
Setelah Ark mengambil keputusan untuk mengumumkan penemuan Sword of Sufferings secara luas, kota yang awalnya cukup tenang langsung menjadi kacau.
Beberapa oknum bahkan membuat rumor berlebihan dimana Sword of Sufferings sengaja membuat berita palsu agar orang-orang ketakutan. Tidak hanya it, rumor tentang Hades yang mencoba melengserkan pemerintahan baru juga menyebar.
Bisa dibilang, berbagai berita kacau dan campur aduk menyebar di antara para survivor.
Tiga hari kemudian, aliansi Dark Triangle dan para ketua kelompok dari seluruh kota berkumpul di ruang rapat markas Silver Cross.
Di tempat utama, ada tiga kursi dimana para pemimpin Dark Triangle duduk. Di tengah, Julian sebagai pemimpin pemerintahan baru duduk. Di kursi sebelah kanan, Joseph memasang wajah tegas. Di kursi sebelah kiri, Ark yang memakai pakaian lengkap serba tertutup bersandar malas pada kursinya.
"Baiklah, mari kita mulai rapatnya!"
Setalah mengucapkan pembukaan yang panjang, Julian akhirnya memulai rapatnya. Dia langsung melirik ke arah Ark lalu berkata.
"Pertama-tama, aku akan bertanya untuk membuang keraguan orang-orang. Jadi, apakah berita tentang makhluk mengerikan dan berbahaya dari luar kota itu benar, Hades?"
"Tidak ada alasan kenapa aku harus menipu kalian." Ark berkata datar.
Saat itu, ada seseorang yang mengangkat tangannya untuk bertanya.
"Kalau begitu, bagaimana bisa anda begitu yakin kalau makhluk tersebut sangat berbahaya?"
"Mereka semut, dan mereka gila."
"Maaf?" Orang itu tampak bingung.
"Di satu sarang, ada jumlah penghuni dari 4000 sampai 6000 semut. Jika dibiarkan, mereka bisa tumbuh menjadi koloni semut yang lebih merepotkan untuk dihadapi.
Selain itu, makhluk-makhluk tersebut sangat ganas karena mereka memakan segalanya. Bahkan memakan bangkai rekannya sendiri!"
Ekspresi semua orang dalam ruangan langsung berubah. Joseph menjadi serius, bahkan lebih serius daripada biasanya. Dia membayangkan momen dimana kota akan diserang ratusan ribu semut bermutasi. Pria itu tidak bisa tidak menghirup udara dingin.
Pada saat semua orang cukup cemas, salah satu orang mengangkat tangannya.
"Bukankah itu tugas pemerintahan? Bukankah seharusnya kalian melindungi kami, rakyat dalam kota."
Mendengar itu, semua orang langsung menatap ke arah Julian. Wajah pucat pria itu tampak terkejut. Dia kemudian termenung. Setelah beberapa saat, dia mencoba menjawab.
"Itu—"
"Kalian bahkan bukan rakyat pemerintah di bawah Julian. Seharusnya kamu malu mengatakan hal bodoh semacam itu."
__ADS_1
Ark langsung berkata dengan nada tak acuh.
"Apa maksud anda, Mr Hades?"
Orang itu mengangkat alisnya. Dia juga memasang ekspresi tidak senang di wajahnya.
"Apa? Sudah aku bilang, kalian tidak dihitung. Kalian bahkan tidak mendaftar, jadi kalian tidak berhak untuk meminta tanggung jawab dari Julian dan Joseph.
Tentu saja, kasus yang sama juga terjadi padaku. Sword of Sufferings sendiri memiliki wilayah mandiri, bukan bagian dari pemerintahan. Aku memiliki keputusanku sendiri, jadi aku juga tidak berhak untuk protes."
"Kita semua sama-sama warga kota ini, Mr Hades!"
"Bisakah kamu gugup mulutmu yang bau itu?
Kamu bilang sama-sama warga? Jangan bercanda. Sementara Silver Cross dan Black Panther sibuk untuk membangun, dimana kalian? Kalian bahkan tidak mendaftar dan berkontribusi, masih berani meminta?
Aku katakan sekali lagi. Bahkan jika ini pemerintahan baru, masih tidak ada yang gratis di sini!"
"Lalu kenapa kamu juga ada di sini?! Bukankah kamu harus mengurus wilayahmu sendiri?"
"Karena aku tidak ingin kehilangan rumahku.
