
Sosok Ark langsung melintas dengan cepat dan sampai di sisi Jay. Saat itu juga, tubuh pria itu akhirnya roboh.
Melihat kondisi Jay, Ark menghela napas panjang. Melihat senyum penuh kemenangan di wajah sahabatnya itu, dia berkata.
“Bukankah aku sudah menyuruhmu untuk menahan diri? Apa yang kamu lakukan sekarang? Mencoba bunuh diri?”
Mendengar ucapan Ark, Jay tersenyum masam. Namun ekspresinya berubah menjadi serius saat dia memegang erat pakaian Ark. Meksi kesadarannya hampir memudar, dia berusaha keras mengatakan apa yang perlu dia katakan.
“Ini belum berakhir. Para kanibal berencana untuk menggiring banyak binatang bermutasi ke tempat ini.
Aku telah melakukan tugas dengan baik. Jadi tolong lindungi Golden ...”
Belum menyelesaikan ucapannya, kesadaran Jay menghilang begitu saja.
Ark melirik ke arah sahabatnya dengan ekspresi serius. Mengalihkan pandangan ke orang-orang yang mengikutinya, dia berkata.
“Kalian mendengarnya kan? Pertempuran belum berakhir, khususnya bagi kita yang baru saja akan memulainya.”
“OOHH!!”
Mendengar sorakan tersebut, Ark mengangkat bahu dengan ekspresi datar di wajahnya. Pemuda itu kemudian menyuruh Dedric untuk membantu membawa Jay yang kelelahan. Setelah itu, dia menatap ke arah orang-orang lalu kembali bicara.
“Tiga puluh orang akan pergi ke arah yang aku tunjuk. Susul pasukan dari Golden Maple Group dan kawal mereka sampai ke markas utama. Sementara itu, sisanya akan menungguku di sini untuk menyelesaikan pekerjaan lain.”
Meski tinngal di tempat ini berbahaya, tetapi mereka tetapi ingin berada di sini dan bertarung bersama Ark. Jadi pada akhirnya tiga puluh orang yang dianggap lebih lemah akhirnya dipaksa pergi untuk melakukan misi pengawalan.
Selain itu, dia juga meminta Dedric dan Ian menemukan tempat dimana mereka bisa menjaga Jay. Biarkan pria kelelahan secara fisik dan mental itu beristirahat dengan baik selama beberapa waktu.
Setelah memastikan semuanya berjalan dengan baik, akhirnya Ark memimpin sisa bawahannya pergi menuju ke tempat yang dimaksdu Jay. Tempat di mana banyak binatang bermutasi yang cukup berbahaya. Ya ...
Perbatasan lingkaran tengah dan lingkaran dalam.
Benar saja, belum sampai di tujuan, Ark dan rekan-rekannya langsung mendengar suara raungan binatang buas. Setelah maju beberapa waktu, akhirnya mereka bertemu dengan para binatang bermutasi yang menggila.
‘Sebagian besar ada di level 2, tetapi ada beberapa di level 3.’
Tatapan Ark menyapu. Melihat ke arah musuh-musuh yang berdatangan, pemuda tersebut segera memberi perintah.
“Bersiap untuk bertarung!”
“Ya, Ketua!”
Orang-orang menjawab dengan ekspresi tegas di wajah mereka, bahkan Scorpio yang paling lemah di antara orang yang ikut ke barisan depan dengan Ark.
__ADS_1
Melihat ratusan makhluk seperti tikus tanah tetapi dengan ukuran raksasa, wajah mengerikan, cakar dan ekor dilapisi exo-skeleton seperti tulang membuat ekspresi Ark menjadi serius.
‘Giant Bone Mole.’
Melihat makhluk menyebalkan itu, Ark akhirnya memutuskan untuk menarik pedangnya sendiri. Pemuda itu berjalan ke depan menuju ke arah ratusan Giant Mole.
Jelas, ingin turun tangan sendiri agar pembersihan segera terselelsaikan.
***
Sekitar dua jam kemudian.
Menyelesaikan pertempuran, Ark tidak memilih untuk segera memanen bahan melainkan kembali ke tempat Jay beristirahat.
Sampai di sana, Ark melihat Jay yang sudah sadarkan diri. Orang itu juga melihatnya kembali, jadi langsung bertanya tentang apa yang terjadi setelah dirinya kehilangan kesadaran.
Melihat ekspresi serius di wajah Jay, Ark akhirnya memutuskan untuk menjelaskan.
“Tidak sepenuhnya terselesaikan.”
“Maksudmu?” tanya Jay dengan alis berkerut.
