
Beberapa jam kemudian.
"HAHAHAHA! Dengan kekuatan ini, aku bisa mengalahkan iblis kecil itu dengan hanya sekali pukulan!"
Setelah menyerap miracle root dari Peacock Mantis Shrimp bermutasi, Jay yang tampak sangat sehat berdiri dengan bangga.
Sebelumnya, sebelum naik ke tingkat tiga, dalam beberapa latih tanding Jay benar-benar dibuat kerepotan oleh kekuatan Lisa. Mungkin pria itu telah meminum beberapa ramuan evolusi tingkat tiga, tetapi benar-benar masih kesulitan ketika berhadapan dengan kekuatan murni gadis pendek itu. Kekuatan berlebihan di tubuh kecil Lisa benar-benar membuat Jay sangat iri. Namun dia sendiri juga tahu setiap orang pasti memiliki jalan berbeda-beda.
Jadi kekuatan barunya benar-benar membuatnya bahagia!
"Dengan kekuatan ini, tampaknya aku bisa menghancurkan semuanya dengan sekali tinju. Haruskah aku mengganti panggilanku? Iron Fist? atau mungkin God of War?"
"Mr Mantis, si Petinju Ulung."
Ark langsung berkata dengan nada bosan. Benar-benar tidak bisa berkata-kata ketika melihat sahabatnya yang bahagia. Dia sendiri turut senang, tetapi Jay agak terlalu berlebihan. Membuat Ark sakit kepala.
"Ayolah! Aku serius, Ark!"
"Siapa yang peduli dengan julukan semacam itu? Kamu sudah memiliki panggilan, dan itu cukup."
"Bah! Itulah yang dikatakan orang dengan julukan Raja Neraka dan Raja Iblis!"
"..."
Mendengar itu, sudut bibir Ark berkedut. Bahkan jika dirinya membuat nama panggilan Hades, dia sama sekali tidak ingin mendapatkan gelar Raja Neraka. Belum lagi Raja Iblis, pemuda itu sering mengutuk orang yang menyebarkan julukan tersebut. Merasa tertekan dengan title jahat yang dipasang di atas kepalanya oleh orang-orang.
"Omong-omong, apakah kamu tahu kalau ada sebutan lain yang menyebar akhir-akhir ini tentangmu? Kalau tidak salah ... Master of Trickster (Ahli Tipuan)?"
"Tampaknya harga yang kita berikan masih terlalu murah," ucap Ark dengan ekspresi suram di balik topengnya.
"Hahaha! Aku pikir kamu tidak peduli dengan julukan semacam itu."
Mendengar tawa Jay, Ark mendengus dingin sebelum berkata.
"Diamlah, Antek Nomor Satu!"
BRUAK!!!
Dinding di sebelah Jay langsung dipukul sampai muncul lubang penuh retakan di sekelilingnya.
__ADS_1
"Para b-jingan itu ..." geram Jay dengan ekspresi muram.
Jika Ark sering dipanggil Raja Iblis, bawahannya juga sering dianggap pengikut si raja jahat. Meski banyak yang mengetahui kalau Thanatos (Jay) adalah wakil dari Ark, kebanyakan dari mereka, khusunya yang belum bertemu meragukan kekuatannya. Oleh karena itu, mereka berpikir kalau Jay tidak kuat, tetapi beruntung karena bisa mengikuti Ark dari awal.
Itulah sebabnya, sebutan 'Antek Nomor Satu' muncul di atas kepala Jay!
Suasana yang awalnya penuh keceriaan dan kebahagiaan langsung menjadi suram dan penuh tekanan. Ark dan Jay saling memandang sebelum menghela napas panjang. Benar-benar merasa kesal, tetapi juga tidak berdaya.
Lagipula, bagaimanapun mereka menyangkal, itu tidak akan merubah pandangan publik kepada mereka. Jadi, apa yang perlu dilakukan adalah mengabaikan penilaian publik dan fokus pada tujuan hidup mereka sendiri.
Jika dipikir baik-baik, pikiran publik sama sekali tidak begitu penting karena kita hidup dengan cara dan untuk kita sendiri.
Mereka tidak memberi makan kita, tetapi hanya mencampuri kehidupan kita dan memberi 'penghakiman' atas apa yang kita lakukan. Jadi lebih baik tidak begitu memikirkan kata-kata mereka.
Fokus pada mimpimu, jangan sampai sebuah kalimat menghancurkan hidupmu!
***
Setelah sekitar satu jam beristirahat untuk memulihkan diri dan memastikan tubuh dalam kondisi prima, Ark dan Jay berniat untuk melanjutkan perjalanan mereka.
