
"Terima kasih atas informasinya."
Ark mengangguk sebagai penghargaan. Tampak bersyukur karena Joseph telah berbagi informasi.
"Sama-sama. Namun, tidakkah kamu mau memberi tambahan ransum sebagai tanda terim kasih? Informasi itu berharga, kan?" ucap Joseph dengan nada setengah bercanda.
"Tentu. Aku akan memberimu tambahan."
Ark mengangguk santai. Sama sekali tidak begitu peduli dengan hal-hal sepele semacam itu.
"Sungguh?" tanya Joseph.
"En." Ark mengangguk.
Bukan hanya Joseph, Julian menatap ke arah Ark dengan ekspresi heran. Mereka berdua sama sekali tidak menyangka kalau pencatut ulung itu bisa begitu murah hati.
"Aku tidak harus membayarnya atau menukarnya dengan sesuatu, kan?" tanya Joseph ragu.
"Tentu saja tidak. Kenapa kalian begitu ragu?"
Joseph dan Julian saling melirik. Tentu saja mereka ragu. Sudah berkali-kali mereka terkena trik kotor Ark. Bahkan terakhir kali mereka berpikir untung, mereka malah mendapatkan kerugian besar. Bekerja dengan bayaran rendah!
"Jika tidak mau, aku sama sekali tidak memaksa. Toh, aku juga tidak rugi jika tidak memberimu hadiah." Ark mengangkat bahu.
"Aku setuju!" ucap Joseph.
"Bagaimana denganku, Ark?" tanya Julian.
"Lain kali cari informasi unik dan berguna, berhenti berlarian ke sana-sini sebagai pahlawan yang kurang kerjaan."
"..."
Sudut bibir Julian berkedut. Ucapan Ark benar-benar langsung memukul wajahnya di tempat. Namun dia hanya diam, sama sekali tidak berniat berdebat hanya untuk dikalahkan dan dipukuli dengan ucapan tajam pemuda di depannya!
"Kalau begitu biarkan aku melakukan wawancara kerja singkat lalu memilih orang-orang sebelum kita melanjutkan pertukaran."
"Baik!" balas mereka berdua.
Setelah itu, Ark bangkit dari kursinya kemudian turun ke lantai pertama. Memulai wawancara kerja lalu memilah orang-orang yang akan bergabung dengan kelompoknya.
Sekitar tiga jam kemudian, pemilihan Ark akhirnya selesai. Sesuai dengan kesepakatan, dia memilih lima belas orang laki-laki dan lima perempuan dari setiap kelompok yang dibawa.
Menerima empat puluh orang secara total dalam sekali jalan!
Satu setengah jam kemudian, transaksi antara tiga kelompok selesai. Saat itu juga, Silver Cross dan Black Panther memutuskan kembali ke tempat mereka.
__ADS_1
Sementara itu, Ark melihat empat puluh orang yang berbaris di depan ruko dengan ekspresi tak acuh di balik topengnya.
"Selamat bagi kalian karena terpilih untuk bergabung bersama Dark Caravan.
Aku tahu kalian telah melewati banyak rintangan sehingga bisa sampai sejauh ini. Meski begitu, aku sama sekali tidak akan bersikap lembut kepada kalian.
Meski sudah bergabung secara resmi dengan Dark Caravan, kalian akan memiliki masa latihan selama dua minggu. Dalam waktu tersebut, kalian akan tinggal di sini. Tidak pergi ke markas utama secara langsung!
Tentu saja kalian bisa tenang. Dalam waktu ini, jatah makanan dan minuman sehari-hari akan dijamin. Apa yang perlu kalian lakukan hanyalah melakukan latihan sesuai dengan ketentuan.
Ada tiga orang senior yang akan tinggal di sini bersama kalian. Mereka akan melatih, mengawasi, dan menjaga kalian semua.
Mereka adalah Darin, Yonas, dan Vadim!"
Setelah Ark berbicara, tiga orang itu berbaris di dekatnya.
"Senang berjumpa kalian, Senior!" ucap empat puluh orang serempak.
Tiga orang itu saling memandang dengan ekspresi heran. Mereka bahkan merasa cukup senang karena begitu dihargai.
"Semangat yang bagus." Ark mengangguk. "Namun, semangat saja tidak cukup. Aku ingin usaha nyata dari kalian semua!"
"Baik, Ketua!!!" jawab mereka serempak.
Dalam dua minggu, akan ada rotasi yang terjadi dari anggota yang menyelesaikan latihan dan para rekrutan baru.
