
Serangan Ark begitu kuat dan tanpa celah. Hal tersebut membuat Raja Semut hanya bisa bertahan dan bertindak pasif. Mata merah makhluk itu memancarkan kilau berbahaya.
Setelah bertahan begitu lama, Raja Semut akhirnya melihat Ark kehabisan napas dan mengakhiri serangan beruntunnya.
“Kena!”
SLASH!
Lengan kiri yang memegang pedang terhempas ke udara, benar-benar terputus dari bahu pemuda itu. Namun alih-alih menjerit kesakitan, Ark menunjukkan senyum gila. Tampaknya pemuda tersebut telah menebak apa yang akan terjadi.
Tangan yang jatuh dari atas tiba-tiba membengkak dengan cara aneh. Di depan mata terkejut, lengan kiri Ark tiba-tiba meledak.
BLARRR!!!
Asap hitam keunguan yang mengepul langsung membuat Raja Semut membuat jeritan melengking. Ark sengaja mengumpulkan racun kuat di tubuhnya di kedua lengannya, bahkan menekan dan mengompresnya dengan kekuatan telekinesisnya. Jadi ketika lengan terputus dari tubuhnya, racun di dalamnya akan meledak, menghancurkan, dan melelehkan area sekitar.
Mirip dengan ledakan bunuh diri!
Saat asap memudar, penampilan Raja Semut yang mengerikan karena banyak kerapas meleleh dan sayap rusak langsung muncul di depan mata Ark. Makhluk itu meraung marah, mata merahnya menatap ke arah Ark dengan niat membunuh yang sangat kuat.
Raja Semut menatap ke arah Ark yang tampaknya bisa runtuh kapan saja. Pemuda itu kehingan tangan kirinya, tubuhnya telah kembali normal setelah menahan ledakan sebelumnya. Dia bahkan tidak bisa berdiri tegak. Topeng di wajahnya telah hancur, menampilkan wajah sepucat kertas dan mata biru buram yang bisa kehilangan kesadaran kapan saja.
“SEKARANG!!!”
Ark berteriak sekuat yang dia bisa dengan suara serak.
Pada saat itu, tubuh Raja Semut tiba-tiba menjadi kaku. Pada saat melihat ke belakang, dia melihat Jay yang sudah ada beberapa meter di belakangnya. Tanpa Raja Semut sadari, ternyata sejak awal dia digiring ke posisi tertentu oleh Ark.
Lengan kanan Jay telah berubah dari cakar monster menjadi bentuk lance (tombak besar kavaleri) yang di arahkan tepat pada punggung Raja Semut. Kemampuan itu adalah apa yang dia dapat dari kombinasi exo-skeleton belalang sembah dan ekor ular putih. Ditambah ledakan kekuatan dari udang mantis dan mode berserk membuatnya seperti roket yang diluncurkan.
__ADS_1
CRASH!
Raja Semut menatap ujung lance yang menembus dadanya dengan tatapan tidak percaya. Makhluk itu kemudian membuat teriakan melengking. Mengabaikan lukanya yang begitu parah, dia mematahkan lance dengan keempat tangannya secara langsung, kemudian berbalik dan menendang Jay dengan seluruh kekuatannya.
BLARRR!
Sosok Jay langsung terhempas puluhan meter dan berhenti bergerak. Saat itu juga, sebuah pedang hitam menusuk leher Raja Semut dari samping, tetapi gagal memenggal kepalanya.
Raja Semut kemudian berbalik untuk melihat Ark yang sudah sekarat, tetapi masih begitu keras kepala untuk membunuhnya. Makhluk itu kemudian menendang dada Ark sekuat tenaga sampai terdengar suara beberapa tulang rusuk yang patah.
BLARRR!
Di mata Raja Semut, dia melihat Ark meludahkan beberapa suap darah hitam ke wajahnya sambil memberinya jari tengah sebelum terpental puluhan meter. Meski tidak mengerti artinya, tetapi makhluk itu tahu kalau pria yang lebih sulit dibunuh daripada kecoa itu menginanya.
Melihat banyak kerapasnya yang rusak, sayapnya yang tidak berguna, lubang besar di dadanya, dan retakan di lutut kananya, dan wajah yang terluka karena asam kuat, makhluk itu merasakan kebencian mendalam. Dia hendak membalas, tetapi tiba-tiba jatuh berlutut.