Sword of Sufferings mungkin kuat, bahkan di mata kalian tidak terkalahkan. Namun kami juga tidak sempurna.
Aku tidak ingin melarikan diri dan aku ingin melindungi rumahku!
Sesederhana itu!"
"Tentu saja kamu tidak ingin pergi karena telah membangun benteng yang kuat dan mengembangkan banyak hal!
Bagaimana dengan kami? Apakah kalian ingin memaksa kami bertarung? Apakah kami tidak boleh melarikan diri? Keluar dari kota ini misalnya?"
"Tentu saja boleh." Ark mengangguk. "Namun ada beberapa hal yang tidak boleh dilakukan."
Swoosh!
Tangan Ark bergerak cepat, kemudian terdengar teriakan pria paruh baya sebelumnya.
Pria tersebut menatap belati yang menancap di dadanya dengan ekspresi tidak percaya. Saat semua orang kebingungan, Ark telah menghampiri pria tersebut, mencekik lehernya dengan satu tangan dan mengangkatnya.
"Dikarenakan ada pemerintahan baru dan kamu tinggal di wilayah kekuasaannya, berarti ada hukum. Namun, kelompokmu benar-benar berani bermain dengan hukum.
__ADS_1
Perdagangan manusia? Kelompok kecilmu benar-benar berani melakukan hal itu?
Jangan bercanda denganku, karena aku tidak suka main-main. Jadi jika melanggar ..."
CRACK!
Leher pria itu langsung dipatahkan. Semua orang menatap ke arah Ark dengan ekspresi ngeri.
Ark sendiri langsung melemparkan mayat pria tersebut ke sudut. Namun saat itu, suara Julian terdengar.
"Apa yang kamu lakukan, Hades?!"
"Jangan membentak kepadaku, Julian. Aku melakukannya karena kamu lama dan terlalu lembut. Jika tidak mengikuti hukum, bahkan jika tidak dibunuh, kamu seharusnya memberi mereka sanksi."
Ark langsung kembali ke kursinya seolah-olah tidak ada yang terjadi. Setelah itu, dia kemudian kembali berkata.
"Aku akan langsung pada intinya.
Kalian semua memiliki dua pilihan. Mendaftar menjadi warga, lalu pindah dan melakukan kewajiban. Dengan begitu kalian bisa hidup lebih baik, tetapi juga menghadapi resiko cukup besar.
Atau pilihan ke dua, kalian tidak perlu mendaftar. Namun saat itu, kalian tidak dianggap sebagai warga. Kalian boleh pindah ke kota lain atau tinggal di luar wilayah pusat pemerintahan baru.
Tentu saja, kalian tidak perlu ikut bertempur atau melakukan hal-hal semacamnya. Namun ada dua masalah. Yaitu ketika pengembangan wilayah menjadi lebih baik, kalian bisa diusir dari tempat kalian karena kalian bukan warga dan tidak memiliki hak tinggal. Selain itu, bahkan jika monster menyerang dan memusnahkan kelompok-kelompok di luar, kalian tidak memiliki hak untuk melakukan protes dan meminta pertolongan.
Setiap pilihan memiliki resiko masing-masing dan aku tidak memaksa kalian memilih bagian mana. Yang pasti, hari ini juga ...
Kalian harus memilih salah satu dari pilihan ini!"
Mendengar ucapan Ark, semua orang dalam ruangan tercengang. Saat itu, suara penuh persetujuan terdengar.
"Aku setuju dengan usulan Hades. Meski tampak cukup kasar dan langsung, tetapi dengan begini kepastian jelas bisa ditentukan.
Kebebasan, atau hak beserta kewajiban. Itu pilihan kalian."
Joseph berkata dengan nada serius. Ekspresi tegas tampak di wajahnya. Dia melirik ke arah Ark dengan tatapan terkejut. Pria itu kagum kepada Ark yang memanfaatkan krisis ini untuk segera menyatukan pemerintahan. Membuat pondasi yang lebih kokoh dan maju ke tahap berikutnya.
Sementara itu, Julian memiliki ekspresi rumit di wajahnya. Pada akhirnya, dia hanya bisa menghela napas panjang sebelum berkata.
"Aku juga setuju dengan usulan Hades."
Persetujuan dari dua kelompok besar lainnya langsung membuat wajah orang-orang itu sekali lagi berubah. Benar-benar tidak menyangka semuanya akan berjalan ke arah seperti ini.
__ADS_1
>> Bersambung.