
"Jadi ... kapan kita bisa mulai pertukaran itu?"
Joseph kembali bertanya dengan ekspresi penasaran di wajahnya. Pria itu jelas tidak sabar untuk segera melakukannya. Namun Ark malah menggelengkan kepalanya.
"Sepuluh hari kemudian, musim dingin akan tiba. Sama seperti saat musim panas, aku Dark Caravan hanya melakukan perdagangan dua minggu sekali. Jadi, kita melakukannya pada saat perdagangan pertama di musim dingin.
Selain itu, tampaknya kita harus lebih fokus pada dua hal."
"Oh?" Julian memiringkan kepalanya. "Apa itu?"
"Nama Aliansi, mari tentukan ini sekarang. Sedangkan satunya, kita bahas nanti. Jadi ... apakah kalian memiliki saran?"
Julian langsung mengangkat tangannya dan berkata dengan penuh percaya diri. "Great Holy Alliance!"
"..."
Sudut bibir Ark berkedut. Joseph juga langsung menutup wajahnya. Meski nama itu cukup baik, tapi ...
Apakah kelompok pemberontak dan kelompok pedagang misterius nan kejam pantas menyandang nama itu? Jawabannya jelas TIDAK!
"Mari kita ganti. Kita sama sekali tidak cocok dengan kata 'suci' atau semacamnya." Ark menggeleng ringan. "Apakah kamu memiliki saran, Mr Joseph?"
"Mari kita temukan nama yang lebih sederhana. Karena aliansi ini menghubungkan tiga kelompok besar, kita bisa memakai segitiga. Kemudian ... kita memerlukan suatu hal yang dianggap tujuan atau hal yang menguntungkan. Warna emas tampaknya bagus.
Bagaimana kalau menggunakan nama Golden Triangle?"
"Golden agak kurang cocok karena tidak ada hubungannya dengan kelompok kita. Ketiga kelompok bisa dibilang sebagai kelompok warga yang tidak percaya pemerintah (Silver Cross), kelompok pemberontak (Black Panther), dan kelompok pedagang jahat (Dark Caravan).
Bagaimana dengan Dark Triangle?"
"Hmmm ... tidak buruk." Joseph mengangguk.
"Tapi itu sama sekali tidak sejalan dengan Silver Cross, kan?" tanya Julian ragu.
"Kalau begitu ganti kelompokmu menjadi Black Cross atau Shadow Cross," balas Ark datar.
"Hey! Itu merusak esensi kelompokku!" Julian benar-benar merasa tidak berdaya. Melihat dua orang sepakat, minoritas (dia) hanya bisa berkata, "Terserah kalian!"
"Kalau begitu sudah sepakat, aliansi kita akan disebut Aliansi Dark Triangle!"
Ark mengangguk puas. Setelah itu, dia melirik ke arah Joseph sebelum menambahkan.
"Sebelum resmi didirikan, kita akan membahas hal penting terakhir."
Merasakan tatapan Ark, Joseph mengangkat alisnya lalu bertanya, "Apakah ada yang kamu butuhkan dari Black Panther, Hades?"
__ADS_1
"Jujur saja, dibandingkan dengan dua kelompok lain, akar Black Panther lebih dalam karena dulunya memiliki hubungan dengan militer. Namun ada masalah.
Dibandingkan dengan Dark Caravan dengan anggota sedikit tapi stabil atau Silver Cross yang berisi pemuda labil ... Black Panther itu bisa dibilang campuran sayur segar dan busuk."
Membandingkan kelompok pemberontak dengan sayur segar dan busuk membuat ekspresi Joseph menjadi kaku. Benar-benar merasa sedang diejek oleh dua lelaki muda di depannya.
"Katakan saja maksudmu, Hades. Berhenti bermain-main dengan lelaki tua ini," ucap Joseph tidak puas.
"Seperti yang aku bilang, kalian itu campuran antara sayur segar dan busuk. Jika tidak segera diurus, kelompok kalian mungkin akan segera membusuk. Menjadi lebih busuk daripada Imperial Tiger atau Third Scars.
Jadi, sebelum kalian membusuk ... bagaimana kalau membuang bagian busuk terlebih dahulu? Lagipula, aku bekerjasama dengan Black Panther karenamu, Mr Joseph. Bukan karena para barang lama egois itu.
Bagaimana menurutmu?"
"Ark, kamu ..."
Julian sama sekali tidak repot-repot memanggil julukannya. Dia menatap ke arah Ark dengan ekspresi tidak percaya. Joseph jelas berkata kalau Black Panther hampir terpecah, tetapi Julian tidak menyangka kalau Ark langsung mengajukan saran untuk melakukan pembantaian begitu saja.
Apabila pertempuran benar-benar terjadi, mungkin sepertiga anggota Black Panther akan mati. Itu berarti, ratusan orang akan mati. Bukan ratusan binatang atau zombie, tetapi mereka harus membunuh ratusan orang. Benar-benar bukan sesuatu yang ingin dilihat Julian, apalagi dilakukan.
"Aku mengetahui apa yang kalian pikirkan. Namun, pembersihan bagian busuk sebelum menyebar memang perlu dilakukan.
