
“Maafkan aku, Ark. Ada banyak hal yang terjadi selama aku berada di Golden Maple Group.”
Melihat ekspresi terkejut di wajah sahabatnya, Jay tidak bisa tidak berkata dengan senyum lemah.
Jelas, dia merasa bersalah karena tidak bisa segera kembali sesuai dengan jadwal. Namun, pria itu tampaknya juga mendapatkan beberapa masalah ketika berada di Golden Maple Group.
Ark melirik ke arah Roxanne sebelum bangkit dari kursinya. Pemuda itu kemudian melihat ke arah sahabatnya lalu berkata.
“Pergi ke ruang kerjaku. Kita bicarakan semuanya di sana.”
“Dimengerti.”
Jay mengangguk dengan ekspresi rumit. Tampak lelah dengan segala hal di sekitarnya.
Sampai di ruang kerja, Ark langsung duduk di kursinya dan meminta Jay duduk di seberang meja. Pemuda itu melemparkan kotak kayu hitam ke atas meja sambil berkata.
“Apa yang sebenarnya terjadi?”
Jay tidak langsung menjawab. Pria itu mengambil sebatang rokok lalu menyalakannya.
Setelah beberapa saat, Jay mendapatkan kembali sedikit semangatnya.
“Aku kembali untuk meminta bantuanmu Ark. Setidaknya, aku ingin meminta izin darimu.”
“Berhenti bicara tidak jelas. Jelaskan semuanya perlahan. Aku ingin mendengar keseluruhan ceritanya.”
Jay melirik ke arah Ark yang tampak serius. Pria itu menghela napas panjang. Menggaruk belakang kepalanya dengan ekspresi kesal, dia pun menjelaskan.
“Orang-orang dari organisasi pemerintah itu benar-benar busuk. Bahkan jika memiliki reputasi baik, sebenarnya mereka menyimpan hal buruk begitu dalam.”
“Apakah maksudmu eksperimen manusia?” tanya Ark.
“Bukan. Masih tidak ada bukti, tetapi seharusnya memang mereka yang melakukannya.
Tidak. Aku tidak sedang membicarakan masalah eksperimen manusia. Apa yang aku bicarakan adalah ucapan mereka yang tidak bisa dipercaya.
Imperial Phoenix telah mendekati Golden Maple Group untuk melakukan kerjasama dan membuat perjanjian. Kedua kelompok membuat pertemuan di perbatasan, dan hasilnya benar-benar di luar dugaan semua orang.”
“...”
Ark hanya diam. Pemuda itu menatap ke arah Jay yang tampaknya mulai tenggelam dalam kebencian mendalam.
“Mereka mengingkari janji. Bukan hanya tidak berdamai, mereka malah menyerang Golden Maple Group dan menyebabkan banyak orang terluka, bahkan terbunuh. Walaupun ayahku tidak terbunuh dalam kejadian itu, tetapi dia masih terluka parah.” Tangan Jay mengepal erat. “Dia bahkan belum sadarkan diri sampai sekarang.”
__ADS_1
“Jadi itu alasan kenapa kamu terluka parah? Karena melakukan serangan sembrono ketika balas dendam?”
“Bukan.” Jay menggelengkan kepalanya.
“Lalu apa yang terjadi setelah itu.”
“Ada orang yang bisa kembali dengan selamat. Golden Maple Group mengirim anggota dari markas untuk membantu, dan aku pergi ke tempat itu terlebih dahulu karena khawatir. Namun, Imperial Phoenix telah mundur ketika aku sampai di sana.
Dibutakan oleh amarah, aku pergi mengejar. Untungnya, aku berhasil dan membunuh sebagian besar dari mereka. Namun, pada akhirnya ada beberapa tikus yang berhasil meloloskan diri.
Bukan hanya meloloskan diri, tetapi mereka juga menggiringku melewati lingkaran dalam. Akhirnya, aku kehilangan jejak mereka dan malah bertemu beberapa binatang bermutasi level 4. Walau berhasil meloloskan diri, seperti yang kamun lihat ...
Aku hampir gagal melakukannya.”
“...”
Mendengar keseluruhan penjelasan Jay, ekspresi Ark langsung menjadi suram.
Pemuda itu jelas tidak puas dengan tingkah laku Jay. Namun, dia lebih membenci lawan karena bukan hanya hampir membunuh sahabatnya, tetapi salah satu jenderal yang menjadi pilar Sword of Sufferings.