Ark memiliki rencana latihan yang sangat baik. Dalam minggu pertama, Darin dan dua orang lainnya akan melatih seluruh dasar-dasar latihan menyerang, bertahan, dan menghindar.
Pada minggu ke dua, Darin akan memberi mereka pilihan pedang atau tombak. Darin akan melatih tombak dan Yonas akan melatih pedang. Saat itu juga, setiap anggota baru akan diberi 3 porsi ramuan evolusi untuk satu minggu.
Dalam minggu latihan terakhir ini, biarkan mereka bersaing untuk memilah yang memiliki potensi kuat.
Setelah jadwal dua minggu latihan selesai, semua orang akan dibawa ke markas. Saat itu juga, mereka akan dipisahkan menjadi dua bagian.
Dari 30 laki-laki, 20 orang akan menjadi prajurit dan 10 orang akan menjadi pekerja.
Dari 10 perempuan, 5 orang akan menjadi prajurit dan 5 orang akan menjadi pekerja.
Untuk orang-orang yang terpilih sebagai prajurit, mereka akan dilatih dan diberi ramuan evolusi. Dilatih untuk menyelesaikan evolusi pertama dalam dua minggu berikutnya.
Sementara itu, para pekerja akan melakukan tugas lain seperti membangun, membersihkan, dan semacamnya. Tugas-tugas yang tidak ada hubungannya dengan pertarungan.
Hal tersebut mungkin terdengar tidak adil, tetapi selain mengurangi pengeluaran ramuan evolusi yang berlebihan, Ark memang membutuhkan orang-orang untuk melakukan pekerjaan kasar.
Mencampur semua pekerjaan sama sekali kurang efektif dan merugikan, jadi dia membuat sistem semacam ini.
__ADS_1
Tentu saja, orang-orang itu memiliki kesempatan untuk merubah nasib mereka.
Dua minggu kemudian ketika rekrutan yang baru matang (selesai latihan dua minggu) datang, mereka memiliki kesempatan untuk menantang para orang yang terpilih menjadi prajurit.
Jika menang, mereka akan menggantikan posisi. Jika kalah, mereka akan tetap menjadi pekerja.
Sebuah sistem yang bisa dibilang adil karena menuntut kemampuan mereka masing-masing.
Dalam waktu ini, tiga orang yaitu Darin, Yonas, dan Vadim telah setuju untuk tinggal di tempat ini untuk melatih rekrutan baru. Tentu saja, tidak selamanya, tetapi masih cukup lama ... yaitu tiga bulan sampai musim dingin berakhir.
Dua orang tidak akan kembali ke markas selama tiga bulan. Sementara itu, Darin akan kembali satu minggu sekali. Selain untuk menemui kekasihnya dan melepaskan rindu mereka, dia harus kembali di pertengahan latihan untuk mengambil ramuan evolusi.
Tentu saja, ada alasan kenapa Darin melakukanya sementara dua orang lain harus tinggal. Bukan hanya karena kekuatan tetapi ...
Sekarang Darin telah menjadi rekan Sansa!
Ya. Menjadi salah satu penunggang serigala yang sebenarnya!
Hal tersebut membuat banyak orang terkejut. Khususnya Lisa yang mengaku sebagai Tamer. Gadis kecil tersebut mulai meragukan identitasnya sendiri!
"Kalau begitu, aku akan menyerahkan sisanya kepada kalian."
Duduk di punggung Finn, Ark berkata kepada Darin, Yonas, dan Vadim.
"Baik, Ketua!" jawab mereka serempak.
Kemudian Ark pergi diikuti dengan kereta yang ditarik Debby. Lisa sendiri duduk di kursi kusir, sementara Stacy duduk di sampingnya.
Mereka berbaris, pergi menuju markas utama!
***
Hampir tengah malam.
Ark dan rekan-rekannya telah menempuh separuh perjalanan. Hanya saja, saat itu ekspresinya berubah ketika mendengar nyanyian para gagak di langit malam.
Melihat sosok para gagak bermutasi yang seharusnya tidak aktif di daerah tersebut, Ark sama sekali tidak panik.
Sebaliknya, dia langsung memberi perintah.
"Tarik keluar senjata kalian! Bersiap untuk bertarung!"
Mendengar ucapan Ark, Lisa dan Stacy langsung menarik keluar senjata mereka. Telah bersiap untuk bertarung kapan saja!
>> Bersambung.
__ADS_1