Selain itu, aku bisa menjamin tidak akan ada terlalu banyak korban. Selama kita bersatu, bukan tidak mungkin untuk membersihkan para petinggi dan tokoh inti. Jika kita bisa melakukannya dengan cepat, kita bisa mengurangi korban. Lagipula, kebanyakan prajurit tidak begitu bersalah.
"Seberapa besar keyakinanmu untuk melakukannya, Hades?" tanya Joseph.
"Tuan! Ini menyangkut nyawa ratusan, mungkin lebih seribu orang! Jika sampai gagal-"
"Kamu diam saja, Siegfried." Joseph langsung menyela pemuda di belakangnya.
Melihat ekspresi tegas dan rumit di wajah Joseph, Siegfried akhirnya memutuskan untuk diam. Dia merasa agak enggan. Pemuda itu memiliki keinginan untuk menyadarkan orang-orang, menjadikan mereka semua lebih baik dan melepas kejahatan mereka di masa lalu. Tipikal lelaki muda yang belum ditampar kerasnya dunia, sosok naif yang belum melihat orang yang telah busuk sampai kedalaman hatinya.
"Jika kita menyelesaikan rencana dengan baik tanpa ada gangguan eksternal atau intrik licik, aku yakin tingkat keberhasilannya 90%. Sedangkan sisanya, kemungkinan akan ada sekitar 200 sampai 300 orang akan mati jika kita tidak berhasil melakukan semuanya tepat waktu."
"Tampaknya kamu telah menyelidiki Black Panther dengan baik, Hades." Joseph menghela napas panjang.
"Pikirkan saja baik-baik, Mr Joseph. Aku sama sekali tidak memaksamu. Jika kamu tidak ingin melakukannya, anggap saja kamu tidak pernah mendengarkan ucapanku. Lebih baik kita melanjutkan semuanya seperti biasa."
"..."
Joseph memejamkan matanya. Dia menarik napas dalam-dalam. Ekspresinya tampak berat, tetapi akhirnya dia berkata, "Kita telah sampai sejauh ini, jadi sulit untuk kembali."
"Tuan ..." gumam Siegfried dengan ekspresi tertekan di wajahnya.
"Mungkin ini yang disebut melakukan kejahatan untuk kebaikan yang lebih besar?" ucap Joseph dengan senyum pahit di wajahnya. Menatap ke arah Ark, dia melanjutkan, "Aku bersedia melakukannya. Jadi, tolong ... lakukanlah dengan serius karena ini menyangkut nyawa banyak orang."
__ADS_1
Melihat Joseph, Ark menghela napas panjang. Dia cukup mengerti betapa beratnya melepaskan dan mengorbankan orang tak bersalah, apalagi jika mereka adalah rekan-rekannya sendiri. Pemuda itu kemudian memasang ekspresi serius lalu berkata,
"Serahkan padaku. Aku akan melakukan semuanya dengan serius."
Ark mengalihkan pandangannya kepada Julian.
"Aku harap kamu juga serius dan tegas, Julian. Setiap keteledoran bisa membuat banyak nyawa menghilang ... kamu mengerti apa yang aku maksud, bukan?"
Merasakan tatapan Ark dan Joseph, Julian yang awalnya agak ragu menghirup napas panjang sebelum berkata.
"Karena menyangkut nyawa banyak orang tak bersalah, tentu aku akan melakukannya habis-habisan!"
***
Malam harinya.
Setelah pembentukan aliansi dan melakukan perencanaan terperinci, tiga kelompok bubar dan kembali ke markas mereka masing-masing.
Dalam perjalanan, Lisa yang duduk dekat Darin menatap ke arah Ark yang menunggangi sosok serigala putih (sebenarnya husky bermutasi). Setelah beberapa saat ragu, dia memutuskan untuk bertanya.
"Apakah kita tidak rugi, Ketua?"
"Karena kita akan memberi tiga resep dengan cuma-cuma?"
"Ya." Lisa mengangguk bingung.
"Kita akan memberikan resep dalam transaksi pertama, yaitu awal musim dingin. Kamu tahu itu, kan?"
"Iya. Apakah ada hubungannya dengan kerugian dan keuntungan?" tanya Lisa.
"Tentu saja ada." Ark tersenyum di balik topengnya. "Coba pikirkan baik-baik. Aku memberimu tiga resep. Namun di musim dingin dimana hampir semuanya akan tertutup salju dan membeku ... dimana kamu akan mendapatkan bahan-bahan untuk membuat ramuan dan salep?"
Mata Lisa tiba-tiba terbelalak. Dia menatap ke arah Ark dengan ekspresi tidak percaya.
"Jangan bilang-"
"Ya. Mereka tidak bisa mendapatkannya sebelum musim semi tiba. Yang berarti, selama musim dingin atau lebih tepatnya tiga bulan ... kita akan merekrut anggota dengan harga murah.
Tiga bulan berarti 240 orang yang bisa dijadikan pengrajin dan prajurit. Jadi saat musim semi tiba, kekuatan Sword of Sufferings akan melonjak sangat tinggi. Saat itu, dua kelompok baru bisa memanfaatkan resep sementara kita naik ke tempat yang tidak bisa mereka jangkau. Jadi ..."
Ark melirik ke arah Lisa lalu bertanya.
"Apakah itu keuntungan atau kerugian, Gadis Kecil?"
>> Bersambung.
__ADS_1