
Pada saat semangat juang orang-orang mendidih, Ark yang berdiri di barisan paling depan sama sekali tidak memberi perintah seperti sebelumnya. Dia tidak lagi menyuruh mereka semua bergegas maju sendirian, tetapi malah berjalan terlebih dahulu sambil berkata.
“Jika mereka hidup, maka kita harus mati.”
“Jika kita ingin hidup, maka mereka harus mati.”
“Aku tidak perlu mengatakan apa yang harus kalian lakukan, karena …”
“Kalian sendiri telah memiliki jawabannya!”
Ark menarik napas dalam-dalam sebelum berteriak dengan lantang.
“HABISI MEREKA SEMUA!!!”
“OOOHHH!!!”
Ark langsung bergegas maju. Pasukan yang ada di belakangnya juga langsung bergegas maju. Tampaknya bersemangat, tetapi juga sangat terorganisir. Berlari menuju musuh tanpa merusak barisan mereka semua.
“Apa yang kalian semua lihat? Apakah kalian tidak melihat kalau rekan-rekan kita telah berjuang?”
“MAJU! MAJU DAN BUKTIKAN KALAU KITA TIDAK KALAH DARI MEREKA!”
Julian langsung memimpin pasukannya untuk maju. Siegfried pun juga melakukan hal yang sama.
Pasukan semut sendiri tidak tampak takut dengan orang-orang yang bergegas ke arah mereka. Sebaliknya, mereka malah menjadi lebih bersemangat seolah-olah ada yang mengantarkan makanan ke mulut mereka. Sebagai makhluk rakus dan ingin terus memakan segalanya, mereka juga langsung bergegas maju menuju pasukan lawan untuk menyerang.
Bentrokan keras terjadi. Pada saat itu juga, Ark yang terus memotong banyak semut di depannya langsung memberi perintah.
“Darin, Yonas, sebagai orang yang mendidik para pendatang baru, aku menugaskan kalian untuk memantau terus pasukan kita. Kalian mengambil alih komando. Sisanya, maju bersamaku! Targetkan para ksatria semut yang akan membuat orang-orang kerepotan.
Target kita adalah semut humanoid yang berdiri dengan dua kaki!”
“DIMENGERTI!” jawab mereka semua singkat.
Ark langsung bergegas ke depan. Dia membunuh beberapa yang menyerang sambil menghindari beberapa yang tidak perlu dilawan. Melihat sosok semut yang berdiri dengan dua kaki dan cukup tinggi, pemuda tersebut langsung menyerang.
BANG!
Ark langsung melopat ke arah semut tersebut lalu menebas dengan kuat. Namun saat itu juga, ksatria semut langsung bergeser dan menangkis serangan Ark. Hanya saja, karena kekuatan Ark berlebihan, makhluk itu langsung terpental mundur. Dia kemudian langsung menikam semut tersebut.
__ADS_1
Ark menendang dada ksatria semut sambil menarik kembali pedangnya. Saat ksatria semut hampir roboh, dia langsung memotong empat tangannya dan dua kakinya.
Ya. Ark sama sekali tidak membunuh makhluk itu karena masih sangat berguna. Meski tampak lemah di depan Ark, tetapi makhluk itu sudah sangat kuat di antara makhluk dengan level yang sama. Dia berencana untuk memberikannya kepada pasukannya. Lagipula …
Orang-orang yang datang bersamanya saat ini ada di level dua! Total 125 orang siap menerima miracle root mereka!
Sedangkan para petinggi Sword of Sufferings, mereka semua telah berada di level tiga. Namun hanya ada dua level empat, yaitu Ark dan Jay. Tentu saja, para beast tidak dihitung karena kecepatan kenaikan mereka lebih mengerikan daripada manusia. Hanya menunggu waktu sebelum mereka berhasil menembus batasannya.
Bukan hanya Ark, para petinggi Sword of Sufferings juga melakukan hal yang sama. Mereka melakukan perburuan untuk anggota-anggota kelompok lainnya.
BANG!
Sosok Lisa tiba-tiba terhempas belasan meter. Ekspresi gadis itu berubah menjadis serius. Dia kemudian melihat ke arah makhluk yang memukulnya.
Seekor semut yang berdiri dengan dua kaki, tubuhnya seperti dilapisi zirah merah, dan sayap tipis tampak di punggungnya … jenderal semut!
Sebelum Lisa sempat bergerak, suara Ark tiba-tiba terdengar.
“Kamu pergi pilih target lain.”
