Apocalypse Regression

Apocalypse Regression
Ujian Bagi BOA


__ADS_3

Ucapan dari mulut Dedric jelas membuat para prajurit dari Sword of Sufferings terkejut karena tidak menyangka mereka akan membuat keputusan semacam itu.


Sword of Sufferings memiliki informasi yang cukup akurat. Menurut apa yang mereka ketahui, meski tidak seperti Cursed Berserkers, Golden Maple Group, dan Imperial Phoenix yang memiliki ribuan anggota, Blade of Areia memiliki lebih dari 700 anggota.


Jumlah yang cukup banyak sehingga dianggap sebagai salah satu kelompok besar di kota ini. Setidaknya, hanya kalah dari tiga besar yang dulunya adalah buronan, perusahaan besar, dan organisasi pemerintahan.


Bisa dibilang, Blade of Areia mirip dengan Silver Cross versi kota kabut.


“Aku menolak.”


Tanpa pikir panjang, Ark tiba-tiba mengatakan jawaban yang membuat semua orang terkejut.


Anggota Sword of Sufferings sendiri juga tidak mengerti kenapa Ark menolak mereka. Menurut mereka, menerima Blade of Areia pasti membawa keuntungan besar bagi Sword of Sufferings. Khususnya keuntungan yang dibawa karena jumlah mereka langsung meningkat beberapa kali lipat.


“K-Kenapa?” Dedric tampak bingung.


Pria itu sama sekali tidak menyangka kalau akan ditolak begitu saja. Dia dan rekan-rekannya tidak membuat keputusan sulit untuk bergabung dengan Sword of Sufferings. Namun, skenario dimana mereka akan ditolak sama sekali tidak muncul dalam benaknya.


“Sebenarnya ada banyak alasan. Namun, jika kamu ingin mendengarnya, ada alasan sederhana.


Menyerap Blade of Areia memiliki terlalu banyak kerugian dibandingkan keuntungan. Sesederhana itu.”


Jawaban Ark jelas membuat mata anggota Blade of Areia terbelalak, tampaknya tidak percaya apa yang mereka dengar.


“Anu ... Anda tidak bercanda, Tuan Ark? Maksud saya, bukankah menyerap Blade of Areia malah menghasilkan banyak manfaat bagi Sword of Sufferings?


Misalnya, jumlah anggota akan menjadi lebih banyak. Ada lebih banyak orang yang bisa diperintahkan dan diatur untuk menjalankan tugas. Tidak hanya itu, kami juga bisa banyak berkontribusi kepada Sword of Sufferings sebagai penyedia informasi.”


“Kamu hanya melihat sisi positifnya?”


Ark mengangkat alisnya. Melihat ke arah Dedric yang tampaknya benar-benar bingung, pemuda itu menghela napas lalu menjelaskan.


“Biar aku jelaskan lebih terperinci. Lebih banyak anggota berarti lebih banyak perut yang perlu diisi.


Selain itu, kekuatan kalian tidak mencukupi. Jika hanya itu, masih tidak masalah. Apa yang paling penting adalah kesetiaan. Aku sama sekali tidak berniat menampung orang-orang yang hanya akan merugikanku.


Belum lagi, dengan banyaknya jumlah kalian, aku sama sekali tidak bisa melacak semuanya. Jika sampai ada orang yang membuat masalah atas nama Sword of Sufferings, buang-buang waktu dan energi untuk mencarinya. Hanya menambah masalah yang tidak perlu.”


“Tapi-“

__ADS_1


“Tidak perlu menyangkalnya. Aku sudah melihat banyak orang seperti itu. Bahkan terlalu banyak.


Misalnya, ada bantuan dari pusat pemerintahan. Namun ketika turun ke provinsi, jatah itu berkurang beberapa persen. Turun lagi ke kota, ke kecamatan, dan ke desa ... semakin turun juga jumlahnya.


Tidak berhenti di sana. Bahkan ada juga pihak dari desa yang memberikan bantuan tersebut kepada orang yang dia kenal seperti teman, sepupu, atau semacamnya. Akhirnya, orang yang ditargetkan tidak mendapatkan bantuan.


Orang yang memiliki kedudukan tetapi menggunakannya dengan cara salah, aku sudah banyak melihatnya. Jadi, aku sama sekali tidak berniat untuk memasukkan kalian, orang luar dalam struktur organisasi yang aku buat.”


Pada saat mengatakan itu, mata merah Ark berkilat dingin. Saat itu juga, tekanan berat langsung memaksa Dedric dan orang-orangnya berlutut di lantai gua. Rasanya, mereka ditekan oleh kekuatan tidak terlihat dan tidak bisa menolak.