“Meski kami berusaha untuk menghentikan semuanya, tetapi kami terlambat satu langkah. Selain mereka yang tinggal, sebagian kecil binatang bermutasi bergegas ke arah Golden Maple Group dan Imperial Phoenix pergi.
Mendengar penjelasan Ark, Jay langsung termenung. Dia jelas tidak menyangka kalau kejadian menjadi kacau seperti ini. Walau mereka sudah membantu, tetapi tidak segala hal di dunia ini bisa mereka kontrol.
Jadi, kejadian semacam ini memang sewajarnya terjadi.
“Apakah kamu pikir orang tuaku akan baik-baik saja Ark?” tanya Jay.
“Mereka seharusnya baik-baik saja.” Ark mengangguk ringan. “Bala bantuan pasti berhasil menyusul dan melindungi mereka. Jadi kamu sama sekali tidak perlu lagi khawatir.”
“Syukurlah.”
Jay menghela napas lega. Pria itu tampaknya telah melepaskan beban berat yang mengganjal dalam hatinya. Beberapa saat kemudian, dia kembali bingung.
Melihat perubahan ekspresi Jay, Ark bertanya, “Apakah ada masalah?”
Ekspresi Jay tampak rumit. Setelah beberapa saat, akhirnya menatap Ark sambil bertanya.
“Aku bertemu dengan pengguna kemampuan telekinesis setidaknya level 3. Dengan kekuatan dan keterampilannya, dia bisa mengimbangiku sekarang. Meski mungkin bukan sainganku di kondisi puncak, tetapi dia masih berbahaya.
Menurutmu, apakah orang itu sama dengan para kanibal itu?”
__ADS_1
“Bagaimana dengan penampilannya?”
“Dia adalah wanita cantik berambut merah bernama Irene. Wanita itu tidak memiliki kelainan fisik seperti para kanibal, tetapi memiliki kekuatan yang luar biasa. Hampir menyamai pengguna miracle root.
Bisakah dia juga menggunakan miracle root? Namun, entah bagaimana, aku merasa dia agak berbeda dengan kita. Hanya saja, aku bingung bagaimana menggambarkannya.”
Jay menggaruk kepalanya dengan ekspresi tertekan. Dia cukup yakin kalau orang itu bukanlah pengguna miracle root, tetapi pria itu tidak bisa menjelaskannya.
“Seharusnya mirip dengan Crux of Shadow.”
Mendengar ucapan Ark, bukan hanya Jay, tetapi ekspresi para anggota lama Sword of Sufferings juga berubah. jelas, bagi mereka nama itu merupakan masalah. Meski tidak mustahil untuk ditangani, bukan berarti orang-orang itu tidak merepotkan.
“Yang benar saja!”
Jay langsung menjatuhkan diri. Berbaring terlentang dengan ekspresi tertekan. Dia benar-benar tidak menyangka akan mendapatkan jawaban semacam itu dari mulut Ark.
Melihat suasana tertekan di sekitar, Ark menggelengkan kepalanya. Dia sama sekali tidak berencana membuat mereka tertekan, tetapi jawaban apa adanya membuat mereka seperti itu.
Setelah jeda sejenak, Ark kembali bicara.
“Untuk sekarang, kita tidak perlu memikirkan orang-orang itu. Ada hal penting lain yang perlu kita lakukan sekarang.”
“Hal penting lainnya?” tanya Jay.
“Ya.” Ark mengangguk dengan ekspresi serius di wajahnya. “Kamu bilang para kanibal itu juga memiliki kekuatan lumayan kan? Selain itu mereka berhasil meloloskan diri, bahkan membuat para binatang bermutasi mengacau. Itu berarti, mereka adalah bahaya tersembunyi.”
“Maksudmu, daripada memikirkan wanita itu atau kelompok lain, kita harus memikirkan para kanibal? Mencari tahu dimana mereka berada dan segera menyelesaikan urusan dengan mereka?”
Bukan hanya Jay, anggota lain juga melihat ke arah Ark dengan ekspresi serius. Tampaknya menunggu perintah lain dari mulutnya. Tidak sabar bagaimana harus melacak lalu mengalahkan para kanibal itu.
“Memang. Lebih baik kita segera membereskan masalah para kanibal karena memiliki kemungkinan besar untuk menyebabkan bencana, misalnya gelombang binatang buas yang terjadi tidak secara alami.
Namun, ada hal penting lain yang harus kita lakukan saat ini.”
Melihat ekspresi serius Ark, Jay memiringkan kepalanya.
“Apa?”
Ark melihat ke arah Jay lalu berkata.
“Pergi ke markas Golden Maple Group untuk mendapatkan pembayaran.”
>> Bersambung.
__ADS_1