“Tapi-“
“BAIK!” ucap Lisa dengan ekspresi enggan.
Ark melihat ke arah jenderal semut sambil memijat belakang lehernya. Setelah melemaskan otot-otot tubuhnya, pemuda itu kemudian langsung melesat ke arah jenderal semut.
Klang!
Tebasan Ark langsung dihentikan oleh dua tangan jenderal semut yang disilangkan. Saat itu, dua tangan lain langsung memukul ke arah Ark. Pemuda itu melompat mundur. Dia kemudian memutar tubuhnya lalu menebas!
Klang!
Pada saat jenderal semut menahan satu pedang, tangan kiri Ark langsung menarik keluar belati lalu menusuk sisi kiri leher jenderal semut.
Klang!
Kali ini serangan kembali dihentikan. Saat itu, jenderal semut terkejut ketika melihat mata biru di balik topeng Ark. Pemuda itu tiba-tiba melepaskan pegangannya pada pedang dan belati. Dia kemudian langsung melompat dan menendang dagu jenderal semut dengan lututnya.
Ark langsung mengambil pedang yang hampir jatuh dengan kedua tangannya. Pedang tersebut langsung dilapisi energi biru. Dia kemudian membuat gerakan menebas dengan cepat sambil berputar cepat dan menebas kuat.
__ADS_1
CRASH!
Jenderal semut bergerak secepat mungkun untuk menahan, tetapi karena lalai, malah kehilangan dua tangan kirinya. Bukan hanya itu, luka mengerikan juga tampak di lehernya.
Adegan itu terjadi sangat cepat, hanya beberapa detik saja. Membuat orang-orang yang melihatnya benar-benar terkejut.
Tubuh jenderal semut mulai menyala, jelas hendak masuk dalam mode berserk. Namun sebelum sempat bergerak, Ark langsung menendang belati di tanah dengan kuat. Langsung menancap ke mata kanan makhluk tersebut.
Suara melengking yang begitu keras dipenuhi kemarahan terdengar.
Ark mengabaikan rasa sakit di telinganya. Dia langsung bergegas maju, sama sekali tidak mengizinkan jenderal semut mengeluarkan salah satu skillnya. Melihat makhluk itu hendak terbang, pemuda tersebut langsung melompat. Dia langsung menangkap tubuh jenderal semut dari belakang.
Kedua kakinya langsung melilit pinggang makhluk itu. Kedua tangannya langsung meraih sayap di belakang punggung lalu mencabutnya dengan kekuatan penuh. Keduanya kemudian jatuh dengan keras ke tanah.
BANG!
Sosok Ark terbang mundur beberapa meter karena pukulan jenderal semut. Namun penampilan makhluk itu benar-benar tampak menyedihkan. Tanpa menunggu, Ark langsung membuat gerakan membuka jubahnya, menunjukkan banyak belati pendek yang melingkari pahanya.
Swoosh! Swoosh! Swoosh!
Lebih dari lima belati langsung menjadi cahaya biru. Langsung melesat dan menancap di kepala jenderal semut yang sudah sangat kelelahan. Kedua matanya langsung dibutakan, tubuhnya juga terluka parah. Sebelum sempat membuat gerakan lain, Ark langsung melemparkan pedangnya.
SWOOSH! BANG!
Leher jenderal semut langsung diembus, tubuhnya langsung dipaku ke sebuah batu besar. Setelah berkedut beberapa kali, makhluk itu benar-benar berhenti bergerak.
Meski pertarungannya cukup singkat, Ark sendiri menggunakan kekuatan berlebihan sehingga tidak mengizinkan jenderal semut menampilkan kekuatan aslinya. Tentu saja, bukan hanya untuk menekan jenderal semut, tetapi ada alasan lain kenapa dia melakukannya.
Ark berjalan ke arah tubuh jenderal semut. Dia kemudian mengambil kembali semua senjatanya termasuk belati. Pemuda itu kemudian memenggal kepala jenderal semut. Setelah itu, dia langsung naik ke batu besar sehingga bisa dilihat banyak orang.
Pemuda itu kemudian mengangkat kepala jenderal semut yang telah dipenggal sambil berteriak.
“SALAH SATU KEPALA JENDERAL MUSUH TELAH DIPENGGAL!!!”
Mendengar perkataan Ark, semua orang langsung berteriak keras. Meski banyak dari mereka yang terluka, bahkan cukup parah, tetapi orang-orang itu malah berjuang lebih keras.
Melihat pemandangan tersebut, Ark tersenyum di balik topengnya.
>> Bersambung.
__ADS_1