Suara dingin dan tak acuh kembali terdengar di telinga mereka.


“Jangan pernah samakan Sword of Sufferings dengan kelompok lain dan jangan coba-coba mengotori tempat yang aku bangun. Jika tidak ...”


Tekanan tak terlihat membuat napas Dedric dan orang-orang Blade of Areia terasa sesak.


“Aku akan menganggapnya sebagai noda lalu menghapus kalian.”


Walau ucapannya terdengar begitu tak acuh, tetapi Dedric dan rekan-rekannya bisa merasakan kesungguhan pemuda itu. Tampaknya benar-benar berniat menyingkirkan mereka jika mencoba menghalangi jalan.


Bukan hanya Blade of Areia, tetapi mereka juga merasa kalau Ark akan menyingkirkan kelompok mana saja jika mencoba menghalangi dan menghambat jalan Sword of Sufferings.


“Kami sama sekali tidak bercanda dengan anda, Tuan Ark.”


“Oh?”


Melihat tekad di mata Dedric, Ark sedikit terkejut. Pemuda itu kemudian menarik kembali kekuatannya, membuat orang-orang dari Blade of Areia langsung menghirup udara dengan rakus.


Tidak lagi merasakan tekanan berat di bahu dan punggung, orang-orang itu sama sekali tidak memasang ekspresi senang. Sebaliknya, mereka merasa lebih takut dengan Ark yang tidak hanya kuat, tetapi memiliki kemampuan aneh.


“Kalau kalian memiliki tekad untuk bergabung, maka aku akan memberi kalian kesempatan.”


“Sungguh?!”


Dedric langsung terkejut. Sama sekali tidak menyangka kalau Ark akan mengatakan kalimat semacam itu.


“Tentu saja benar.” Ark mengangkat bahu. “Kalian bisa boleh bergabung jika memenuhi dua syarat.”


“Dua syarat?”

__ADS_1


“Ya. Pertama adalah membuat sumpah setia. Setelah mengucapkan sumpah tersebut, kalian akan menjadi anggota sementara dan mulai menjalani latihan serta ujian. Namun, tidak ada cara berhenti di tengah jalan.


Jika ingin pergi, kami akan mengantar kalian pergi ke alam berikutnya karena siapapun yang bergabung tidak bisa keluar begitu saja kecuali mati.


Terakhir. Jika ingin bergabung, kalian harus meninggalkan Blade of Areia. Aku tidak mungkin memasukkan kalian dalam regu inti, tetapi ba membuat divisi baru berdasarkan anggota di kota ini.”


“...”


Walau Ark berkata mereka bisa diterima. Namun, kedua syarat itu sangat sulit dilakukan bagi mereka. Langsung membuat setengah orang yang sebelumnya tertarik memilih mundur.


Untuk orang-orang seoerti mereka, syarat Ark terlalu berat dan sulit diterima.


Dedric menarik napas dalam-salam. Setelah beberapa saat, dia kembali tenang. Memikirkannya semuanya baik-baik, pria itu bertanya.


“Lalu, apa yang akan kami dapatkan, Tuan Ark?”


“Itu tergantung kalian sendiri.”


“Maaf?” Dedric tampak bingung.


“Pertama, kalian harus lulus pelatihan dan ujian terlebih dahulu. Setelah itu, kalian baru dianggap sebagai anggota asli Sword of Sufferings.


Setelah bergabung, kalian akan mendapatkan latihan terarah, makan dua sampai tiga kali sehari, dan beberapa hal dasar lain seperti peralatan.


Kemudian, sejauh mana bisa melangkah maju tergantung usaha kalian sendiri. Minimal, kalian bisa melawan zombie atau kepiting level 1 sendirian, memenangkan pertarungan tanpa terluka. Sedangkan maksimal? Tidak ada batasan.


Kamu bisa memiliki kemampuan seperti yang aku sebutkan. Jika lebih baik, kalian bisa mendapatkan kekuatan seperti prajurit elit yang ikut bersamaku. Jika memiliki potens (bakat) atau mampu membuat kontibusi besar, tentu saja akan menjadi lebih kuat lagi.”


“...”


Ucapan Ark membuat jantung Dedric, Ian, dan anggota Blade of Areia lain berdegub kencang. Menurut mereka, apa yang diucapkan pemuda itu sama sekali tidak masuk akal. Namun karena telah melihat kekuatannya, mereka memilih untuk mempercayainya.


“Lalu, bagaimana jika kami masih berminat?”


Melihat ekspresi serius dan berhati-hati di wajah Dedric, Ark mengangkat sudut bibirnya.


“Kalau begitu kamu harus mendengarkan baik-baik pengaturan yang telah aku siapkan.”


>> Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2