Apocalypse Regression

Apocalypse Regression
Para Ksatria Pemberani?


__ADS_3

“Aku tidak menolak usulan Hades.”


“Benar. Aku rasa itu juga hal baik bagi kita semua.”


“Ya! Menyatukan semua orang adalah pilihan paling tepat.”


Entah karena terancam kehadiran Ark atau memang tulus setuju dalam hati, orang-orang mulai menyatakan dukungan mereka. Bukan hanya mendukung, orang-orang itu juga menampilkan senyum di wajah mereka. Namun Ark bisa langsung membedakan mana senyuman tulus atau munafik.


Pemuda tersebut hanya memilih diam seolah-olah tidak mengetahuinya. Dia hanya duduk di tempatnya tanpa banyak berkomentar.


Sementara itu, Julian sendiri menjadi lebih lega. Pria itu tampaknya sudah puas karena orang-orang mau bersatu. Jelas, tindakannya yang semakin lembut membuat Joseph dan Ark menjadi kurang puas. Rasanya, wibawa seorang pahlawan yang telah menumbangkan pemerintahan jahat lama-lama kian memudar.


“Kalau begitu sudah diputuskan, kita akan bersatu untuk mencegah ancaman dari luar.”


Julian berkata dengan senyum ramah di wajahnya. Melirik ke arah Joseph dan Ark yang memilih diam, dia menggeleng ringan. Pria tersebut kemudian menatap anggota lain sambil bertanya.


“Apakah ada yang ingin membuat usulan?”


Melihat mereka semua hanya diam, Julian menghela napas panjang. Dia kemudian kembali berkata.


“Kalau begitu kita akan membahas topik berikutnya.”


***


Empat hari kemudian.


“Hey, kenapa Paman Jay tidak ikut? Apakah kamu memperlakukannya dengan cara berbeda, Kak?”


Duduk di atas atap kereta, Lisa menatap ke arah Ark yang menunggangi Finn sambil bergerak lambat di sisi kereta.


“Apakah kamu tidak senang? Bukankah kamu biasanya menyukai hal-hal semacam ini? Maksudku …


Biasanya kamu selalu ingin ikut, kan?”

__ADS_1


Ark berkata dengan nada datar. Mendengar ucapannya, Lisa tertegun sejenak. Di balik topeng, ekspresi gadis itu telah berubah total. Dia kemudian memelototi Ark sambil berteriak.


“Kamu pikir ini semua salah siapa, Kak? Siapa yang menyuruhku pergi ke saluran air bawah tanah dan bertarung habis-habisan?


Bukan hanya pusing dan mual, bau itu benar-benar sangat sulit dihilangkan! Itu sangat menyebalkan!”


“Memangnya apa yang kamu pikirkan ketika pergi ke luar untuk melakukan tugas? Berpetualang di dunia yang indah sambil melihat pemandangan dan merasakan cinta? Maaf, kita tidak memiliki kemewahan semacam itu, Gadis Kecil!”


Setelah mengatakan itu, Ark menepuk punggung Finn. Mereka berdua kemudian maju ke depan lebih cepat lalu menghilang di kejauhan.


Melihat hal itu, Lisa yang baru sadar hanya bisa memasang ekspresi cemberut di balik topengnya.


Setelah menempuh perjalanan cukup lama, kelompok Sword of Sufferings sampai di lokasi. Anggota yang hadir terdiri dari 100 prajurit, 10 pekerja yang bertugas mengurus senjata atau merawat luka, dan tujuh anggota inti. Mereka adalah Ark, Lisa, Stacy, Kurona, Shirona, Darin, dan Yonas. Ada juga beberapa tim kecil Ark tugaskan untuk melakukan beberapa hal di tempat lain.


Lokasi yang mereka gunakan sebagai tempat berkumpul adalah area perbatasan kota yang tidak jauh dari tempat Nature Guardian sebelumnya muncul. Bukan karena mereka mencari masalah, tetapi memang di tempat tersebut semut bermutasi pertama kali muncul. Terlebih lagi, Nature Guardian juga telah pergi.


Menurut pengalaman Ark dalam kehidupan sebelumnya, Nature Guardian biasanya pergi dari tempat-tempat kacau dan mencari tempat tenang untuk ditinggali. Itu juga salah satu inspirasi Ark meninggalkan kekacauan di kehidupan sebelumnya. Karena lelah terus berjuang dan melihat kematian, dia lari dan memilih untuk mengasingkan diri.


Hal tersebut tentu juga membuat banyak orang merasa iri, khususnya bagi para pemimpin kelompok. Namun, ada juga banyak pemuda yang merasa kagum. Mereka berharap memiliki kesempatan untuk mendaftar lalu bergabung dengan kelompok Sword of Sufferings, kelompok yang paling ditakuti di kota ini!


