menurutku, lebih baik Golden Maple Group berdagang dengan Sword of Sufferings dengan cara normal. Walau tidak secepat ‘mencuri’ milik orang lain, tetapi itu jalan paling benar.


Selain itu, berdagang dengan Sword of Sufferings sebenarnya menguntungkan Golden Maple Group. Terakhir kali, Chelsea memperdagangkan beberapa wawasannya tentang kota untuk mendapatkan beberapa catatan tentang tanaman tertentu.


Menurutnya, dengan ilmu yang dia dapat, tidak lama lagi Chelsea bisa membuat ramuan penawar racun tingkat rendah yang lebih baik dan tanpa efek samping.”


Mendengar ucapan putra mereka, mata Chris dan Lara langsung terbelalak. Mereka sama sekali tidak menyangka kalau Chelsea melakukan penemuan hebat semacam itu.


Tampaknya mereka berdua terlalu fokus pada informasi tentang Sword of Sufferings sehingga melupakan apa yang sebenarnya telah orang-orang itu dapat selama berada di sana.


“Jika tidak ada hal lain, maka aku akan pergi dulu, Mom, Dad.”


“Tunggu!”

__ADS_1


Belum sempat berdiri, Lara langsung menghentikan putranya.


Jay mengerutkan kening. Menatap ke arah ibunya, pria itu bertanya.


“Ada apa, Bu?”


“Apakah kamu tahu apa yang terjadi tadi?”


“Apakah ada yang salah?” Jay memiringkan kepalanya dengan ekspresi bingung.


“Sebenarnya, tim patroli tidak kembali. Regu berikutnya yang melakukan patroli tanpa sengaja menemukan mereka. Lebih tepatnya, kepala mereka di perbatasan wilayah..


Dua puluh orang itu dipenggal. Dari cara kejam melakukannya dan hubungan buruk akhir-akhir ini, aku yakin itu ada hubungannya dengan Cursed Berserkers.”


Mendengar itu, Jay langsung menggelengkan kepalanya. Dia buru-buru membalas.


“Aku tahu itu berita duka, Mom. Namun aku tidak bisa berbuat apa-apa. Bahkan jika memiliki kekuatan, aku tidak bisa bergerak seenaknya karena itu berpengaruh pada Sword of Sufferings.


Aku datang ke sini sebagai anak kalian, Mom, Dad. Bukan sebagai anggota Golden Maple Group atau semacamnya. Maaf, aku tidak bisa membantu kalian.”


“Bodoh!” teriak Lara. Dia menatap putranya dengan marah. “Aku mengatakan ini bukan karena ingin mengirimmu ke sana. Bahkan jika kamu kuat, kamu tidak bisa menghadapi ratusan atau ribuan orang sendirian. Cursed Berserkers membenci kami, jadi kamu harus hati-hati agar tidak mereka incar! Jangan mati hanya karena terlalu percaya diri!”


Jay bangkit lalu berkata dengan santai.


“Tenang saja Mom. Aku tidak begitu bodoh. Jika tidak ada hal lain, maka aku akan pergi.”


Melihat ke arah Jay pergi, Lara menghela napas berat. Wanita itu kemudian menoleh ke arah suaminya.


“Apakah aku benar-benar melakukan kesalahan, Chris?”


Chris tampak ragu-ragu, tetapi akhirnya masih berkata.


“Apa yang dikatakan Jay benar. Dulu kita terlalu memaksakannya. Sejak dunia berubah, aku telah menyadari banyak kesalahan yang telah kulakukan. Hanya saja ... kamu sama sekali tidak berubah, Lara.


Aku rasa, membuat perubahan dan menyesuaikan diri itu juga penting.


Maksudku, dunia tidak berputar di sekitar kita, jadi kita harus menyesuaikan dengan dunia tempat kita berada.”

__ADS_1


Mendengar jawaban Chris, Lara tidak marah atau mengusir pria itu seperti biasanya. Sebaliknya, dia hanya mengangguk ringan dengan ekspresi sedih di wajahnya.


***


Sementara itu, di markas Cursed Berserkers.


“Sepertinya Bos sedang marah besar.”


Sosok tinggi, kurus, botak, dan memiliki tubuh penuh tato berkata dengan nada lelah.


Di sampingnya, tampak sosok lebih pendek, tetapi memiliki tubuh terlatih, tampak liar dan lincah menatap pria tersebut dengan seringai di wajahnya.


“Bukankah kamu sudah paham bagaimana tempramen Bos, Scorpio?”


“Tetap saja. Kali ini dia marah besar, dan pasti ada kejadian yang merepotkan. Selain itu, tampaknya kejadian ini ada hubungannya dengan Aisha. Aku heran kamu masih bisa tertawa, Spider.”


Mendengar ucapan Scorpio, pria yang dipanggil Spider itu tertegun di tempatnya. Dia langsung menghampiri rekannya tersebut sambil bertanya dengan nada tidak percaya.


“Jangan coba-coba membohongiku, Scorpio! Jika tidak-“


“Untuk apa aku membohongimu? Lagipula, memang tim itu dipimpin oleh Aisha. Jadi sepertinya ada sesuatu yang terjadi padanya.


Aku pikir lebih baik kamu melupakannya. Maksudku, wanita itu sama sekali tidak tertarik padamu. Dia juga kuat, jadi kamu tidak bisa memaksanya. Bukankah lebih baik kamu menyerah saja?”


“Kamu tidak tahu apa-apa, Scorpio! Aku dan Aisha ditakdirkan bersama! Hanya dengan melewati berbagai masalah, barulah perasaan kami bisa menyatu! Mekar dengan indah melebihi cinta orang-orang biasa!”


Mendengar ucapan Spider, Scorpio hanya menggeleng ringan. Menurutnya, rekannya tersebut mengalami delusi tinggi.


Hanya karena mereka mendapatkan julukan yang mirip, Spider berpikir kalau keduanya adalah jodoh yang ditakdirnya. Aisha dijuluki sebagai Bone Spider, sementara pria di sampingnya dijuluki Crimson Spider.


Sedangkan dirinya sendiri, rekan dari pria ceroboh dan lincah itu memiliki julukan Crimson Scorpion.


Kedua orang itu adalah petinggi Cursed Berserkers, orang-orang yang dipercayai oleh Crocodile.


Berjalan beberapa waktu, mereka pun akhirnya sampai di tujuan. Hanya saja, sesampainya di sana mereka langsung dihadapkan dengan suasana berat.


Di kursi pemimpin, tampak sosok Crocodile yang duduk diam tanpa mengucap sepatah kata. Orang-orang bisa melihat wajahnya yang gelap dan suram. Ditambah dengan niat membunuh yang menggebu-gebu ...

__ADS_1


Orang-orang yang datang sadar kalau pasti ada masalah besar yang harus mereka hadapi.


>> Bersambung.


__ADS_2