
Tiga hari kembali berlalu.
Setelah menyebarkan undangan, Ark dan rekan-rekannya kembali ke markas Golden Maple Group. Masing-masing tim telah mengundang dua kelompok, jadi totalnya ada sepuluh kelompok. Tiga kelompok besar yang lebih buruk dari Golden Maple Group dan tujuh kelompok tingkat menengah.
“Hey Ark! Aku telah menyelesaikan tugas dengan baik, bahkan memukul dan menggosok wajah mereka ke tanah untuk meyakinkan.”
Ark melihat Aisha yang berjalan ke arahnya dengan senyuman. Tampaknya menunggu pujian dari pemuda tersebut.
“Kerja bagus, Aisha. Kalian juga, Roxanne, Angelica, Jay.”
Mendengar pujian Ark, mereka berempat mengangguk.
Berbeda dengan Jay yang biasa saja, Ark tahu kalau tiga wanita itu pasti mendapatkan sedikit masalah ketika bernegosiasi. Lagipula, sekarang wanita dipandang lebih rendah karena dianggap tidak memiliki kekuatan.
Itu juga menjadi alasan kenapa Ark membiarkan Roxanne, Aisha, dan Angelica menggunakan kekuatan mereka. Sama sekali tidak perlu berbicara dengan ramah karena hanya akan direndahkan.
Sampai di markas Golden Maple Group, mereka semua disambut dengan pemandangan yang tidak terduga.
“Apa yang terjadi di sini?”
Melihat banyak orang yang tampak pucat, Jay langsung bertanya dengan ekspresi khawatir di wajahnya.
“Tidak ada yang tahu pasti, Tuan Muda. Tampaknya kami keracunan makanan atau semacamnya.”
“Hah? Apakah tidak segera disembuhkan?”
Mendengar penjelasan pria itu, Jay langsung balik bertanya. Diatampaknya tidak menyangka akan mendapatkan jawaban seperti itu.
“Temui langsung ayah dan ibumu.” Ark langsung menyela.
“Dimengerti.”
Mereka semua langsung masuk ke dalam bangunan. Setelah Ark meminta anggota Sword of Sufferings lain beristirahat, dia mengikuti Jay untuk menemui Chris dan Lara.
Masuk ke kantor, mereka berdua melihat sosok Chris dan Lara yang tampak sangat pucat.
“Apa yang terjadi pada kalian Mom, Dad? Kenapa kalian begitu pucat? Apakah kalian sudah minum obat?”
Mendengar pertanyaan bertubi-tubi dari mulut Jay, keduanya saling memandang dengan senyum masam di wajah mereka.
“Diam Jay. Biarkan ayah dan ibumu menjelaskan semuanya.”
Mendengar ucapan Ark, Jay akhirnya menjadi lebih tenang. Dia memandang ke arah ayah dan ibunya dengan khawatir. Menunggu jawaban dari mulut mereka berdua.
“Sebenarnya, kami hanya berpikir kalau semua orang keracunan makanan karena keliru memakan buah. Namun, ada permasalahan yang membuat kami curiga.
__ADS_1
Tampaknya, para petinggi keracunan cukup parah dan anggota biasa tidak terlalu parah. Selain itu, Chelsea tiba-tiba menghilang saat dibutuhkan. Aku tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi, tapi ...”
Jelas, mereka mencurigai Chelsea yang menghilang secara tiba-tiba.
“Itu tidak mungkin kan? Chelsea adalah gadis yang sangat baik. Dia juga banyak membantu Golden Maple Group selama bertahun-tahun. Mana mungkin gadis itu berkhianat? Dia bahkan tidak memiliki tempat untuk pergi.”
Jay langsung menyangkal pemikiran kedua orang tuanya. Dia memiliki kesan yang baik pada Chelsea, jadi tidak ingin memikirkan hal buruk tentang gadis itu sebelum ada bukti.
“Kami juga tidak ingin menyalahkan Chelsea, Nak. Hanya saja semua petunjuk mengarah ke sana. Bahkan tanpa bukti yang jelas, kita bisa menduga kalau dialah penyebabnya.”
Lara berkata dengan senyum masam di wajahnya. Wanita itu sudah menganggap Chelsea sebagai menantunya sendiri. Jadi apa yang terjadi sekarang membuatnya cukup terpukul.
“Untuk sementara, lupakan pemikiran semacam itu. Aku akan menyediakan obat untuk kalian minum. Setelah itu, aku dan Jay akan memeriksanya. Bisa saja, kita menemukan petunjuk tentang hilangnya Chelsea.”
“Baik.”
Chris dan Lara mengangguk.