Benar-benar hampir mengacaukan berbagai rencana yang telah dia susun secara rapi.
“Alasan kenapa aku kembali bukan hanya untuk menjelaskan. Aku butuh bantuanmu Ark. Tolong bantu aku membalaskan dendam ayahku!”
“Maafkan aku Jay. Jika itu permintaanmu, maka aku tidak bisa menerimanya.”
“Kenapa?” tanya Jay dengan mata terbelalak.
“Karena Sword of Sufferings adalah kelompok netral. Kita tidak akan menyerang kelompok lain jika mereka tidak memprovokasi terlebih dahulu.”
BRUAK!
Jay langsung menggebrak meja dengan ekspresi penuh kemarahan.
“Mereka hampir membunuh ayahku dan mencabut banyak nyawa dari anggota Golden Maple Group! Apakah itu tidak disebut provokasi? Mereka jelas sudah sangat keterlaluan! Mereka-“
“Mereka menyerang Golden Maple Group Jay, bukan Sword of Sufferings.”
Ark langsung membalas dengan ekspresi tenang. Saat itu juga, ekspresi Jay langsung dipenuhi kejutan. Dia jatuh kembali ke kursinya sambil menatap Ark dengan ekspresi tidak percaya.
“Begitu ... jadi ternyata begitu,” gumam Jay.
Tangan pria itu mengepal erat. Menatap ke arah sahabatnya dengan mata merah, dia menggertakkan gigi.
__ADS_1
“Selama itu bukan Sword of Sufferings, kamu tidak akan peduli. Bagimu, orang-orang di luar sana itu tidak lebih baik daripada zombie atau binatang bermutasi. Entah mereka baik atau jahat, selama tidak ada hubungannya denganmu, kamu tidak akan peduli.
Aku benar-benar lupa kalau kamu adalah orang semacam itu Ark.”
Melihat Jay menatapnya dengan ekspresi sedih dan benci, Ark sama sekali tidak merubah ekspresinya. Masih tenang dan dingin, diam di tempat seperti patung es.
“Aku tidak peduli apakah kamu membenciku atau tidak. Jika kamu kesal dan benci, lakukan saja. Namun aku tetap memegang prinsipku. Melakukan semuanya sesuai dengan caraku sendiri.
Aku tidak bisa merubah semua orang seutuhnya karena mereka manusia, bukan robot. Jadi aku hanya memilah, membawa orang memiliki pemikiran yang sama atau setidaknya mau mengikutiku secara sukarela.”
“Ark. Kamu ...” Jay kehilangan kata-kata.
Meski membenci sikap Ark yang seperti itu, tetapi dia masih menghormatinya. Menghormati cara pemuda itu memimpin kelompok, menjadi pemimpin yang bisa diandalkan orang-orangnya sendiri.
“Aku mengerti.”
Pada akhirnya, hanya kalimat singkat itu yang keluar dari mulut Jay.
“Aku tahu kalau kamu merasa tidak puas Jay. Namun aku juga harus mengingatkan. Bukan hanya tidak membantu Golden Maple Group, aku juga akan menghalangimu jika mencoba melakukan hal sembrono seperti itu lagi.”
Perkataan Ark langsung membuat Jay semakin bingung.
“Aku paham kalau kamu berusaha tidak melibatkan Sword of Sufferings dalam masalah. Namun kenapa kamu masih menghentikanku untuk membalas dendam? Orang yang terbaring di atas ranjang tidak sadarkan diri dan sekarat itu adalah ayahku! Ayah kandungku!”
“Karena kamu adalah bagian dari Sword of Sufferings.”
CRASH!
Meja di depan Jay dan Ark langsung hancur menjadi serpihan tak terhitung jumlahnya. Memiliki ekspresi muram di wajahnya, Jay langsung berkata.
“Bagaimana jika aku berkata kalau aku akan keluar dari Sword of Sufferings?”
“Seperti yang sering aku katakan. Sekali bergabung dengan Sword of Sufferings, sama sekali tidak ada jalan untuk kembali. Jadi, jika kamu memaksakan diri untuk keluar, hanya ada satu jawaban.”
“Apa?”
Jay mengangkat wajahnya, menatap dengan penuh provokasi.
“Aku akan mengambil kembali semua yang telah aku berikan. Itu berarti ... kematian.”
Ark menatap Jay dengan wajah datar. Saat itu juga, suhu ruangan rasanya turun beberapa derajat karena alasan yang tidak jelas.
>> Bersambung.
__ADS_1