
"Dark Caravan ..."
Melihat ke arah Ark dan timnya, Zander menggertakkan gigi. Dia merasa sangat jengkel dan marah. Tidak menyangka kalau keenam orang itu kembali hidup-hidup, bahkan tanpa terluka.
Pada saat itu, Zander mengingat apa yang dikatakan oleh Roxanne sebelumnya. Ekspresinya berubah ketika dia bangkit. Pria paruh baya tersebut kemudian berkata.
"Kamu benar-benar kejam, Hades."
Mendengar ucapan Zander, semua orang langsung menatap ke arahnya.
Ark masih berdiri di tempatnya dengan tatapan tak acuh. Dia membalas dengan nada monoton.
"Katakan saja. Tidak perlu menahan diri."
Mata Zander menyempit. Senyum sinis muncul di wajahnya.
"Seperti yang aku bilang, kamu terlalu kejam, Hades.
Dari apa yang diucapkan oleh Roxanne, tampaknya alasan kenapa Silver Cross tidak kehilangan banyak orang dikarenakan bantuan Dark Caravan. Itu berarti ...
Kalian mengetahui informasi tentang taman kota!
Kalian benar-benar menyembunyikan informasi penting semacam ini. Itulah sebabnya banyak korban yang terjadi pada operasi penaklukan taman kota kali ini. Jadi bisa disimpulkan, ini semua salah kalian!"
Setelah Zander menyelesaikan ucapannya, lima orang yang ada di belakang Ark langsung menjatuhkan barang yang mereka bawa. Orang-orang itu langsung menarik senjata mereka dan berjalan maju dengan niat membunuh.
"Tenang. Kalian tidak perlu marah."
Ark berkata dengan nada datar. Sama sekali tidak terpengaruh dengan ucapan Zander. Bahkan ketika semua orang menatap ke arahnya dengan ekspresi marah, dia masih tenang.
"Itu sungguh teori yang menarik."
Ark mengelus dagu sambil mengangguk ringan.
"Lebih baik kita bunuh saja Pak Tua itu, Ketua. Dia benar-benar menjengkelkan! Membuat mataku sakit ketika melihatnya!"
Lisa, si gadis kecil yang cerewet langsung mengutarakan pendapatnya. Namun Ark menggeleng ringan, sama sekali tidak berniat setuju.
"Mungkin akan terdengar sombong di telinga kalian. Namun, kalian membandingkan dengan orang-orang yang salah.
Bahkan jika kalian marah dan mencoba menyerang kami berenam. Percayalah, itu hanya meminta kematian.
Kemampuan kami dan kalian itu ... berbeda terlalu jauh."
Ucapan Ark sangat datar, tetapi mengandung rasa percaya diri. Sama sekali tidak ketakutan. Seolah-olah dia mengatakan fakta begitu saja.
Tentu saja, banyak orang yang menganggap Ark sombong. Namun mereka sama sekali tidak berani bergerak. Tidak ingin menjadi orang yang mati karena mencoba-coba. Hanya mau mengikuti jika ada orang yang berani memulainya.
__ADS_1
"Kita kembali ke pembahasan.
Pertama-tama, kalian mungkin berpikir kami menyembunyikan informasi. Namun biar aku menjelaskan dengan sejelas-jelasnya.
Pertama, kami kuat. Bukan hanya dalam pertarungan, tetapi juga dalam bagian melakukan pengamatan.
Jujur saja, aku yakin banyak dari kalian masuk ke taman kota dengan mental jalan-jalan ke taman hiburan. Kalian tidak melihat ke sana-sini karena kalian merasa sudah kuat dan merasa baik.
Bahkan, jika ada yang melakukan pengamatan. Kebanyakan dari kalian kurang teliti. Itu sebabnya masih terkejut dan berakhir disergap oleh makhluk bermutasi yang memiliki penampilan di luar akal sehat kalian.
Dan, ya ... sebagai manusia egois, kalian menyalahkan orang lain karena kesalahan kalian sendiri."
Ark mengangkat bahu dengan ekspresi datar. Sama sekali tidak peduli dengan ekspresi gelap orang-orang yang memandangnya. Bahkan, dia kembali melanjutkan.
"Kemudian kalian harus ingat, kami, Dark Caravan adalah pedagang.
Kami melakukan penjualan dan pertukaran dengan kalian. Jika tidak ada lagi manusia, kita sama sekali tidak bisa berdagang. Jadi jika kalian pikir baik-baik, apa gunanya bagi kami menyembunyikan informasi seperti ini.
Bukan hanya merugikan umat manusia, tetapi juga merugikan kelompok kami sendiri.
Bahkan, jika kami memang memiliki informasi dan tidak menyebarkannya. Kami pasti memiliki banyak alasan.