Jejak keheranan tampak di matanya. Tampaknya bukan hanya melelehkan tubuh dan memberinya kerusakan kuat, tetapi racun itu membuatnya sulit bergerak. Pada saat dia melihat ke arah Ark, Raja Semut melihat sosok Finn, serigala putih yang menggigit belakang kerah Ark lalu berlari pergi dengan sangat cepat.
Raja Semut ingin menggerakkan tubuhnya, tetapi tidak bisa. Melihat luka di tubuhnya dan kenangan sebelumnya dimana dia dilukai oleh makhluk-makhluk yang lebih lemah darinya, harga dirinya sebagai Raja serasa dicoreng. Saat itu juga, gumaman aneh terdengar dari mulutnya.
“Kukukuku …”
Raja Semut mendongak ke arah langit dengan mata merah menyala.
“KUAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHA!!!”
Tawa serak dan mengerikan menggema di gurun pasir. Tekanan mengerikan langsung membumbung tinggi ke langit. Para semut bermutasi lainnya yang sebelumnya gelisah dan bingung tiba-tiba berhenti bergerak. Masing-masing dari mereka langsung berlutut dan menundukkan kepala mereka ke arah sang Raja.
Benar-benar tidak berani menatap ke arah sosok yang sedang tertawa gila itu.
__ADS_1
***
Di pinggiran hutan dekat gurun pasir.
Lisa dan orang-orang lain yang baru saja tiba terkejut ketika melihat Ark yang tidak menunggu mereka. Sangat jarang bagi pemuda itu untuk mempercepat rencana, jadi Lisa langsung menjadi cemas. Saat dia hendak memimpin pasukan, suara Huginn dan Muninn terdengar.
Dari kejauhan, Lisa dan anggota Sword of Sufferings lainnya melihat empat husky tiba. Namun ekspresi terkejut langsung terlihat di wajah mereka pada saat melihat kondisi Ark, Jay, Kurona, dan Shirona.
“MEDIS!!!”
Tanpa menunggu orang-orang itu merespon, Lisa adalah yang pertama kali membuat perintah. Bahkan nada marah bercampur niat membunuh tidak bisa disembunyikan, membuat orang-orang di sekitar melihat gadis pendek itu dengan ekspresi ketakutan.
Setelah keempatnya dibawa mendekat, Darin dan Yonas yang paling dipercaya sekaligus lebih mengerti obat-obatan langsung diminta untuk mengurus Ark dan Jay. Stacy langsung membantu mengurus Kurona dan Shirona.
Lisa kemudian menghampiri para husky. Keempat makhluk itu tampaknya gelisah dan marah. Mereka terus menggeram ke arah gurun, mereka menabrak dan menghancurkan pepohonan di sekitar dengan marah. Sama sekali tidak bisa tenang karena tuan mereka terluka. Bahkan Huginn dan Muninn juga terus membuat suara, rasanya seperti sedang mengoceh, mengutuk, dan menangis pada saat bersamaan.
Jika bukan karena perintah diam-diam dari tuan mereka, keempat husky itu pasti telah membantu. Mereka bahkan ingin menghabisi Raja Semut pada saat terakhir. Namun mereka juga sadar, bahkan jika Raja Semut tampak di ujung tanduk, mereka masih tidak bisa mengalahkannya. Belum lagi, banyak semut di sana karena tidak begitu jauh dari sarang.
Pada akhirnya, mereka semua hanya bisa membawa kembali tuan mereka untuk melarikan diri dengan enggan.
Pada saat Lisa mencoba menenangkan para husky, suara panik Darin terdengar.
“Apakah anda sudah sadar, Ketua? Ada apa? Apa yang perlu kami lakukan?”
Dengan tubuh gemetar, Ark menggunakan seluruh tenaga yang dia miliki untuk meraih kerah Darin lalu memberi perintah tegas.
“Bawa … semua orang … mundur!”
Mendengar suara serak Ark, semua orang langsung merinding. Bagi mereka semua, Ark sudah seperti pahlawan yang dikirim oleh langit untuk membasmi para monster dan menunjukkan jalan bagi mereka. Kekuatannya sudah tidak perlu ditanyakan. Bahkan Jay, Kurona, dan Shirona sudah sangat kuat bagi mereka. Jadi mereka tidak bisa membayangkan apa yang terjadi pada mereka, karena …
__ADS_1
Orang-orang itu pasti tidak akan pernah berpikir satu makhluk bisa menjatuhkan mereka semua!
>> Bersambung.