Ark kemudian memberi mereka jenis penawar racun dan obat pembunuh parasit. Karena menurut dugaannya, penyakit mereka ada hubungannya dengan dua hal tersebut.
Setelah itu, Ark memanggil orang-orang dari Sword of Sufferings untuk membagikan penawar racun dan pembunuh parasit yang telah diencerkan ke anggota-anggota Golden Maple Group yang keracunan.
Dikarenakan jumlahnya masih agak kurang, Ark hanya memberikannya kepada orang-orang yang tampaknya sakit cukup parah. Dia juga mengirim surat ke markas lewat Huginn dan Muninn untuk menyampaikan informasi penting sekaligus meminta pasokan penawar racun serta obat lain.
Sampai di sana, Ark dan Jay melihat banyak jenis tanaman yang disimpan, sama sekali tidak tersentuh setidaknya di bagian depan rumah kecil tersebut. Aroma menyegarkan berbagai herbal menyebar di seluruh rumah, tetapi rumah itu sendiri masih tampak sunyi dan suram.
“Kita harus memeriksa kamarnya!”
Setelah mengatakan itu, Jay langsung pergi ke kamar Chelsea.
Sesampainya di sana, Ark dan Jay hanya melihat kamar kosong dengan ranjang dingin. Tampak berdebu karena beberapa hari telah ditinggalkan.
“Benar-benar tidak ada.”
Memeriksa ruangan demi ruangan tanpa penghuni, Jay tampak lelah. Meski ingin mempercayai kalau Chelsea tidak ada hubungannya dengan masalah yang terjadi pada Golden Maple Group, kenyataannya begitu pahit.
“Apakah kamu pikir Chelsea benar-benar melakukan hal semacam itu Ark?”
“Kemungkinan besar iya.” Ark mengangguk ringan. “Lagipula, semua petunjuk mengarah ke sana.”
“Meski dia gadis yang baik?”
“Bisa saja itu tipu daya.”
“...”
__ADS_1
Mendengar itu, Jay menghela napas panjang. Mereka berdua kemudian memeriksa setiap sudut rumah.
Sampai beberapa jam kemudian, Ark tiba-tiba bicara.
“Gadis pintar.”
Mendengar itu, Jay tampak bingung.
Saat itu, Ark membuka sebuah celah kecil di bawah bangku besar di ruang lab. Saat itu juga, anak tangga yang mengarah ke ruangan gelap muncul.
Aroma kuat langsung muncul, tetapi segera menghilang karena aroma herbal di lab. Jay yang mengetahui sumber aroma tersebut langsung menjadi pucat.
“Ini ...”
“Ya. Aroma bangkai, daging busuk, dan hal-hal semacam itu.”
Ark mengangkat bahu dengan ekspresi tak peduli di wajahnya. Pemuda itu kemudian turun ke bawah, masuk ke lorong gelap.
Jay menyusulnya. Mereka berdua kemudian berjalan menyusuri lorong. Beberapa saat kemudian, keduanya sampai di ruangan luas dengan pemandangan mengejutkan.
Tampak sebuah ruangan luas yang diterangi lentera minyak. Di sana, tampak banyak sangkar berisi banyak mayat manusia. Dari muda sampai tua, entah itu laki-laki atau perempuan. Penampilan mereka jelas sangat menyedihkan.
Orang-orang itu jelas subjek percobaan yang digunakan untuk mengembangkan berbagai ramuan. Bukan hanya ramuan evolusi, tetapi juga ramuan-ramuan lain seperti penawar racun, penambah stamina, dan semacamnya.
Selain mayat busuk yang memiliki penampilan manusia, ada juga beberapa mayat yang mengalami mutasi. Agak mirip dengan penampilan para kanibal.
“Bukti sudah ditemukan. Kamu bisa melihatnya dengan jelas Jay. Gadis yang kamu pikir bidadari ternyata adalah iblis.”
“...”
Jay tidak menjawab, tetapi tangannya mengepal erat. Dia jelas melihat perilaku keji yang dilakukan Chelsea kepada para korbannya.
Melihat lorong gelap di sisi lain ruangan, Jay melirik ke arah Ark.
“Apakah kita akan memeriksanya?”
Mendengar itu, Ark mengangguk ringan. Dia kemudian membalas.
“Karena sudah sampai di sini, maka kita akan memeriksanya sampai akhir.”
Sebenarnya Ark sudah memiliki dugaannya sendiri. Namun, dia tetap memeriksanya lagi. Bukan hanya untuk memastikan kebenaran, tetapi juga membuat Jay melihat semuanya lebih jelas.
Membiarkannya lebih berkembang dengan menyerap lebih banyak pengalaman.
>> Bersambung.
__ADS_1