“Tampaknya kami datang paling akhir.”


Ark berkata dengan tenang ketika memimpin orang-orangnya untuk memilih tempat. Meski mereka akan bertempur, tetapi tiga kereta tidak bisa terus maju dan harus dijaga. Lagipula, ketiganya adalah tempat dimana ransum makanan, obat-obatan, dan senjata dimuat.


Orang-orang yang mendengarkan ucapan Ark sama sekali tidak protes. Sebaliknya, mereka merasa lega. Kebanyakan dari mereka memiliki pemikiran aneh. Takut Hades akan membuat masalah untuk mereka jika datang lebih lambat. Menurut kebiasaan mereka, orang yang lebih penting biasanya boleh datang paling akhir. Tentu saja, datang lebih awal atau paling awal juga diperbolehkan.


Turun dari punggung Finn, Ark langsung mengatur orang-orangnya. Nadanya menjadi lebih tegas dan lebih serius dibandingkan biasanya.


“Turunkan busur dan quiver. Dua puluh orang yang dipilih sebelumnya, ambil dan persiapkan diri.”


“Delapan puluh orang sisanya, buat tim kecil dengan anggota lima orang seperti yang dijadwalkan. Apakah kalian mengingat posisi kalian dalam formasi? Jangan main-main dengan nyawa kalian!”


“Keluarkan salep dan penawar racun, masing-masing mengambil satu. Taruh di tempat yang mudah dijangkau tetapi juga mudah dilindungi. Jangan sembrono karena benda itu mungkin menjadi titik balik kalian dalam menghadapi krisis!”

__ADS_1


“Berhenti mondar-mandir dan berbaris! Jangan berperilaku seperti mamalia tanpa otak! Selesaikan semua ini dalam lima belas menit!”


“AKU TIDAK MENDENGAR JAWABAN KALIAN?!”


Melihat mata dingin dan tegas di balik topeng, orang-orang itu langsung berdiri tegap dan memberi hormat. Detik kemudian, suara tegas dan serempak terdengar. Langsung membuat kelompok lain terkejut dengan apa yang mereka lihat.


“YA, KETUA!!!”


Mendengar jawaban tersebut, Ark mengangguk. Dia kemudian melirik ke arah lain. Di sana, sosok Julian yang diikuti Berto, dan sosok Siegfried yang berdiri sendirian menatapnya.


“Apakah persiapan yang kalian buat sudah selesai?” tanya Ark dengan nada datar.


“Kami telah mempersiapkannya dengan cukup baik.” Julian mengangguk ringan.


“Sebelum berangkat, Mr Joseph telah membantu kami bersiap. Meski tidak bisa dibandingkan dengan kelompokmu, tetapi kami juga melakukannya dengan cukup baik.” Siegfried berkata dengan ekspresi tenang.


Ark menatap ke arah Siegfried. Sejak Joseph kehilangan salah satu kaki dan tidak bisa lagi bertarung di medan perang, pemuda itulah yang menggantikan dirinya. Meski sedikit lebih muda dibandingkan dengan Ark, Siegfried tumbuh cukup baik. Belum lagi di dunia kacau ini, pemuda tersebut bisa tumbuh dengan kecepatan luar biasa. Bahkan dalam setiap pertemuan, pasti akan ada perubahan.


Tentu saja, setiap anggota Sword of Sufferings juga terus berubah menjadi lebih kuat. Namun mereka semua tidak hanya didukung dengan latihan, tetapi juga nutrisi yang cukup dan ramuan evolusi. Jelas sangat berbeda dengan Siegfried yang tumbuh dengan caranya sendiri, dan hanya mendapatkan sedikit bantuan eksternal.


“Apakah ada yang bisa aku bantu? Atau kalian ingin mengatakan sesuatu?”


Mendengar pertanyaan Ark, Julian adalah yang pertama menjawab.


“Ini soal jumlah orang yang kita kumpulkan, Ark. Sword of Sufferings mengirim sekitar 100 prajurit, sedangkan Silver Cross dan Black Panther sekitar 200. Ditambah dengan banyaknya orang dari kelompok lain, kita memiliki jumlah total sekitar seribu orang.


Dengan jumlah yang begitu banyak, kita pasti bisa menghadapi semua ini. Lagipula, meski musuh berjumlah banyak, manusia juga tidak bisa diremehkan. Khususnya para ksatria pemberani yang berani mempertaruhkan nyawa mereka!”


Mendengar ucapan Julian, Ark mengangguk ringan tetapi tidak menjawab. Meski mengangguk, dia jelas tidak terlalu setuju dengan ucapan Julian. Pemuda itu melirik ke arah orang-orang yang berkumpul dan tampak bersemangat lalu berpikir.


‘Para ksatria pemberani, kah?’


>> Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2