"Katakan saja tugasku, Ark. Aku akan melakukan apa yang perlu aku lakukan. Kamu bisa mempercayakannya kepadaku!"
"Hah?! Apa yang kamu katakan? Apakah aku tidak boleh membantumu?"
"Bukannya tidak boleh, tetapi tidak bisa."
"Apakah kamu meremehkan tinjuku, Ark?"
"Tidak. Hanya saja, apa yang ingin aku lawan sangat merepotkan. Kamu ingat apa yang aku makan sebelumnya?"
"Maksudmu ... hati Raja Serigala Hitam?"
Sebelum sampai di aquarium raksasa, Ark dan Jay sempat makan satu kali. Saat itu, Ark memakan hati Raja Serigala Hitam. Apakah tidak beracun? Jawabannya, sangat beracun.
Ark dengan sengaja mengonsumsi racun kuat tersebut untuk meningkatkan kekebalan racun dan serangan racunnya sendiri. Namun berbeda dari biasanya dimana hal tersebut ditingkatkan sedikit demi sedikit, kali ini pemuda itu melakukannya dengan cara ekstrem.
Pemandangan tujuh lubang kepala Ark berdarah dan tampak mengerikan masih tercetak jelas dalam benak Jay! Benar-benar membuat pria itu bertanya-tanya kenapa sahabatnya melakukan hal nekat semacam itu!
"Maksudmu ..."
__ADS_1
"Ya. Targetku memiliki racun mematikan. Racun yang sangat mematikan bahkan sebelum mengalami mutasi.
Sebenarnya aku ingin mengandalkan penawar racun, tetapi kita cukup beruntung untuk bertemu Raja Serigala Hitam. Meski ketika mengonsumsi jantungnya sangat menyakitkan, setidaknya ... kali ini aku memiliki kemungkinan lebih tinggi untuk bertahan.
Jika kamu ingin membantu, kamu hanya perlu menontonku dari kejauhan. Dan jika aku benar-benar sekarat, kamu harus membawaku pergi dari tempat ini."
"Ark, kamu-"
"Untuk mendapatkan sesuatu yang besar, pasti resikonya juga besar, Jay."
Sejak Ark mengalahkan Abyssal Shadow Lynx, pemuda itu menjadi lebih serakah dan menaikkan targetnya.
Abyssal Shadow Lynx sendiri bisa mencapai tingkat enam dan bisa dibilang memiliki salah satu gen makhluk tingkat menengah terbaik. Jadi, Ark yang serakah mengganti rute lebih aman menjadi rute sangat berbahaya. Dia ...
Ingin mendapatkan Miracle Root dari para makhluk dengan potensi menembus belenggu level enam, kemampuan makhluk tingkat tinggi!
Setelah berbicara dengan Jay, Ark memutuskan pergi ke tempat sirkus lumba-lumba dilakukan. Sampai di sana, dia langsung disambut dengan pemandangan luar biasa.
Di lantai tempat dia berpijak, Ark melihat banyak kerangka manusia dan binatang. Bau amis dan bau bangkai yang menyengat langsung menusuk indera penciumannya. Tatapan Ark kemudian jatuh ke kolam. Sebuah kolam dimana lumba-lumba biasanya beraksi, tetapi saat ini dia hanya bisa melihat kolam hitam yang tampak mengerikan.
"Sudah aku duga, makhluk itu telah pindah ke tempat ini ..."
Ark bergumam pelan.
Dalam kehidupan sebelumnya, makhluk ini dianggap sebagai teror umat manusia. Dia telah memakan terlalu banyak mangsa dan hampir tidak terkalahkan.
Pasukan manusia dengan barisan orang-orang terkuat harus bekerja sama untuk mengalahkannya.
Pada saat makhluk ini dikalahkan, itu sudah berada di tahap akhir apocalypse. Saat itu, makhluk ini berada di level 6. Namun, banyak orang berkata dan menyimpulkan kalau makhluk ini seharusnya bisa menembus belenggu makhluk tingkat tinggi.
Hanya saja, dia makhluk air dan terjebak di tempat yang tidak seharusnya!
Jika berada di laut, makhluk ini mungkin tidak terhentikan. Di tempat ini pun, dia telah membuat banyak orang kerepotan.
Banyak orang yang mengaitkan makhluk ini dengan sosok yang suka menenggelamkan kapal.
Ya ... sosok 'iblis' yang membuat orang-orang takut berlayar di lautan!
>> Bersambung.
__ADS_1