Contohnya, kalian sama sekali tidak bertanya, jadi kami tidak memiliki kewajiban untuk memberitahu. Lalu, jika kami tiba-tiba menyebar banyak informasi, daripada percaya, kalian pasti berpikir kami menipu kalian.
Juga, sejak awal, apakah Dark Caravan meminta kalian untuk ikut dalam operasi penaklukan taman kota ini? Tidak!
Jadi ..."
Ark membuka kedua tangannya lebar-lebar. Dia menatap ke arah Zander dan Imperial Tiger dengan senyum di balik topengnya.
"Bukankah kita semua diundang oleh kelompok yang sama? Bukankah mereka bilang ini harus dilakukan untuk kepentingan manusia? Bukankah mereka berkata kalau operasi ini akan menguntungkan kita semua?
Jika itu aku, aku pasti malu. Bukan hanya malu ..."
Ark membuat gerakan menutup mulut. Lebih tepatnya, menutup topeng dengan kedua tangannya.
"BAHKAN AKU AKAN MELOMPAT DARI GEDUNG TERTINGGI DAN JATUH DENGAN KEPALA TERLEBIH DAHULU!!!
MELEDAKKAN OTAK YANG DIISI DENGAN TRIK-TRIK KOTOR DAN TIDAK BERGUNA ITU!!!"
Ark kemudian menurunkan tangannya. Berdiri dengan santai seperti sebelumnya, dia kembali membuka mulutnya.
"Maaf, apakah aku berlebihan?"
Pemuda itu bertanya dengan nada monoton. Benar-benar berbeda dengan orang yang berteriak dengan nada keras sebelumnya.
"HADES! KAMU ..."
__ADS_1
Zander memelototi Ark dengan mata merah. Bukan hanya dia, tetapi ekspresi anggota kelompok Imperial Tiger juga tampak gelap. Begitu gelap seperti awan hitam yang membawa hujan.
"Kenapa kamu tampak pucat, Mr Zander? Demam?" ucap Ark dengan nada datar.
Pemuda itu benar-benar bertingkah seolah dirinya tidak ada hubungannya dengan mereka. Berbicara seolah-olah bukan dia yang sebelumnya menyindir Imperial Tiger. Benar-benar membuat orang-orang yang melihatnya tercengang.
Merasa kalau Ark terlalu berani!
Zander ingin memimpin anggota kelompoknya untuk pergi menyerang Ark, tetapi saat itu suara tenang terdengar.
"Susah cukup. Kita semua telah bertempur dan kehilangan banyak orang. Kita tidak perlu lagi melihat pertumpahan darah karena hal semacam ini.
Tidak peduli apa yang telah terjadi sebelumnya. Lebih baik kita menggunakan pengalaman ini sebagai pembelajaran."
Mendengar ucapan itu, semua orang mengalihkan pandangan mereka ke sumber suara.
Di sana, tampak sosok pria yang memimpin barisan rapi di belakangnya. Orang-orang itu juga memiliki seragam mirip dengan Imperial Tiger. Orang-orang yang dianggap pengkhianat pemerintah ...
Kelompok Black Panther!
Pemimpin barisan tersebut adalah pria paruh baya tampan dengan rambut hitam disisir belakang. Ada bekas luka di mata kirinya. Ekspresinya tampak tenang.
"Joseph ..."
Zander menggertakkan gigi.
"Aku rasa Billy yang memimpin pasukanmu. Lagipula, dia yang datang ketika rapat. Namun siapa sangka itu kamu.
Aku rasa seperti pemimpinmu, wakil ketua Black Panther sepertimu tidak berani datang ke tempat ini."
Mendengar ucapan marah Zander, pria bernama Joseph itu mengangkat sudut bibirnya. Dia kemudian membalas dengan ramah.
"Walaupun tidak sebanyak dirimu, dari lima puluh orang yang aku bawa, setidaknya ada tiga puluh lima orang yang selamat. Juga, kondisi kami lebih baik daripada kalian.
Apakah kamu benar-benar ingin memulainya, Zander? Jika pertempuran pecah, kami tidak akan lagi segan. Mungkin kamu hanya bisa kembali ke markas sendirian."
Mendengar ucapan Joseph, Zander menggertakkan gigi. Dia merasa kurang beruntung. Merasa marah ketika melihat Dark Caravan atau Black Panther!
Sementara itu, Joseph menggelengkan kepalanya.
"Keputusan bijak, Zander. Lagipula, alasan kenapa aku tidak mengintai di barisan dan malah muncul di hadapanmu bukan karena apa yang terjadi kepada kalian. Namun ..."
Joseph mengalihkan pandangannya ke arah Ark. Dia kemudian tersenyum hangat dan memberi salam.
"Senang bertemu denganmu, Mr Hades. Ada yang ingin aku bicarakan denganmu."
Mendengar ucapan Joseph, Ark menoleh dengan ekspresi datar. Sama sekali tidak terlihat takut atau bersemangat.
__ADS_1
>> Bersambung.